Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

YANG TERPINGGIRKAN
Naira Tanggung Jawab Masyarakat Aceh Tim.....
12/04/2015 | Tengku Nasruddin

KOPI, ACEH TIMUR – Bocah perempuan berusia 3 tahun, Naira Azura, semakin menderita ketika divonis  [ ... ]


GELORA SEPEDA
Fun Bike Meriahkan HUT Ke-69 TNI di Aceh.....
29/09/2014 | Syamsul Kamal
article thumbnail

KOPI, Aceh Jaya - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke 69, Komando Distrik Militer (Kodim) 0114 Aceh Jaya, mengegelar acara sepeda santai (fun Bike)  [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Indonesia-Maroko Pendidikan di Maroko (563/M)

Pendidikan di Maroko (563/M)

KOPI, Maroko merupakan salah satu negara yang berada di Benua Afrika, dimana negara ini tergolong dalam sebuah negara yang maju. Hal ini dapat diketahui melalui pertumbuhan ekonomi, pendidikan, politik dan sistem masyarakat yang selainnya. Secara system politik diketahui bahwa Maroko menggunakan sistem kerajaan, dimana pastinya ketika kita mendengarkan ada suatu negara yang menggunakan system kerajaan, maka secara spontan akan terbesit dalam benak kita bahwa pemimpin negara tersebut akan senantiasa bertindak otoriter dalam setiap tindakan dan keputusannya. Disamping itu, Maroko juga terkenal sebagai salah satu negara yang menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa utamanya, dan ketika kita mengetahui hal tersebut maka akan secara spontan pula terbesit dalam benak kita bahwa bisa jadi daerah tersebut di dominasi dengan orang muslim.

Tetapi pada kenyataannya, hal tersebut tidak terjadi di Maroko, pemimpin negara tersebut justru mencoba menerapkan sistem demokrasi di negaranya, hal ini ditunjukkan pada sistem kebudayaan dan pendidikannya, dimana dalam budayanya, mereka masih mau membuka diri untuk menerima kebudayaan asing dari dunia Barat. Sedangkan dalam dunia pendidikan, dalam sebuah artikel yang menceritakan tentang “Prospek Pendidikan di Maroko” mengatakan bahwa di Maroko masih doperbolehkan untuk mengeluarkan pendapat dan mengembangkan ajaran – ajaran pemikaran dan wawasan lainnya.[1] Dengan dibawah kepemimnpinan Raja Muhammad VI yang menuntut dan menggalakkan diterapkannya demokrasi di Maroko, maka hal tersebut juga mengubah aturan pada sistem sosial masyarakat yang selainnya seperti pada pendidikan. Dalam bidang pendidikan, di dalam sebuah artikel “Pendidikan Maroko Berbenah Menjawab Tantangan Modernitas” disebutkan bahwa pemerintah Maroko mengeluarkan sebuah kebijakan berupa undang – undang, di dunia pendidikan nantinya segala sesuatu yang berhubungan dengan Islam akan dimusnahkan dan penghapusan ajaran agama Islam dalam kurikulum pendidikan, hal ini dilakukan untuk mengurangi tingkat ekstrimis dari masyarakatnya.[2] Di samping itu, dalam menanggapi undang – undang yang diberlakukan oleh pemerintahan Maroko di dalam sebuah artikel yang berjudul “Kementerian Pendidikan Maroko Hapus Nuansa Islam dari Buku-Buku Sekolah” disana ditunjukkan bahwa pada akhirnya pemerintah Maroko melakukan tindakan – tindakan untuk membinasakan segala hal yang berbau Islam seperti menarik peredaran buku – buku yang bernuansa Islam, mengganti gambar dalam suatu buku yang terdapat gambar anak kecil memakai jilbab dan mencium tangan orang tuanya dan terlebih lagi pemerintah menghapus surat An-Nur ayat 31 yang memerintahkan perempuan untuk menggunakan jilbab, menghapus sebuah hadits tentang perempuan yang menyerupai laki-laki, pelajaran tentang jihad dan sebagainya. Hal ini dilakukan oleh pemerintah untuk meminimalisir pergerakan islam garis keras.[3]

Dari serangkaian data di atas mengenai respon pemerintah Maroko terhadap keinginan Raja Muhammad VI untuk menerapkan demokrasi di Maroko penulis rasa hal tersebut agak berlebihan terutama dalam bidang pendidikan tetapi secara umum tujuan diberlakukannya sistem demokrasi ini untuk meminimalisir tindakan esktrim dari masyarakatnya. Pemikiran Raja Muhammad VI tentang pemberlakuan sistem demokrasi ini bisa jadi hasil dari pembelajaran beliau yang melihat pada negara – negara lain yang berada di Afrika dimana nasib mereka kurang beruntung dengan adanya sistem kerajaan yang diterapkan di daerahnya seperti Libya, Mesir, dan sebagainya dimana kekuasaan yang mereka miliki pada akhirnya digulingkan secara paksa oleh rakyatnya yang tidak setuju dengan metode kepemimpinannya dan kebobrokan yang terjadi dalam tubuh pemerintahnya. Dan secara track record, pemimpin yang mengalami kehancuran kekuasaan yang mengenaskan adalah negara – negara yang bernuansa Islam.

Pada dasarnya, tindakan Raja Muhammad VI untuk menerapkan sistem demokrasi di negara Maroko merupakan suatu tindakan awal yang bisa dibilang cukup baik untuk melakukan proses adaptasi dengan perkembangan yang terjadi di dunia ini dimana akhir – akhir ini sangat santer dengan nilai – nilai yang menjunjung tinggi masalah kebebasan mulai kebebasan untuk berpendapat dan sebagainya. Dengan adanya penerapan sistem demokrasi ini nantinya bisa mengubah paradigma masyarakat di dunia bahwa dengan sistem pemerintahan dengan model kerajaan masih layak untuk digunakan dalam kehidupan bernegara dan bisa memecahkan permasalahan yang ada di masyarakat. Disamping itu, bisa jadi pandangan masyarakat dunia tentang Islam juga akan berubah dimana pada dasarnya, tidak selamanya Islam mengajarkan umatnya untuk bertindak otoriter tetapi juga bisa bertindak demokratis karena pada dasarnya ajaran Islam tersebut bersifat universal, bisa diterapkan kapanpun dan dimanapun bergantung pada situasi dan kondisi yang melingkupinya seperti pada masa Rasul dimana ketika beliau berada di Madinah, beliau menggunakan kepemimpinan yang demokratis, beliau menerima semua golongan yang ada di Madinah karena pada saat itu Islam masih memiliki kekuatan yang kecil dan membutuhkan dukungan dari pihak yang selainnya.

Penjabaran di atas ditinjau dari segi politiknya, dimana jika masyarakat di negara tersebut telah lama merasa tertekan dengan sistem yang otoriter, maka tindakan Raja Muhammad VI untuk menerapkan sistem demokrasi merupakan langkah awal yang baik untuk meredam tindakan anarki yang mungkin dilakukan oleh masyarakatnya. Namun, jika dilihat dari segi pendidikan penerapan sistem demokrasi yang dilakukan agak berlebihan, dimana diketahui dalam www.wikipedia.org yang membahas mengenai pendidikan di Maroko merupakan deretan refrensi negara pendidikan terbaik disamping Turki, Arab dan negara lain yang ada di Afrika. Memang negara Maroko ini secara kualitas belum bisa menyaingi negara – negara yang ada di Eropa tetapi dengan adanya semangat yang besar dan kepedulian pemerintah yang tinggi terhadap pengembangan kualitas pendidikan di Maroko sehingga dikeluarkan anggaran yang besar dalam bidang tersebut menjadi nilai positif terseendiri dari negara Maroko dan layak untuk dijadikan refrensi tempat untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi.

Namun, dengan adanya undang – undang tentang pendidikan yang diterapkan oleh pemerintah Maroko sebagai bentuk implementasi dari penerapan demokrasi yang dijalankan oleh Raja Muhammad VI di negaranya pada dasarnya bisa mengancam atau sedikit membuat takut warga negara lain khususnya yang memeluk agama Islam seperti Indonesia yang mayoritas beragama Islam untuk melanjutkan studinya di Maroko karena diberlakukannya undang – undang yang terlihat begitu menyudutkan warga Islam di Maroko dan hal itu dapat menimbulkan dampak negatif dari diterapkannya undang – undang tersebut antara lain warga negara lain ataupun masyarakat di Maroko yang beragama Islam akan senantiasa was – was ketika tinggal di Maroko, hidup mereka tidak akan pernah tenang karena akan senantiasa dicurigai sebagai aliran Islam garis keras. Undang – undang yang mengatur masalah pendidikan di Maroko tersebut mungkin bisa dilakukan pengkajian ulang kembali untuk meminimalisir pengurangan peminat untuk melanjutkan studi di negara yang terkenal dengan sebutan Al-Maghriby tersebut, memang tujuan dari pemerintah Maroko sudah baik yaitu meminimalisir gerakan radikal Islam karena memang gerakan radikal tersebut begitu meresahkan kehidupan masyarakat manapun. Jika pemerintah Maroko memang benar – benar menerapkan sistem demokrasi, maka pada dasarnya setiap orang yang berada di Maroko mendapatkan kebebasan dimana hal tersebut tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku di negara tersebut sehingga tindakan pemerintah Maroko untuk meminimalisir gerakan radikal Islam bisa dilakukan dengan cara lain, bukan lagi menggunakan undang – undang yang melarang segala atribut yang berbau dan berhubungan dengan Islam berlaku di masyarakat yang seolah – olah pemerintah telah membeli dan mengambil hak azasi yang dimiliki orang muslim yang ada di Maroko, padahal baik dia itu orang beragama Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Islam dan berasal dari ras manapun pada dasarnya telah memiliki hak azasi masing – masing yang pantas atau boleh mereka pergunakan karena itu hak mereka dan tidak bertentangan dengan hukum – hukum yang berlaku di kehidupan. Karena pada dasarnya penerapan sistem demokrasi yaitu menghargai segala kebebasan atau hak azasi yang dimiliki oleh tiap individu dan hal tersebut tidak bertentangan dengan hukum – hukum yang ada di kehidupan.

Referensi:

[1] http://el-hilaly.blogspot.com/2011/02/prospek-pendidikan-di-maroko.html

[2] http://dedywsanusi.blogspot.com/2005/07/pendidikan-maroko-berbenah-menjawab.html

[3] http://www.eramuslim.com/berita/dunia/kementerian-pendidikan-maroko-hapus-nuansa-islam-dari-buku-buku-sekolah.htm

 

Biodata Penulis

Nama: Ukhie Wahida Puspita Laksmi

Tempat, tanggal lahir: Surabaya, 20 Mei 1991

Nama universitas: Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Al-Hadid.

Alamat universitas: Jalan Gubeng Kertajaya IV-D No. 81 Surabaya.

Alamat rumah: Jl. Kupang Segunting III No.3 Surabaya

Nomor telepon seluler: +6285730155535

Alamat e-mail: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Akun facebook: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

 


Artikel Lainnya:

 

Oknum Perwira Menengah TNI AL Terlibat Kasus Pencucian Uang dari Bisnis Minyak
Jumat, 22 Mei 2015

KOPI, Pekanbaru- Pengamat Ajisutisyoso menyatakan  yang merusak nama institusi TNI (Tentara Nasional Indonesia) bukan berasal dari eksternal /luar, melainkan dari internal oknum anggota TNI tersebut. Kami meminta kepada Panglima TNI oknum anggota yang terlibat bisnis terlarang, pembeking , terlibat Bandar narkoba, pemakai narkoba, criminal, disersi, bisnis pengoplosan gas elpiji, pembeking bisnis minyak CPO/ minyak mentah,dll . Tangkap dan... Baca selengkapnya...

KPK Telusuri Surat Pengaduan Sengketa Pilkada Kuansing
Kamis, 21 Mei 2015

KOPI, Jakarta – Carut marut sengketa Pilkada semasa Akil Mochtar memimpin Makamah Konstitusi (MK) dulu. Berimbas kepada pasangan calon Kepala Daerah kabupaten Kuansing yakni Mursini-Gumpita. Mantan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kuansing Mursini-Gumpita, melaporkan pengusaha berinisial IP ke KPK. Kasus ini terkait dugaan suap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang pernah ditangani Akil Mochtar, sewaktu masih menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi... Baca selengkapnya...

Alumni Maroko Selenggarakan Seminar Bertema Toleransi Beragama
Kamis, 21 Mei 2015

KOPI, Jakarta - Himpunan Alumni Maroko-Indonesia (Himami) menyelenggarakan seminar dalam rangka pertemuan tahunan ke-4 Himami bertempat di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (19/05/2015). Tema utama yang diusung dalam seminar kali ini adalah seputar toleransi dan moderasi Rakyat Maroko dalam kehidupan beragama dan sosial. Seminar yang dihadiri Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, H.E. Mr. Mohamed Majdi, Konsuler Kedubes Maroko, H.E.... Baca selengkapnya...

Peringati Harkitnas, Mahasiswa Blitar Kritisi Kinerja Jokowi-JK
Rabu, 20 Mei 2015

KOPI, Blitar - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam PC.PMII dan HMI Blitar, turun kejalan mengadakan aksi unjuk rasa dan mengadakan orasi memperingati Hari Kebangkitan Nasional 2015. Dalam aksinya, mahasiswa menyoroti berbagai kebijakan pemerintah diantaranya pelaksanaan Pemilukada yang diwarnai money politik,profesionalitas penyelenggara Pemilu, aparat hukum yang masih melakukan jual beli hukum, dan program-program dalam pemerintahan... Baca selengkapnya...

FAM Lakukan Kegiatan Literasi di Batusangkar, Ciamis dan Bandung
Selasa, 19 Mei 2015

KOPI, Tanah Datar – Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia melakukan kegiatan literasi di tiga daerah, Ahad (17/5) kemaren. Ketiga daerah itu, adalah Kabupaten Tanah Datar -  Batusangkar (Sumatera Barat), Ciamis dan Bandung (Jawa Barat). Di Batusangkar, Pegiat FAM Indonesia Muhammad Subhan berbagi kiat menulis novel untuk kalangan pelajar dan mahasiswa di kota itu. Pelatihan tersebut digagas Lembaga Keterampilan & Pelatihan (LKP) D’Best... Baca selengkapnya...

Berakhirnya Pelarian Tiga orang Mantan Pejabat Sekwan DPRD Propinsi Riau
Selasa, 19 Mei 2015

KOPI, Pekanbaru – Mantan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau Drs. H. M. NAZIEF SOESILA DHARMA, mantan Kabag Keuangannya ZUHANDA AGUS, SH. MH dan mantan Bendahara pengeluarannya M. NASIR. Kasus ini sudah bergulir selama empat tahun lebih yang anehnya ketiga orang tersangka ini selama empat tahun bebas padahal status tersangka sudah melekat belum juga ditahan. Akhirnya pelarian ketiga orang ini terhenti pada hari... Baca selengkapnya...

Jemper Desak KPK Segera Tangkap dan Periksa Plt Gubernur Riau Andi Rahman
Senin, 18 Mei 2015

KOPI, Jakarta – Jemper (Jaringan Pemuda Penggerak) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung KPK, Senin (18/5/2015). Puluhan orang masa Jemper dalam orasinya meminta Plt. Gubernur Arsyadjuliandi Rahman segera tangkap dan periksa oleh KPK kasus dugaan suap di SKK Migas. Saat Plt Gubernur Riau menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014. Sedangkan teman sejawatnya Sutan Bhatoegana sudah ditahan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)... Baca selengkapnya...

INTERNASIONAL

Mulai Rabu, Raja Maroko Kunjungi Senegal.....
21/05/2015 | Anggi Pratama Lalengke
article thumbnail

KOPI, Rabat - Raja Maroko HM Raja Mohammed VI akan memulai kunjungan kerja dan persahabatan ke Republik Senegal, Republik Pantai Gading dan Republik G [ ... ]



NASIONAL

Rasio Elektrifikasi Sarolangun, Baru 78 .....
19/05/2015 | Mardinal

KOPI,Sarolangun,- Ukuran Tingkat Ketersediaan Listrik di suatu daerah atau lebih dikenal dengan Rasio Elektrifikasi (RE) di Kabupaten Sarolangun [ ... ]



DAERAH

KPUD Kabupaten Nias Utara Ceroboh, Peser.....
21/05/2015 | Nobuala Zega
article thumbnail

KOPI, Nias Utara - Komisi Pemilihan Umum (KPU) di laporkan ke Panitia Pengawas Pemilihan Kab. Nias Utara. Pasalnya, setelah keluar pengumuman KPU Ni [ ... ]



PENDIDIKAN

Astaga, Riyati 10 Tahun Guru Honor di Me.....
21/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Selatpanjang Inilah potret tenaga pendidik yang mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Dikota guru PNS sudah pada senang-senang mendapat uang s [ ... ]



EKONOMI

Persis Ajak Warga Jihad di Sektor Ekonom.....
21/05/2015 | Buddy Wirawan

KOPI, Bandung - Persatuan Islam (Persis) mengajak warga masyarakat supaya melakukan jihad di sektor ekonomi untuk mengatasi masalah sosial karena seja [ ... ]



HANKAM

Mabes Polri Mutasi Jajaran Perwira Ting.....
15/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru- Berdasarkan telegram rahasia (TR) dari Trunojoyo I (red. Kapolri) beberapa perwira diantaranya berpangkat Komisaris Besar Polisi ( [ ... ]



OLAHRAGA

TVOne Siarkan Pertarungan Akbar Tinju Ma.....
28/04/2015 | Zohiri Kadir

KOPI, Jakarta - Penantian dan rasa penasaran panjang penggemar tinju dunia, kini mendapatkan jawaban, sebentar lagi dua pendekar kelas welter akan ber [ ... ]



PARIWISATA

Inilah 5 Besar Negara Penyumbang Kunjung.....
05/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Objek wisata di Indonesia yang terkenal yakni pulau dewata terletak di Propinsi Bali, Raja ampat, candi Borobudur, Sumatera barat t [ ... ]



HUKUM & KRIMINAL

Izin Perkebunan Diduga Illegal, Aparat D.....
22/05/2015 | Sumardi

KOPI, Aceh Timur - Aparat penegak hukum di Kabupaten Aceh Timur didesak segera menghentikan operasi perusahaan perkebunan yang izinnya cacat prose [ ... ]



POLITIK

Anggota Komisi IV DPRD Inhil, Yuliantini.....
21/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Tembilahan Carut marut dunia pendidikan di kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) belum juga mendapat respon dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) I [ ... ]



OPINI

Vagina Street Heboh di Dunia Maya Indone.....
26/04/2015 | Ir. Syarifuddin Simanjuntak
article thumbnail

KOPI - Dua minggu menjelang KAA ke 60 Bandung Indonesia, dunia maya dikejutkan dengan merebaknya vagina street. Lokasi persisnya terletak di Tebet Ut [ ... ]



PROFIL

Oknum Perwira Polda Riau Bertindak Berin.....
07/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Oknum aparat keamanan harusnya memberikan contoh tauladan kepada masyarakat, tidak boleh bertindak beringas dan main hakim sendiri. [ ... ]



SOSIAL & BUDAYA

OSIS MAN Simpang Ulim Bersama Posko PPWI.....
22/05/2015 | Sumardi

KOPI, Aceh Timur - Muslim Rohingya asal Myanmar dan Bangladesh kembali terdampar di Provinsi Aceh, Rabu (20/5/2015) dinihari pukul 02:20 WIB. Kali in [ ... ]



ROHANI

Sambut Trisuci Waisak 2559, Sangha Thera.....
11/05/2015 | Yeni Herliani

KOPI - Menyambut Tri Suci Wesak 2559, Sangha Theravada Indonesia menggelar tradisi “Pindapata Gema Wesak Nasional 2559”, bertempat di Taman Museum [ ... ]



RESENSI

Jangan Dengerin Sendiri.....
27/04/2015 | UG DANI
article thumbnail

Resensi Buku Judul :Jangan Dengerin Sendiri
Penulis : Naomi Angelia Sea
Tebal. : 200
Penerbit : Bukune Juli 2014
Harga. : Rp 41 [ ... ]



CERPEN & CERBUNG

Dolar Singaporeku Berserak Tiada Arti.....
27/03/2015 | Ndoro Ayu

KOPI, BATAM - "Pokoknya aku harus pergi, biar banyak uang. Aku dah malas hidup di kampung hanya begini-begini saja!" Siti bertekad dan berpikir tiba-t [ ... ]



PUISI

Namun.....
18/05/2015 | Ratu Sintanggu
article thumbnail

Aku ingin bebas, namun banyak hal yang harus kujaga
Aku ingin lepas, namun ada titik yang harus kupelihara
Aku ingin bahagia, namun ada koma yang berm [ ... ]



CURAHAN HATI

Beras Miskin bagi Warga di Kendal Tak La.....
22/05/2015 | Bastomi
article thumbnail

KOPI, Kendal - Keberhasilan Program Raskin diukur berdasarkan tingkat pencapaian indikator 6T, yaitu: tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat  [ ... ]



HIBURAN

KFC Sponsori Peluncuran Album Rio Febria.....
14/05/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Bekerjasama dengan KFC Indonesia dan Swara Sangkar Emas, Rio Febrian meluncurkan album terbarunya “Love Is”, yang digelar di KFC, Kemang, [ ... ]



KULINER

McDonald’s Tingkatkan Layanan Melalui .....
01/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Kini menikmati McDonald’s terasa lebih nyaman dan menguntungkan dengan hadirnya layanan terbaru “Online McDelivery Cashless Promo”. Pel [ ... ]



HIDUP SEHAT

Waspadai Penyakit Demam Berdarah.....
06/05/2015 | Mardinal

KOPI,Sarolangun,- Penyakit Demam Berdarah (DBD) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus yang dikenal sebagai Virus Dangue. Virus dang [ ... ]



SERBA-SERBI

Mustika Macan Loreng Jadi Incaran Pengge.....
21/05/2015 | Agus Siroj Hudi

KOPI, Malang - Keunikan Batu Akik terus menjadi incaran para gamstone, seiring  bermunculanya temuan-temuan bongkahan batu baru yang dijadikan bahan  [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.