Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

YANG TERPINGGIRKAN
Ketika Rasisme Dekat dengan Para Punggaw.....
26/06/2015 | Maulana Muhammad

“Il Club Più Titolato Al Mondo” merupakan sebuah ungkapan dalam bahasa Italia yang mengandung  [ ... ]


GELORA SEPEDA
Tiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Indonesia-Maroko Pendidikan di Maroko (563/M)

Pendidikan di Maroko (563/M)

KOPI, Maroko merupakan salah satu negara yang berada di Benua Afrika, dimana negara ini tergolong dalam sebuah negara yang maju. Hal ini dapat diketahui melalui pertumbuhan ekonomi, pendidikan, politik dan sistem masyarakat yang selainnya. Secara system politik diketahui bahwa Maroko menggunakan sistem kerajaan, dimana pastinya ketika kita mendengarkan ada suatu negara yang menggunakan system kerajaan, maka secara spontan akan terbesit dalam benak kita bahwa pemimpin negara tersebut akan senantiasa bertindak otoriter dalam setiap tindakan dan keputusannya. Disamping itu, Maroko juga terkenal sebagai salah satu negara yang menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa utamanya, dan ketika kita mengetahui hal tersebut maka akan secara spontan pula terbesit dalam benak kita bahwa bisa jadi daerah tersebut di dominasi dengan orang muslim.

Tetapi pada kenyataannya, hal tersebut tidak terjadi di Maroko, pemimpin negara tersebut justru mencoba menerapkan sistem demokrasi di negaranya, hal ini ditunjukkan pada sistem kebudayaan dan pendidikannya, dimana dalam budayanya, mereka masih mau membuka diri untuk menerima kebudayaan asing dari dunia Barat. Sedangkan dalam dunia pendidikan, dalam sebuah artikel yang menceritakan tentang “Prospek Pendidikan di Maroko” mengatakan bahwa di Maroko masih doperbolehkan untuk mengeluarkan pendapat dan mengembangkan ajaran – ajaran pemikaran dan wawasan lainnya.[1] Dengan dibawah kepemimnpinan Raja Muhammad VI yang menuntut dan menggalakkan diterapkannya demokrasi di Maroko, maka hal tersebut juga mengubah aturan pada sistem sosial masyarakat yang selainnya seperti pada pendidikan. Dalam bidang pendidikan, di dalam sebuah artikel “Pendidikan Maroko Berbenah Menjawab Tantangan Modernitas” disebutkan bahwa pemerintah Maroko mengeluarkan sebuah kebijakan berupa undang – undang, di dunia pendidikan nantinya segala sesuatu yang berhubungan dengan Islam akan dimusnahkan dan penghapusan ajaran agama Islam dalam kurikulum pendidikan, hal ini dilakukan untuk mengurangi tingkat ekstrimis dari masyarakatnya.[2] Di samping itu, dalam menanggapi undang – undang yang diberlakukan oleh pemerintahan Maroko di dalam sebuah artikel yang berjudul “Kementerian Pendidikan Maroko Hapus Nuansa Islam dari Buku-Buku Sekolah” disana ditunjukkan bahwa pada akhirnya pemerintah Maroko melakukan tindakan – tindakan untuk membinasakan segala hal yang berbau Islam seperti menarik peredaran buku – buku yang bernuansa Islam, mengganti gambar dalam suatu buku yang terdapat gambar anak kecil memakai jilbab dan mencium tangan orang tuanya dan terlebih lagi pemerintah menghapus surat An-Nur ayat 31 yang memerintahkan perempuan untuk menggunakan jilbab, menghapus sebuah hadits tentang perempuan yang menyerupai laki-laki, pelajaran tentang jihad dan sebagainya. Hal ini dilakukan oleh pemerintah untuk meminimalisir pergerakan islam garis keras.[3]

Dari serangkaian data di atas mengenai respon pemerintah Maroko terhadap keinginan Raja Muhammad VI untuk menerapkan demokrasi di Maroko penulis rasa hal tersebut agak berlebihan terutama dalam bidang pendidikan tetapi secara umum tujuan diberlakukannya sistem demokrasi ini untuk meminimalisir tindakan esktrim dari masyarakatnya. Pemikiran Raja Muhammad VI tentang pemberlakuan sistem demokrasi ini bisa jadi hasil dari pembelajaran beliau yang melihat pada negara – negara lain yang berada di Afrika dimana nasib mereka kurang beruntung dengan adanya sistem kerajaan yang diterapkan di daerahnya seperti Libya, Mesir, dan sebagainya dimana kekuasaan yang mereka miliki pada akhirnya digulingkan secara paksa oleh rakyatnya yang tidak setuju dengan metode kepemimpinannya dan kebobrokan yang terjadi dalam tubuh pemerintahnya. Dan secara track record, pemimpin yang mengalami kehancuran kekuasaan yang mengenaskan adalah negara – negara yang bernuansa Islam.

Pada dasarnya, tindakan Raja Muhammad VI untuk menerapkan sistem demokrasi di negara Maroko merupakan suatu tindakan awal yang bisa dibilang cukup baik untuk melakukan proses adaptasi dengan perkembangan yang terjadi di dunia ini dimana akhir – akhir ini sangat santer dengan nilai – nilai yang menjunjung tinggi masalah kebebasan mulai kebebasan untuk berpendapat dan sebagainya. Dengan adanya penerapan sistem demokrasi ini nantinya bisa mengubah paradigma masyarakat di dunia bahwa dengan sistem pemerintahan dengan model kerajaan masih layak untuk digunakan dalam kehidupan bernegara dan bisa memecahkan permasalahan yang ada di masyarakat. Disamping itu, bisa jadi pandangan masyarakat dunia tentang Islam juga akan berubah dimana pada dasarnya, tidak selamanya Islam mengajarkan umatnya untuk bertindak otoriter tetapi juga bisa bertindak demokratis karena pada dasarnya ajaran Islam tersebut bersifat universal, bisa diterapkan kapanpun dan dimanapun bergantung pada situasi dan kondisi yang melingkupinya seperti pada masa Rasul dimana ketika beliau berada di Madinah, beliau menggunakan kepemimpinan yang demokratis, beliau menerima semua golongan yang ada di Madinah karena pada saat itu Islam masih memiliki kekuatan yang kecil dan membutuhkan dukungan dari pihak yang selainnya.

Penjabaran di atas ditinjau dari segi politiknya, dimana jika masyarakat di negara tersebut telah lama merasa tertekan dengan sistem yang otoriter, maka tindakan Raja Muhammad VI untuk menerapkan sistem demokrasi merupakan langkah awal yang baik untuk meredam tindakan anarki yang mungkin dilakukan oleh masyarakatnya. Namun, jika dilihat dari segi pendidikan penerapan sistem demokrasi yang dilakukan agak berlebihan, dimana diketahui dalam www.wikipedia.org yang membahas mengenai pendidikan di Maroko merupakan deretan refrensi negara pendidikan terbaik disamping Turki, Arab dan negara lain yang ada di Afrika. Memang negara Maroko ini secara kualitas belum bisa menyaingi negara – negara yang ada di Eropa tetapi dengan adanya semangat yang besar dan kepedulian pemerintah yang tinggi terhadap pengembangan kualitas pendidikan di Maroko sehingga dikeluarkan anggaran yang besar dalam bidang tersebut menjadi nilai positif terseendiri dari negara Maroko dan layak untuk dijadikan refrensi tempat untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi.

Namun, dengan adanya undang – undang tentang pendidikan yang diterapkan oleh pemerintah Maroko sebagai bentuk implementasi dari penerapan demokrasi yang dijalankan oleh Raja Muhammad VI di negaranya pada dasarnya bisa mengancam atau sedikit membuat takut warga negara lain khususnya yang memeluk agama Islam seperti Indonesia yang mayoritas beragama Islam untuk melanjutkan studinya di Maroko karena diberlakukannya undang – undang yang terlihat begitu menyudutkan warga Islam di Maroko dan hal itu dapat menimbulkan dampak negatif dari diterapkannya undang – undang tersebut antara lain warga negara lain ataupun masyarakat di Maroko yang beragama Islam akan senantiasa was – was ketika tinggal di Maroko, hidup mereka tidak akan pernah tenang karena akan senantiasa dicurigai sebagai aliran Islam garis keras. Undang – undang yang mengatur masalah pendidikan di Maroko tersebut mungkin bisa dilakukan pengkajian ulang kembali untuk meminimalisir pengurangan peminat untuk melanjutkan studi di negara yang terkenal dengan sebutan Al-Maghriby tersebut, memang tujuan dari pemerintah Maroko sudah baik yaitu meminimalisir gerakan radikal Islam karena memang gerakan radikal tersebut begitu meresahkan kehidupan masyarakat manapun. Jika pemerintah Maroko memang benar – benar menerapkan sistem demokrasi, maka pada dasarnya setiap orang yang berada di Maroko mendapatkan kebebasan dimana hal tersebut tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku di negara tersebut sehingga tindakan pemerintah Maroko untuk meminimalisir gerakan radikal Islam bisa dilakukan dengan cara lain, bukan lagi menggunakan undang – undang yang melarang segala atribut yang berbau dan berhubungan dengan Islam berlaku di masyarakat yang seolah – olah pemerintah telah membeli dan mengambil hak azasi yang dimiliki orang muslim yang ada di Maroko, padahal baik dia itu orang beragama Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Islam dan berasal dari ras manapun pada dasarnya telah memiliki hak azasi masing – masing yang pantas atau boleh mereka pergunakan karena itu hak mereka dan tidak bertentangan dengan hukum – hukum yang berlaku di kehidupan. Karena pada dasarnya penerapan sistem demokrasi yaitu menghargai segala kebebasan atau hak azasi yang dimiliki oleh tiap individu dan hal tersebut tidak bertentangan dengan hukum – hukum yang ada di kehidupan.

Referensi:

[1] http://el-hilaly.blogspot.com/2011/02/prospek-pendidikan-di-maroko.html

[2] http://dedywsanusi.blogspot.com/2005/07/pendidikan-maroko-berbenah-menjawab.html

[3] http://www.eramuslim.com/berita/dunia/kementerian-pendidikan-maroko-hapus-nuansa-islam-dari-buku-buku-sekolah.htm

 

Biodata Penulis

Nama: Ukhie Wahida Puspita Laksmi

Tempat, tanggal lahir: Surabaya, 20 Mei 1991

Nama universitas: Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Al-Hadid.

Alamat universitas: Jalan Gubeng Kertajaya IV-D No. 81 Surabaya.

Alamat rumah: Jl. Kupang Segunting III No.3 Surabaya

Nomor telepon seluler: +6285730155535

Alamat e-mail: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Akun facebook: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

 


Artikel Lainnya:

 

Anggota MPR Tabrani Maamun Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di SMPN 7
Jumat, 28 Agustus 2015

KOPI, Pekanbaru - Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan,  merupakan kegiatan dan kewajiban bagi seorang anggota DPR/MPR-RI, empat pilar itu yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar negara 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika. Kedatangan anggota DPR/MPR RI Tabrani Maamun ke Sekolah Menengah Pertama Negeri 7 pada hari Jum’at (28/ 8-15) untuk menerangkan kepada siswa-siswi tentang empat pilar kebangsaan. Ratusan orang siswa-siswi duduk bersimpuh di... Baca selengkapnya...

Diskannak Sarolangun Laksanakan Kegiatan Kesehatan Hewan
Jumat, 28 Agustus 2015

KOPI, Sarolangun - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sarolangun memberikan pelayanan kepada masyarakat tepatnya di Dusun Kebun Kelapa Desa Sindai Kelurahan Sukasari. Adapun pelayanan yang diberikan yakni tiga jenis pelayanan kesehatan hewan. Di antaranya, pemeriksaan penyakit dan kesehatan hewan, pemeriksaan kebuntingan pelayanan inseminasi buatan, pelayanan berbagai macam vaksinasi serta pelayanan pemberian surat keterangan... Baca selengkapnya...

Puluhan Wartawan Blitar Sesalkan Sikap Humas Pemkab
Kamis, 27 Agustus 2015

§ Humas Pemkab Blitar Tidak Tanggap terkait dalam hal publikasi gunung Kelud Blitar, KOPI - Sedikitnya 50 wartawan  Cetak, Radio mapun Televisi yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Blitar ( KWB ) menyatakan sikap Peduli terhadap keberadaan Gunung Kelud yang akhir-akhir ini memanas kembali. Hal tersebut kembali mencuat, karena Putusan Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya yang memenangkan Pemerintah Kabupaten Kediri... Baca selengkapnya...

KRPK Pertanyakan Komitmen Kejaksaan Tangani Kasus Korupsi di Blitar
Kamis, 27 Agustus 2015

§ Kejaksaan Diduga Kecipratan Dana PT.DBS Blitar, KOPI - Sejumlah aktifis anti korupsi Blitar yang tergabung dalam Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK), mendatangai Kantor Kejaksaan Negeri Blitar Kamis (27/8). Kedatangan mereka mempertanyakan keseriusan penanganan beberapa kasus korupsi yang telah dilaporkan oleh KRPK ke Kejaksaaan Negeri Blitar.   Menurut Triyanto, Ketua Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK), ada beberapa... Baca selengkapnya...

Berkolaborasi dengan Jajaran Polsek, Polresta Pekanbaru Menangkap 7 Penjahat
Kamis, 27 Agustus 2015

KOPI, Pekanbaru- Tujuh orang oknum penjahat berhasil di ringkus oleh jajaran Kapolresta Pekanbaru, mereka ada yang berprofesi spesialis (C3) Curat (Pencurian dengan Pemberatan) , Curas (Pencurian dengan kekerasan) , Curanmor (pencurian kendaraan bermotor) . Keempat orang itu melakukan perlawanan saat digerebek, petugas menembak kakinya. Hal ini diungkapkan oleh kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) Aries Syarief Hidayat saat ekpose dengan... Baca selengkapnya...

Kejagung : Tangkap Segera Walikota Pekanbaru Dugaan Terlibat Kasus Korupsi
Rabu, 26 Agustus 2015

KOPI, Pekanbaru – Kita mengetahui Propinsi Riau sebagai pusat kebudayaan melayu, juga pusat percontohan korupsi di Indonesia. Propinsi Riau “lumbungnya koruptor” tiga orang Gubernurnya terlibat kasus suap dan izin kehutanan, bertempat Lapas Sialang Bungkuk tersebut sudah bisa didirikan satu propinsi sudah ada mantan Gubernur, mantan Bupati, mantan kepala dinas, serta mantan anggota dewan sudah menjadi narapidana he…he… Prilaku oknum... Baca selengkapnya...

Kabag Humas Pemkab Blitar Ajarkan Wartawan Jadi Plagiat
Rabu, 26 Agustus 2015

Puguh Humas : Sudah Kami Sampaikan Melalui Website, Wartawan Tinggal Ambil Joko GPI : Jika Demikian Bubarkan Saja Humas, Karena Kami Anggap Tidak Berfungsi Blitar, KOPI - Putusan Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya yang memenangkan Pemerintah Kabupaten Kediri dalam sengketa lahan Gunung Kelud, dalam sidang PTUN Surabaya yang diketuai Hakim Anna L. Tewernusa pada tangga 12 Agustus lalu, kini berbuntut diprotesnya Pemkab... Baca selengkapnya...

INTERNASIONAL

Mesir Siap jadi yang Terdepan di Kawasan.....
20/08/2015 | Maruli Ferdinand

KOPI, Moskow - Tak lama lagi, Mesir bakal mewujudkan impiannya untuk menjadi pemimpin di kawasan Afrika Utara dalam industri nuklir. Impian ini akan t [ ... ]



NASIONAL

Cinta Produk Dalam Negeri Bisa Menyelama.....
28/08/2015 | Muhyi

KOPI, Jakarta – Nilai tukar rupiah yang semakin merosot hingga mencapai Rp. 14 ribu perdolar menjadi keprihatinan bangsa Indonesia. Kondisi ini m [ ... ]



DAERAH

Qouta Haji Kabupaten Sarolangun Menurun.....
28/08/2015 | Aji Sarolangun

Qouta Haji Sarolangun 2015 Menurun, 73 Diusulkan dan 2 Batal KOPI, SAROLANGUN - Qouta jamaah haji Kabupaten Sarolangun yang akan diberangkatkan pad [ ... ]



PENDIDIKAN

Slamet: Bukan Hanya Prestasi Pembangunan.....
28/08/2015 | Mardinal

KOPI, Sarolangun - Prestasi SMAN 2 Sarolangun selama ini kerab diraih.Hal itu justeru belum memuaskan bagi Slamet Budianto, S.Pd, M.Pd selaku kepala  [ ... ]



EKONOMI

APTI 2015 Umumkan 26 Perusahaan TBK Terb.....
28/08/2015 | Yeni Herliani

KOPI - Majalah Economic Review untuk kedua kalinya menggelar Anugerah Perusahaan Terbuka (Tbk) APTI 2015, event ini terselenggara sebagai bentuk Apres [ ... ]



HANKAM

Koordinator Parkir Babak belur kena Kero.....
29/08/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru- Yang merusak nama institusi TNI, bukan dari eksternal melainkan oknum anggota TNI tersebut yang merusak nama kesatuan. ini buktinya k [ ... ]



OLAHRAGA

Turnamen Danrem Cup, Empat Tim Wilayah B.....
22/08/2015 | Tarmizi Abdul Ghani

KOPI, BIREUEN, ACEH - Empat tim dari empat kabupaten/kota di Aceh yang berada di grup C, akan berlaga dalam turnamen sepakbola Danrem 011/ LW Cup I, y [ ... ]



PARIWISATA

Tiga taman surga di Puncara Pujon.....
29/08/2015 | Agus Siroj Hudi

  KOPI, Malang - Pemerintah Kabupaten Malang saat ini sedang gencar menggali segala sumber daya alam yang ada di berbagai aspek untuk meningkatkan t [ ... ]



HUKUM & KRIMINAL

Oknum Security Nyambi sebagai Pembuat E.....
27/08/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Seorang oknum berprofesi sebagai Security ditempat hiburan malam yakni Ilham Ahmadi (36) di ringkus oleh jajaran Operasional Kepoli [ ... ]



POLITIK

KPUD Labura Laksanakan Pencabutan Nomor .....
26/08/2015 | Bima Hariandi
article thumbnail

KOPI, Aek Kanopan - KPUD LABURA akhirnya melakukan cabut nomor urut untuk pasangan cabup-cawabup pada pilkada tahun ini. Cabut nomor urut ini dilaks [ ... ]



OPINI

Budaya Ramah Tamah pemersatu Bangsa.....
29/08/2015 | Agus Siroj Hudi

  KOPI, Malang- Ramah tamah merupakan salah satu keunikan bangsa Indonesia, yang terletak pada keberagaman budaya hampir di masing-masing daerah, ka [ ... ]



PROFIL

Pejuang Kemerdekaan Tanpa Pamrih, Hanya .....
20/08/2015 | Bambang Suwarno

KOPI, Nganjuk - Siapa sangka ada lelaki tua berusia kurang lebih 93 tahun Namanya Moastro/Sarimah,hidup di Dusun Turi, Desa Nglundo,Kecamatan Sukomoro [ ... ]



SOSIAL & BUDAYA

Tari Binies, Budaya Suku Gayo.....
25/08/2015 | Syaiful Anshori

KOPI, Aceh Utara - Indonesia memiliki beraneka ragam budaya dan kesenian. Terutama di wilayah Aceh sendiri yang memiliki beraneka ragam suku dan bahas [ ... ]



ROHANI

Kapolda Lampung Lepas Keberangkatan Jema.....
21/08/2015 | Feri Agustian

KOPI, Lampung - Kapolda Lampung Brigjen Pol Drs. EDWARD SYAH PERNONG, SH.melepas calon jamaah haji keluarga besar jajaran Polda Lampung, pelepasan  [ ... ]



RESENSI

Jangan Dengerin Sendiri.....
27/04/2015 | Ug Dani
article thumbnail

Resensi Buku Judul :Jangan Dengerin Sendiri
Penulis : Naomi Angelia Sea
Tebal. : 200
Penerbit : Bukune Juli 2014
Harga. : Rp 41 [ ... ]



CERPEN & CERBUNG

Mbah Sarlan dan Gerojokan Sewu.....
24/07/2015 | Agus Siroj Hudi

KOPI, Malang - Bendosari adalah satu di antara Desa yang berada di Kecamatan Pujon Malang Barat dan telah di tetapkan sebagai salah satu Desa Wisata u [ ... ]



PUISI

Puisi 'Mataku Menyertaimu' Karya : Sonny.....
13/08/2015 | Sonny H.Sayangbati
article thumbnail

  ______Mataku Menyertaimu________ By:Sonny H.Sayangbati   hi kawan aku melihatmu dari jauh sungguh aku selalu khawatir tentangmu sebab aku ja [ ... ]



CURAHAN HATI

Kepala Anjungan NTB Kecewa terhadap Peng.....
24/08/2015 | Dody Muhamad

KOPI, Jakarta - Kepala Anjungan Nusa Tenggara Barat (NTB) Drs, Syahril merasa kecewa atas Sikap pengelola tiket masuk Taman Mini Indonesia Indah (TMII [ ... ]



HIBURAN

Film “Jenderal Soedirman” Tayang Se.....
25/08/2015 | Yeni Herliani

KOPI - Berangkat dari rasa penasaran dan kepedulian tentang mengapa jalan protokol di berbagai ibukota provinsi tersemat nama Jenderal Soedirman tetap [ ... ]



KULINER

McDonald’s Tingkatkan Layanan Melalui .....
01/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Kini menikmati McDonald’s terasa lebih nyaman dan menguntungkan dengan hadirnya layanan terbaru “Online McDelivery Cashless Promo”. Pel [ ... ]



HIDUP SEHAT

Pola Hidup Sehat, Berpuasa Saat Ramadhan.....
16/06/2015 | Mardinal

KOPI, Sarolangun - Puasa merupakan suatu kewajiban bagi Umat Islam yang beriman dan bertaqwa kepada Allah Swt firmanNYA: “Hai orang-orang beriman d [ ... ]



SERBA-SERBI

Asus Melaunching Tablet Android Terbaru:.....
27/08/2015 | Yeni Herliani

KOPI - Tablet Android berlayar 7 inci  baru saja di launching Asus, yakni ZenPad C Z170CG dan ZenPad Z370, tablet yang mrngkombinasikan gaya hidup ma [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.