Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

Pewarta Online

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
“Nongkrong di Haus Berbonus” Raih MU.....
30/06/2013 | Arifin Banten

KOPI - PT ABC President Indonesia menggelar serangkaian kegiatan “Nongkrong di Haus Berbonus”, Minggu pagi (30/6) di Plaza Utara Senayan, Jakarta. Event tersebut diselenggarakan serentak di tiga K [ ... ]



Statistik
Anggota : 6396
Isi : 10447
Content View Hits : 4804051
Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Kriteria Anggota DPR Kreteria Anggota DPR, Saudara Dipilih Bukan Dilotre (101/U)
Redaksi Koran Online Pewarta Indonesia (KOPI) bersama segenap pengurus dan anggota PPWI se-Indonesia menyampaikan Selamat Merayakan Paskah bagi semua saudara sebangsa Indonesia yang merayakannya. Semoga keselamatan dan kedamaian di antara sesama sebangsa-senegara Indonesia akan senantiasa dicurahkan ke segenap penjuru nusantara dan dunia... Amin...

Kreteria Anggota DPR, Saudara Dipilih Bukan Dilotre (101/U)

KOPI - “TAK SERIUS : Deretan depan kursi Ruang Paripurna DPRD Ponorogo kemarin (1/6) banyak yang kosong di saat 18 peserta sidang absen “ itulah salah satu berita yang ke sekian kalinya di buat di media cetak maupun elektronik tentang pelanggaran Tugas Pokok dan Fungsi (TUPOKSI) Wakil rakyat tersebut di tingkat Kabupaten/Kota. Bahkan yang lebih parah penyalahgunaan wewenang dan jabatan, mulai dari penyuapan, korupsi, pornografi dan aksi bahkan yang tiduk ketika sidang paripurna. Anggota dewan dipilih dari partai politik pesreta pemilu, bukan dari perorangan.

Dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) menegaskan bahwa kita berhak untuk dipilih dan memilih pada pesta demokrasi (pemilu). Tentunya dalam hal ini bisa pemilu presiden atau pemilu legislatif. Disana juga dikatakan bahwa kita berhak memilih pekerjaan. Menjadi anggota DPR/DPRD adalah bekerjaan yang bisa dikatakan susah-susah gampang, karena kita harus mengetahui apa yang diinginkan masyarakat. Peribahasa jawa mengatakan bahwa “tanggap sasmitoning jagad”petikan ini bermakna bahwa kita harus tanggap akan kebutuhan masyarakat. Ada pula dalam petikan lagu iwan fals bahwa “saudara dipilih bukan dilotre “ itulah prosedur pengangkatan anggota parlemen.

Pada waktu kampanye banyak slogan yang bertuliskan “jangan memilih kucing dalam karung” banyak yang berlomba menawarkan dirinya untuk menjadi nomor 1. Dari sedikit uraian di atas terdapat 1 (satu) tanda Tanya yang sangat sulit untuk menemukan jawabannya. SEPERTI APA KRETERIA ANGGOTA DPR RI DI MASA DEPAN..? setiap orang diciptakan dengan pribadi berbeda-beda, kadang pada saat beliau belum menjadi anggota DPR aklaqnya santun, dan setelah terpilih menjadi wakil rakyat berubah 1800.

Berikut adalah 12 kreteria calon wakil rakyat masa depan.

1. Jujur

Kejujuran adalah kata yang sangat mudah untuk diucapkan, tetapi ternyata sangat sulit pula untuk di jalankan. Jujur adalah kunci dari semua urusan, karena 1 (satu) kali tidak jujur, maka akan menimbulkan ketidak jujuran yang berikutnya. Jiwa jujur wajib dimiliki calon wakil rakyat agar tidak terjadi penyelewengan-penyelewengan seperti wakil rakyat yang tersandung beberapa kasus kemarin.

2. Pekerja keras

Sebagai jembatan penghubung antara masyarakat dengan pemerintah harus selalu siap setiap saat dan mencari solusi yang benar dari setiap kebutuhan dan masalah, karena sesuatu yang benar itu membutuhkan tenaga dan pemikiran yang ekstra keras untuk menghasilkan hasil yang maksimal.

3. Patuh dan taat

Sebagai wadah aspirasi rakyat, dan dipilih langsung oleh rakyat maka tentunya ada norma, aturan dan adab yang harus ditaati oleh wakil rakyat tersebut. Aturan dibuat untuk ditaati dan sebagai barometer, bukan untuk dilanggar.

4. Taat pada agamanya

Dalam Islam dijelaskan bahwa, Ibadah akan menjauhkan diri dari perilaku yang tidak terpuji. Tuntunan dan batasan diri harus tertanam kepada calon wakil rakyat, agar di kemudian hari tidak akan lupa ketika telah terpilih menjadi wakil rakyat.

5. Rajin

Membolos, tidur, telfonan, ngobrol saat rapat paripurna. Apakah hal-hal tersebut akan kita temukan jika kita memilih wakil yang asal-asalan. Apa yang disuarakan rakyat adalah tanggung jawab mereka para wakil rakyat yang duduk di parlemen, mereka dipilih bukan untuk berpangku tangan, namun untuk bekerja dmi terwujudnya masyarakat yang sejahtera.

6. Mampu mewakili rakyat di parlemen

DPR selalu menjadi badan pertimbangan untuk setiap program pemerintah. Kata iwan fals wakil rakyat adalah kumpulan orang hebat yang bukan kompak serukan setuju.

7. Memiliki moral yang baik

Wakil rakyat adalah orang – orang pilihan yang akan disaksikan kinerja dan moralnya nya setiap warganya. Sangat tidak baik ketika sidang membuat suasana gaduh dan dilihat seluruh warga Negara. Seperti apa warga masyarakat yang melihat wakil mereka adu jotos di ruang sidang.

8. Memiliki kecerdasan emosi yang tinggi

Memiliki kecerdasan emosi yang tinggi juga wajib dimiliki oleh para wakil rakyat yang jaraknya begitu dekat dengan uang rakyat pula. Sedikit mereka lengah maka uang rakyat yang menjadi korban sehingga pembangunan kurang berjalan sesuai program yang telah direncanakan.

9. Tidak berjiwa premanisme

Gedung DRP adalah gedung yang dibangun untuk menuangkan ide, gagasan yang muncul dari rakyat dan nantinya kembali lagi kepada rakyat. Jadi tempat itu tempat mulia yang harusnya suasana damai, nyaman, dan bersahabat antar sesama anggota walaupun berbeda partai. Saran kami jika memang akan adu pukul jangan di gedung yang menjadi sarang aspirasi rakyat, tapi di ring tinju.

10. Tidak gila hormat

Para wakil rakyat tersebut dibayar dengan uang rakyat juga, jadi tidak sepantasnya mereka mengharapkan hormat dari rakyat. Sepantasnya mereka yang menjadi pelayan masyarakat harusnya menghormati masyarakat.

11. Berkompeten

Tugas yang diemban oleh setiap anggota DPR sangat berat, maka tidak heran jika harus mempunyai jiwa yang berkompeten untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai wakil rakyat.

12. Berpendidikan tinggi

Pendidikan tinggi haruslah syarat mutlak wakil rakyat ke depan, jadi tidak hanya mereka yang ber uang yang bisa duduk di kursi empuk. Namun pendidikan menjadi factor penting dalam pencalonan menjadi wakil rakyat.

Demikian sedikit harapan kami sebagai rakyat kecil, semoga ke depan wakil-wakil kami akan lebih baik lagi, demi tercapainya program dan semata-mata demi kesejahteraan rakyat sehingga mulai dari akar hingga pucuk pimpinan pun juga baik dan negeri ini menjadi seperti harapan kita semua, yaitu baldatun, toyyibayun warobun hgofur.

 

Biodata Penulis

Nama : Deni Eko Purwanto

TTL : Pacitan, 18 Februari 1990

Alamat Rumah : RT 02 RW VII Dsn. Sulang, Ds. Ploso, Kec. Punung, Kab. Pacitan JATIM 63553

No HP : 08973472839

E_mail : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it / This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Facebook : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

 

 

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.