Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

SILAHKAN KLIK BANNER DI BAWAH INI DAN IKUTI SEMINAR MAHA PENTING YANG AKAN DISELENGGARAKAN DI GEDUNG NUSANTARA V, KANTOR MPR/DPR/DPD RI, SABTU 11 NOVEMBER 2017... AYOOO BURUAN DAFTAR, KETIK HADIR#NAMA-LENGKAP#KAB/KOTA DOMISILI/NOMOR-HP, KIRIM KE NOMOR HP/WA: 081371549165 (SHONY)

Lembaran Baru Album DPR (19/G)

KOPI - Anggota DPR kian menjadi-jadi. Begitulah media di negeri kita semakin gencar berbicara tentang ulah mereka, baik lewat media cetak maupun elektronik, terasa semakin memanaskan telinga dan hati kita, rakyat Indonesia. Tak memiliki nurani, mementingkan diri sendiri, tak pernah puas dengan materi, dan berbagai predikat buruk lain telah diberikan kepada mereka sebagai feedback dari berita ini.

Rakyat tak lupa, bahwa sebenarnya “ulah busuk” ini telah mengganggu sejak dulu. Betapa negeri kita dihebohkan dengan berbagai aksi anarki khususnya dari mahasiswa yang menuntut perubahan di negeri ini. Di mana-mana kita telah menyaksikannya, lengkap dengan korban jiwa dari mahasiswa itu sendiri.

Mungkin memang rakyat telah merasa perlu untuk menegur kesalahan dari para pejabat. Mengungkapkan sakit hati mereka yang begitu dalam. Tapi, sayang sekali karena banyaknya upaya, bahkan yang anarki sekali pun, ternyata tidak membawa dampak yang berarti. Tak mampu mengobati sakit hati mereka.

Marilah kita banyak belajar dari pengalaman-pengalaman yang ada di belakang kita. Pelajaran yang pertama bahwa kerusakan tak dapat diperbaiki dengan kerusakan. Kita tak mampu memperbaiki kinerja para pejabat di negeri kita dengan upaya-upaya kekerasan; demonstrasi atau semacamnya. Justru itu hanya akan merugikan diri kita sendiri. Kita bisa melihat, bahwa mereka tak gentar dengan upaya yang kita lakukan, sekalipun ratusan orang menunjukkan aksinya, karena mereka bersama dengan kekuasaan.

Pelajaran yang berikutnya, peristiwa ini menuntut sebuah sikap dari kita, para rakyat, yaitu menjadi rakyat yang cerdas; cerdas memilih. Agar kelak pilihan kita juga adalah orang-orang yang cerdas; hati, perilaku, dan kemampuannya. Tentu semua sepakat anggota DPR ke depan haruslah lebih baik. Tak ada lagi demo yang mengganggu rutinitas pemakai jalan, juga yang memakan korban, akibat dari ulah mereka.

Berbicara tentang kriteria anggota DPR, saya yakin semua rakyat Indonesia akan berlomba-lomba untuk bersuara. Semua akan dengan lantang menyatakan kriteria masing-masing; mulai dari yang miskin hingga yang kaya; yang muda serta yang tua. Itu hak mereka. Namun semua pasti menuju ke satu muara, yaitu MEMBERI KEBAIKAN UNTUK RAKYAT.

12 kriteria di bawah ini, semoga bisa mewakili mewujudkan anggota DPR idaman. Kriteria tersebut adalah :

1. Memiliki iman yang kuat

Ini adalah syarat mutlak bagi kaum muslim, tak terkecuali para anggota DPR. Iman yang kuat akan melahirkan kekuatan untuk melawan godaan harta atau lawan jenis, bagaimana pun besarnya. Iman menjadi penuntun dalam menjalankan amanah dengan baik, serta menjadi perisai dalam menangkis keinginan untuk tak mengambil apa yang bukan haknya, dan “tak bermain” dengan lawan jenis yang tak halal baginya.

2. Memiliki integritas

Seberapa penting integritas bagi para anggota DPR? Tentu semua sepakat menjadikan poin ini berada di urutan atas. Bagi rakyat, sudah seharusnya memilih orang-orang yang dipandang memiliki integritas yang tinggi. Integritas akan membangun sebuah kredibilitas, yang akan menjadi penopang untuk kelancaran setiap aktivitas di meja DPR.

3. Daya juang yang tinggi

Para anggota DPR tak boleh lemah. Mereka harus senantiasa menjadikan daya juang sebagai sahabat mereka, selama mengemban amanah ini. Mereka harus sungguh-sungguh memahami, bahwa kebaikan tak sekejap tercipta dan tak mudah untuk meraihnya. Namun semuanya butuh waktu, pengorbanan tenaga dan fikiran. Termasuk untuk menolak hal-hal yang hanya berpihak kepada penguasa semata, dan merugikan rakyat. Mereka harus siap untuk itu, dan karena itu pula mereka dipilih.

4. Kecerdasan

Kecerdasan juga mesti bagi para anggota DPR. Ide-ide dari otak cerdas mereka sangat bermanfaat untuk mengatasi problema yang ada, serta menyusun berbagai kebijakan yang kondusif untuk itu. serta mampu membuat terobosan baru, jika diperlukan. Nah pembaca, coba bayangkan bagaimana mungkin urusan rakyat yang kompleks ini dipercayakan kepada orang-orang yang dungu? Jika ini terjadi, itu sama saja kita terjatuh dalam kerugian yang besar, karena telah menyia-nyiakan berbagai fasilitas yang seharusnya tidak diberikan kepada mereka.

5. Keterbukaan

Anggota DPR harus memberi ruang bagi rakyat untuk melakukan komunikasi dua arah demi mewujudkan tujuan bersama. Dengan ini pula, mengajari mereka untuk mengakui bahwa mereka juga bisa salah, dan berlapang dada menerima segala bentuk masukan yang ada. Sehingga mereka tahu dimana letak kekurangan dan kesalahan mereka.

6. Berempati

Menjadi pilihan rakyat, mengandung konsekuensi yang berat. Di setiap langkah, mereka harus menyadari bahwa langkah ini untuk rakyat; tujuan mulia untuk mengangkat derajat rakyat. Mereka tidak dipilih untuk merasakan rupiah, fasilitas, maupun popularitas, untuk mereka sendiri, tapi dipilih untuk menyejahterahkan rakyat. Betapa banyak rakyat yang hidup di bawah garis kemiskinan, tak mampu bersekolah, dan menikmati fasilitas yang memadai. Jika para anggota DPR memiliki empati yang kuat, insya Allah mereka akan berusaha mewujudkan cita-cita mulia tersebut.

7. Keterampilan komunikasi yang baik

Saya melihat ini sebagai salah satu kriteria yang layak. Cita-cita yang baik tak terwujud hanya dengan niat yang baik, namun ia perlu disampaikan dengan cara yang baik pula; santun, sistematis, dan terarah. Anggota DPR harus memiliki keterampilan ini, tapi bukan untuk mengelabui rakyat.

8. Disiplin

Disiplin adalah kunci kesuksesan. Pernyataan ini sudah sangat familiar, dan saya yakin tak ada yang menolaknya. Bagaimana dengan anggota DPR? Sudahkah mereka berperilaku disiplin? Sudahkah mereka memberikan nilai pada setiap waktu? Seharusnya demikian. Waktu yang bergulir terus, sudah sebaiknya dimanfaatkan dengan baik untuk membicarakan atau melakukan hal-hal yang berhubungan dengan kemashlahatan rakyat.

9. Bertanggungjawab

Untuk semua yang mereka katakan dan lakukan, harus mampu dipertanggungjawabkan di hadapan rakyat. Mereka harus siap dengan konsekuensi yang ditimbulkan oleh keduanya. Bahkan untuk kemungkinan terburuk sekalipun.

10. Beretika

Ini adalah unsur yang tak kalah penting. Untuk siapa saja, juga untuk anggota DPR. Mereka adalah contoh. Maka selayaknya mereka memiliki etika yang baik untuk dijadikan panutan bagi rakyat. Bukan karena jabatan, lantas ia kehilangan etika yang baik. Namun justru karena etika akan menumbuhkan kharisma bagi pemiliknya.

11. Tidak cinta harta

Apa yang begitu besar memancing kemarahan rakyat kepada anggota DPR, kalau bukan sikap mereka yang begitu cinta dengan harta? Meski mungkin tidak semuanya, namun yang tampak di mata kita adalah seluruh anggota DPR begitu mendambakan fasilitas yang mewah. Tak pernah puas dengan yang selama ini ada. Mereka seharusnya bertanya kepada diri mereka dahulu, apakah layak mereka meminta, sementara rakyat masih jauh lebih banyak yang kekurangan fasilitas. Relakah mereka berbahagia di atas penderitaan rakyatnya?

12. Berani

Berani mengatakan ini yang benar, dan ini yang salah. Tidak peduli pada siapa ia berhadapan, kebenaran tak bisa ditawar. Itulah salah satu harapan saya pada anggota DPR kelak. Tak cuma mampu berkomentar dalam hati, terlebih lagi surut ketika melihat sosok yang ia hadapi. Anggota DPR harus lantang menyatakan keberpihakannya pada setiap kebenaran.

Ya, para pembaca, demikian 12 kriteria yang telah saya paparkan. Besar harapan saya dan tentu saja semua rakyat Indonesia untuk melihat kursi DPR diduduki oleh orang-orang pilihan, yang bersatu di atas komitmen mewujudkan SEMUA UNTUK RAKYAT, serta BEKERJA DENGAN HATI NURANI. Semoga memang masih ada. Saya juga tak lupa untuk mengingatkan bahwa pilihan yang tepat dihasilkan dari pemilih yang tepat pula. Semoga kita berada di dalamnya.

MAJU DPR !

 

Identitas Penulis

Nama : Riyani Tahir, SKM.

Tempat/tanggal lahir : Sorowako, 16 Juli 1985

Alamat rumah : Jl.Mungkasa BTN Beringin Jaya Blok A.No.4 Palopo Sul-Sel

Nomor telepon seluler : 085 255 855 530

Alamat e-mail : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Pekerjaan : staf Program Studi Ilmu Gizi FKM Unhas

 

Heboh Buku “ Saudagar di Kuil Suci “ Ungkap Korupsi, Gaya Hidup Mewah Para Kardinal
Rabu, 22 November 2017

KOPI, Vatikan – Dikutip dari Amazon.com , Selasa (3/11/2015), Pihak Vatikan geram dan mengecam publikasi dua dokumen rahasia yang diperoleh dengan cara meretas laptop milik Kepala Kantor Keuangan Vatikan. Dua orang wartawan Italia membeberkan skandal keserakahan, persekongkolan, penyalahgunaan keuangan dan tindak korupsi di Gereja Katolik dalam buku "Merchants in the Temple" atau "Saudagar di Kuil Suci" karya Gianluigi Nuzzi dan... Baca selengkapnya...

Pengukuhan Jenderal Polisi Tito Karnavian Raih Gelar Profesor, Guru Besar di Kampus PTIK
Kamis, 16 November 2017

KOPI, Jakarta - Pengukuhan dilakukan dalam sidang Senat Terbuka dipimpin Gubernur selaku Ketua STIK-PTIK Irjen Pol Dr Remigius Sigid Tri Harjanto, SH, MSi. Pernyataan pengukuhan dilakukanIrjen Pol Prof Dr Iza Fadri, SH, MH, perwakilan guru besar pada senat akademik, yang juga dihadiri oleh Menteri Ristek Dikti Prof Dr Mohammad Nasir.   Jenderal (Pol) Drs H Muhammad Tito Karnavian, MA, Ph D yang saat ini menjabat sebagai Kapolri,... Baca selengkapnya...

Polda Riau Rilis Data Perbandingan Operasi Zebra Tahun 2016 dengan 2017
Selasa, 14 November 2017

KOPI, Pekanbaru - Polda Riau Perbandingkan Operasi Zebra Siak Tahun Lalu dengan Operasi Zebra Siak 2017. A). Perbandingan pelanggaran lalu lintas selama 12 hari pelaksanaan Ops Zebra Siak 2017 dengan Ops Zebra Siak 2016, sbb : 1. Tilang Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 5.370 kasus, sedangkan untuk Ops Zebra Siak 2017 pelanggaran tilang sebanyak 10.463 kasus. Trend 5.093. 95 %. 2. Teguran Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 2.469 kasus, sedangkan untuk... Baca selengkapnya...

Tokoh Nasional Bakal Getarkan Munas PPWI ke-2 dan Seminar Nasional
Kamis, 02 November 2017

KOPI, JAKARTA - Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Pewarta Warga Nasional (DPN PPWI) akan menggelar hajatan besar Kongres Nasional ke-2 tahun 2017 sekaligus Seminar Nasional dengan tema: "Mari Wujudkan Komunitas Masyarakat Indonesia yang Cerdas Informasi Melalui Peningkatan Kualitas dan Moralitas Pewarta Warga". Kegiatan akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 November 2017, dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai, dipusatkan di Ruang... Baca selengkapnya...

Yuk Sukseskan Kongres ke-2 PPWI Tahun 2017 dan Seminar Nasional
Kamis, 02 November 2017

KOPI, JAKARTA - Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Pewarta Warga Nasional (DPN PPWI) akan menggelar hajatan besar Kongres Nasional ke-2 tahun 2017 sekaligus Seminar Nasional dengan tema: "Mari Wujudkan Komunitas Masyarakat Indonesia yang Cerdas Informasi Melalui Peningkatan Kualitas dan Moralitas Pewarta Warga". Kegiatan akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 November 2017, dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai, dipusatkan di Ruang... Baca selengkapnya...

Pemuda/i Adalah Ujung Tombak Pembangunan NKRI
Sabtu, 28 Oktober 2017

KOPI, JAKARTA - Sumpah pemuda merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah bangsa ini, yang membuktikan bahwa pada tanggal 28 Oktober 1928 bangsa Indonesia sudah ada dan bersatu. Hal ini tentunya masih segar dalam ingatan kita bersama, walau sudah 89 tahun silam, sumpah ini takkan pernah usang dimakan oleh waktu dan selalu dikumandangkan para pemuda Indonesia disentero negri yang berlambangkan Pancasila, kata tokoh muda Sumbar Ahmad Bram... Baca selengkapnya...

Pengamat: Segera Usut Pemberi Izin Lahan Gambut Masa Pemerintahan Terdahulu
Senin, 23 Oktober 2017

KOPI, Jakarta – Di tempat kerjanya, Goh Pheng Pek menuturkan, “Izin konsensi penanaman di tanah gambut yang dimiliki oleh perusahaan RAPP (Riau Andalan Pulp and Paper) pada masa sebelum pemerintahan Joko Widodo dengan Jusuf Kalla. Kami meminta kepada institusi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk segera menangkap dan mengusut segera siapa-siapa saja oknum yang terlibat dalam pemberian izin lahan gambut kepada perusahaan APRIL Group... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALBocorkan Skandal Keuangan Gereja Kato.....
22/11/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Vatikan – Dikutip dari News.com.au, Selasa (3/11/2015), Pihak Vatikan geram dan mengecam publikasi dua dokumen rahasia yang diperoleh dengan [ ... ]



NASIONALKapolri Rilis Sketsa Wajah Pelaku Penyi.....
25/11/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta - Polda Metro Jaya merilis sketsa dua wajah orang yang diduga pelaku penyiraman penyidik senior KPK Novel Baswedan. Sketsa tersebut di [ ... ]



DAERAHTelegram Kapolri, Kapolrestabes Medan Di.....
22/11/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Medan - Berdasarkan surat telegram Kapolri No ST/2754/XI/2017 per tanggal 16 November 2017, pergantian terjadi pada jabatan Kapolrestasbes Medan [ ... ]



PENDIDIKANTim Dream Menanam Nilai Antikorupsi Seda.....
23/11/2017 | Redaksi KOPI

KOPI - Absensi adalah kebutuhan yang sangat mendasar bagi seorang mahasiswa sebagai penanda awal perjalanan menuju sebuah niat suci bernama “skripsi [ ... ]



EKONOMIIPO PT Campina Ice Cream Industry Tawark.....
23/11/2017 | Yeni Muezza

KOPI, Jakarta - PT Campina Ice cream Industry Tbk berencana untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) sebanyak-banyaknya 885.000.000 (delapan [ ... ]



HANKAMSemarak Peringatan Hari Pahlawan 2017 di.....
17/11/2017 | Rachmad Yuliadi
article thumbnail

KOPI, Banda Aceh - Sebagai bangsa yang besar tentu saja kita harus mengingat jasa para pahlawan. Pada tanggal 10 November 2017, rakyat Aceh memperinga [ ... ]



OLAHRAGASempena Hut Kuansing : Bupati H. Mursini.....
13/10/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Kuantan Singingi – Dari pantauan Pewarta Indonesia , Kamis pagi (12/10-17) dari luar Gedung DPRD kabupaten Kuansing, puluhan karangan bunga u [ ... ]



PARIWISATAKomunitas EO Aceh dalam Peningkatan Prom.....
23/11/2017 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, JAKARTA - Salah satu sumber pendapatan daerah adalah melalui pemasukan dibidang pariwisata. Untuk itulah segenap EO (Even Organizer) Aceh ditunt [ ... ]



HUKUM & KRIMINALWanted … Dua Orang Napi Sangat Berba.....
23/11/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Ditempat kerjanya, Geng Suang mengatakan “Yang membuat malu kinerja Kemenkumham melainkan oknum anggotanya sendiri . ini buktiny [ ... ]



POLITIKTercium Aroma Korupsi Pengadaan Sapi B.....
24/11/2017 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Pekanbaru - Ditempat kerjanya, Ajisulung menuturkan “ Propinsi Riau memecahkan Rekor Nasional,  tiga orang mantan Gubernurnya tersandung kas [ ... ]



OPINI“Jangan Ambil Uangku, Ibu!” Refleksi.....
18/11/2017 | Harjoni Desky, S.Sos.I., M.Si
article thumbnail

KOPI - Pak Ahmad sudah 2 tahun ini menjadi peserta asuransi. Saat menjadi peserta asuransi, ia sengaja merahasiakan keanggotaannya kepada istrinya, ka [ ... ]



PROFILDulu Anak Tukang Kayu, Kini Polisi Kand.....
16/11/2017 | Didi Rinaldo

  KOPI, Bangka Belitung - Seorang polisi berseragam lengkap tampak memacu sepeda motornya ke dalam kebun yang berjarak dua jam perjalanan dari Pan [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAPameran Seni “Run For Manhattan” by .....
24/11/2017 | Yeni Muezza

KOPI, Jakarta - Ciptadana Art Program kembali digelar dengan tujuan untuk berbagi dengan klien, dengan mengapresiasi seni kontemporer unik Indonesia. [ ... ]



ROHANIMengenal Abuya Syaikh H. Muhammad Muda W.....
26/09/2017 | Ismayadi Yadi
article thumbnail

KOPI - Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy Abu Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy DAYAH-DARUSSALAM [ ... ]



RESENSIDrama Korsel Berjudul Man Who Dies to L.....
30/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI – Jakarta - Drama Korea Man Who Dies to Live berhasil masuk sepuluh besar rating drama terbaik di Korea Selatan.
drama yang tayang di MBC ini j [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATILBH APDESI (Asosiasi Perangkat Desa S.....
22/11/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Senen (20/11-17), LBH (Lembaga Bantuan Hukum) APDESI (Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia) besutan Gusti Randa, SH. MH men [ ... ]



SERBA-SERBIKoleksi Model Tas Anak Sekolah Perempuan.....
21/11/2017 | Taufiq Iqbal
article thumbnail

KOPI - Tahun ajaran baru di sekolah, identik dengan perlengkapan sekolah yang baru pula. Anak-anak biasanya akan meminta dibelikan perlengkapan sekola [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.