Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

SOSOK DPR IDEAL: Dicari atau Dibentuk? (183/U)

KOPI - Ketika mengikuti Pemilu 2009 lalu, tentulah rakyat menaruh harapan akan perubahan yang lebih baik bagi bangsa ini. Harapan itu diletakkan pada pundak wakil rakyat. Kiranya harapan dapat terwujud memiliki dasar karena Pemilu mengambil sistem memilih orang. Rakyat akan terhindar dari praktek “memilih kucing dalam karung”. Rakyat tahu, atau mungkin juga kenal, siapa yang dipilihnya.

Namun hati kita akan sedih bila melihat berbagai kasus yang mewarnai lembaga ini, mulai dari kasus korupsi dengan mafioso-nya sampai pada tindakan tak terpuji, seperti bolos, tidur saat sidang atau gaya hidup wah. Janji-janji yang pernah diucapkan saat kampaye, kini hanya tinggal pepesan kosong. Lembaga DPR yang sebenarnya adalah pelayan masyarakat, kini justru menjadikan rakyat sebagai pelayan mereka. Karena itulah, orang lantas mengartikan DPR dengan Dewan Pemeras Rakyat.

Keprihatinan inilah yang mendasari tulisan ini untuk mencari kriteria apa yang cocok buat anggota dewan di masa depan. Namun saya melihat bahwa tidak cukup berhenti pada kriteria (pribadi) anggota DPR. Kita harus meninjau juga “sistem” yang ada. Karena, membandingkan dunia perpajakan, seperti dalam tulisan Heri Prabowo, masuk ke dunia mafia DPR tak berkaitan dengan watak seseorang.[1] Artinya, sekalipun manusianya “baik” menurut kriteria, tapi jika lingkungannya buruk (baca: sistem), maka manusianya pun berpeluang busuk. Karena itulah, untuk mewujudkan DPR yang ideal, bagi saya, selain kriteria diperlukan juga pengaturan sistem yang membentuk anggota dewan itu menjadi ideal.

12 Kriteria Anggota DPR

Ada banyak kriteria yang bisa diajukan untuk mencari sosok anggota dewan yang ideal. Dalam tulisan ini akan diberikan 12 kriteria.

a. Takut akan Tuhan

Salah satu slogan kampanye Basuki T Purnama[2] dalam pemilihan gubernur Bangka Belitung 2007 adalah “takut akan Tuhan”. Dasar pernyataan ini ada dalam Kitab Suci (Amsal 8: 13; 14: 27 dan 16: 6). Orang yang takut akan Tuhan akan menjauhi kejahatan, sehingga ia terhindar dari maut (baca: jerat hukum). Karena itu, sikap “takut akan Tuhan” ini hendaknya dimiliki para anggota dewan.

b. Kesederhanaan

Sangat diharapkan agar anggota dewan yang akan datang memiliki pola hidup sederhana. Salah satu wujud pola hidup sederhana adalah sikap penuh syukur. Dengan sikap penuh syukur, anggota dewan terhindar dari jerat budaya materialisme, hedonisme dan konsumtivisme yang menjadi biang orang melakukan korupsi.

c. Jujur, Adil dan Tegas

Pada 30 Juli 2010 Pong Harjatmo melakukan aksi “gila” dengan membubuhkan tulisan di atap gedung DPR: Jujur, Adil, Tegas. Pesan yang mau disampaikan kiranya jelas, yaitu agar anggota dewan memiliki sikap jujur, adil dan tegas.

d. People Oriented

Ketika terpilih, hendaknya anggota dewan sadar bahwa dirinya dipilih orang rakyat. Sebagai wujud terima kasih atas kepercayaan rakyat, maka hendaknya anggota dewan lebih memperhatikan kepentingan rakyat dari pada partai. Sikap people oriented berarti anggota dewan mengabdikan dirinya secara total untuk kepentingan rakyat, khususnya rakyat kecil.

e. Ugahari

Anggota dewan di masa depan hendaknya memiliki keutamaan keugaharian. Ugahari berarti suatu pengendalian diri. Keutamaan ini memiliki keunggulan dalam menghadapi keinginan-keinginan dan kesenangan yang tidak biasa bagi kebanyakan masyarakat umum.[3] Dengan sifat ini, anggota dewan bisa berkata “tidak” terhadap korupsi, malas atau tindakan tak terpuji lainnya yang sudah lumrah di lingkungan DPR.

f. Bermoral

Moral merupakan pedoman yang mengatur manusia untuk melakukan yang baik dan menghindar yang buruk.[4] Sangat diharapkan di masa depan anggota dewan memiliki moralitas sehingga mereka dapat menghindar hal-hal yang buruk dan berusaha melakukan hal yang baik.

g. Cerdas berhati nurani

Tentulah diharapkan agar anggota dewan itu harus memiliki kecerdasan yang mumpuni agar tidak malu-maluin. Kecerdasan dapat membantu anggota dewan untuk bersikap kritis. Namun hendaknya tidak hanya berhenti pada cerdas otak, tetapi juga harus cerdas hati. Untuk itu mereka harus memiliki hati nurani yang bisa mengajak mereka untuk berempati dan bersolidaritas dengan korban.

h. Profesional

Profesional berasal dari kata profesi. Dari akar katanya, profesi berarti "Janji untuk memenuhi kewajiban melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen".[5] Umum mengartikan profesi sebagai pekerjaan, meski tidak semua pekerjaan itu adalah profesi. Dikaitkan dengan anggota dewan, maka harus dilihat bahwa ke-DPR-an ini memang merupakan pekerjaan anggota dewan, bukan kerja sampingan dan tidak ada kerja sampingan lainnya, sehingga bisa fokus akan tugasnya.

i. Berani berkorban

Yesus pernah menasehati murid-Nya, yang kelak akan menjadi pemimpin, agar tidak seperti pimpinan duniawi pada umumnya yang memerintah rakyatnya dengan “tangan besi”. Sebaliknya “Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya. Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."[6] Memberikan “nyawa” berarti mau berkorban demi rakyat. Inilah yang diharapkan pada anggota dewan kelak.

j. Rendah hati

Kriteria rendah hati ini tidak hanya tampak dalam penampilan saja melainkan juga dalam sikap dan tutur kata. Contoh profil rendah hati terlihat dalam diri Bapak Dahlan Iskan, Menteri Negara BUMN. Sikap ini akan memangkas jarak anggota dewan dengan rakyat.

k. Arif

Kearifan tumbuh di atas kerendahan hati. Sikap ini akan menuntun orang untuk dengan benar memilih tindakan yang harus diterapkan.[7] Dengan sikap ini, tentulah anggota dewan dapat terhindar dari praktek-praktek tak terpuji.

l. Punya prinsip

Tak ada gading yang tak retak. Dalam perjalanan tugas, tentulah anggota dewan akan menghadapi masalah, baik internal maupun eksternal. Berkaitan dengan ini sangat diharapkan agar mereka memiliki prinsip dan berpegang pada prinsip sekalipun akan menjadi korban. Sophan Sophiaan adalah contohnya. Dia adalah anggota DPR/MPR pertama di era reformasi yang berani mengundurkan diri karena tidak setuju dengan sikap politik partainya.

Sistem yang Mendukung

Di atas sudah dikatakan bahwa jika hanya mengandalkan kriteria, sekalipun bagusnya, akan menjadi sia-sia bila tidak ditunjang sistem yang mendukung. Sistem apa yang dibutuhkan agar kriteria anggota dewan yang ideal bisa terwujud sehingga harapan akan perubahan bangsa ini dapat terealisasi?

a) Anggota dewan adalah wakil rakyat, bukan wakil partai. Ini musti didukung dengan aturan yang tegas. Karena itu, harus dihapus istilah fraksi dalam DPR.

b) Badan Kehormatan harus lembaga independen. Ini juga harus didukung dengan penerapan aturan dan sanksi yang tegas terhadap anggota dewan tanpa harus konsultasi dengan partainya.

c) Hapus “politik uang” bagi calon anggota dewan. Salah satu kriteria adalah profesional. Di negara ini ada begitu banyak pengangguran yang sebenarnya berkualitas menjadi anggota dewan. Persoalannya adalah mereka tidak punya uang banyak untuk membayar ke partai. Dengan menghapus “politik uang” ini, kita memberi kesempatan kerja kepada mereka. Dengan demikian angka pengangguran berkurang.

d) Akuntabilitas kinerja anggota dewan. Setiap tiga bulan setiap anggota dewan wajib membuat laporan kinerjanya. Laporan itu bisa diakses di website DPR atau dipublikasi di media massa yang ada. Hal ini sudah dilakukan oleh Basuki Purnama, anggota DPR dari partai Golkar.

Penutup

Demikianlah beberapa buah pikiran untuk mewujudkan adanya sosok anggota dewan yang ideal demi terciptanya perubahan yang lebih baik bagi bangsa ini. Namun di atas semuanya itu, political will menjadi mutlak dibutuhkan. Tanpa adanya kemauan dan usaha, semuanya menjadi percuma.

Tanjung Balai-Karimun, 15 Maret 2012

Referensi:

[1] Bdk. Heri Prabowo, “Dhana, Saya dan Mafia Pajak”, dlm KOMPAS, 8 Maret 2012, hlm. 6

[2] Dikenal sebagai Ahok, yang dinobatkan majalah TEMPO sebagai salah satu dari 10 tokoh yang mengubah Indonesia (2006). Dan pada 2007 ia dinobatkan sebagai Tokoh Anti Korupsi dari penyelenggara negara oleh Gerakan Tiga Pilar Kemitraan.

[3] Dr. William Chang, OFMCap, Menggali Butir-Butir Keutamaan. Yogyakarta: Kanisius, 2002, hlm. 38-39

[4] Bdk. Sonny Keraf, Etika Bisnis. Yogyakarta: Kanisius, 1991, hlm. 20

[5] Wikipedia untuk kata profesi, 14 Maret 2012, 10:48

[6] Markus 10: 42-45

[7] Dr. William Chang, ibid. Hlm 36-37

 

Biodata Penulis

Nama: Adrianus

 

Pertemuan Prabowo dengan Pengurus Teras DPD Gerindra Jabar, Menentukan Cagub dan Wagub
Sabtu, 09 Desember 2017

KOPI, Bandung – Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mujahid menuturkan hingga saat ini Prabowo masih terus menggodok 5 nama sambil terus berkomunikasi dengan sejumlah partai yang akan menjadi mitra koalisi. "Belum ditetapkan. Hari-hari ini masih digodok di internal untuk kemudian dibicarakan dengan mitra PKS, PAN," ujar Sodik kepada kumparan.com , Jumat (8/12). Adapun nama-nama yang digodok itu antara lain mantan Gubernur BI Burhanudin Abdullah,... Baca selengkapnya...

Pengamat : Percepat Pergantian Panglima TNI “Hak” Presiden Bro
Jumat, 08 Desember 2017

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Sugeng Triwardono menuturkan “ Percepat pergantian Panglima TNI merupakan “Hak Presiden “ sebagai Panglima Tinggi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Media Sosial (red. Facebook, Twitter, Istagram, WA/ What’s App, Youtube, dan lain-lain ) merespons cepat keputusan Presiden Joko Widodo terkait dengan pergantian Panglima TNI. Pergantian Panglima TNI (Tentara Nasional Indonesia) Jendral... Baca selengkapnya...

Wajah Mirip Banget Cuma Nasib Saja yang Beda
Minggu, 03 Desember 2017

KOPI, Jakarta - Kedua orang ini memiliki kemiripan wajah kadar 80% dengan Presiden Joko Widodo serta Prabowo Subianto. Gambar sebelah kanan serupa dengan Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto. Kedua orang ini memiliki wajah aspal asli tapi palsu atau KW. Wajah Kw Joko Widodo bernama Reza. Penemua gambar unik ini diunggah oleh Akun Facebook Raditya Padma. Saat itu kedua orang tersebut  penumpang kereta api . Dua pria terlihat duduk... Baca selengkapnya...

Demi Kesejahteraan Rakyatnya, Bupati Simelue Berharap Pemerintah Percepat Pemekaran
Rabu, 29 November 2017

KOPI, Jakarta - "Strategi Percepatan Pembangunan Pulau Terluar dan Pulau Terdepan dalam Kawasan Strategi Nasional Menuju Simelue Sejahtera” menjadi tema utama dalam sebuah talkshow terkait usulan pemekaran Kabupten Kepulauan Selaut Besar (KKSB) dari Kabupaten Simelue, Provinsi Aceh, yang diselenggarakan di Hotel Media Jakarta, Jl. Gunung Sahari Raya No.3, Jakarta Pusat, Selasa (28/11/2017). Acara Talkshow yang dipandu oleh Senator DPD RI asal... Baca selengkapnya...

Putri PPWI 2015 Faika Putri : Berikan Tips untuk Atasi Berita Hoax
Selasa, 28 November 2017

KOPI, Jakarta - Sekarang ini, berita hoax mudah sekali tersebar dimana-mana melalui media social (Medsos yaitu : Youtube, Facebook, Twitter, Istagram, WA, dan lain-lain) . Masalahnya, penyebaran berita hoax bisa menyebabkan kesalahpahaman. Hal-hal yang buruk bila tersebar tanpa konfirmasi, bisa merugikan banyak pihak. Masyarakatpun dengan mudah menayangkan langsung berita di media  Medsos   tanpa  di edit, seleksi oleh perusahaan medsos... Baca selengkapnya...

Robert Nio Ukir Rekor MURI Sebagai Peragawan Tertua di Indonesia?
Sabtu, 25 November 2017

KOPI, JAKARTA - Ada yang unik dalam peragaan busana (fashion show) bertajuk “Imagine Possibilities Fashion Trunk Show” oleh desainer Anthony Bachtiar yang digelar di Jakarta Creative Hub, di Bilangan Bundarah Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Pada peragaan busana yang dimulai pukul 19.00 WIB, Jumat 24 November 2017 tersebut, secara berani sang desainer telah mempercayakan karya desainnya untuk dibawakan oleh Robert Nio yang saat ini telah... Baca selengkapnya...

Pengukuhan Jenderal Polisi Tito Karnavian Raih Gelar Profesor, Guru Besar di Kampus PTIK
Kamis, 16 November 2017

KOPI, Jakarta - Pengukuhan dilakukan dalam sidang Senat Terbuka dipimpin Gubernur selaku Ketua STIK-PTIK Irjen Pol Dr Remigius Sigid Tri Harjanto, SH, MSi. Pernyataan pengukuhan dilakukanIrjen Pol Prof Dr Iza Fadri, SH, MH, perwakilan guru besar pada senat akademik, yang juga dihadiri oleh Menteri Ristek Dikti Prof Dr Mohammad Nasir.   Jenderal (Pol) Drs H Muhammad Tito Karnavian, MA, Ph D yang saat ini menjabat sebagai Kapolri,... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALRatusan Umat Islam Nyatakan Sikap atas P.....
11/12/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung – Ratusan Umat Islam yang tergabung ke dalam Solidaritas Umat Islam Jawa Barat Untuk Palestina menyatakan sikap atas klaim sepihak P [ ... ]



NASIONALPress Conference Big Bang Jakarta 2017.....
13/12/2017 | Naufal Shabrito

KOPI, Jakarta - Apa itu BigBang Jakarta 2017?  Big bang Jakarta merupakan pameran terbesar terlengkap dan yang pertama di akhir tahun. Dengan konten  [ ... ]



DAERAHBappeda Kota Gunungsitoli Komitmen Beri .....
13/12/2017 | Sulaiman Zuhdi Manik

Gunungsitoli/13/12/2017. Forum Anak Kota Gunungsitoli (FAKOLI) didampingi Dinas Pengendalian Penduduk, Ppemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak D [ ... ]



PENDIDIKANWalau Terima Dana BOS, MAN 1 Pringsewu M.....
05/12/2017 | Redaksi KOPI

KOPI. Pringsewu, Lampung - Kendati sudah menerima bantuan operasioanl sekolah (BOS) miliyaran rupiah, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pringsewu Provins [ ... ]



EKONOMIJikalahari: PT. RAPP dan APRIL Group M.....
14/12/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Pelalawan - Siaran Pers tanggal 26 Oktober 2017 Jikalahari menilai PT. RAPP dan APRIL Grup melanggar UUD 1945, hukum Lingkungan Hidup dan Kehut [ ... ]



HANKAMSemarak Peringatan Hari Pahlawan 2017 di.....
17/11/2017 | Rachmad Yuliadi
article thumbnail

KOPI, Banda Aceh - Sebagai bangsa yang besar tentu saja kita harus mengingat jasa para pahlawan. Pada tanggal 10 November 2017, rakyat Aceh memperinga [ ... ]



OLAHRAGASempena Hut Kuansing : Bupati H. Mursini.....
13/10/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Kuantan Singingi – Dari pantauan Pewarta Indonesia , Kamis pagi (12/10-17) dari luar Gedung DPRD kabupaten Kuansing, puluhan karangan bunga u [ ... ]



PARIWISATATentang Bandung Ada di Pojok Sejarah Ast.....
13/12/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI,  Bandung - Siapa yang tidak kenal dengan Kota Bandung? Ibu Kota Provinsi Jawa Barat yang dikenal dengan sebutan Parijs Van Java. Bandung meru [ ... ]



POLITIKDedi Mulyadi "Terkapar" Dalam Polling Ju.....
03/12/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Polling daring ‘Gubernur Pilihan Jabar‘ yang diinisiasi Jurnalis Online Bandung (JOB), di hari ketiga Bupati Purwakarta Dedi Mul [ ... ]



OPINIGN Lingkaran: Upaya Menyelamatkan Masa D.....
08/12/2017 | Harjoni Desky, S.Sos.I., M.Si

KOPI, Jakarta - Tepat pukul 17.20. Pak Yamin tiba di rumah, dengan wajah yang muram, ia berusaha duduk bersandar di kursi bambu miliknya. Dari gurata [ ... ]



PROFILForbes Rilis : Arini Subianto Masuk W.....
14/12/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta - Majalah Forbes merilis 50 orang memiliki kekayaan yang fantastis, seorang wanita menduduki peringkat ke 37 orang terkaya Indonesia ya [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAHeboh Kedekatan Mentri ESDM Jonan den.....
14/12/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Kang mas Sutisyoso menuturkan “ Wajar dong pria suka wanita. lanjutkan ketua “ cakap  Pengamat, Penggemar wa [ ... ]



ROHANIMengenal Abuya Syaikh H. Muhammad Muda W.....
26/09/2017 | Ismayadi Yadi
article thumbnail

KOPI - Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy Abu Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy DAYAH-DARUSSALAM [ ... ]



RESENSIDrama Korsel Berjudul Man Who Dies to L.....
30/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI – Jakarta - Drama Korea Man Who Dies to Live berhasil masuk sepuluh besar rating drama terbaik di Korea Selatan.
drama yang tayang di MBC ini j [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIGubernur Riau , Mengutamakan Menghadi.....
10/12/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Bengkalis – Ditempat kerjanya, Aji Sulung menuturkan “ Inilah contoh prilaku yang tidak terpuji oleh para pemimpin negeri Melayu Riau ini. [ ... ]



SERBA-SERBICentury Park Hotel, Senayan Jakarta Hadi.....
13/12/2017 | Yeni Muezza

KOPI, Jakarta - Sambut datangnya tahun 2018 dengan perayaan yang tak terlupakan di Century Park Hotel, Senayan Jakarta.  Dengan lokasi yang sangat st [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.