Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Lembaran Baru Album DPR (19/G)

KOPI - Anggota DPR kian menjadi-jadi. Begitulah media di negeri kita semakin gencar berbicara tentang ulah mereka, baik lewat media cetak maupun elektronik, terasa semakin memanaskan telinga dan hati kita, rakyat Indonesia. Tak memiliki nurani, mementingkan diri sendiri, tak pernah puas dengan materi, dan berbagai predikat buruk lain telah diberikan kepada mereka sebagai feedback dari berita ini.

Rakyat tak lupa, bahwa sebenarnya “ulah busuk” ini telah mengganggu sejak dulu. Betapa negeri kita dihebohkan dengan berbagai aksi anarki khususnya dari mahasiswa yang menuntut perubahan di negeri ini. Di mana-mana kita telah menyaksikannya, lengkap dengan korban jiwa dari mahasiswa itu sendiri.

Mungkin memang rakyat telah merasa perlu untuk menegur kesalahan dari para pejabat. Mengungkapkan sakit hati mereka yang begitu dalam. Tapi, sayang sekali karena banyaknya upaya, bahkan yang anarki sekali pun, ternyata tidak membawa dampak yang berarti. Tak mampu mengobati sakit hati mereka.

Marilah kita banyak belajar dari pengalaman-pengalaman yang ada di belakang kita. Pelajaran yang pertama bahwa kerusakan tak dapat diperbaiki dengan kerusakan. Kita tak mampu memperbaiki kinerja para pejabat di negeri kita dengan upaya-upaya kekerasan; demonstrasi atau semacamnya. Justru itu hanya akan merugikan diri kita sendiri. Kita bisa melihat, bahwa mereka tak gentar dengan upaya yang kita lakukan, sekalipun ratusan orang menunjukkan aksinya, karena mereka bersama dengan kekuasaan.

Pelajaran yang berikutnya, peristiwa ini menuntut sebuah sikap dari kita, para rakyat, yaitu menjadi rakyat yang cerdas; cerdas memilih. Agar kelak pilihan kita juga adalah orang-orang yang cerdas; hati, perilaku, dan kemampuannya. Tentu semua sepakat anggota DPR ke depan haruslah lebih baik. Tak ada lagi demo yang mengganggu rutinitas pemakai jalan, juga yang memakan korban, akibat dari ulah mereka.

Berbicara tentang kriteria anggota DPR, saya yakin semua rakyat Indonesia akan berlomba-lomba untuk bersuara. Semua akan dengan lantang menyatakan kriteria masing-masing; mulai dari yang miskin hingga yang kaya; yang muda serta yang tua. Itu hak mereka. Namun semua pasti menuju ke satu muara, yaitu MEMBERI KEBAIKAN UNTUK RAKYAT.

12 kriteria di bawah ini, semoga bisa mewakili mewujudkan anggota DPR idaman. Kriteria tersebut adalah :

1. Memiliki iman yang kuat

Ini adalah syarat mutlak bagi kaum muslim, tak terkecuali para anggota DPR. Iman yang kuat akan melahirkan kekuatan untuk melawan godaan harta atau lawan jenis, bagaimana pun besarnya. Iman menjadi penuntun dalam menjalankan amanah dengan baik, serta menjadi perisai dalam menangkis keinginan untuk tak mengambil apa yang bukan haknya, dan “tak bermain” dengan lawan jenis yang tak halal baginya.

2. Memiliki integritas

Seberapa penting integritas bagi para anggota DPR? Tentu semua sepakat menjadikan poin ini berada di urutan atas. Bagi rakyat, sudah seharusnya memilih orang-orang yang dipandang memiliki integritas yang tinggi. Integritas akan membangun sebuah kredibilitas, yang akan menjadi penopang untuk kelancaran setiap aktivitas di meja DPR.

3. Daya juang yang tinggi

Para anggota DPR tak boleh lemah. Mereka harus senantiasa menjadikan daya juang sebagai sahabat mereka, selama mengemban amanah ini. Mereka harus sungguh-sungguh memahami, bahwa kebaikan tak sekejap tercipta dan tak mudah untuk meraihnya. Namun semuanya butuh waktu, pengorbanan tenaga dan fikiran. Termasuk untuk menolak hal-hal yang hanya berpihak kepada penguasa semata, dan merugikan rakyat. Mereka harus siap untuk itu, dan karena itu pula mereka dipilih.

4. Kecerdasan

Kecerdasan juga mesti bagi para anggota DPR. Ide-ide dari otak cerdas mereka sangat bermanfaat untuk mengatasi problema yang ada, serta menyusun berbagai kebijakan yang kondusif untuk itu. serta mampu membuat terobosan baru, jika diperlukan. Nah pembaca, coba bayangkan bagaimana mungkin urusan rakyat yang kompleks ini dipercayakan kepada orang-orang yang dungu? Jika ini terjadi, itu sama saja kita terjatuh dalam kerugian yang besar, karena telah menyia-nyiakan berbagai fasilitas yang seharusnya tidak diberikan kepada mereka.

5. Keterbukaan

Anggota DPR harus memberi ruang bagi rakyat untuk melakukan komunikasi dua arah demi mewujudkan tujuan bersama. Dengan ini pula, mengajari mereka untuk mengakui bahwa mereka juga bisa salah, dan berlapang dada menerima segala bentuk masukan yang ada. Sehingga mereka tahu dimana letak kekurangan dan kesalahan mereka.

6. Berempati

Menjadi pilihan rakyat, mengandung konsekuensi yang berat. Di setiap langkah, mereka harus menyadari bahwa langkah ini untuk rakyat; tujuan mulia untuk mengangkat derajat rakyat. Mereka tidak dipilih untuk merasakan rupiah, fasilitas, maupun popularitas, untuk mereka sendiri, tapi dipilih untuk menyejahterahkan rakyat. Betapa banyak rakyat yang hidup di bawah garis kemiskinan, tak mampu bersekolah, dan menikmati fasilitas yang memadai. Jika para anggota DPR memiliki empati yang kuat, insya Allah mereka akan berusaha mewujudkan cita-cita mulia tersebut.

7. Keterampilan komunikasi yang baik

Saya melihat ini sebagai salah satu kriteria yang layak. Cita-cita yang baik tak terwujud hanya dengan niat yang baik, namun ia perlu disampaikan dengan cara yang baik pula; santun, sistematis, dan terarah. Anggota DPR harus memiliki keterampilan ini, tapi bukan untuk mengelabui rakyat.

8. Disiplin

Disiplin adalah kunci kesuksesan. Pernyataan ini sudah sangat familiar, dan saya yakin tak ada yang menolaknya. Bagaimana dengan anggota DPR? Sudahkah mereka berperilaku disiplin? Sudahkah mereka memberikan nilai pada setiap waktu? Seharusnya demikian. Waktu yang bergulir terus, sudah sebaiknya dimanfaatkan dengan baik untuk membicarakan atau melakukan hal-hal yang berhubungan dengan kemashlahatan rakyat.

9. Bertanggungjawab

Untuk semua yang mereka katakan dan lakukan, harus mampu dipertanggungjawabkan di hadapan rakyat. Mereka harus siap dengan konsekuensi yang ditimbulkan oleh keduanya. Bahkan untuk kemungkinan terburuk sekalipun.

10. Beretika

Ini adalah unsur yang tak kalah penting. Untuk siapa saja, juga untuk anggota DPR. Mereka adalah contoh. Maka selayaknya mereka memiliki etika yang baik untuk dijadikan panutan bagi rakyat. Bukan karena jabatan, lantas ia kehilangan etika yang baik. Namun justru karena etika akan menumbuhkan kharisma bagi pemiliknya.

11. Tidak cinta harta

Apa yang begitu besar memancing kemarahan rakyat kepada anggota DPR, kalau bukan sikap mereka yang begitu cinta dengan harta? Meski mungkin tidak semuanya, namun yang tampak di mata kita adalah seluruh anggota DPR begitu mendambakan fasilitas yang mewah. Tak pernah puas dengan yang selama ini ada. Mereka seharusnya bertanya kepada diri mereka dahulu, apakah layak mereka meminta, sementara rakyat masih jauh lebih banyak yang kekurangan fasilitas. Relakah mereka berbahagia di atas penderitaan rakyatnya?

12. Berani

Berani mengatakan ini yang benar, dan ini yang salah. Tidak peduli pada siapa ia berhadapan, kebenaran tak bisa ditawar. Itulah salah satu harapan saya pada anggota DPR kelak. Tak cuma mampu berkomentar dalam hati, terlebih lagi surut ketika melihat sosok yang ia hadapi. Anggota DPR harus lantang menyatakan keberpihakannya pada setiap kebenaran.

Ya, para pembaca, demikian 12 kriteria yang telah saya paparkan. Besar harapan saya dan tentu saja semua rakyat Indonesia untuk melihat kursi DPR diduduki oleh orang-orang pilihan, yang bersatu di atas komitmen mewujudkan SEMUA UNTUK RAKYAT, serta BEKERJA DENGAN HATI NURANI. Semoga memang masih ada. Saya juga tak lupa untuk mengingatkan bahwa pilihan yang tepat dihasilkan dari pemilih yang tepat pula. Semoga kita berada di dalamnya.

MAJU DPR !

 

Identitas Penulis

Nama : Riyani Tahir, SKM.

Tempat/tanggal lahir : Sorowako, 16 Juli 1985

Alamat rumah : Jl.Mungkasa BTN Beringin Jaya Blok A.No.4 Palopo Sul-Sel

Nomor telepon seluler : 085 255 855 530

Alamat e-mail : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Pekerjaan : staf Program Studi Ilmu Gizi FKM Unhas

 

Pengamat Pilkada Jawa Timur : Ramalan, Prediksi Kofifah Terpilih sebagai Gubernur Jatim
Sabtu, 17 Pebruari 2018

KOPI, Jawa Timur – Pimilihan Kepala Daerah (Pilkada) propinsi Jatim pertarungan dua partai besar yaitu PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dengan PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) . Teks Foto. Peserta Pilkada Jawa Timur. (foto.net) Khofifah Indar Parawangsa kader PKB, Emil Dardak (Bupati Trenggalek) merupakan kader PDI-P. Begitu pula Saefullah Yusuf yang kerap disapa Gus Ipul politisi PKB serta Puti Soekarno (PDI-P) cucu presiden NKRI... Baca selengkapnya...

Pengamat Prediksi, Ramalan Pilkada Jawa Barat : Ridwan Kamil Terpilih sebagai Gubernur
Sabtu, 17 Pebruari 2018

KOPI, Jawabarat - Pencabutan nomor urut peserta calon Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2018 Propinsi Jawa Barat . KPU (Komisi Pemilihan Umum) Propinsi Jawa barat akan menggelar rapat pleno pengundian nomor urut calon gubernur Jabar malam ini pukul 19.00 di Gedung Youth Centre Sport Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda nomor 140, Kota Bandung, pada Selasa malam (13/2). Teknis pengundian kali ini berbeda dengan Pilgub sebelumnya, karena... Baca selengkapnya...

Pengamat Prediksi, Ramalan Pilkada Riau: Incumbent Terpilih Kembali
Sabtu, 17 Pebruari 2018

KOPI, Pekanbaru – Usai sudah penetapan nomor urut pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Periode 2018-2023. Berlangsung pada hari Selasa (13/2/2018) di Hotel Aryaduta, Pekanbaru. Rapat Pleno pencabutan nomor urut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, DR. H. Nurhamin, S.Pt. MH. 1). Nomor urut Satu Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Syamsuar - Edy... Baca selengkapnya...

Surat Terbuka for Dewan Pers II: Ada Saweran Berita Tayang
Sabtu, 10 Pebruari 2018

KOPI, Pekanbaru – Salam anak negeri Merdeka…merdeka 33x , Selamat Hari Pers Nasional (HPN) . Pers Indonesia belum bebas masih terkekang. Saat ini organisasi wartawan yang diakui oleh Dewan Pers hanya Tiga organisasi Pers yakni PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) AJI (Aliansi Jurnalis Indonesia, IJTI ( Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia). Yang heranya Organisasi wartawan yang lain tidak diakui oleh Dewan Pers. Tinggi pula posisi Dewan Pers... Baca selengkapnya...

“Nyanyian” Setnov Seret Nama SBY, Ibas Terkait Proyek KTP Elektronik
Sabtu, 10 Pebruari 2018

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso menuturkan “ Diluar negeri mantan Presiden masuk penjara seperti Presiden Korea Selatan Roh Tehwu, negara Maladewa. Apakah di NKRI (Negara kesatuan Republik Indonesia) ingin mengikuti jejak negara lain bro. Tanyakan kepada rumput yang bergoyang” cakap Pengamat Ekonomi dan Politik Indonesia singkatan Pepi. Jangan lupa bro bagi-bagilah komisi duit dari proyek KTP-El tersebut. Setelah... Baca selengkapnya...

Prof Dedi, Promotori Fatia hingga raih predikat Cum Laude pada bidang Ilmu Matematika
Kamis, 08 Pebruari 2018

  KOPI, Yogyakarta - Mendengar kata matematika,  sebagian  orang langsung mengurangi volume untuk meneruskan keingintahuannya  mengenai ilmu eksak yang terpersepsikan hal yang  rumit dan rumus-rumus yang sulit pula.  Namun itu tidak berlaku dengan Fatia Fatimah, ketertarikannya pada ilmu Matematika sedari Sekolah Dasar (SD) dan dilanjutkan mengambil program doktoral pada jurusan matematika.   Alhasil ilmu matematika mengantarkanya... Baca selengkapnya...

Jumpa Pers Aliansi Mahasiswa, Pemuda Dan Rakyat Papua
Jumat, 02 Pebruari 2018

KOPI, Waena - Aliansi Mahasiswa, Pemuda dan Rakyat Papua melaksanakan kegiatan Jumpa Pers di Primagarden Waena Kelurahan Waena, Distrik Heram terkait dengan dinamika yang berkembang di Indonesia dan Papua khususnya Fenomena Kejadian Luar biasa (KLB) di beberapa daerah di Papua, Jumat (2/2). Kegiatan Jumpa Pers tersebut dikoordinir oleh Stenly Salamhu Sayuri (Ketua Umum) di dampingi oleh Edowardo Rumatrai (Anggota), Kornelius Mandenas... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALBuku Sejarah dari Seorang Sahabat Turki.....
15/02/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Hubungan harmonis antara Aceh dan Turki sudah ada sejak dahulu. Pada zaman Sultan AlQahar kerajaan Aceh secara resmi menjalin persahab [ ... ]



NASIONALKetum PPWI Apresiasi Kehadiran Portal Be.....
23/02/2018 | Yeni Muezza

KOPI, Jakarta - Portal berita anak bangsa; Indonesia Media Center (IMC) merayakan hari jadinya yang pertama, Jumat (23/02/2018) di kantor biro DKI Jak [ ... ]



DAERAHPaguyuban Ojek Mimika Berikrar Terkait P.....
24/02/2018 | Wawan Setiawan

KOPI-Mimika, Ratusan tukang ojek mengikuti kegiatan apel akbar ojek se Kab. Mimika dalam rangka Pilkada damai yang dipimpin langsung oleh AKBP Indra H [ ... ]



PENDIDIKANAlumni ITB dan Al Azhar Kukuhkan Aliansi.....
22/02/2018 | Abdullah/YM

KOPI, Jakarta - Alumni Al Azhar dan Institute Teknologi Bandung (ITB) bersinergi membentuk Aliansi Strategis untuk  “Bangun Bangsa”, Rabu (21/0 [ ... ]



EKONOMIWamenlu Bahas Kerjasama Bilateral Dengan.....
13/02/2018 | Yeni Muezza

KOPI, Jakarta – Wakil Menteri Luar Negeri RI, AM Fachir, Selasa (13/02) menerima kunjungan bilateral dari Wakil Menteri Luar Negeri Maroko, Mounia B [ ... ]



HANKAMOknum TNI AL Koptu AB Berpakaian Loren.....
13/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Surabaya - Ditempat kerjanya Geng Suang menuturkan “ Yang merusak nama korp TNI (Tentara Nasional Indonesia) yakni oknum personel tersebut. S [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



PARIWISATAValentine’s Gala Dinner Imlek 2569 di .....
21/02/2018 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Program acara Valentine’s Day Gala Dinner IMLEK 2569, prosesi makan malam, serta berkumpul dengan keluarga besar, sambil menikmati [ ... ]



POLITIKKubu PPP Aceh Kembali Bersatu.....
23/02/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta-Beberapa waktu yang lalu PPP (Partai Persatuan Pembangunan) terjadi konflik antar pengurus. Hal ini juga berimbas hingga ke seluruh Indo [ ... ]



OPINIKetika Para Guru Mengungkapkan dengan Ju.....
19/02/2018 | Mustajib Sumba
article thumbnail

KOPI, Nusa Tenggara Timur - Sumba, “Saya belum mampu mengelola kelas dengan baik ketika anak-anak ribut. Saya jarang membuat media sendiri yang bisa [ ... ]



PROFILKilas Balik 14 Tahun Usia Facebook, Dul.....
14/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Amerika Serikat – Dulu The Facebook awalnya tampilan layar biru putih untuk kalangan mahasiswa Harvard saling berkomunikasi dan bertemu den [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAAnak diberi Nama “Fastpay” Pasangan .....
15/02/2018 | Fariz Ragil Ramadhani
article thumbnail

KOPI - Apalah arti sebuah nama, begitu kata pujangga. Hal ini tidak berlaku bagi keluarga Soebarno (43) Warga Sumberjaya Majalengka Jawa Barat. Baginy [ ... ]



ROHANIDengan Shalat Masalah Mudah Terselesaika.....
23/02/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta,Namanya juga hidup di dunia fana. Pastilah selalu saja ada masalah. Baik itu masalah ringan maupun masalah berat. Aneh juga ada orang tem [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATICuitan @kun Susi Juliana Tentang Pernik.....
18/02/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Duri – Cuitan @ akun Facebook milik Susi Juliana Simanjuntak alias Dek Yuli S, viral di medsos dan sudah dibagikan oleh ribuan orang. Isi cur [ ... ]



SERBA-SERBIBupati Kampar Azis Zainal : Skala Prior.....
22/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Kampar – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) wilayah Kecamatan Bangkinang Kota, Bangkinang, [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.