12 Kriteria Anggota DPR Masa Depan (201/M)
KOPI - Negara Indonesia merupakan Negara kesatuan. Dalam Negara kesatuan terdapat lembaga-lembaga yang berwenang untuk mengurus masalah pemerintahan. Salah satu lembaga pemerintahan yang dikenal di Indonesia adalah Dewan perwakilan rakyat (DPR).
DPR adalah adalah salah satu lembaga tinggi Negara dalam system ketatanegaraan Indonesia yang merupakan lembaga perwakilan rakyat. DPR terdiri dari anggota partai politik peserta pemilihan umum yang dipilih melalui pemilihan umum. DPR memiliki tanggung jawab yang sangat penting untuk menyuarakan aspirasi rakyat di dalam pemerintahan.Menduduki jabatan sebagai anggota DPR bukanlah suatu perkara yang mudah. Anggota DPR mempunyai tanggung jawab besar sebagai tempat aspirasi dan menjadi tauladan bagi rakyat. Untuk itu seorang anggota DPR harus mempunyai kriteria tersendiri di masa mendatang. Kriteria tersebut diantaranya:
1. Beriman dan bertakwa
Setiap anggota DPR harus mempunyai iman dan takwa yang tinggi di hadapan Allah swt. Dengan iman dan takwa seorang anggota DPR akan mampu memelihara hubungan baiknya dengan Allah (seperti dengan shalat), memelihara hubungan baiknya dengan manusia (seperti dengan zakat) dan tunduk secara bersama kepada Allah serta Rasulnya.
2. Amanah
Seorang anggota DPR yang menduduki kursi pemerintahan adalah karena amanah dari rakyat. Untuk itu amanah tersebut harus dilaksanakan sebagaimana mestinya yaitu harus sesuai dengan kehendak dan keinginan rakyat dalam memberikan suatu keputusan.
3. Tidak terikat dengan intervensi partai
Keputusan yang dikeluarkan oleh anggota DPR sekarang ini selalu terikat dengan intervensi partai. Salah satu contohnya ialah ketika rencana kenaikan BBM, dimana dalam hal itu anggota partai dari masing-masing anggota DPR memerintahkan anggotanya untuk mengeluarkan keputusan sebagaimana yang di inginkan oleh partai itu. Kalau hal ini terus dibiarkan maka anggota DPR yang duduk di pemerintahan bukanlah untuk mewakili kehendak rakyat akan tetapi mewakili partai politiknya.
4. Lebih banyak bertindak dibandingkan berbicara
Seorang anggota DPR jangan Cuma bisa berbicara saja di pemerintahan. Akan tetapi seorang anggota DPR harusnya lebih banyak melakukan tindakan-tindakan yang dapat menyelesaikan masalah dalam rana pemerintahan. Sekarang ini terlalu banyak kasus yang melibatkan anggota DPR seperti korupsi, tidur dalam rapat dan sebagainya yang sebenarnya sangat merugikan rakyat. Ketika pemilu akan berlangsung, setiap calon anggota DPR dengan gagahnya memasang slogan-slogan yang katanya akan mensejahterakan rakyak ketika dia terpilih. Akan tetapi ketika duduk di pemerintahan hal itu hanya omong kosong belaka karena hanya bisa berbicara dan kurang bertindak.
5. Sederhana
Sangat diharapkan kepada anggota DPR yang akan datang untuk menanamkan sifa kesederhanaan di dalam hidupnya. Salah satu wujud dari pola hidup yang sederhana ialah sikap penuh syukur. Dengan sikap penuh syukur itu, seorang anggota DPR akan terhindar dari jerat budaya materialisme, hedonisme dan konsumtivisme yang menjadi biang orang melakukan korupsi.
6. Minimal sarjana hukum
Seorang anggota DPR harus minimal sarjana hukum. hal ini disebabkan karena anggota DPR lebih dominan mempunyai tugas dan wewenang sebagai lembaga pembentuk undang-undang. Membentuk UUD yang dibahas dengan Presiden untuk mendapat persetujuan bersama peraturan pemerintah pengganti UUD menerima dan membahas usulan RUU yang diajukan DPD yang berkaitan dengan bidang tertentu dalam pembahasan nantinya. Untuk itu seorang anggota DPR wajib menyandang predikat sarjana hukum agar mempunyai dasar dan kemampuan di bidang hukum yang nantinya berguna untuk mengeluarkan kebijakan yang mewakili rakyat.
7. Komunikatif
Berbicara komunikatif adalah Kemampuan mengirimkan pesan dengan jelas, manusiawi, efisien dan menerima pesan secara akurat” (D.B. Curtis, 1992). Seorang anggota DPR harus mampu berkomunikasi dengan rakyat secara jelas serta akurat. Apa yang menjadi kehendak rakyat harus dilaksanakan sebagaimana mestinya.
8. Mampu di kritik
Ketika seseorang anggota DPR mampu untuk dikritik maka segala kelemahan, kekurangan, dan kejelekan yang dia lakukan akan segara disadari. Hal ini akan berdampak besar pada pribadinya. Jika seorang anggota DPR selalu dikritisi maka pasti kelemahan-kelemahan yang selama ini dimiliki akan semakin berkurang dan nantinya anggota DPR kita akan menjadi lebih unggul karena mereka telah diberitahukan apa-apa saja yang harus dirubah atau diperbaiki dalam kepribadiannya.
9. Konsisten
Konsisten merupakan sosok pribadi yang tetap pada pendirian dan tujuan awal yang telah dibangun sendiri tanpa terpengaruh dengan hal-hal lain. Sifat konsisten ini merupakan hal yang lazim harus dimiliki oleh seorang anggota DPR karena tuasnya sebagai pemimpin atau wakil dari rakyat. Anggota DPR harus konsisten menjalankan pekerjaannya di pemerintahan dan tidak boleh terpengaruh oleh hal-hal apapun.
10. Tegas
Seseorang yang menanamkan sifat tegas dalam hidupnya akan menjadi pribadi yang akan berjalan pada kebenaran. Dengan ketegasannya itu dia tidak akan melakukan perbuatan-perbuatan berdusta atau korup serta akan menegakkan perjalanannya di atas tumpukan keluhuran dan kesempurnaan. Prinsip beramar ma’ruf dan nahi munkar itu adalah merupakan limpahan dari jiwa yang tinggi, karena amar ma’ruf nahi munkar itu harus selalu bersandar pada ketegasan dan dan sifat terus-terang dari orang – orang yang ikhlas terhadap segala kekurangannya untuk dihilangkannya dan digantinya dengan yang benar dan baik.
11. Visioner
mempunyai ide yang jelas tentang apa yang diinginkan secara profesional atau pribadi dan punya kekuatan untuk bertahan ketika mengalami kemunduran atau kegagalan. Kepemimpinan visioner ini setidaknya memiliki 4 kompetensi kunci yaitu: mampu berkomunikasi secara efektif dengan rakyatnya, harus memahami lingkungan luar dan memiliki kemampuan bereaksi secara cepat atas segala ancaman dan peluang yang ada, harus memegang peranan penting dalam membentuk dan mempengaruhi praktek organisasi kenegaraan, mampu melihat dan memprediksi peluang atau hambatan di masa depan.
12. Empati
Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.
Biodata Penulis
Nama : Haidir Ali
Tempat/ Tanggal Lahir : Makassar/ 26 februari 1993
Universitas : Universitas Hasanuddin Makassar (Jl. Perintis Kemerdekaan Km.10 Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Alamat : Jalan Tamangapa V No. 42 Makassar
No. Hp : 085796092820
Email : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it
| < Prev | Next > |
|---|
- 12 Kriteria Anggota DPR RI Harapan Rakyat (200/M)
- Wakil Rakyat yang Merakyat (199/M)
- Wakil Rakyat Harus Mampu Memperjuangkan Aspirasi Rakyat (198/U)
- Membangun Masa Kejayaan , Bersikap dan Berprilaku Pemimpin (197/U)
- Konsep DPR Ideal, Gagal (?) (196/M)
- Dewan Perwakilan Rakyat?? (195/S)
- 12 Kriteria Calon Wakil Rakyat (194/U)
- Revolusi DPR Durjana,Royal&Pembohong (193/S)
- Harapan Wakilku Untuk Kebaikan Negriku (192/M)
- Quo Vadis Wakil Rakyat di Masa Depan? (191/U)
- Filosofi 5 Bersaudara (Panca Pandawa): Pemimpin Indonesia yang Berkarakter (190/M)
- Wakil Rakyat Seharusnya Merakyat (189/S)
- Anggota DPR Idaman (188/M)
- Kriteria DPR (187/M)
- Dapurnya Para Rakyat (186/U)


























