DPR, Titipan Amanah Rakyat Indonesia (184/S)
KOPI - Akhir- akhir ini, nuansa kasus korupsi merajalela di kalangan anggota DPR hingga instansi pemerintahan. Uang Negara yang dikorupsi bukanlah nominal yang kecil, melainkan minimal senilai miliaran rupiah. Sungguh, sangat merugikan rakyat Indonesia. Gaya hidup mewah dari kalangan anggota DPR bertolak belakang dengan banyaknya kemiskinan rakyat Indoensia. Kinerja DPR yang patut dipertanyakan. Padahal, kurang 2 tahun lagi pemilu 2014. Oleh karena itu, diperlukan kriteria calon DPR agar rakyat bisa percaya.Tidak akan lagi yang namanya bingung harus memilih yang mana? Atau menjadi golput (golongan putih) saja. Tentu itu tidak akan menyelesaikan masalah. Bagaimanapu juga nasib pemerintahan Indonesia terletak pada kinerja DPR. Jadi, apalagi kalau bukan menentukan kriteria mana yang baik untuk kedepannya.
Selama ini, masyarakat tahu bahwa gaji DPR besar dengan dibuktikannya gaya hidup mewah di kalangan anggota DPR. Padahal, gaji DPR yang besar bukan tanpa alasan sebab agar tidak ada niat untuk melakukan kasus korupsi.Kenyataanya, banyak kasus koprusi menyeret anggota DPR. Maklumlah, manusia tidak kenal puas. Sehingga gaji DPR tidak perlu besar melainkan BAROKAH.
Melihat pemberitaan mengenai anggaran rapat DPR yang menghabiskan uang rakyat senilai hampir 2 miliar. Rapat tersebut memang membutuhkan uang besar karena untuk menyediakan konsumsi bagi anggota DPR mendatangkan ahli gizi. Ada baiknya juga karena pola hidup sehat dimulai dari pola makan yang sehat. Alangkah baiknya jika anggota DPR tidak hanya sehat jasmani melainkan SEHAT ROHANI.
Kembali masa lalu, ada salah satu anggota DPR pada saat mengahdiri rapat sedang menonton video porno. Anggota DPR yang dituduh berkelit. Apa itu benar atau tidak, sungguh itu sangat memalukan karena di saat ada rapat penting malah sibuk dengan dirinya sendiri. Padahal, rakyat sangat tergantung dengan kinerja DPR, keputusan DPR dan bahkan berharap DPR dapat memberikan suatu harapan bagi rakyat Indonesia yang lebih baik. Bertolak belakang pada anggota DPR di Negara bagian India yang dituduh menonton video porno langsung mengundurkan diri. Sehingga untuk menjadi DPR diperlukan rasa TANGGUNG JAWAB.
Banyak tahanan angggota DPR yang terlibat kasus korupsi pada saat menjalani masa tahanan tidak sebanding dengan hukum berlaku. Buktinya saja, anggota DPR yang terkena kasus korupsi menjalani hukuman tidak adil. Sebaliknya, pencuri ayam terkena hukuman penjara minimal 5 tahun. Padahal, hukum Indonesia sudah bagus hanya saja, penerapannya tidak betul diterapkan dengan baik. Tidak hanya itu, penjara saja memiliki fasilitas yang hamper sama dengan fasilitas hotel berbintang. Tentu, itu tidak akan membuat DPR menjadi jera terlibat kasus korupsi. Sehingga diperlukan sikap ADIL.
Gaya hidup mewah di kalangan anggota DPR membuat orang yang melihatnya berdecak kagum. Sebagian orang berpendapat itu hal yang wajar karena mereka adalah penguasa rakyat, belum lagi fasilitas yang diberikan. Sebaliknya, itu tidak rasional karena bersenang- senang dengan uang rakyat. Entahlah, gaya hidup mewah di kalangan DPR benar atau salah pastinya rakyat sangat membutuhkan bantuan dari anggota DPR. Alangkah baiknya, jika DPR mencoba merakyat. Kenapa? Karena apabila tokoh masyarakat berperilaku tentu akan ditiru oleh masyarakatnya. Seperti halnya, kemacetan di Ibu Kota Indonesia. Tentu di kota Jakarta tempat pusatnya pemerintahan Indonesia terutama minoritas anggota DPR tinggal dan gedung DPR bertempat di sana. Sungguh terpuji, apabila anggota DPR berangkat bekerja menaiki sepeda atau kendaraan umum. Misalnya, bus untuk anggota DPR seperti bus sekolah, tentu saja bisa mengirit anggaran dana untuk mobil dinas,hemat energi sekaligus mengurangi volume kendaraan. Sehingga berimbas pada masyarakat untuk menirunya. Jadi, anggota DPR dibutuhkan sifat KESEDERHANAAN.
Tidak Korupsi, tidak Gaul. Pepatah itulah bagi anggota DPR yang terkena kasus korupsi. Sungguh menyedihkan, di saat uang rakyat digunakan untuk kepentingan umum malah di salahgunakan. Tentunya, masyarakat Indonesia kecewa atas sikap kalangan anggota DPR. Apalagi, lembaga hukum yang menangani kasus korupsi masih banyak kasus korupsi yang belum terselesaikan. Sehingga ke depannya, tidak lagi ada kasus korupsi maka anggota DPR diperlukan sikap JUJUR.
Menjadi anggota DPR sungguh membuat orang iri akan melihat atas fasilitas yang diberikannya. Bagaimana tidak? Menjadi anggota DPR diberikannya mobil dinas mewah, belum lagi pengawalannya dan fasilitas gaji yang lumayan besar. Tentulah itu semua karena anggota DPR bukan lain yaitu penguasa rakyat. Akan tetapi, alangkah baiknya jika anggota DPR peduli akan nasib rakyat yang kurang beruntung. DPR ada jika bukan lain dari atas pilihan rakyat. Sungguh indahnya, jika anggota DPR memberikan kontribusi besar terhadap program PRORakyat seperti layanan pendidikan gratis hingga sarjana, kesehatan gratis bagi yang kurang mampu dan operasional jalan yang memadai. Jadi, anggota DPR harus PRORakyat.
Meskipun anggota DPR juga manusia yang tidak luput dari kesalahan. Alangkah baiknya, jika anggota DPR menjaga amanah yang diberikan rakyat. Bagaimanapun juga DPR adalah tokoh masyarakat yang menjadi panutan sekaligus roda jalannya pemerintahan Indonesia. Sehingga ke depannnya, kasus negatif yang melibatkan anggota DPR bisa diminimalisir terutama kasus korupsi. Menjaga nama baik Indonesia. Bagaimanapun juga, penguasa rakyat juga menjadi sorotan di dunia. Sehingga DPR juga mengemban sifat AMANAH.
DPR harus tegas terhadap budaya Indonesia yang selama ini di ambil oleh Negara lain. Banyak masyarakat menyayangkan akan sikap DPR yang merasa kurang tegas. Sehingga, banyak budaya Indonesia di klaim Negara lain. Tidak hanya itu saja, DPR juga tegas terhadap perbatasan keamanan Indonesia sekaligus perbatasan wilayah Indonesia. Oleh karena itu, DPR perlu sifat TEGAS.
Itulah kriteria anggota DPR, semoga ke depan bisa menjadi lebih baik. Apa yang diharapkan rakyat Indonesia bahwa Indonesia menjadi Negara makmur, aman dan sejahterah.
Referensi :
http://id.berita.yahoo.com/tiga-menteri-negara-bagian-india-mengundurkan-diri-karena-105804786.html
Biodata Penulis
Nama : Husnul Hotimah
Tempat/tanggal Lahir : Probolinggo, 6 April 1994
Sekolah : SMA Negeri 2 Probolinggo
Alamat Sekolah : Jln. Ki Hajar Dewantara no 1
Alamat Rumah : Jln. Raden wijaya gg 1/21 RT 01/ RW 03 Wiroborang Kode Pos : 67216 Probolinggo, Jawa Timur
Nomor Telepon Seluler : 087754601398
Alamat E-mail : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it
Facebook : http://www.facebook.com/ImooHimoo
Twitter : @imakyu
| < Prev | Next > |
|---|
- SOSOK DPR IDEAL: Dicari atau Dibentuk? (183/U)
- Menanti Wakil Rakyat yang Benar-Benar Mewakili Rakyat (182/P)
- Kriteria Anggota DPR Dambaan Rakyat (181/S)
- Calon Anggota DPR RI Yang Kredibel Dan Bermoral (180/U)
- Kriteria Anggota DPR Dambaan Rakyat (179/G)
- Mendamba Wakil Rakyat Yang Merakyat (178/U)
- Menanti Sosok Seorang Bung Hatta di Kursi DPR-RI (177/S)
- Rindu Pada Yang Layak Di Rindu (176/U)
- 12 Poin untuk Anggota Dewan (175/M)
- Ragam Sudut Pandang Satu Keputusan (174/S)
- Aku Merindukan Anggota Dewan yang Merakyat (173/G)
- “Mencari Sosok Kedua” (172/M)
- 12 Karakter unggul untuk mewakili rakyat (171/G)
- Anggota DPR RI Masa Depan (170/S)
- Calon Anggota DPR yang Layak Dipilih (169/M)



























