Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Kriteria Anggota DPR Menanti Sosok Seorang Bung Hatta di Kursi DPR-RI (177/S)

Menanti Sosok Seorang Bung Hatta di Kursi DPR-RI (177/S)

KOPI - Sekilas Potret Bung Hatta. Dilahirkan di kalangan masyarakat Minangkabau dan dibesarkan disana, wakil presiden RI pertama, Mohammad Hatta, merupakan sosok seseorang yang sudah mencintai dunia pergerakan nasional sejak masih muda. Beliau lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada tanggal 12 Agustus 1902. Pada tahun 1916, ia menjabat sebagai bendahara. Disanalah ia menyadari betapa pentingnya rasa tanggung jawab dan disiplin dalam suatu organisasi.

 

Pernah mengenyam pendidikan di Belanda dan mendapatkan gelar ‘Drs.’ disana, Bung Hatta juga sangat berjasa dalam tonggak sejarah kemerdekaan Indonesia, karena beliau merupakan salah seorang proklamator kemerdekaan Republik Indonesia.

Mengapa Harus Bung Hatta?

Berikut adalah alasan-alasan mengapa Bung Hatta sosok yang ‘berbeda’ dan figur yang dirindukan oleh rakyat.

1. Kejujuran berbanding lurus dengan kesuksesan

Bapak koperasi Indonesia, itulah gelar yang disandang Bung Hatta sebagai wujud kepercayaan bangsa Indonesia kepada beliau. Saat ia masih muda, Bung Hatta juga dipercaya memegang jabatan bendahara Jong Sumatranen Bond. Tak hanya itu, beliau juga mendapat kehormatan untuk menjadi orang kedua di Indonesia pada saat itu. Semua semata-mata karena Bung Hatta dikenal sebagai sosok figur yang jujur dan dapat dipercaya. Kepercayaan bangsa Indonesia terhadap beliau mempermudahnya untuk dapat terus berkarya memajukan perkembangan negara Indonesia dalam dunia pergerakan nasional.

2. Kesederhanaan lewat kisah sepatu Bally

Kisah sepatu Bally, sebuah kisah yang cukup miris untuk dialami oleh seorang wakil presiden. Saat itu Bung Hatta masih menjabat sebagai wakil presiden. Beliau berniat ingin membeli sepatu Bally, sepatu bermutu tinggi yang harganya mahal. Iapun menggunting potongan iklan yang memuat alamat penjual sepatu tersebut dengan harapan dapat membeli sepatu itu. Hari demi hari, ia menabung untuk dapat membeli sepatu tersebut. Namun, uang tabungan itu selalu ia gunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya dan orang-orang yang membutuhkan pertolongannya. Bahkan, sampai akhir hayatnya, sepatu itu tidak terbeli dan potongan iklan sepatu itu masih tersimpan rapi. Andai saja beliau memanfaatkan jabatannya, pastilah dengan mudah akan mendapatkan sepatu itu, atau bahkan lebih dari sekedar sepatu Bally. Namun, itulah Bung Hatta dan kesederhanaanya. Adakah kisah mengharukan seperti ini pada era sekarang ini?

3. Antikorupsi

Korupsi menjadi satu kata yang tidak asing lagi di negara ini. Tidak sedikit pejabat terlibat kasus korupsi, kasus yang semakin menjadi-jadi dan tak akan pernah ada habisnya. Bagaimana dengan Bung Hatta? Uang bukan segalanya bagi beliau. Bermodalkan kejujuran, korupsi dinilainya sebagai musuh negara yang perlu dimusnahkan. Pernah suatu hari, beliau mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk menjalani perawatan di Swedia. Sepulangnya, ia mendapati kelebihan uang dari biaya pengobatan tersebut dan Bung Hatta merasa wajib untuk mengembalikan uang itu, karena ia merasa tidak ada hak untuk memilikinya. Betapa bibit-bibit kejujuran yang telah tertanam sejak dini tumbuh kembang menjadi sebuah pohon subur di dalam tubuh beliau.

4. Berpegang Teguh pada Komitmen

Ada banyak barang yang tidak mampu Bung Hatta beli dengan uangnya sendiri. Pernah kala itu, ia hanya mengandalkan uang pensiunnya, sehingga tidak semua kebutuhan dapat terpenuhi. Istrinya, Rahmi Hatta, ingin membeli mesin jahit. Ia menabung untuk dapat membeli mesin jahit itu. Namun, lagi-lagi gagal, karena uang tabungan itu tidak sebanding harganya dengan mesin jahit, terlebih lagi adanya perubahan kebijakan, yaitu pemotongan nilai uang dari Rp 100,- menjadi Rp 1,-. Istrinya pun kecewa dan bertanya kepada beliau mengapa tidak segera memberi tahu adanya kebijakan itu. “Itu adalah rahasia negara yang tidak boleh diketahui orang lain, pada keluarga sekalipun.” Jawabnya.

5. Jangan Terpengaruh pada Orang Lain

‘Lakukan yang menurutmu benar’ mungkin kalimat yang cocok untuk menggambarkan seorang Bung Hatta. Bahkan ia berani mengundurkan diri sebagai wakil presiden karena adanya perbedaan pendapat dan pandangan dengan Soekarno, sehingga sejak saat itu ia hanya menjadi orang biasa. Setiap perbuatan selalu akan ada resiko, namun percayalah dengan keyakinanmu dan jangan mudah terpengaruh dengan orang lain.

6. Berlapang Dada

Menerima keputusan yang lebih baik dari orang lain dan berjiwa besar adalah salah satu kriteria wajib yang harus dimiliki seorang pemimpin. Meskipun pernah ada selisih paham dengan Soekarno, baginya, tak akan pernah memudarkan sebuah ikatan persahabatan. Dilupakannya momen-momen yang membuat kerenggangan antara mereka berdua. Saat Soekarno jatuh sakit dan sekarat, Bung Hatta tetap menjenguk sahabatnya itu. Terenyuh hatinya melihat sahabatnya terbaring tak berdaya dan sedih yang sangat mendalam kala dua hari setelah itu Bung Karno menghadap Yang Maha Esa.

7. Mengesampingkan Kepentingan Pribadi demi Kepentingan Bangsa

Pemimpin yang baik hendaknya memprioritaskan kemakmuran bangsanya. Seperti halnya Bung Hatta, manakala gajinya sebagai wapres akan dinaikkan, ia menolak dan menjawab, “Keuangan negara tidak cukup kuat, sementara banyak rakyat melarat yang memerlukan uang itu.”

8. Peduli

Wakil rakyat seharusnya merakyat. Potongan lirik lagu itu mengingatkan kita bahwa bersikap empati, simpati, dan peduli kepada rakyatnya menjadi keharusan bagi semua pemimpin. Kepedulian dan kesensitivitisan sosial Bung Hatta kepada rakyat seharusnya menjadi contoh yang baik untuk para pemimpin ke depannya. Pemimpin harus turut merasakan apa yang dirasakan rakyatnya. Begitu juga untuk calon anggota DPR kelak, karena merekalah yang akan mengarahkan bangsa ini nantinya.

9. Hidup bukan hanya sekedar karena jabatan

Jabatan tidak akan ada artinya bagi seorang Bung Hatta. Beliau membuktikan ia masih dapat bertahan hidup tanpa jabatan, meskipun hanya mengandalkan uang pensiun yang tidak seberapa jumlahnya untuk menghidupi keluarga kecil dengan satu orang istri dan tiga orang anak. Beliau menolak banyak tawaran untuk kedudukan yang lebih mapan. Pernah pula beliau ditawari sebuah rumah mewah, namun lagi-lagi ia tolak dengan alasan takut tidak mampu membayar perawatan rumah tersebut.

10. Cepat Bertindak

Tidak cukup hanya peduli kepada rakyat, wakil rakyat juga harusnya peka akan kondisi rakyatnya dan cepat melakukan tindakan guna mengantisipasi kemungkinan terburuk apabila penyelesaian permasalahan terus diulur-ulur. Bung Hatta selalu tanggap akan kondisi seperti itu. Pribadi Bung Hatta yang cerdas membuat segala tindakan dan keputusannya didasari dengan pemikiran rasional yang dalam dan tepat.

11. Menepati Janji

Bagaimana situasi di lingkungan kita menjelang pemilihan umum? Papan-papan reklame dipasang di sepanjang jalan, brosur-brosur bertebaran, dan stiker ditempel dimana-mana. Adakah janji-janji yang ada kaitannya dengan kesejahteraan rakyat? Hampir semuanya. Lalu, bagaimana aplikasi nyata dari janji-janji itu? Adakah? Masyarakat sangat berharap janji-janji itu bukan hanya bualan dan omong kosong belaka. Perlu ada bukti dari semua harapan yang diberikan itu. Contoh hal kecil dari seorang Bung Hatta yang menepati janji, beliau berjanji tidak akan menikah sebelum Indonesia merdeka. Terbukti, ia menikah pada November 1945. Baginya, janji pada diri sendiripun penting untuk ditepati, apalagi terucap janji pada orang lain.

12. Kerendahan Hati

Janganlah sekali-kali terjebak dan terhanyut dalam harta kekayaan yang semakin hari semakin menenggelamkan kita. Banyak pelajaran moral mengenai kerendahan hati dalam diri Bung Hatta yang patut kita pelajari. ¬¬¬¬¬Jabatan wakil presiden tidak membuatnya lupa daratan, bahkan ia merasa semakin memiliki tanggung jawab yang lebih besar terhadap bangsanya. Tetaplah rendah hati setinggi apapun jabatanmu, karena sesungguhnya di atas langit masih ada langit.

Menanti Sosok Seorang Bung Hatta di Kursi DPR-RI

Benar adanya masyarakat merindukan sosok seorang Bung Hatta. Sosok yang cerdas, jujur, dan merakyat itu pantas dijadikan teladan bagi pemimpin bangsa, termasuk wakil rakyat. Semoga sepenggal kisah Bung Hatta ini dapat menjadi pencerahan bagi wakil-wakil rakyat sekarang dan kelak untuk dapat membenahi dan mengintropeksi diri lebih baik lagi ke depannya. Semoga akan ada figur seperti Bung Hatta duduk di kursi DPR-RI periode selanjutnya. Semoga ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Semoga.

Sumber referensi:

http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/08/biografi-mohammad-hatta.html

http://chillinaris.blogspot.com/2011/09/profil-keteladanan-bung-hatta.html

http://www.klikharry.com/2006/12/22/bung-hatta-maestro-besar-demokrasi/

http://aokujaku.blogspot.com/2011/01/belajar-kepada-hatta.html

http://unclesam2nd.wordpress.com/2009/08/12/keteladanan-bung-hatta/

 

Biodata Penulis

Nama : Neva Arsita

Tempat/tanggal lahir : Palembang/ 30 September 1994

Sekolah : SMA Negeri 5 Palembang

Alamat sekolah : Jln. Gotong Royong Sei-Buah Palembang

Alamat rumah : Jln. Mayor Zen Lrg. Setia RT 17 No. 12 A Kec. Kalidoni Palembang

Nomor telepon : 087897523451

Alamat e-mail : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it ; This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Facebook : Neva Arsita

 

RSUD Sarolangun Kembali Menjadi Tempat Study Banding
Rabu, 16 Agustus 2017

KOPI,Sarolangun - Semenjak meraih akreditasi, rumah sakit umum daerah Prof DR HM Chatib Quzwen Kabupaten Sarolangun dianggap memiliki mutu dan kualitas memenuhi standart. Untuk itu RSUD Sarolangun kini telah menjadi tempat study banding rumah sakit umum baik dari luar maupun didalam daerah. Baru ini, RSUD Sungai bahar Muaro Jambi yang membawa pihak menajeman rumah sakit dan dokter sebanyak 15 orang untuk melakukan study banding di RSUD... Baca selengkapnya...

Danramil 08/Bakongan Pimpin Upacara Pengibaran 72 Bendera Merah Putih Di Pulau Dua
Minggu, 13 Agustus 2017

KOPI, ACEH SELATAN - Badan SAR Nasional (Basarnas) Kabupaten Aceh Selatan melaksanakan acara pengibaran Bendera Merah Putih dan penanaman terumbu karang di Pulau Dua, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Minggu (13/08/2017).   Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-72. Hadir dalam acara tersebut, diantaranya Danramil 08/Bakongan Kapten Inf Endang Ruhiyat dan juga Basarnas Kabupaten Aceh... Baca selengkapnya...

Bank Riau Kepri Salurkan Dana CSR kepada 20 Ribu Naker
Minggu, 13 Agustus 2017

KOPI, Pekanbaru - Bank Riau Kepri (BRK) salurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang diperuntukkan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kepada 20.000 pekerja rentan yang ada di Provinsi Riau pada program Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan (GN Lingkaran).     Para pekerja yang menerima bantuan perlindungan dari dana CSR Bank Riau Kepri ini... Baca selengkapnya...

Kapolda Se Sumatera Saksikan Simulasi Pencegahan Kebakaran Hutan di Kampar
Jumat, 11 Agustus 2017

KOPI, Pekanbaru - Di tempat kerjanya, Mas Sugeng Triwardono mengatakan, ”Mutasikan saja Komandan oknum Kapolda, Danrem yang wilayahnya terjadi kebakaran hutan ini berarti sang kepala satuan TNI/Polri tersebut tidak bisa menjaga daerah teritorialnya bebas dari kebakaran hutan. Berapa ratus milyar uang negara terbuang sia-sia setiap tahun hanya untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan. Lebih baik uang tersebut digunakan untuk membangun... Baca selengkapnya...

Penyair Maroko Anissa Taouil Menulis Puisi dan Bernyanyi dalam Bahasa Indonesia
Jumat, 11 Agustus 2017

KOPI, Jakarta - Anissa Taouil, seorang Profesor dari Universitas Hassan II Casablanca, Maroko, merupakan seorang penyair yang menulis puisi dalam lima bahasa, yakni Bahasa Arab, Inggris, Perancis, Spanyol, dan Indonesia. Anissa, demikian ia akrab disapa, adalah orang Maroko pertama yang menulis puisinya langsung dalam Bahasa Indonesia. Dirinya menjelaskan bahwa ia telah menjalin kerajsama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Rabat... Baca selengkapnya...

Mari Kita Lihat Kegiatan Liburan Presiden Rusia Putin
Minggu, 06 Agustus 2017

                KOPI, Rusia – Putin sebelum menjabat sebagai presiden Rusia pernah berfoto bersama dengan mantan Presiden Amerika Serikat yakni Ronald Reagen tahun 1988, George Bush, saat kunjungan wisata ke Amrik. Putin memang pintar menyamar sebagai turis berkunjung ke Amrik.     Presiden Rusia yang satu ini anggota KGB mahir intelijen melakukan penyamaran. (red. hanya orang yang memiliki ketrampilan intelijen khusus yang... Baca selengkapnya...

Pameran Filateli Dunia di Bandung Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Kamis, 03 Agustus 2017

KOPI, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengungkapkan rasa senangnya karena Kota Bandung dipercaya menjadi tuan rumah dalam acara pameran Filatelli Dunia Bandung 2017. Baginya, ini merupakan sebuah prestasi yang cukup membanggakan. "Saya ucapkan terimakasih kepada persatuan Filatelli Indonesia karena sudah mempercayai Kota Bandung menjadi tempat pameran Filatelli dunia Bandung 2017. Untuk menjadi tuan rumah itu ternyata diperebutkan oleh... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALPM Israel Netanyahu Tersangka Meneri.....
06/08/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Israel - Lawan politik serta partai Oposisi Israel mulai mengungkit kasus-kasus yang membelit Perdana Mentri Israel Benyamin Netanyahu. Poli [ ... ]



NASIONALSeminar “A Half-Day Public Presentatio.....
15/08/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Untuk lebih meningkatkan jangkauan pemahaman terhadap teknologi 5G sebagai teknologi terbaru nantinya, Masyarakat Telematika Indonesia [ ... ]



DAERAHDPRD Kepulauan Selayar Ketuk Ranperda Pe.....
15/08/2017 | Fadly Syarif

KOPI, Selayar - Setelah melalui tahapan pembahasan panjang melalui badan musyawarah (bamus), DPRD Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan menyatakan perse [ ... ]



PENDIDIKANAudiensi PPWI Dan Kadin Jabar, Setujui P.....
17/08/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Bandung – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat, Agung Suryamal, menerima Audiensi Pengurus DPD Persatuan Pewarta Warga Indonesia [ ... ]



EKONOMIidEA Apresiasi Dukungan Pemerintah Denga.....
16/08/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Sebagaimana kita ketahui bersama, Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (SNPBE atau Roadmap e-Commerce) akhirnya  [ ... ]



HANKAMIngin Kibarkan Bendera Merah Putih, Seor.....
13/08/2017 | Haes Asel

KOPI, Aceh Selatan - Menjelang peringatan HUT RI ke - 72 tahun 2017 yang hanya tersisa waktu lima hari lagi, segala usaha pekerjaan kegiatan tindaka [ ... ]



OLAHRAGAIni Dia Para Pemenang Wrangler True Wand.....
21/06/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Sebuah petualangan besar tahun ini “Wrangler True Wanderer 2017” baru saja menemukan pemenangnya. Mereka telah menunjukan bahwa m [ ... ]



PARIWISATALesehan di Atas Bukit Cara Lain Menikmat.....
13/08/2017 | Femilia Zahra

KOPI, Palu- Beberapa waktu lalu kami selaku reporter KOPI berkesempatan untuk menginjakkan kaki di kota Lembah. Entah angin apa yang membawa kami hing [ ... ]



HUKUM & KRIMINALPengelola SMAK Dago Minta Hakim Tolak Gu.....
16/08/2017 | Buddy Wirawan

KOPI, Bandung - Pengelola Sekolah Menengah Atas Kristen (SMAK) Dago  Yayasan Badan Perguruan Sekolah Menengah Kristen Jawa Barat (BPSMKJB) meminta  [ ... ]



POLITIKSetelah Mendaftar ke PPP dan NasDem ‘.....
06/08/2017 | Rifnaldi
article thumbnail

KOPI, PADANG PAJANG - Setelah Drs. Yulfahmi dan Ir. H. Edwin, Sabtu (5/8) kemeren giliran Wakil Walikota dr. H. Mawardi Samah yang menyambangi Kantor  [ ... ]



OPINIWaspadalah… Modus Penipuan Menjual Nam.....
03/08/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Waspadalah Gerombolan begal beraksi wilayah Siak Hulu, kabupaten Kampar, Propinsi Riau. Kami memantau gerak-gerik gerombolan Begal t [ ... ]



PROFILJamintel Adi Togarisman: TP4 Lahir Bukan.....
09/08/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta - Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Adi Togarisman menjelaskan, ”Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4) lahir  [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAPKPA Kembali Gelar FFA dan FTA 2017.....
25/07/2017 | Sulaiman Zuhdi Manik

KOPI - Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) kembali menggelar Festival Film Anak (FFA) dan Festival Teater Anak (FTA) tahun 2017 dengan t [ ... ]



ROHANIUskup Edmund Woga: Cinta Allah Itu Tidak.....
02/08/2017 | Mohamad Nur Arifin

KOPI, NTT – “Karya Tuhan itu sungguh luar biasa. Tuhan berkarya di mana saja, kapan saja dan untuk siapa saja tanpa kecuali dalam kelimpahan cint [ ... ]



RESENSIDrama Korsel Berjudul Man Who Dies to L.....
30/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI – Jakarta - Drama Korea Man Who Dies to Live berhasil masuk sepuluh besar rating drama terbaik di Korea Selatan.
drama yang tayang di MBC ini j [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIDokter Puskesmas Selat Panjang Salah Ber.....
08/08/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Selatpanjang - Pepi menceritakan, Sabtu (5/8/2017) kemaren sekitar pukul 09.00 WIB, niat hati ingin menyembuhkan penyakit yang diderita dengan b [ ... ]



SERBA-SERBI100 Mekanik Bersaing di Babak Final “C.....
10/08/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Castrol Indonesia kembali menyelenggarakan ajang tahunan bertajuk "Castrol Mechanic Contest". Kompetisi ini digelar sebagai bentuk apr [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.