Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDATiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Kriteria Anggota DPR Menanti Sosok Seorang Bung Hatta di Kursi DPR-RI (177/S)

Menanti Sosok Seorang Bung Hatta di Kursi DPR-RI (177/S)

KOPI - Sekilas Potret Bung Hatta. Dilahirkan di kalangan masyarakat Minangkabau dan dibesarkan disana, wakil presiden RI pertama, Mohammad Hatta, merupakan sosok seseorang yang sudah mencintai dunia pergerakan nasional sejak masih muda. Beliau lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada tanggal 12 Agustus 1902. Pada tahun 1916, ia menjabat sebagai bendahara. Disanalah ia menyadari betapa pentingnya rasa tanggung jawab dan disiplin dalam suatu organisasi.

 

Pernah mengenyam pendidikan di Belanda dan mendapatkan gelar ‘Drs.’ disana, Bung Hatta juga sangat berjasa dalam tonggak sejarah kemerdekaan Indonesia, karena beliau merupakan salah seorang proklamator kemerdekaan Republik Indonesia.

Mengapa Harus Bung Hatta?

Berikut adalah alasan-alasan mengapa Bung Hatta sosok yang ‘berbeda’ dan figur yang dirindukan oleh rakyat.

1. Kejujuran berbanding lurus dengan kesuksesan

Bapak koperasi Indonesia, itulah gelar yang disandang Bung Hatta sebagai wujud kepercayaan bangsa Indonesia kepada beliau. Saat ia masih muda, Bung Hatta juga dipercaya memegang jabatan bendahara Jong Sumatranen Bond. Tak hanya itu, beliau juga mendapat kehormatan untuk menjadi orang kedua di Indonesia pada saat itu. Semua semata-mata karena Bung Hatta dikenal sebagai sosok figur yang jujur dan dapat dipercaya. Kepercayaan bangsa Indonesia terhadap beliau mempermudahnya untuk dapat terus berkarya memajukan perkembangan negara Indonesia dalam dunia pergerakan nasional.

2. Kesederhanaan lewat kisah sepatu Bally

Kisah sepatu Bally, sebuah kisah yang cukup miris untuk dialami oleh seorang wakil presiden. Saat itu Bung Hatta masih menjabat sebagai wakil presiden. Beliau berniat ingin membeli sepatu Bally, sepatu bermutu tinggi yang harganya mahal. Iapun menggunting potongan iklan yang memuat alamat penjual sepatu tersebut dengan harapan dapat membeli sepatu itu. Hari demi hari, ia menabung untuk dapat membeli sepatu tersebut. Namun, uang tabungan itu selalu ia gunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya dan orang-orang yang membutuhkan pertolongannya. Bahkan, sampai akhir hayatnya, sepatu itu tidak terbeli dan potongan iklan sepatu itu masih tersimpan rapi. Andai saja beliau memanfaatkan jabatannya, pastilah dengan mudah akan mendapatkan sepatu itu, atau bahkan lebih dari sekedar sepatu Bally. Namun, itulah Bung Hatta dan kesederhanaanya. Adakah kisah mengharukan seperti ini pada era sekarang ini?

3. Antikorupsi

Korupsi menjadi satu kata yang tidak asing lagi di negara ini. Tidak sedikit pejabat terlibat kasus korupsi, kasus yang semakin menjadi-jadi dan tak akan pernah ada habisnya. Bagaimana dengan Bung Hatta? Uang bukan segalanya bagi beliau. Bermodalkan kejujuran, korupsi dinilainya sebagai musuh negara yang perlu dimusnahkan. Pernah suatu hari, beliau mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk menjalani perawatan di Swedia. Sepulangnya, ia mendapati kelebihan uang dari biaya pengobatan tersebut dan Bung Hatta merasa wajib untuk mengembalikan uang itu, karena ia merasa tidak ada hak untuk memilikinya. Betapa bibit-bibit kejujuran yang telah tertanam sejak dini tumbuh kembang menjadi sebuah pohon subur di dalam tubuh beliau.

4. Berpegang Teguh pada Komitmen

Ada banyak barang yang tidak mampu Bung Hatta beli dengan uangnya sendiri. Pernah kala itu, ia hanya mengandalkan uang pensiunnya, sehingga tidak semua kebutuhan dapat terpenuhi. Istrinya, Rahmi Hatta, ingin membeli mesin jahit. Ia menabung untuk dapat membeli mesin jahit itu. Namun, lagi-lagi gagal, karena uang tabungan itu tidak sebanding harganya dengan mesin jahit, terlebih lagi adanya perubahan kebijakan, yaitu pemotongan nilai uang dari Rp 100,- menjadi Rp 1,-. Istrinya pun kecewa dan bertanya kepada beliau mengapa tidak segera memberi tahu adanya kebijakan itu. “Itu adalah rahasia negara yang tidak boleh diketahui orang lain, pada keluarga sekalipun.” Jawabnya.

5. Jangan Terpengaruh pada Orang Lain

‘Lakukan yang menurutmu benar’ mungkin kalimat yang cocok untuk menggambarkan seorang Bung Hatta. Bahkan ia berani mengundurkan diri sebagai wakil presiden karena adanya perbedaan pendapat dan pandangan dengan Soekarno, sehingga sejak saat itu ia hanya menjadi orang biasa. Setiap perbuatan selalu akan ada resiko, namun percayalah dengan keyakinanmu dan jangan mudah terpengaruh dengan orang lain.

6. Berlapang Dada

Menerima keputusan yang lebih baik dari orang lain dan berjiwa besar adalah salah satu kriteria wajib yang harus dimiliki seorang pemimpin. Meskipun pernah ada selisih paham dengan Soekarno, baginya, tak akan pernah memudarkan sebuah ikatan persahabatan. Dilupakannya momen-momen yang membuat kerenggangan antara mereka berdua. Saat Soekarno jatuh sakit dan sekarat, Bung Hatta tetap menjenguk sahabatnya itu. Terenyuh hatinya melihat sahabatnya terbaring tak berdaya dan sedih yang sangat mendalam kala dua hari setelah itu Bung Karno menghadap Yang Maha Esa.

7. Mengesampingkan Kepentingan Pribadi demi Kepentingan Bangsa

Pemimpin yang baik hendaknya memprioritaskan kemakmuran bangsanya. Seperti halnya Bung Hatta, manakala gajinya sebagai wapres akan dinaikkan, ia menolak dan menjawab, “Keuangan negara tidak cukup kuat, sementara banyak rakyat melarat yang memerlukan uang itu.”

8. Peduli

Wakil rakyat seharusnya merakyat. Potongan lirik lagu itu mengingatkan kita bahwa bersikap empati, simpati, dan peduli kepada rakyatnya menjadi keharusan bagi semua pemimpin. Kepedulian dan kesensitivitisan sosial Bung Hatta kepada rakyat seharusnya menjadi contoh yang baik untuk para pemimpin ke depannya. Pemimpin harus turut merasakan apa yang dirasakan rakyatnya. Begitu juga untuk calon anggota DPR kelak, karena merekalah yang akan mengarahkan bangsa ini nantinya.

9. Hidup bukan hanya sekedar karena jabatan

Jabatan tidak akan ada artinya bagi seorang Bung Hatta. Beliau membuktikan ia masih dapat bertahan hidup tanpa jabatan, meskipun hanya mengandalkan uang pensiun yang tidak seberapa jumlahnya untuk menghidupi keluarga kecil dengan satu orang istri dan tiga orang anak. Beliau menolak banyak tawaran untuk kedudukan yang lebih mapan. Pernah pula beliau ditawari sebuah rumah mewah, namun lagi-lagi ia tolak dengan alasan takut tidak mampu membayar perawatan rumah tersebut.

10. Cepat Bertindak

Tidak cukup hanya peduli kepada rakyat, wakil rakyat juga harusnya peka akan kondisi rakyatnya dan cepat melakukan tindakan guna mengantisipasi kemungkinan terburuk apabila penyelesaian permasalahan terus diulur-ulur. Bung Hatta selalu tanggap akan kondisi seperti itu. Pribadi Bung Hatta yang cerdas membuat segala tindakan dan keputusannya didasari dengan pemikiran rasional yang dalam dan tepat.

11. Menepati Janji

Bagaimana situasi di lingkungan kita menjelang pemilihan umum? Papan-papan reklame dipasang di sepanjang jalan, brosur-brosur bertebaran, dan stiker ditempel dimana-mana. Adakah janji-janji yang ada kaitannya dengan kesejahteraan rakyat? Hampir semuanya. Lalu, bagaimana aplikasi nyata dari janji-janji itu? Adakah? Masyarakat sangat berharap janji-janji itu bukan hanya bualan dan omong kosong belaka. Perlu ada bukti dari semua harapan yang diberikan itu. Contoh hal kecil dari seorang Bung Hatta yang menepati janji, beliau berjanji tidak akan menikah sebelum Indonesia merdeka. Terbukti, ia menikah pada November 1945. Baginya, janji pada diri sendiripun penting untuk ditepati, apalagi terucap janji pada orang lain.

12. Kerendahan Hati

Janganlah sekali-kali terjebak dan terhanyut dalam harta kekayaan yang semakin hari semakin menenggelamkan kita. Banyak pelajaran moral mengenai kerendahan hati dalam diri Bung Hatta yang patut kita pelajari. ¬¬¬¬¬Jabatan wakil presiden tidak membuatnya lupa daratan, bahkan ia merasa semakin memiliki tanggung jawab yang lebih besar terhadap bangsanya. Tetaplah rendah hati setinggi apapun jabatanmu, karena sesungguhnya di atas langit masih ada langit.

Menanti Sosok Seorang Bung Hatta di Kursi DPR-RI

Benar adanya masyarakat merindukan sosok seorang Bung Hatta. Sosok yang cerdas, jujur, dan merakyat itu pantas dijadikan teladan bagi pemimpin bangsa, termasuk wakil rakyat. Semoga sepenggal kisah Bung Hatta ini dapat menjadi pencerahan bagi wakil-wakil rakyat sekarang dan kelak untuk dapat membenahi dan mengintropeksi diri lebih baik lagi ke depannya. Semoga akan ada figur seperti Bung Hatta duduk di kursi DPR-RI periode selanjutnya. Semoga ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Semoga.

Sumber referensi:

http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/08/biografi-mohammad-hatta.html

http://chillinaris.blogspot.com/2011/09/profil-keteladanan-bung-hatta.html

http://www.klikharry.com/2006/12/22/bung-hatta-maestro-besar-demokrasi/

http://aokujaku.blogspot.com/2011/01/belajar-kepada-hatta.html

http://unclesam2nd.wordpress.com/2009/08/12/keteladanan-bung-hatta/

 

Biodata Penulis

Nama : Neva Arsita

Tempat/tanggal lahir : Palembang/ 30 September 1994

Sekolah : SMA Negeri 5 Palembang

Alamat sekolah : Jln. Gotong Royong Sei-Buah Palembang

Alamat rumah : Jln. Mayor Zen Lrg. Setia RT 17 No. 12 A Kec. Kalidoni Palembang

Nomor telepon : 087897523451

Alamat e-mail : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it ; This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Facebook : Neva Arsita

 

Pansus I DPRD Padang Panjang Kulap ke PDAM
Minggu, 23 April 2017

KOPI, PADANG PANJANG - Meskipun pelanggan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang Panjang 8000 pelanggan, namun PDAM masih tetap mengalami kerugian investasi. Hal ini dikatakan oleh Plt Direktur PDAM Padang Panjang, Jevie C Eka Putra. Menurutnya, kondisi ini terjadi dikarenakan terjadinya kebocoran pipa air yang sudah tidak layak pakai.   "Saat ini kita baru mampu mengganti pipa sepanjang 1,2 km dengan pipa paralon. Karena tahun 1989... Baca selengkapnya...

SDN 18 Sungai Pandahan Rehab Taman Kota
Jumat, 21 April 2017

KOPI, Pasaman - Yulinar, S.Pd kepala SDN 18 Sungai Pandahan Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman bersama majelis guru melaksanakan perehaban taman kota Lubuk Sikaping. Saat media ini turun ke lokasi kepala sekolah menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan atas anjuran dari pemerintah daerah, (20/04). "Pemerintah daerah menghimbau kepada seluruh instansi untuk membuat taman bunga masing-masing di wilayah Kecamatan Lubuk Sikaping," tutur... Baca selengkapnya...

Peringati HUT TMII, Bupati Pasaman Lepas Rombongan Seni Budaya ke Jakarta
Jumat, 21 April 2017

Bupati Yusuf Lubis saat menyalami rombongan menjelang keberangkatan ke Jakarta. KOPI,  Pasaman - Puluhan rombongan seni budaya dari Group Sanggar Pasaman Saiyo dilepas Bupati Pasaman Yusuf Lubis menuju Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Kamis 20 April 2017. Pelapasan rombongan tersebut dalam rangka ulang tahun TMII di Jakarta. “Di samping HUT TMII, pihak panitia juga menggelar pegelaran budaya di Jakarta. Jadi, kesempatan kita dari... Baca selengkapnya...

Tim Persib Targetkan Jadi Juara Liga 1 2017
Jumat, 07 April 2017

KOPI, Bandung - Manajer Persib Umuh mengemukakan, Persib tidak akan bisa sebesar ini tanpa dukungan kuat Bobotoh, mereka di mana pun Persib bertanding selalu ada memberikan semangat dan energi untuk berjuang keras menghadapi lawan-lawannya.   “Oleh karena itu,  tidak ada harapan lain selain Persib harus berjuang dan mentargetkan jadi  juara Liga 1 2017 tahun ini, tanpa dukungan Bobotoh, Persib tidak akan seperti sekarang. Terimakasih,... Baca selengkapnya...

Dandim Aceh Selatan Terima Pasukan Satgas TMMD Ke 98
Selasa, 04 April 2017

KOPI, ACEH SELATAN – Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan Letkol Kav Hary Mulyanto menerima Sebanyak 100 personel Batalyon Infanteri 115/Macan Lauser yang tergabung dalam Satgas TMMD Ke-98 tahun 2017 di Lapangan Makodim 0107/Aceh Selatan. Selasa (4/4/17).   Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Kav Hary Mulyanto mengatakan, Pasukan yang tergabung dalam Satgas TMMD ke 98 tersebut akan diterjunkan ke lokasi sasaran dan berbaur dengan kehidupan ... Baca selengkapnya...

Akting Ibu Negara Iriana Joko Widodo Berperan sebagai “Anak Paud”
Sabtu, 01 April 2017

KOPI, Pekanbaru - Kunjungan kerja ibuk negara Iriana Jokowi beserta Ibuk Mufidah Jusuf Kalla, ke Propinsi Riau, Rabu (29/3-17). Rombongan ini didampingi oleh kunjungan kerja istri-istri Menteri Kabinet Kerja yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE). Jadwal kunjugan kerja rombongan Istri Presiden Joko Widodo ke Riau mengunjungi sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), melakukann pemeriksaan kanker serviks leher rahim atau... Baca selengkapnya...

Persit Kodim Aceh Selatan Disambut Haru Nyak Siti Rohmat
Senin, 27 Maret 2017

KOPI, ACEH SELATAN - Kemiskinan yang dialami 'Nyak' Siti Rohmat, warga Desa Suak Bakong, Kecamatan Kluet Selatan, telah mengetuk rasa keprihatinan dan simpati Ketua Persit KCK Cabang XXIX Dim 0107/Asel, Ny. Hary Mulyanto dan pengurus Ranting 8 Koramil 07 Kluet Selatan. Selama ini, kondisi 'Nyak' Siti Rohmat memang serba kekurangan. Bukan hanya itu saja, bahkan kesehatannya pun menurun dan sering sakit. Sering kali tak memiliki makanan apalagi... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALMenjijikkan, Ditemukan Kotoran Manusia d.....
30/03/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Lisburn – Di kutip dari The Guardian, ditemukan kotoran manusia dalam kaleng minuman berkarbonasi yakni Coca Cola. Kotoran manusia ditemukan  [ ... ]



NASIONALSudut Pandang PPWI Terhadap Jurnalisme.....
18/04/2017 | M. Dwi Richa JP
article thumbnail

KOPI, Solok - Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., MA., yang merupakan lulusan PPRA Lemhannas tahun 20 [ ... ]



DAERAHGebyar Dirgantara 2017, Lanud Iswahjudi .....
22/04/2017 | Iswahyudi

KOPI, Magetan – Ribuan pengunjung yang terdiri dari pelajar maupun masyarakat umum padati Lapangan Udara (Lanud) Iswahjudi guna menyaksikan dan meme [ ... ]



PENDIDIKANMawardi, S.Pd Kepala SDN 20 Kampung Pada.....
21/04/2017 | M. Dwi Richa JP
article thumbnail

KOPI, Pasaman - Kepala SDN 20 Kampung Padang, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman optimis membina sekolah yang beliau pimpin kearah yang leb [ ... ]



EKONOMIRaker KAMSRI; Membangun Sinergi Ekonomi .....
22/04/2017 | Andri Santana

KOPI, Pembangunan infrastruktur di Pemerintahan Era Jokowi, selain sebagai stimulus pembangunan nasional, pembangunan jalan, jembatan dan Dermaga meru [ ... ]



HANKAMBazar HUT Kostrad ke-56, Obral Sembako M.....
08/03/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Dalam rangka memeriahkan HUT ke-56, Kostrad menyelenggarakan “Bazar Murah Prajurit Kostrad & Insan Media”, Rabu (8/03/2017) berte [ ... ]



POLITIKKades Pelalawan : "Kami Ucapkan Salam Te.....
14/04/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru – Kepala Desa (Kades) merupakan perpanjangan pemerintahan pusat ke daerah. Semasa pemerintah Gubernur Riau (Gubri) yang terdahulu y [ ... ]



OPINIRevitalisasi Pendidikan Vokasi: Upaya Me.....
13/04/2017 | Harjoni Desky

Instruksi Presiden (Inpres) terkait dengan Revitalisasi Pendidikan Vokasi telah diterbitkan dalam rangka penguatan sinergi antar pemangku kepentingan  [ ... ]



PROFILRekor Leprid : Peserta Terbanyak Bakar .....
14/05/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Pati- Indonesia negara Bahari atau kepulauan, hampir 2/3 luas wilayah Indonesia adalah wilayah laut. Ribuan pula terhampar dari Sabang hingga Pa [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAEksistensi dan Peran RT - RW Harus Diper.....
25/02/2017 | Redaksi KOPI

KOPI, Makassar - Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia - Sulsel, (DPD PPWI Sulsel Ir. Imansyah Rukka mengatakan peran rukun te [ ... ]



ROHANIShalat Pengisi Ruang Hati Dihadapan Alla.....
17/05/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta, Dalam sehari semalam kita diwajibkan untuk shalat sebanyak lima kali. Setelah itu juga dianjurkan memperbanyak shalat-shalat sunat lainn [ ... ]



RESENSIMARS, Film Kisah Perjuangan Meraih Mimpi.....
03/05/2016 | Zohiri Kadir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Bertempat di XXI, Palaza Senayan, Jakara, Senin 92/5/2016) dan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan 2 Mei 2016 , Multi Buana K [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIRinduku Terkubur di Kampung Lansek.....
21/02/2016 | Nova Indra

siang ini
riak Tabek Kaluai masih sama
saat hatiku bicara tentangmu
tentang cinta, tentang rindu kita

hingga kini
terngiang gelak tawa
dua pecinta ber [ ... ]



CURAHAN HATIWaspadalah… Modus Penipuan Menjual Nam.....
06/04/2017 | Didi Ronaldo
article thumbnail

KOPI, Siak Hulu, Waspadalah Gerombolan begal beraksi wilayah Siak Hulu, kabupaten Kampar, Propinsi Riau. Kami memantau gerak-gerik gerombolan Begal te [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.