Cermin Keindahan Budaya Dua Negara (559/M)
KOPI, Peradaban berlangsung dengan adanya budaya. Budaya merupakan simbol bahwa manusia yang hidup pada masa tersebut berkarya. Peninggalan budaya dapat berupa tarian, baju tradisional,alat kesenian dan adat istiadat baik yang tertulis maupun yang tidak tetulis.
Indonesia dikenal dengan Bhineka Tunggal Ika yang berarti walaupun berbeda tetapi tetap bersatu. Berbeda bukan berarti bermusuhan, berbeda bukan berarti tidak mempunyai satu tujuan. Berbeda merupakan alat untuk memperkaya khasanah budaya. Semakin berbeda maka semakin kaya budaya yang dimiliki. Sama halnya dengan Indonesia, Maroko memiliki budaya yang sangat kaya. Kondisi geografis yang strategis membuat Maroko miliki keeksotikan budaya yang anggun.
Masyarakat Maroko mayoritas beragama Islam. Tentu saja hal tersebut mempengaruhi adat dan kebudayaan Maroko. Sejarah Maroko yang selalu dinamis membuat Maroko menjadi Negara yang kaya kebudayaan. Selain pendidikan Indonesia dapat menjalin hubungan diplomatic dalam kebudayaan. Kebudayaan merupakan devisa. Pelncong dariluar negeri selalu ingin mengtauibudaya yang berada di negeri yang dikunjungi. Bila suatu Negara tidak memiliki kesenian dan keindahan budaya maka tidak ada hal yang menarik perhatian pelancong mancanegara.
Hubungan diplomatik Indonesia dan Maroko sudah terjalin sejak 50 tahun lalu. Pada 19 April 2010 KBRI yang berada di Rabbat mengadakan workshop ˝Demontration and Training of Indonesian Traditional Batik˝. KbRI menperkenalkan seni batik kepada kerajaan Maroko. Batik merupakan kesenian khas dari Indonesia. Indonesia memperkenalkan kebudayaan dan warisan lelurnya kepada Maroko. Hal ini sebaiknya dijalin sehingga menciptakan hubungan yang erat antara dua Negara. Bidikan perkenalan dua Negara bukan hanya saat merayakan hari istimewa.
kesenian yang dimiliki oleh Indonesia sering ditampilkan di Maroko seperti festival Ande-ande lumut yang diselenggarakan mahasiswa Indonesia yang berada di Maroko. Sebelumnya telah diadakan sendratari Ramayana yang telah dipentaskan oleh mahasiswa Indonesia. Kebudayaan yang dimiliki Indonesia telah dikenal oleh masyarakat sebagain Maroko. Kebudayaan tersebut diperkenalkan oleh putra putrid Indonesia yang berada di Maroko. tetapi sebaliknya mahasiswa asal Maroko jarang ditemui di Indonesia. hal ini membuktikan kurangnya komunikasi antara dua Negara tersebut. Jumlah mahasiswa Indonesia yang berada di Maroko tidak sebanyak mahasiswa Indonesia yang belajar di Mesir atau yang Negara arab lainnya. Tapi bukan berarti hubungan antara kedua Negara menjadi renggang. Hal tersebut dapat disiasati dengan seringnya mengadakan pertemuan budaya dua negara.
Semboyan Maroko adalah “Tuhan, Negara, Raja”. masyarakat Maroko begitu religius. Mereka mencintai negara dan raja. Hal ini dapat dibuktikan dengan semboyan yang mereka miliki. Semboyan mereka hanya tiga kata. Sederhana tapi memiliki makna yang luas. Hal itu yang menjadi modal rakyatnya untuk tetap maju dan mencintai negaranya. Budaya menunjukkan kecintaanya pada negerinya sendiri.
Royal Teater Teater, Istana badi, Masjid Koutabia dan Madrasah Ben Youssef merupakan saksi bahwa Marakech menjadi kota Budaya. Marakech merupakan kota budaya yang berada di Maroko. Kota tua yang berada di Marakech menjadi warisan budaya dunia yang berada di Maroko. Pengakuan dunia ini merupakan bentuk apresiasi dunia kepada Maroko.
Budaya Maroko begitu anggun. sayang jika dibiarkan begitu saja tanpa diketahu dunia. Maroko dan Indonesia memilki kesamaan dalam beberapa hal. Kesamaan tersebut sebaiknya memicu untuk selalu bergandengan tangan. Bersama saling bertukar fikiran. bersama saling mengenal budaya keduanya dan bersama menjadikan kedua negara menjadi negara yang beradab dan berbudaya.
Hubungan kedua Negara dapat dilihat harmonis jika saling mengenal dengan baik sahabatnya. Selama ini Indonesia sedah mengenal Maroko sedikit demi sedikit. Setidaknya Maroko akan membuka peluang untuk memperkenalnya dirinya kepada Indonesia. Misalnya dengan mengadakan seminar dan workshop budaya Maroko. sehingga banyak pelajar Indonesia yang tertarik untuk belajar di sana.
Thomas Jefferson mengatakan bahwa Jika Anda menginginkan sesuatu yang belum pernah anda miliki, Anda harus bersedia melakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan. Selama ini Indonesia belum mengenal Maroko begitu detaol olehkarena itu hubungan antar dua Negara sebaiknya dipererat dengan kompetisi yang didakan dua Negara. Lakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan. maka Indonesia dan Maoroko akan menjadi pionir untuk melakukan kompetisi budaya yang belum pernah ada.
Sumber Referensi :
http://www.sahabatmaroko.com
http://el-hilaly.blogspot.com/2011/02/kota-kota-di-maroko-dan-sejarahnya.html
Biodata Penulis :
Nama : Desy Lusiyana
Tempat/Tanggal Lahir : Bandung, 20 Desember 1986
Nama Sekolah/Universitas :IAIN Syekh Nurjati Cirebon (alumni)
Alamat Sekolah/Universitas : Jln. Perjuangan Cirebon
Alamat Rumah : Jln Jend. Sudirman No.91 prnggung utara Cirebon.
Sementara tinggal di mess PT Beta Setia Negara By pass.Sebelah Pegambiran Residences
Nomor Telepon Seluler : 085294825320
Alamat E-Mail : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it
Akun Facebook : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it
| < Prev | Next > |
|---|
- Mewujudkan Kerjasama Ekspor Impor yang Komplemen Indonesia-Maroko (554/S)
- Melirik RI – Maroko Seindah Melirik Persahabatan Manusia (553/M)
- Menjaga Keharmonisan Hingga Usia Emas (552/M)
- Indonesia dan Maroko, Saling Belajar – Saling Berbenah (551/M)
- Kekuatan Poros Indonesia Maroko (550/M)
- Sepasang Babouche (549/M)
- Kaca Dunia Bilateral Bagi Indonesia dan Maroko (548/M)
- Optimalisasi Kerja Sama RI-Maroko sebagai Akh Syaqiq dalam Hubungan Bilateral Kedua Negara (547/S)
- Persahabatan RI-Maroko; Membangun Harmonisasi Peradaban Dunia (546/M)
- Ri-Maroko: Gotong Royong Mengangkat Citra (545/M)
- Simbiosis Mutualisme Indonesia-Maroko (544/M)
- 50 Tahun Persaudaraan Ri-Maroko: Siapa yang Belajar pada Siapa? (543/M)
- Hubungan RI-Maroko: Bersahabat adalah Saling Bercerita (542/M)
- Integrasi Sosial dan Budaya untuk Meningkatkan Hubungan Diplomatik Indonesia dan Maroko (540/M)
- Prospek Hubungan yang Lebih Baik di Antara Indonesia dan Maroko di Masa Depan (541/M)



























