Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta
            Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

Pewarta Online
None

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
Remaja Kuningan Gagas Gerakan Gemar Bers.....
22/02/2013 | Andri Ana

KOPI, Kuningan – Untuk mengurangi kenakalan remaja di jalanan, memang dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan olahraga bersepeda. Hal tersebutlah yang dirintis oleh beberap [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 6197
Isi : 8776
Content View Hits : 3055026
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini7336
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin7044

Warga Online : 97
IP Kamu : 107.20.7.65
Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Kriteria Anggota DPR Dapurnya Para Rakyat (186/U)

Dapurnya Para Rakyat (186/U)

KOPI - Masyarakat tak ingin lagi disuapi janji makanan yang terbuat dari janji disaat kampanye, janji ini dan itu, janji begitu dan begini, DPR yang seharusnya diartikan dengan Dewan Perwakilan Rakyat, namun jika di renungkan DPR lebih cocok di artikan sebagai daprnya para rakyat. Mengingat semakin banyaknya para wakil rakyat yang mengkiblatkan akan kebutuhan pribadinya, maka dari itu ada kriteria yang harus ada di hati para dewan.

1. Observasi

Sebelum memberanikan dirinya untuk mengenal lebih dekat akan kebutuhan rakyat, di utamakan harus memiliki jiwa observasi langsung kelapangan, agar suatu masa di angkatnya dirinya menjadi wakil rakyat tidak kebablasan.

2. Punya Asesmen Awal, Tengah dan Akhir

Keputusan yang mendasar akan terpilihnya seorang dewan mengarah pada langkah kerjanya yang belum sama sekali di angkat atau dicalonkan, dengan tujuan agar bisa memahami kisi-kisi kekurangan maupun kelebihan rakyat.

3. Gubuk Rakyat adalah Kantorku

Gubuk penderitaan rakyat bisa dijadikan sebagai referensi kesuksesan kerja para dewan, bukanya di meja indah, mobil mengilab, dan baju berjas, serta makanan saji. Akan tetapi setiap dewan di adakan KKN (Kuliah Kerja Nyata) yaitu mengkuliahkan pengetahuannya dengan adanya sertifikat langsung dari Tuhan akan kesuksesan usahanya.

4. Rancangan Robotika

Seorang dewan harus bisa merancang robotika, sesulit apapun robot atau lebih di kenal denga sebutan nafsu yang mengrogoti keinginan, di kubur dan di timbun dengan pagar-pagar visi dan misi agar terhindar dari mata duitan, korupsi dan lepas tangan tanggung jawab.

5. Ber-Tukar Nasib

Sebagai alat intropeksi kerja para dewan, dilaksanakanlah tukaran nasib, tidak seluruhnya dewan mengalami kebahagian lahir dan batin dikarenakan terjadinya kiriman sumpah serapah bagi masyarakat yang belum puas atas kinerjanya. Maka dilakukanlah kunjungan yang merasakan kerakyatan, seperti bersepeda, dan tidak memakai akses Negara.

6. Jujur

Jujur dalam bertingkah laku dan jujur dalam keagamaan telah menjamin seorang dewan untuk focus bekerja dan mejalankan serta menyampaikan aspirasi rakyat. Jika tidak jujur maka tantanganya langsung azab tuhan yang ia yakini.

7. Merasa selalu Seperti Rakyat

Tinggi selangkah, dan hanya sebagai penyambung lidah masyarakat, tentu akan mengerti niat tulus yang akan ia utarakan, seorang dewan harus berani menggorok kebahagiaanya demi menjaga keharmonisan masyarakatnya.

8. Disiplin.

Jarang predikat disiplin, on time, ataupun intime yang di emban oleh para dewan, contohnya aja di undang oleh salah satu kegiatan seminar, justru datangnya terlambat dan pulang tergesa, harus dihargai, dihormati. Padahal bukan begitu seharusnya. Ia mampu memposisikan dirinya sebagai orang yang ditinggikan selangkah.

9. Berani

Berani mengambil sikap, keputusan, tidak mengikuti yang tidak sesuai dengan kata hati

10. Bermimpi Besar untuk Rakyat

Strata kehidupan di Indonesia sungguh berbeda-beda, seorang dewan mampu menjadikan bumbu penyedap kedalam prestasi rakyat untuk memajukan Indonesia jaya

11. Kreatif dan Inovatif

Jika hanya D3 1 T (duduk, diam, dengar, tidur) kehadiranya di persidangan, maupun rapat kenegaraan, lebih baik ikut rakyat jual bakso, es doger, mengingat betapa meruginya masyarakat akan pemilihan seorang dewan tersebut. Ia mampu berkreatif dalam masyarakat serta keputusan serta adanya inovatif yang bersifat membangun

12. Aku Rakyat Juga

Sumpah yang menghujam disudut telinga para dewan seharusnya menjadi inspirasi dan intropeksi diri untuk mencari perbaikan diri. Jika ia melakukan kesalahan berarti ia telah melakukan dan mempersembahkan kehancutran bagi dirinya.

DPR, pelangkung bibir para peminta keberan, inspirasi, dan semangat.

 

Identitas Lengkap Penulis

Nama : Nova

Tempat tanggal lahir : Payakumbuh, 19 Juli 1982

Alamat kantor : PKPU Cabang Bukittinggi, Jalan Prof DR. Hamka No 24 Tarok Dipo Kec. Guguak Panjang Bukittinggi 26111- Indonesia

Alamat Rumah :

No HP : 081374334107

Email : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Facebook : Nova Rzi