Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
Pewarta Online
None

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
“Nongkrong di Haus Berbonus” Raih MU.....
30/06/2013 | Arifin

KOPI - PT ABC President Indonesia menggelar serangkaian kegiatan “Nongkrong di Haus Berbonus”, Minggu pagi (30/6) di Plaza Utara Senayan, Jakarta. Event tersebut diselenggarakan serentak di tiga K [ ... ]



Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Indonesia-Maroko Jalinan Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Maroko, Antara Moral dan Intelektual (352/M)
Redaksi Koran Online Pewarta Indonesia (KOPI) bersama segenap pengurus dan anggota PPWI se-Indonesia menyampaikan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa di bulan Ramadhan 1435 H, kepada seluruh umat Muslim dan Muslimat sebangsa dan setanah air dan di seluruh dunia. Semoga senantiasa dilimpahkan rahmat dan pahala yang berlimpah di bulan suci penuh rahmat ini bagi setiap anak negeri di segenap penjuru nusantara... Amin...

Jalinan Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Maroko, Antara Moral dan Intelektual (352/M)

KOPI, Pendidikan merupakan kebutuhan pokok bagi setiap orang di zaman seperti sekarang ini. Pendidikan pula yang saat ini menjadi perhatian lebih, baik oleh orang tua maupun pemerintah. Sejuta upaya orang tua lakukan untuk dapat memberikan pendidikan yang terbaik bagi putra putrinya. Disisi lain pemerintah sebagai penyelenggara negara juga ikut andil dalam menyediakan akses pendidikan kepada rakyatnya. Bagi suatu negara, pendidikan menjadi salah satu indikator kualitas penduduk suatu negara. Pendidikan seolah menjadi tolok ukur tingkat peradaban suatu negara. Paradigma saat ini, suatu negara bisa disebut negara maju apabila negara memiliki tingkat pendidikan yang tinggi serta kualitas penduduknya yang tinggi pula. Seolah pendidikan merupakan penentu derajat atau level suatu negara di mata negara lain dalam kancah pergaulan internasional. Pendidikan secara tidak langsung juga mempengaruhi kualitas dan tingkat perekonomian suatu negara. Pada umumnya negara maju dengan tingkat pendidikannya yang tinggi memiliki tingkat perekonomian yang tinggi dan lebih mapan.

Sebagai salah satu negara bekembang, kualitas pendidikan di Indonesia belum bisa disetarakan dengan kualitas pendidikan di negara-negara maju. Kondisi inilah yang mendorong banyak pelajar Indonesia berlomba-lomba belajar sampai ke negeri orang. Negara-negara barat merupakan tujuan favorit para pelajar untuk sekedar mendapatkan pendidikan yang lebih layak yang tidak mungkin mereka dapatkan di negeri sendiri. Negara-negara tersebut diantaranya Amerika serikat, Australia, Jerman, Inggris, dan Belanda. Seperti yang disebutkan dalam http://www.sumbercara.co.cc, ribuan pelajar Indonesia setiap tahunnya berangkat ke negara-negara tersebut untuk tujuan menuntut ilmu. Namun hal ini bukan tanpa masalah, kehidupan negara tempat pelajar Indonesia menuntut ilmu memiliki culture yang jauh bebrbeda dengan culture di Indonesia. Tak heran ketika pulang ke dalam negeri, perilaku pelajar Indonesia seakan lupa dengan akar budaya timur yang menjunjung tinggi nilai kesopanan, kesantunan, budaya ketimuran serta nilai-nilai keislaman yang kental di Indonesia sebagai salah satu negara muslim terbesar di dunia. Bukankah hakekat pendidikan bertumpu pada dua hal yakni pendidikan moral serta pendidikan intelektual? Mungkin hal ini salah satu penyebab fenomena banyak munculnya kaum intelektual di Indonesia namun tidak diimbangi dengan kualitas moral yang baik seperti para koruptor dan “penjahat berkerah putih” di negeri ini. Sudah saatnya pendidikan intelektual dan moral dinegeri ini harus sama-sama berjalan seimbang. Kerja sama di bidang pendidikan antara Indonesia dengan negara-negara lain baik dikawasan regional maupun internasional dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Hal ini semat-mata sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Namun, negara tujuan tempat pelajar Indonesia menuntut ilmu harus menjadi perhatian lebih, agar kedua aspek pendidikan baik pendidikan intelektual maupun pendidikan moral dapat tercapai. Salah satunya yaitu kerja sama antara Indonesia-Maroko dibidang pendidikan yang dijalin oleh pemerintah Indonesia dan pemerintah Maroko.

Maroko merupakan salah satu negara yang terletak dalam benua Afrika. Negara ini terletak persis di ujung utara benua Afrika dan berbatasan di sebelah utara dengan laut tengah, sebelah timur dengan aljazair, sebelah selatan dengan Mauritania dan sebelah barat dengan Samudera Atlantik. Hal ini yang membuat letak Maroko sangat strategis terutama untuk arus perdagangan di benua Afrika (http://www.ppimaroko.org, 2010). Di bidang pendidikan Pemerintah Maroko sangat menjamin pendidikan bagi warga negaranya. Dalam hal hubungan bilateral, kerja sama Indonesia-Maroko sudah terjalin sejak tahun 1950 saat sebelum Maroko memperoleh kemerdekaanya pada tahun 1956. Berbagai kerja sama telah dijalin oleh Indonesia dan Maroko selama hampir 51 tahun diberbagai bidang. Diantaranya dibidang politik, ekonomi, pariwisata, pendidikan, budaya dan lain-lain. Fokus dalam bidang pendidikan, hubungan Indonesia-Maroko tercermin dengan banyaknya pelajar Indonesia yang setiap tahunnya dikirim ke negara tersebut untuk menyelesaikan studi di beberapa universitas di Maroko maupun sebaliknya. Berbagai jenjang juga ditawarkan oleh pemerintah Maroko mulai dari jenjang sarjana (S1), magister (S2) hingga program doktor (S3). Kerja sama ini tentunya menambah harmonis sekaligus seperti nostalgia (mengenang) kembali hubungan Indonesia-Maroko yang sudah terjalin sejak beberapa puluh tahun yang lalu.

Kerja sama pendidikan Indonesia-Maroko seperti pelita ditengah kegelapan dan problematika pendidikan di Indonesia. Indonesia dan Maroko memiliki kesamaan sebagai negara dengan basis muslim terbesar di dunia. Kesamaan inilah yang akan membawa kerja sama Indonesia-Maroko di bidang pendidikan berujung pada penekanan dua pilar pendidikan yakni pendidikan intelektual dan pendidikan moral. Dari segi intektual Maroko merupakan salah satu negara dengan beberapa universitas islam terkemuka meskipun pendidikan di Maroko popularitasnya belum setingkat negara tetangganya yakni Mesir atau negara-negara Eropa. Yang menjadi kekaguman, Maroko sangat menjamin pendidikan bagi rakyatnya maupun pendidikan bagi warga negara lain yang belajar di Maroko. Dari segi moral, sebagai negara muslim seperti Indonesia, culture di Maroko tidak jauh beda dengan di Indonesia. Budaya dan nilai-nilai keislaman tentunya sangat kental disana. Hal ini tentunya berpengaruh positif bagi pelajar Indonesia yang belajar di Maroko, yang harapannya tidak akan lupa terhadap akar budaya bangsa Indonesia beserta nilai-nilai luhur sebagai negara muslim dan bangsa yang menjunjung adat ketimuran.

Sebuah jalinan kerja sama yang harus dijaga antara Indonesia-Maroko khususnya dalam bidang pendidikan. Ke depan tentu semua berharap kerja sama dibidang pendidikan antara Indonesia-Maroko terus berjalan harmonis dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan masing-masing negara. Mutlak bagi setiap negara untuk menjalin kerja sama dengan negara lain. Indonesia-Maroko merupakan cermin dua bangsa yang saling menjalin kerja sama dengan tetap menjunjung tinggi kedaulatan masing-masing negara. Selanjutnya, kerja sama Indonesia-Maroko dibidang pendidikan dapat ditingkatkan dengan menambah kuota pelajar Indonesia yang dikirim ke Maroko dan tentunya pemerintah Indonesia lebih membuka kesempatan pelajar Maroko yang akan belajar di Indonesia. Kedua negara juga dapat mengadakan program pertukaran pelajar (student exchange) untuk saling mempererat kerja sama di bidang pendidikan yang telah terbangun selama ini.

Referensi:

http://www.sumbercara.co.cc/2011/06/10-negara-tujuan-pelajar indonesia.html#ixzz1QeSoSUtM

http://www.ppimaroko.org/index.php?option=com_content&view=article&id=88:maroko-selayang-pandang&catid=51:info-maroko&Itemid=83

 

Biodata Penulis:

Nama : Muhamad Zainudin

Tempat/Tanggal Lahir : Kab.Semarang/ 5 Januari 1990

Universitas : Universitas Diponegoro

Alamat Universitas : Jl. Prof. H. Soedharto, S.H.. Tembalang - Semarang 50275

Alamat Rumah : Mesu Rt 4/7 Suruh, Kec Suruh Kab Semarang 50776

No Hp : 085640369270

Email : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Facebook : muhamad zainudin


Artikel Lainnya:

 

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.