Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDATiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Indonesia-Maroko ‘Jas Merah’ Hubungan RI-Maroko (28/M)

‘Jas Merah’ Hubungan RI-Maroko (28/M)

KOPI, Merekam jejak sejarah, membantu sebuah negara untuk dapat berdiri kokoh menyuarakan perdamaian dalam jalinan persahabatan. Sejarah menjadi pijakan awal bagi generasi penerus untuk mengembangkan sayap, menyambut hubungan yang lebih harmonis antara negara-negara di belahan dunia. Pembukaan hubungan ini akan memiliki nilai strategis dari berbagai lini. Lini politis, ekonomi, hubungan antar masyarakat maupun dari lini perlindungan WNI, misalnya. Indonesia, salah satu negara yang tergolong aktif dalam menjalani hubungan kerja sama dengan beberapa negara dalam forum Internasional. Tanpa disadari hubungan diplomatik semacam ini semakin membawa pengaruh besar untuk kejayaan NKRI, di samping beberapa hal yang memang bersifat paradoks. 19 April 1960, tepatnya 51 tahun silam, Indonesia mengawali hubungan diplomatik dengan negara Maroko yang ditandai penyerahan surat kredensial Duta Besar Nazir Pamontjak kepada Raja Maroko, Muhammed V. Inilah gaung ‘JAS MERAH’ (Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah) yang tidak boleh luput dari perhatian publik. Awal sebuah kebersamaan indah yang patut dibina RI- Maroko, juga kita para generasi penerus bangsa. Pun Bung karno, petinggi kerajaan Maroko, serta pejuang yang terlibat pada perjanjian di masa lalu ini akan tersenyum bangga melihat tali persaudaraan yang masih terajut secara harmonis hingga memasuki masa perak (51 tahun).

Negeri Maghribi (matahari terbenam), Maroko adalah sebuah negara kerajaan yang berada di wilayah Afrika Utara, sedangkan Indonesia merupakan negara demokrasi yang berada di wilayah Asia Tenggara. Jarak geografis yang terbentang di antara keduanya, tidak lantas pupus harapan untuk berjabat tangan menyatakan bahwa kedua negara itu sebagai “Akh Syaqiq” (saudara kandung). Kenangan khusus yang menjadi potret kedamaian RI-Maroko tercermin dari kunjungan Presiden RI pertama, Bung Karno yang akhirnya menjadi sejarah di kerajaan Maroko dengan adanya nama sebuah jalan berlabel ‘Rue Suekarno’ di jantung kota Rabat, Ibukota kerajaan Maroko. Pun Bung Karno menyematkan nama Casabalanca, kota perdagangan dan pelabuhan Maroko sebagai salah satu nama jalan terpadat di Indonesia. Peristiwa 51 tahun lalu itu mungkin tidak banyak diketahui generasi penerus, namun itulah sejarah yang tak dimungkiri membuat Indonesia lebih terkenal peradabannya di mata Internasional.

Negeri matahari terbenam, Maroko memberi wahana baru bagi Indonesia untuk menyimak potret keharmonisan. Di Maroko orang sangat menikmati hidupnya karena raja sangat peduli kepada rakyat. Sungguh luar biasa, terlihat hubungan antar umat beragama terjaga dengan sangat baik. Tidak ada sekat-sekat pemisah partai politik, organisasi keagamaan, latar kultural, semua dirangkul dalam hangatnya kenyamanan. Indonesia, melalui beberapa kader-kadernya yang tersebar di negeri seribu benteng itu bisa menyerap ilmunya dan merealisasikan keharmonisan itu di negeri Indonesia. Di Maroko, pendidikan merupakan hal utama. Melalui berbagai program, pihak Kerajaan Maroko memberikan fasilitas pendidikan gratis kepada seluruh rakyatnya, sekolah gratis hingga jenjang S-3 di universitas. Kebijakan ini juga mengimbas pada hubungan bilateral yang terbina dengan Indonesia, melalui AMCI, Maroko menawarkan beasiswa guna belajar di institusi pendidikan, khususnya Universitas Qarawiyyin. Walaupun tertatih, namun cukup banyak mahasiswa Indonesia yang tertarik melanjutkan studi di Maroko, terutama bagi mereka yang ingin mendalami nuansa islami. Mengapa harus Maroko? Bukankah Mesir atau Saudi Arabia adalah tempat perburuan terbanyak untuk belajar hal yang sama? Ya…karena Maroko adalah cerita baru (jawaban atas pilihan mereka). Inilah yang menjadi pionir penggerak pemerintah Indonesia menginginkan hubungan bilateral tetap terjalin agar mahasiswa Indonesia mendapatkan jatah untuk melanjutkan studi ke Maroko, dan menambah cerita baru di Negeri Matahari Terbenam itu.

Sikap positif dan dukungan yang diberikan pihak Maroko terhadap negara Indonesia, sudah sepatutnya disambut baik untuk memperkenalkan Indonesia melalui budaya-budaya yang khas di negeri ini agar semakin merasuk di tingkat Internasional. Indonesia yang telah menggenggam begitu banyak kemudahan, seperti perjanjian bebas visa dengan kerajaan Maroko sebagai dukungan terhadap kemerdekaan Maroko sangat menarik dimanfaatkan untuk membina hubungan bilateral dalam dunia pariwisata dan perkenalan budaya. Duta besar RI untuk kerajaan Maroko, Bapak Tosari Widjaja dalam acara HUT ke-65 RI yang digelar dalam kemasan ‘Indonesian Day’ mengharapkan agar penampilan kesenian Tari Panyembrama, Cendrawasih (Bali), Tarian Yapong (Betawi), Saman (Aceh), dan sederet kesenian memukau lainnya dapat menggugah dan menimbulkan rasa ingin tahu untuk lebih mengenal Indonesia kepada khlayak asing serta mengundang mereka untuk datang menjalin persahabatan dengan RI.

Atas bantuan insan-insan kreatif pemuda Indonesia, nama negeri tercinta ikut terangkat di bidang seni budaya, terutama memukau kerajaan Maroko. Legenda Jawa Klasik ‘Ande-ande Lumut’ menggunakan bahasa Arab dalam Festival Teater Internasional Pemuda ke-12 di kota Taza, Maroko telah menghimpun sendi-sendi kepercayaan dunia bahwa Indonesia adalah negara yang patut diperhitungkan peradabannya. Lewat seni pagelaran semacam ini, pesan-pesan perdamaian dan persahabatan bisa dituangkan secara demokratis dan dimaknai secara mendalam bagi negera-negara yang menjalin hubungan diplomatik. ‘Ande-ande Lumut’ adalah jiwa Indonesia yang di dalamnya terekam sebuah sejarah, kisah seorang pangeran dari Kerjaan Kediri, Jatim bernama Kasumayuda adalah legenda bernilai sejarah yang tetap bernafas di negeri sendiri dan merebak ke dunia Internasional. Tidak dimungkiri pesona sejarah mampu menyatukan negara-negara di berbagai lini, baik budaya, sosial, hubungan diplomati, pendidikan, bahkan pertahanan dan keamanan sekali pun.

Nilai persamaan yang terkadung pada badan RI dan kerajaan Maroko menjadi peluang komunikasi andal untuk semakin memantapkan diri di kancah Internasional. Indonesia dan Maroko sama-sama menganut kebijakan moderat dan merupakan anggota organisasi Internasional seperti PBB,OKI, GNB, Kelompok-77, dan Komite AL-Quds, serta nilai historisnya yang membantu hubungan diplomatik dapat berjalan secara beriringan. Kepercayaan ini kembali membuka peluang bagi produk dagang Indonesia memasuki nadi kerajaan Maroko. Hal ini terbukti berdasar catatan KBRI, perdagangan RI-Maroko tahun 2005 selalu surplus yang relative besar untuk RI. Implikasinya, produk RI di Maroko cukup dikenal dan diminati serta RI mendapat tempat-tempat di bursa perdagangan Maroko. Namun, hal ini patut dikembangkan dengan membentuk wadah yang mampu menampung aspirasi dan saran dalam peningkatan hubungan dagang, yang merambah hubungan politik, pendidikan, seni budaya, dan sebaginya antara kedua negara. Maroko sebagai negara yang terletak di tepi Selat Gibraltar ini termashyur akan kekayaan budayanya yang juga melukiskan kisah sejarah. Bagi warga Indonesia yang ingin mencari refrensi dan mendalami budaya Maroko bisa belajar dari karya sastra Maroko yang ditulis dalam beberapa bahasa. Masih banyak lagi sharing yang bisa kita lakukan jika hubungan diplomatic RI-Maroko terjalin mesra.

Hubungan diplomatik RI-Maroko yang memegang teguh ‘JAS MERAH’, niscaya akan langgeng di segala ranah dan lebih memantapkan diri menghadapi tantangan yang kian menerjang di kemudian hari. Jayalah Indonesiaku…

Refrensi:

http://www.berani.co.id/Artikel_Detail.aspx?ID=677. Diakses pada tanggal 10 Mei 2011

http://111.68.116.28/id/berita_isi.php?news_id=1132. Diakses pada tanggal 10 Mei 2011

 

Biodata Penulis

NAMA: Ni Nyoman Ayu Suciartini
TTL : Amlapura, 11 April 1990
Universitas Pendidikan Ganesha-Singaraja Bali
Alamat: jln Udayana Singaraja-Bali
Alamat rumah: jln sahadewa gang 4a no 10 b
Hp: 081916602051
Email: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it
Fb: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it


Artikel Lainnya:

 

Pokdakan Sakato Raih Terbaik Satu Tingkat Sumatera Barat
Senin, 18 April 2016

KOPI, Pasaman - Kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Sakato jorong Koto Panjang, Nagari Lansek Kadok, Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman, berhasil raih juara I penilaian kinerja kelembagaan perikanan budidaya tingkat Propinsi Sumatera Barat tahun 2015. Pokdakan Sakato memperoleh hadiah berupa, 1 unit notebook, 1 unit printer, 1 buah tabung oksigen portable dari Dinas Perikanan dan Kelautan serta piagam penghargaan dari Gubernur Sumatera... Baca selengkapnya...

Peringati HUT Kopassus Ke-64, KASAD Puji Prestasi Kopassus Dalam Menangani Aksi Terorisme
Sabtu, 16 April 2016

KOPI - Ditengah - tengah hangatnya situasi keamanan didalam negeri, sebagaimana diketahui pada akhir bulan Maret kemarin, kita telah dikejutkan dengan penyanderaan 10 warga Indonesia oleh kelompok teroris Abu Sayyaf di Filipina.     “Saya mengapresiasi kecepatan reaksi prajurit – prajurit Kopassus, khususnya satuan 81 penanggulangan teror dan Grup 3/Sandhi Yudha yang dalam waktu singkat telah siap melaksanakan tugas untuk melepaskan... Baca selengkapnya...

Dewan Adat Nasional Selenggarakan Pertemuan Konsolidasi
Kamis, 14 April 2016

KOPI, Jakarta - Dewan Adat Nasional (DAN) yang terdiri atas para raja dan sultan nusantara menyelenggarakan pertemuan nasional selama dua hari, 13-14 April 2016, di Jakarta. Para tokoh masyarakat bergelar Raja dan Sultan dari seluruh Indonesia menghadiri Pertemuan Konsolidasi tersebut. Diantara yang hadir, antara lain YM Prof. DR. Al-Habib Husein Abdulhadi Sulaeman dari Kesultanan Pajajaran dan YM DT. Dr. Ir. Muhammad Subur Sembiring dari... Baca selengkapnya...

Ditegur Kapolda, Polres Belu Kembalikan ID Card dan Tape-recorder Pewarta PPWI
Sabtu, 09 April 2016

KOPI, Jakarta - Kapolres Belu, AKBP Putu Gede Artha, melalui Kanit Buser Polres Belu bernama Timi, akhirnya mengembalikan ID Card dan alat perekam suara (tape recorder) milik anggota PPWI, Felixianus Ali, di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Pengembalian barang-barang milik Felix, demikian ia sehari-hari disapa, dilakukan pada Jumat kemarin, 8 April 2016, di Kantor Polres Belu. Demikian laporan disampaikan Felix dari Atambua.  ... Baca selengkapnya...

Salut Pemerintah Jkw-Jk, Bagi-bagi Hutang Pinjaman Negara ke Perusahaan Swasta
Sabtu, 09 April 2016

KOPI, Jakarta - Ditempat terpisah Ajisutisyoso mengatakan Pemerintah telah menipu rakyatnya sendiri. Dulu pinjaman uang dari Tiongkok dengan total US$ 3 Miliar setara 43,28 Triliun untuk membiayai pengembangan infrastruktur dan perdagangan.   Nyatanya uang tersebut lebih banyak disalurkan dan dipinjamkan ke beberapa  perusahaan BUMN dan swasta yang tidak ada korelasinya ketus Ajisutisyoso Pengamat Ekonomi dan Politik Indonesia singkatan... Baca selengkapnya...

Walikota Dumai Bertemu Investor Jepang Bahas Proyek Pengolahan Air Teknologi Canggih
Rabu, 06 April 2016

KOPI, Dumai – Kendala selama ini masyarakat Dumai sulitnya mendapat air bersih saat musim kemarau, maka Pemkot (Pemerintah Kota) Dumai melakukan terobosan bagaimana masyarakatnya dapat mengkomsumsi air bersih higienis.Yakni mengolah air laut, air payau menjadi air tawar yang langsung di konsumsi oleh masyarakat, untuk mewujudkan mimpi tersebut  walikota Dumai mendatangkan investor berasal dari negaraJepang. Dumai merupakan kota pelabuhan,... Baca selengkapnya...

Temukan 189 Hektare Ladang Ganja, Kapolri Apresiasi Operasi “Bersinar Rencong”
Selasa, 05 April 2016

KOPI, Banda Aceh – Sesuai dengan namanya Operasi“Bersinar Rencong” Kepolisian Daerah (Polda) Aceh dibantu TNI, berhasil menemukan 21 hektare ladang ganja yang dipelihara jaringa kartel narkoba. Letaknya berada tepat di tanah landai di tepi perbukitan lereng Gunung Seulawah. Kawasan itu masih masuk dalam daerah Lamteuba.   Kapolri dan rombongan tiba sekitar pukul 08.WIB, dengan menggunakan helikopter polisi. Pantauan Rakyat Aceh di... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALWapres Jusuf Kalla: Buka Internasion.....
20/04/2016 | Didi Ronaldo
article thumbnail

KOPI, Jakarta- Anggota Standing Committe ICAPP (Internasional Conference of Asian Political Parties) ke-26 Andreas Pareira mengatakan kepada wartawan  [ ... ]



NASIONALPasaman Raih Penghargaan Parasamya Purna.....
25/04/2016 | Muhammad Doni
article thumbnail

KOPI, Pasaman - Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis menerima langsung piala anugerah Prasamya Purna Karya Nugraha dari Wakil Presiden Republik Indonesia J [ ... ]



DAERAHBesok, Garuda Agen Travel Fair Jambi Dib.....
28/04/2016 | Alamsyah Amir

KOPI, Jambi - Garuda Indonesia kembali menunjukkan eksistensinya dengan menyelenggarakan Garuda Indonesia Travel Fair. Event Nasional ini serentak dil [ ... ]



EKONOMINantikan Banjir Diskon Belanja Online Hi.....
28/04/2016 | Yeni / Pri

KOPI - Awal Mei 2016 ini, lebih dari 50 E-Commerce akan menyelenggarakan Diskon & Midnight Sale. Akan ada penawaran super spesial selama 3 (tiga) hari [ ... ]



HANKAMDandim Makassar Jefri Octavian Rotti Ter.....
25/04/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Makassar- Ditempat terpisah Ajisutisyoso mengatakan yang merusak nama institusi TNI bukan berasal dari eksternal melainkan oknum anggota TNI ter [ ... ]



OLAHRAGAPS.TNI Memproklamirkan Diri Demi Memotiv.....
19/04/2016 | Yeni Herliani

KOPI – Ditengah lesunya kondisi Persepakbolaan Indonesia yang mengalami berbagai sandungan disana sini, TNI memandang perlu untuk berperan aktif dal [ ... ]



PARIWISATAObjek Wisata Terbaru Japan Corner Museum.....
19/04/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta - Bila kita melangkah menuju kota banda Aceh dan berkunjung ke museum tsunami di bilangan lapangan Blang Padang maka anda semua akan men [ ... ]



POLITIKAsrizal H. Asnawi Siap Tarung Untuk Aceh.....
28/04/2016 | Ari Muzakki

KOPI, BANDA ACEH – Ketua Fraksi PAN DPR Aceh Asrizal H. Asnawi menyatakan kesiapannya untuk maju pada Pilkada Aceh Tamiang 2017 mendatang. Niat tulu [ ... ]



OPINISANG PEMIMPIM DR. H. SUHARDI DUKA, MM KE.....
28/04/2016 | Muhammad Nur Ino

Laporan dan Opini oleh OKT Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat DR. H. Suhardi Duka, MM  yang akrab disapa Pa SDK Oleh kolega dan masya [ ... ]



PROFILIbunda Mantan Gubernur Aceh Telah Tiada.....
13/04/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta-Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Duka cita sedang meliputi keluarga besar mantan Gubernur Aceh Syamsuddin Mahmud.Ibunda ya [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAAceh Bisa Maju dengan Pelaksanaan Syaria.....
09/04/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta - Berbicara tentang provinsi Aceh maka tidak bisa dilepaskan dengan pelaksanaan syariat Islam. Akan tetapi dalam pelaksanaannya banyak t [ ... ]



ROHANIKeluarga Toraja di Jakarta Rayakan Paska.....
13/04/2016 | Zohiri Kadir

KOPI, Jakarta - Tepatnya pada 9 April lalu bertempat di gedung BPPT Jl. M. H. Thamrin, perkumpulan Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) se-Jabodetabek meraya [ ... ]



RESENSIEra Soeharto : Sudjono "Mentri Urusan .....
19/03/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Jakarta- Menurut buku biografi Liem Sioe Liong dengan judul ” Liem Sioe Liong’s Salim Group: The Business Pillar of Suharto’s Indonesia” [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIRinduku Terkubur di Kampung Lansek.....
21/02/2016 | Nova Indra

siang ini
riak Tabek Kaluai masih sama
saat hatiku bicara tentangmu
tentang cinta, tentang rindu kita

hingga kini
terngiang gelak tawa
dua pecinta ber [ ... ]



CURAHAN HATIPemadaman Listrik di Lampung Barat.....
18/04/2016 | Ari Kusmiran

  KOPI, Lampung Barat - Pemadaman Listrik di bumi Lampung Barat hampir setiap hari terjadi, bahkan didalam satu hari bisa terjadi pemadaman 2 sampai [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.