Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Kriteria Anggota DPR Calon Anggota DPR yang Layak Dipilih (169/M)

Calon Anggota DPR yang Layak Dipilih (169/M)

KOPI - DPR merupakan penjelamaan badan legislatif yang menjadi satu dari empat pilar demokrasi. Dalam demokrasi perwakilan, anggota DPR adalah orang-orang yang terpilih untuk menjadi wakil bagi partai politik yang mengusungnya maupun wakil bagi rakyat yang memilihnya. Oleh karena itu anggota DPR mengemban tugas ganda sebagai penyambung aspirasi partai dan rakyat.

 

Idealnya seorang anggota DPR adalah orang yang mampu memainkan fungsi advokasi kepentingan menjadi sebuah kebijakan. Dalam teori tiga wajah organisasi partai yang dikembangkan oleh Katz and Mair (1957), partai memiliki tiga peran yaitu artikulasi, agregasi, dan advokasi kepentingan. Artikulasi kepentingan (menyerap aspirasi dari masyarakat) adalah tugas partai di tingkat akar rumput. Agregasi kepentingan (menyamakan kepentingan masyarakat dengan agenda partai) adalah tugas partai di organisasi pusat, sementara advokasi kepentingan (memperjuangkan kepentingan yang sudah diagregasikan) menjadi tugas partai politik di lembaga parlemen. Tugas memperjuangkan kepentingan inilah yang menjadi agenda dari anggota DPR yang mewakili partainya duduk di lembaga parlemen.

Untuk mendapatkan anggota DPR yang mampu menjadi pejuang kepentingan dari masyarakat dan partainya, dibutuhkan beberapa syarat. Kriteria inilah yang sekiranya dapat dijadikan acuan dalam memilih calon anggota DPR yang ideal. Untuk itu penulis akan menjelaskan 12 kriteria seorang calon anggota DPR ideal.

Pertama, seorang anggota DPR harus memiliki ideologi tertentu. Saat ini tidak banyak pemimpin yang memiliki ideologi. Di tengah kondisi yang sangat pragmatis, pemikiran mengenai ideologi dianggap usang, sehingga dalam menjalankan peran sebagai pemegang kekuasaan anggota DPR hanya mementingkan rasionalitasnya saja. Dengan memiliki ideologi, akan jelas bagaimana pola pikir anggota DPR tersebut dan dimana posisinya ketika menghadapi masalah.

Kedua, loyal kepada nilai-nilai partai. Seorang calon anggota DPR yang memiliki ideologi, dalam memilih partai tentu akan mencari yang memiliki ideologi yang sepaham. Partai sebagai alat perjuangan juga tentu memiliki nilai-nilai yang dijunjung tinggi. Oleh sebab itu calon anggota DPR harus paham dan loyal terhadap nilai-nilai yang diperjuangkan oleh partainya sehingga ketika menjabat mereka bisa menjadi pejuang kepentingan yang mengerti keinginan partai yang rakyat berdasarkan nilai-nilai yang dianggapnya benar.

Ketiga, memiliki motivasi yang jelas. Masih berkaitan dengan dimensi ideologi, seorang calon anggota DPR harus memiliki motivasi yang jelas yaitu memperjuangkan keinginan rakyat untuk menciptakan kesejahteraan sosial. Jangan sampai ketika mencalonkan diri motivasi calon anggota DPR tersebut hanya untuk mendapatkan kekuasaan, memperoleh penghasilan, dan menambah gengsi. Hanya calon anggota DPR yang memiliki ideologilah yang punya tujuan baik ketika mencalonkan diri.

Keempat, bukan kutu loncat. Saat ini jamak dilihat politisi yang berpindah-pindah partai. Kondisi ini sedikit banyak menandakan bahwa banyak politisi yang tidak memiliki pendirian dan bukan tipe pejuang. Mereka hanya menjadikan partai sebagai kendaraan instan untuk memperolah kekuasaan. Ketika partainya dianggap merosot, dengan gampangnya politisi berganti kostum. Seharusnya mereka ikut berjuang dalam membenahi partai agar mendapat kepercayaan kembali dari masyarakat, salah satunya dengan kembali berpijak pada nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh partai.

Kelima, mendapatkan pendidikan dari partainya. Calon anggota DPR yang sudah mendapatkan pendidikan politik dari partainya tentu lebih paham akan tugas dan kewenangannya dibandingkan calon yang baru bergabung dengan partai ketika musim pemilu tiba. Jangan sampai mencalonkan politisi yang hanya memiliki uang tanpa pernah mendapatkan pendidikan politik dari partainya.

Keenam, paham dengan fungsinya sebagai anggota legislatif. Anggota DPR memiliki fungsi dasar berupa kewenangan legislasi, pengawasan, dan anggaran. Seharusnya fungsi tersebut mampu diserap dengan baik dan mengamalkannya ketika menjadi anggota dewan. Kewenangan tersebut juga jangan dijadikan untuk memperkaya diri seperti manipulasi anggaran, melakukan ancaman terhadap pihak yang diawasi, dan sebagainya.

Ketujuh, rajin terjun ke masyarakat. Meskipun tugas menyerap aspirasi masyarakat adalah tugas partai politik di tingkat akar rumput, namun tidak ada salahnya memiliki anggota dewan yang rajin berkomunikasi dengan masyarakat. Dengan rajin bertemu masyarakat mereka akan tahu dengan realitas yang terjadi di masyarakat. Diharapkan dengan rutin berkomunikasi dengan rakyat mereka dapat membuat kebijakan yang benar-benar menguntungkan masyarakat bawah.

Kedelapan, menjadi teladan di lingkungannya. Calon anggota DPR yang ideal merupakan cerminan bagi masyarakat. Sebelum duduk sebagai wakil rakyat, mereka harus membuktikan diri mampu menjadi teladan di lingkungannya sendiri. Misalnya bisa menjadi teladan dalam memberantas paraktek KKN dilingkungan tempat tinggal maupun tempat kerja, atau menjadi teladan dalam berinovasi untuk mensejahterakan orang-orang disekitarnya.

Kesembilan, tidak rangkap jabatan. Seorang calon anggota DPR hendaknya tidak menjabat dalam pekerjaan yang lain. Mengingat tugas sebagai seorang anggota DPR sangat banyak, bahkan tidak jarang rapat baru selesai pada tengah malam maka anggota DPR harus benar-benar komitmen terhadap pekerjaannya sebagai wakil rakyat. Lagipula kehidupan anggota DPR sudah dijamin lewat penghasilan dan tunjangan-tunjangan yang sangat besar.

Selain itu anggota DPR yang rangkap jabatan juga dapat menyalahgunakan kekuasaannya. Apabila dia seorang pengusaha, maka dia bisa memberikan sebuah proyek pemerintah kepada perusahaannya. Jika dia menjabat sebagai ketua organisasi massa, bisa saja jabatannya di organisasi tersebut disalahgunakan untuk melanggengkan kekuasaan. Untuk itu penting bagi calon anggota DPR yang terpilih harus menanggalkan jabatan-jabatannya yang lain diluar sebagai anggota legislatif.

Kesepuluh, tidak mengambil proyek pemerintah. Masih menyambung dengan kriteria kesembilan, sangat berbahaya apabila anggota DPR melakukan kongkalikong dalam proyek yang melibatkan anggaran negara. Kecenderungannya ketika sudah menjadi anggota dewan, mereka berbondong-bondong membuat badan usaha sehingga bisa terlibat dalam tender yang dilakukan pemerintah. Tidak hanya tender yang mengatasnamakan perusahananya sendiri, anggota DPR juga tidak jarang memenangkan tender kepada perusahaan anggota keluarganya. Kebiasaan ini akan menumbuhsuberkan praktek korupsi di Indonesia.

Kesebelas, komitmen terhadap jabatannya hingga selesai. Saat ini banyak anggota DPR yang menanggalkan atributnya sebagai anggota dewan untuk mencoba menjadi kepala daerah baik ditingkat kabupaten/ kota maupun provinsi. Setelah berhasil menjadi anggota DPR mereka dengan gampangnya mencalonkan diri pada pemilukada. Hal ini mengindikasikan bahwa mereka tidak serius dengan jabatan mereka sebagai wakil rakyat. Mereka hanya menjadikan pemilu sebagai ajang mengukur popularitas. Mereka juga tidak komitmen terhadap tanggung jawabnya selama lima tahun sebagai anggota DPR. Maka perlu bagi calon anggota DPR membuat pernyataan tidak akan mundur dari badan legislatif untuk mengikuti pemilihan kepala daerah.

Terakhir, keduabelas, bukan orang pers/ media massa. Media massa sekarang telah menjadi salah satu pilar demokrasi. Keberadaannya memang tidak diakui secara formal seperti halnya legislatif, eksekutif maupun yudikatif, tapi mereka memegang kewenangan yang sangat besar yaitu melakukan agenda setting terhadap opini yang berkembang. Seseorang yang berkecimpung dalam dunia pers sekaligus mencoba peruntungan sebagai anggota DPR akan sangat berbahaya bagi keberadaan demokrasi itu sendiri. Mereka bisa men-setting pikiran masyarakat untuk kepentingannya sendiri.

Bagi dunia pers sendiri, hal tersebut akan meruntuhkan kewibawaan mereka di mata masyarakat. Pers dianggap tidak lagi berada pada jalur pemberi kabar kebenaran karena telah dicampuri kepentingan-kepentingan untuk memperoleh kekuasaan. Maka haram hukumnya calon anggota DPR terlibat aktif dalam dunia pers, apalagi jika ada pemilik sebuah media massa yang ikut bertarung memperebutkan kekuasaan di parlemen.

Demikianlah gambaran dua belas kriteria calon anggota DPR yang layak dipilih. Negeri ini harus segera terbebas dari orang-orang yang menduduki jabatan legislatif demi motif jabatan, gengsi, maupun penghasilan yang melimpah. Indonesia membutuhkan sosok wakil rakyat yang benar-benar mengabdi untuk kesejahteraan rakyatnya. Rakyat Indonesia membutuhkan orang-orang yang bisa memperjuangkan kepentingan mereka, bukan kepentingan pribadi anggota DPR.

Referensi

Katz, Richard S and Peter Mair. 1993. The Evolution of Party Organizations in Europe: The Three Faces of Party Organization, dalam The American Review of Politics, Vol 14. Winter, 1993, 593-617.

 

Identitas Penulis:

Nama : Dimas Adiputra

Tempat/Tanggal Lahir : Kebumen, 10 Desember 1990

Universitas : FISIPOL UGM Jurusan Politik dan Pemerintahan

Alamat Universitas : Jalan Socio Yusticia 2 Yogyakarta

Alamat Rumah : Gang Beringin 59 Bumirejo Kebumen 54316

Nomor Handphone : 08976646609

Email/Facebook/twitter : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

 

Save Ekonomi Indonesia, Selamatkan NKRI
Rabu, 28 Juni 2017

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Mas Sugeng Triwardono mengatakan “ Ekonomi Indonesia ambruk, daya beli masyarakat lesu, pegawai negeri sipil (PNS/ASN) 4-5 bulan belum menerima gaji pada kuartal Januari hingga Mei 2017 kemaren. Belum lagi gaji terhutang tahun 2016 kemaren (red. Kepala Daerah) serta  tunjangan gaji yang belum diterima oleh Pegawai Negeri . Tidak ada prestasi dari Tim Ekonomi Kabinet Kerja , prestasinya menambah pinjaman... Baca selengkapnya...

Secret Report Jubir Presiden Adi Masardi
Selasa, 27 Juni 2017

KOPI, Jakarta - Kini Presiden Amerika Serikat Donald Trump, seorang pebisnis bergerak di bidang usaha property atau Real estate, entertainment, perusahaan Air line. Saya mendapat inforamsi dari luar negeri, bisnis orang nomor satu di Amerika Serikat tersebut tidak bergerak di Bidang pertambangan. Anak-anaknya dan menantunya berbisnis dalam bidang property, jasa, dan lain-lain. Zaman telah berubah.   Diduga Freefort Bermain di Balik... Baca selengkapnya...

Tradisi Hari Raya Ka Gun di Gunung Sahilan- Kampar
Senin, 26 Juni 2017

KOPI, Gunung Sahilan - Rumah adat Sompu tempat berkumpul bagi anak kemenakan satu suku Masyarakat Gunung Sahilan. Di sanalah mereka saling bermaafan dengan ninik mamak, sekaligus juga membicarakan soal masa depan suku, tanah soko, perincian uang soko. Dan disini pula tempat silaturrahim antar anak cucu, ninik mamak dengan sanak famili yang tinggal diluar Gunung Sahilan.   Lebaran Ka Gun, yaitu perayaan lebaran adat ini, dilaksanakan... Baca selengkapnya...

Dubes Maroko Bertukar Cenderamata dengan Ketum PPWI
Minggu, 25 Juni 2017

KOPI, Jakarta – Duta Besar Berkuasa Penuh Kerajaan Maroko untuk Indonesia, H.E. Mr. Oubadia Benadbellah berkenan memberikan cenderamata kepada ketua Umum PPWI Wilson Lalengke, beberapa waktu lalu di kediaman resmi Dubes Maroko, Jl. Mataram No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Cenderamata tersebut adalah bentuk penghargaan sang Duta Besar kepada alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu atas jasa-jasanya membantu Kedubes Maroko dalam... Baca selengkapnya...

Keluarga Lintas Atjeh Buka Bareng "Bu Lam Oen"
Jumat, 23 Juni 2017

KOPI, ACEH SELATAN - Loyalitas, Solidaritas, Soliditas Dan Jiwa Korsa terus dipupuk oleh keluarga besar Lintas Atjeh, moment kebersamaan dalam meningkatkan tali silaturahmi dengan Bukber. Ada hal menakjubkan yang dilakukan keluarga Lintas Atjeh bersama anggota PPWI Aceh Selatan pada saat berbuka puasa di rumah Rahmatillah di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (22/06/2017), yang menyajikan menu buka puasa... Baca selengkapnya...

PPWI Media Grup Aceh Selatan Bagi Takjil Gratis Kepada Pengguna Jalan
Rabu, 21 Juni 2017

KOPI, ACEH SELATAN - Bulan Suci Ramadhan adalah penuh berkah, semua orang, organisasi atau komunitas berlomba - lomba memanfaatkan untuk berbuat kebajikan, tak terkecuali Komunitas Persatuan, Pewarta Warga Indonesia (PPWI) DPC Aceh Selatan. Setelah sebelumnya media Lintas Atjeh dan PPWI Aceh Selatan melaksanakan buka puasa bersama dan menyantuni anak yatim piatu di Desa Lhok Ruekam, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan. Kali ini kembali... Baca selengkapnya...

Sucikan Hati, Bersihkan Jiwa, Media Lintas Atjeh Santuni Dhuafa
Rabu, 21 Juni 2017

KOPI, ACEH SELATAN - Dalam bulan puasa ini mari kita sucikan hati bersihkan jiwa, saling peduli dan mengasihi, masih banyak saudara kita yang butuh perhatian dan kasih sayang, terlebih kepada kaum dhuafa dan yatim piatu. Hal tersebut disampaikan oleh Pimred Lintas Aceh Ari Muzakki pada saat mengunjungi kediaman kaum dhuafa dan anak yatim piatu bersama rombongan dalam rangka buka puasa bersama dan menyantuni yatim piatu di Gampong Lhok Reukam,... Baca selengkapnya...

PENDIDIKANObrolan Santai dengan Kepsek SMK I Sei K.....
19/06/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pelalawan - Pak Kepsek (Kepala Sekolah) saya dengar dulu Sekolah ini milik yayasan alias swasta, kini sudah negeri bagaimana ceritanya. Betul ,  [ ... ]



EKONOMIHari ke-14, Pengunjung Jakarta Fair Menc.....
23/06/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Malam muda-mudi yang diadakan dalam rangka menyambut hari ulang tahun Kota DKI Jakarta yang ke-490, berhasil digelar dengan meriah di  [ ... ]



HANKAMBeri Penyuhan Hukum, Yonif PR 502 Kostra.....
23/06/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Kalimantan Barat - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI – Malaysia Yonif Para Raider 502 Kostrad yang dipimpin oleh Letkol In [ ... ]



OLAHRAGAIni Dia Para Pemenang Wrangler True Wand.....
21/06/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Sebuah petualangan besar tahun ini “Wrangler True Wanderer 2017” baru saja menemukan pemenangnya. Mereka telah menunjukan bahwa m [ ... ]



PARIWISATAJakarta Fair Kemayoran Tetap Buka di Har.....
23/06/2017 | Yeni Herliani

  KOPI, Jakarta - Penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2017 kini telah memasuki hari ke-15. Sebanyak 2.700 perusahaan yang tergabung dalam 1 [ ... ]



POLITIKEddy Tanjung Saudagar Minang Berebut Ku.....
27/06/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Hiruk pikuk  suhu perpolitikan di Bumi Melayu Riau semakin gerah, menjelang pemilu serentak tahun 2018 nanti.  Saat ini beberapa o [ ... ]



OPINIPrediksi Dr. Rizal Ramli: Anjloknya L.....
28/06/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Jakarta - Ditempat kerjanya, Mas Sugeng Triwardono mengatakan " Tim ekonomi Kabinet Jokowi bikin ambruk negara. Perekonomian lesu, daya beli mas [ ... ]



PROFILObrolan Santai dengan Camat Sentajo Agus.....
11/06/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Kuantan Singingi - Obrolan santai dengan Camat Sentajo Raya Agus Iswanto, SSTP dengan wartawan Pewarta- Indonesia di ruangan kerjanya, hari Jum [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAYoesi Ariyani Lestarikan Tari Klasik Jaw.....
28/05/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Dalam era globalisasi sekarang ini, nilai-nilai tradisi sudah mulai banyak ditinggalkan oleh masyarakat modern karena dianggap tidak s [ ... ]



ROHANIHari Raya Idul Fitri 1438 H, Yonif 115/M.....
24/06/2017 | Haes Hajuna

KOPI, ACEH SELATAN - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 H, Yonif 115/ML beserta kompi-kompi jajaran Yonif 115/ML menyerahkan zakat fitra [ ... ]



RESENSIFilm Jailangkung: Dari Permainan, Beruba.....
15/06/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - PERMAINAN boneka jailangkung masih adakah yang memainkannya? Ada dan banyak. Ritual pemanggilan arwah sangat lumrah dilakukan. Apalagi [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATISeptember Nanti Tembilahan Tuan Rumah Wo.....
06/06/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Indragiri Hilir (Inhil) merupakan daerah penghasil Kopra terbesar di Asia, 432 ribu Hektare kebun Kelapa milik rakyat maupun milik  [ ... ]



SERBA-SERBISekjen IMASEPA Jabar Mengucapkan Selamat.....
25/06/2017 | Barnabas Subagio

KOPI - Bandung, Sekretaris Jenderal Ikatan Mahasiswa Se-Tanah Papua Jawa Barat (Sekjen IMASEPA JABAR) Leonardus O. Magai mengucapkan Selamat meray [ ... ]


Other Articles

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.