Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

GELORA SEPEDATiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Indonesia-Maroko Implementasi Pergaulan Internasional Indonesia-Maroko dalam Perkembangan Sosial Budaya Indonesia (320/M)

Implementasi Pergaulan Internasional Indonesia-Maroko dalam Perkembangan Sosial Budaya Indonesia (320/M)

KOPI, Seperti seorang manusia, suatu negara pun tidak mungkin dapat hidup dan mempertahankan kelangsungan hidupnya tanpa membuka diri dan bekerja sama ataupun ikut serta dalam pergaulan antarbangsa (internasional), sekalipun negara tersebut merupakan negara yang super power atau negara yang sangat kaya. Bila suatu negara tidak membuka diri dan melibatkan diri dalam pergaulan internasional, maka negara tersebut tidak akan mampu mempertahankan keberadaannya dan kelangsungan hidupnya. Hal tersebut karena suatu negara tidak mungkin dapat memenuhi berbagai macam kebutuhan dan kepentingan negaranya sendiri tanpa bantuan negara lain. Agar suatu negara dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, maka negara tersebut harus mau dan mampu bergaul dengan baik dengan bangsa-bangsa dan negara-negara lain. Oleh sebab itu, pergaulan tersebut harus membawa dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kelangsungan dan perkembangan negaranya (Hasim, 2006:93)

Sebagai sebuah negara yang tengah mengalami perkembangan di era globalisasi saat ini, Indonesia telah melakukan berbagai hubungan dengan negara-negara lain, baik hubungan bilateral, regional, multilateral, dan internasional. Hubungan yang dilakukan menyangkut beragam aspek, misalnya ekonomi, sosial-budaya, pendidikan, dan politik. Salah satu hubungan bilateral yang dilakukan oleh Indonesia adalah hubungan bilateral dengan negara Maroko.

Indonesia dan Maroko adalah dua buah negara yang memiliki rentang jarak yang cukup jauh. Letak Indonesia berada di wilayah Asia tenggara, bagian timur dari benua Asia. Sedangkan Maroko terletak di wilayah Afrika Utara atau bagian barat dari benua Afrika. Pada zaman yang semakin maju, hubungan antara kedua negara ini semakin dipererat. Pada tahun 1955, Maroko turut aktif berperan di Konferensi Asia Afrika (KAA) yang dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat. Pada tanggal 2 Mei 1960, Presiden Soekarno tiba di kota Rabat untuk menemui Raja Muhamad V. Presiden Soekarno merupakan presiden pertama yang datang berkunjung ke Maroko. Hal inilah yang menandai awal hubungan diplomatik antara Indonesia dan Maroko. Selain itu, Presiden Soekarno juga dianggap sebagai pemimpin revolusi dunia yang membangkitkan semangat kemerdekaan bangsa-bangsa Asia-Afrika.

Kunjungan Presiden Soekarno dan hubungan persahabatan yang terjalin antara Indonesia dan Maroko membuat Raja Mohammed V memberi kenang-kenangan khusus bagi Soekarno, yaitu penamaan jalan di jantung kota Rabat, ibukota kerajaan Maroko yaitu Rue (jalan) Soekarno. Tidak hanya jalan Soekarno saja yang terdapat di kota Rabat, tetapi juga nama jalan yaitu Rue (jalan) Bandoeng dan jalan Jakarta. Peristiwa itu menjadi titik awal yang menjadi landasan penting bagi para pemimpin ke dua negara untuk lebih memperkuat hubungan dan kerja sama antara Indonesia dan Maroko dalam berbagai aspek, salah satunya adalah aspek sosial dan budaya.

Hubungan internasional antara Indonesia dan Maroko sejauh ini berjalan dengan baik. Hal ini dapat ditunjukkan pada setiap tahun Pemerintah Maroko menawarkan melalui AMCI (Agen Kerjasama Internasional Maroko) yaitu 15 beasiswa kepada Indonesia melalui Departemen Agama. Dimulai pada tahun 2010, Kementerian Wakaf dan Urusan Keislaman Maroko telah menyetujui permintaan PBNU untuk memberikan beasiswa khusus untuk putra-putri PBNU sebanyak 10-15 orang setiap tahun guna belajar di institusi pendidikan yang berada dibawah Kementerian Wakaf dan Urusan Keislaman Maroko, khususnya Universitas Qarawiyyin dan Pendidikan Tradisional (at-Ta'liim al Atiiq) di Masjid Qarawiyyin.

Bila dikaji lebih dalam, hal ini tentunya memiliki manfaat yang sangat besar bagi Indonesia. Betapa tidak, dengan diberikannya peluang beasiswa bagi Indonesia untuk belajar di Maroko, maka Indonesia akan memanfaatkan kesempatan emas ini untuk dapat mengembangkan ilmu yang telah diperoleh di Indonesia. Bila hal ini diterapkan dengan baik, maka hubungan timbal balik antara Indonesia dan Maroko akan terasa maksimal.

Namun pada kenyataan yang terjadi saat ini belum seperti yang diharapkan. Kesempatan yang telah diberikan tersebut kurang dimanfaatkan dengan baik oleh Indonesia. Kedatangan mahasiswa Indonesia ke Maroko tidak sesuai kuota yang telah ditentukan. Selain itu, kurang selektifnya dalam memilih utusan-utusan penuntut ilmu, sehingga tidak sedikit yang kurang maksimal dalam belajar di negeri matahari terbenam ini.

Belajar dari pengalaman merupakan cara terbaik dalam mengatasi hal ini. Permasalahan dalam bidang sosial ini dapat dipecahkan dengan adanya perubahan internal dari Indonesia sendiri. Semangat kebangsaan bagi setiap warga negara, harus dapat dijadikan motivasi spiritual dan horizontal dalam mencapai kemajuan dan kejayaan bangsa, menjaga keutuhan serta persaudaraan antarsesama. Dengan mengerti dan memahami pentingnya semangat kebangsaan bagi setiap warga negara, diharapkan mampu melahirkan jiwa nasionalisme (cita tanah air) dan patriotisme (rela berkorban).

Kurangnya kuota yang dibutuhkan dan kurang selektifnya dalam memilih para penuntut ilmu untuk mendapatkan beasiswa merupakan dampak dari kurangnya penanaman sikap nasionalisme dan patriotisme dari dalam diri bangsa Indonesia. Nasionalisme dalam pengertian luas, adalah perasaan cinta atau bangga terhadap tanah air dan bangsanya dengan tetap menghormati bangsa lain karena merasa sebagai bagian dari bangsa lain di dunia. Apabila kedua sikap ini dapat tertanam baik dalam diri setiap bangsa Indonesia, tentunya permasalahan pemberian beasiswa yang terjadi dalam hubungan Indonesia dan Maroko dapat diperkecil.

Selain dalam aspek sosial melalui pemberian beasiswa, dalam dalam aspek kebudayaan pun kedua negara telah berpartisi aktif. Hal ini semakin terlihat jelas ketika Indonesia turut berpartisipasi Dalam Rangka Festival Teatre International untuk Pemuda ke XI di Taza, Maroko. Kedutaan Besar Republik Indonesia di Rabat, menampilkan Sendratari Ramayana dengan berbagai macam improvisasi yaitu sedikit menyimpang dari aslinya. Pertama dalam sejarah, kisah Ramayana dipagelarkan dalam bahasa Arab yang di pentaskan oleh Masyarakat Indonesia di Maroko, Sebagian besar pemainnya adalah mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam wadah PPI Maroko.

Kemudian pada Festival Music International di Fes, Maroko, Dengan dukungan dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia. Indonesia menampilkan Musik Marawis yang dibawakan oleh Syubbanul Akhyar dari Cirebon, Indonesia. Gaya musik Marawis, warisan budaya sufi Yaman. Sebuah musik di persimpangan musik Arab dan musik Indonesia, segar dan sederhana dalam berekspresi yang terserap dalam musik tersebut.

Hubungan yang telah terjalin baik dalam aspek budaya tersebut sebaiknya dijadikan titik tumpu dalam menciptakan hubungan yang lebih baik lagi di masa yang akan datang, seperti menampilkan tarian dan kesenian musik lainnya di Maroko. Apabila Indonesia dapat memanfaatkan hubungan tersebut dengan maksimal, maka akan menciptakan kesan yang baik bagi Maroko terhadap Indonesia. Dengan demikian, hubungan yang harmonis dan serasi antara Indonesia dan Maroko akan terjalin dengan rapi dan erat. Maka, pada masa yang akan datang hubungan ini akan berlanjut dengan berbagai hubungan baru yang lebih inovatif dalam bidang sosial budaya yang saling menguntungkan.

Daftar Pustaka

Budiyanto, 2007. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk SMA Kelas X. Erlangga: Jakarta.

Hasim, 2006. Pendidikan Kewarganegaraan 2. Quadra: Bogor.

Ali, Burhan. 2011. Berawal dari Sejarah Indonesia-Maroko. (www.ppimaroko.org. Diakses tanggal 24 Juni 2011).

 

Biodata Peserta

Nama : Septami Putri Hajati

Tempat/Tanggal Lahir : Palembang, 8 September 1994

Sekolah : SMA Plus Negeri 17 Palembang

Alamat Sekolah : Jl. Mayor Zurbi Bustan, Lebong Siareng, Palembang

Alamat Rumah : Jl. Cambai Agung no. 1739 RT. 25 Palembang

No. Telepon : 0711-322046/ 082175104056

Alamat e-mail : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Facebook : Septami Hajati Twitter : Septamiputri


Artikel Lainnya:

 

Awali Tugas, Kolonel Czi Dheni Herman Lakukan Perkenalan
Sabtu, 06 Pebruari 2016

KOPI, SURABAYA - Mengawali masa dinas di Korem 084/BJ tahun 2016, Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Czi Dheni Herman memberikan Jam Komandan kepada seluruh prajurit dan PNS Korem 084/Bhaskara Jaya, yang berlangsung di Aula Bhaskara Jaya Korem 084/Bhaskara Jaya. Kesempatan pertama Danrem menceritakan riwayat masa dinas dan tugas sebelum menjabat sebagai Danrem 084/Bhaskara Jaya dengan luwes dan santai serta diselingi dengan candaan tetapi... Baca selengkapnya...

HUT Kampar Ke-66, Jefri Noer: Saya Berdoa Kampar Berkembang Lebih Baik Lagi
Jumat, 05 Pebruari 2016

KOPI, KAMPAR - Berbagai macam kegiatan diadakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar bersempena perayaan hari jadinya ke-66 tahun yang jatuh pada hari Sabtu (6/2-16). Pemkab Kampar mengadakan kegiatan untuk menyemarakan HUT (Hari Ulang Tahun) ke -66 tahun dengan berbagai macam perlombaan yakni Bakti sosial di berbagai kecamatan yang terdiri dari penyerahan bantuan sembako, donor darah, pengobatan massal, khitanan dan gotongroyong, jalan... Baca selengkapnya...

Kebersamaan Dandim Lamongan di Tengah Anggota
Kamis, 28 Januari 2016

KOPI, LAMONGAN - Memasuki minggu militer, kali ini anggota Kodim 0812 dipimpin langsung Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Jemz Andre R.E,S.Sos melaksanakan latihan pembinaan fisik berupa lari jalanan di sekitaran wilayah Kota Lamongan, Rabu (27/01/2016).   Kebersamaan Dandim Lamongan Seperti yang disampaikan Komandan Kodim 0812/Lamongan bahwa kegiatan ini janganlah dianggap sebagai siksaan bagi prajurit tapi lebih melihat pada... Baca selengkapnya...

Pencalonan Sofyan Dawood Akan Membuat Pilkada Aceh 2017 Semakin Seru
Rabu, 27 Januari 2016

KOPI, ACEH TAMIANG - Meskipun pilkada Aceh baru akan dilaksanakan pada tahun 2017 mendatang, namun saat ini mulai terlihat, satu persatu calon Pemimpin Aceh yang awalnya malu-malu menyatakan akan bertarung memperebutkan suara rakyat, kini mulai terbuka dan ini merupakan dinamika politik yang sangat baik bagi perkembangan demokrasi Aceh.     Di Warung Kopi Skala Coffe, Gampong Pango Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh, Mantan Juru Bicara... Baca selengkapnya...

Mendagri Titip Pesan Kepada Kepala Daerah di Riau Jangan ada Monopoli Proyek
Sabtu, 23 Januari 2016

KOPI, Pekanbaru - Kunjungan Kerja (Kunker) Menteri Dalam Negeri (Mendagri)Tjahjo Kumolo ke propinsi Riau , hari Jum’ at (22/1-16) . Kunjungan kerja mendagri dihadiri oleh seluruh Bupati dan Walikota sekabupaten/kota se Riau. Unsur Muspida, Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) bertempat diruangan Serindit gedung daerah. Dari pantauan wartawan www.pewarta-indonesia.com banyak yang diungkap oleh Mendagri dari nostalgia saat buk... Baca selengkapnya...

Kejati Riau Tandatangani MoU dengan Bank Riau-Kepri
Kamis, 21 Januari 2016

KOPI, Pekanbaru - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Susdiarto Agus Praptono, SH, MH menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau kesepakatan bersama mengenai penanganan masalah hukum bidang perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) dengan Bank Riau-Kepri hari Kamis (21/1-2016) bertempat di hotel Pangeran,Pekanbaru.   Dari Bank Riau Kepri langsung ditandatangani oleh Irvandi Gustari selaku Direktur utama. Berhubung daerah... Baca selengkapnya...

Menteri Ristek Dikti Apresiasi Pelatihan Peningkatan Kewibawaan Akademik oleh IMARC dan FEB UNDIP
Senin, 18 Januari 2016

KOPI, Semarang - Tak diduga dan tak disangka, Menteri Nasir langsung meninggalkan rombongan setelah peresmian Sekretariat ISEI Semarang. "Saya mau keatas dulu" Sebut Menteri Nasir kepada rombongan dan  beranjak pergi menuju lantai 2 mendatangi Indonesian Scopus Project.  Belakangan baru diketahui bahwa kedatangan tersebut diluar agenda selama Menteri Ristek Dikti berada di Semarang. Tempat  tersebut merupakan pelatihan penulisan jurnal... Baca selengkapnya...

PENDIDIKANPembangunan RKB Terbengkalai, Dinas Pend.....
09/02/2016 | Redaksi KOPI

KOPI - Pembangunan pengadaan ruang kelas baru (RKB) di SDN Trimekar Jaya, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat tidak kunjung selesai. [ ... ]



EKONOMIMatahariMall.com Resmikan Kantor Baru Be.....
10/02/2016 | Yeni Herliani

KOPI - MatahariMall.com, eCommerce terdepan besutan Lippo Group hari ini meresmikan kantor baru yang berlokasi di daerah strategis Kuningan, Jakarta S [ ... ]



HANKAMTim Penilai Lomba Rumah Sehat dari Korem.....
05/02/2016 | Mikhael Markus
article thumbnail

KOPI, BOJONEGORO - Tim penilai lomba dari Korem 082/CPYJ, tiba di Kodim 0813 Bojonegoro, Jalan HOS Cokroaminoto No. 51-52 Bojonegoro dalam rangka Pen [ ... ]



OLAHRAGAEmrizal Pakis Lantik H. Amran Tambi seba.....
03/02/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) propinsi Riau Emrizal Pakis melantik dan mengukuhkan H. Amran Tambi sebagai ketu [ ... ]



HUKUM & KRIMINALPolisi Gadungan Ditangkap Saat Melakukan.....
09/02/2016 | M.Hasanuddin

KOPI, Tangerang - Polisi gadungan RB (27Thn) warga kampung Leles Garut, Jawa Barat ini modal seragam dan atribut kepolisian melakukan pemalakkan kepad [ ... ]



OPINITiga Mitos Keliru Tentang Menulis.....
05/02/2016 | Denni Candra

KOPI - Setiap pribadi sebenarnya mempunyai potensi serta kemampuan untuk menulis. Dalam rangkaian kisah hidup yang dijalani, setiap orang tentunya mem [ ... ]



PROFILAsisten II Walikota Sabang Hilang Tengge.....
02/02/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta-Tidak terasa waktu terus berlalu dan kini sudah 20 tahun lamanya kapal KMP Gurita yang melanyari penyebrangan antara pelabuhan Malahayati [ ... ]



SOSIAL & BUDAYATim Penggerak PKK Kabupaten Kampar Hj. E.....
05/02/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Kampar - Ketua tim penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kabupaten Kampar Hj. Eva Yuliana SE, saat memimpin rapat persiapan menyambut [ ... ]



ROHANIPerayaan Imlek Bersama Diadakan oleh P.....
11/02/2016 | Didi Ronaldo
article thumbnail

KOPI, Pekanbaru- Asal-usul Imlek sebenarnya berasal dari Tiongkok. Hari Raya Imlek merupakan istilah umum. Bahasa Tiongkok disebut dengan “Chung Cie [ ... ]



RESENSIApakah Dunia Akan Lebih Baik Tanpa Islam.....
17/12/2015 | Saepullah

Judul film : Bulan Terbelah di Langit Amerika Produksi : Maxima Pictures Sutradara : Rizal Mantovani Pemain : Acha Septriasa sebagai Hanum Abimana  [ ... ]



CERPEN & CERBUNGIrony Buta Huruf (Lain Gatal Lain Digaru.....
08/02/2016 | Dedi

Suatu malam,  sekitar jam 19.30 wita,  saya dan mantan pacar pergi ke sebuah swalayan untuk membeli beberapa keperluan baby dan keperluan bulanan yg [ ... ]



PUISIDaun Kawa.....
07/01/2016 | Nova Ibun

Tak pakai gula Da tiap ku pesan sepulang dari rumah keduaku di Bukittinggi, bukan rumah tetuaku, juga bukan rumah hasil wasiat buyutku, na [ ... ]



CURAHAN HATIDinas Pendidikan Diduga KKN, Warga Banda.....
09/02/2016 | Redaksi KOPI

KOPI - Warga Kecamatan Bandar Negeri Suoh amat kecewa dengan kebijakan membabi-buta Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Barat. Pasalnya, baru-baru ini  [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.