Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDATiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Kriteria Anggota DPR Anggota Legislatif Masa Depan (213/M)

Anggota Legislatif Masa Depan (213/M)

KOPI - Dewan Perwakilan Rakyat ( DPR ) sebagai perpanjangan tangan rakyat harus terdiri dari sosok yang berkualitas. Miris melihat fenomena oknum anggota legislatif itu sendiri memperkuat krisis kepercayaan dari rakyat. Jika tidak sedari awal memilih bibit yang baik maka tetap saja tidak akan ada perubahan kedepannya di lembaga legislatif. Sudah menjadi isu publik oknum wakil rakyat yang sering titip absen, sering terlambat rapat di gedung DPR, tiduran saat membahas Rancangan Undang – Undang ( RUU ), tertangkap kamera membuka situs yang tidak selayaknya saat rapat, hingga oknum anggota DPR yang menyandang gelar tersangka, terdakwa, dan terpidana dalam berbagai kasus. Tentunya bukan wakil seperti ini yang diharapkan. Seolah – olah kursi legislatif bukan lagi menjadi sarana tetapi tujuan akhir untuk kesejahteraan golongan tertentu. Julukan wakil rakyat bersifat simbolis. Tiga fungsi lembaga legislatif telah berubah fungsi; fungsi legislasi dijadikan ajang merumuskan dan mengesahkan RUU yang sarat kepentingan politik saja, fungsi anggaran lebih difokuskan pada anggaran untuk studi banding ( pelesiran ) keluar negeri, dan fungsi pengawasan juga memiliki cerita.

Perlu disadari perilaku anggota legislatif yang sering menjadi sorotan publik terkadang kesalahan rakyat juga. Memilih tanpa pertimbangan atau sekedar menggugugurkan hak pilih saja. Orang bijak tidak akan mau terjebak pada kesalahan yang sama. Sehingga diperlukan panduan cerdas memilih anggota legislatif minimal 12 kriteria berikut:

Pertama, Berakhlak mulia, bermental pancasila. Kriteria ini tidak hanya yang pertama tetapi juga utama bagi anggota legislatif. Akhlak mulia sebagai aktualisasi diri kepada Tuhan akan direalisasikan dalam segala tindakan. Seseorang yang mengenal baik Tuhannya akan berbuat maksimal dalam setiap amanah yang dipercayakan. Prinsip bekerja maksimal akan dijaga sebaik – baiknya karena laporan pertanggungjawaban tidak terbatas kepada manusia tetapi yang tertinggi kepada Tuhannya.

Selain berakhlak mulia, juga harus bermental pancasila. Pancasila sebagai landasan idiil negara Indonesia merupakan patokan tertinggi dalam melaksanakan amanah sebagai wakil rakyat. Kemampuan yang baik untuk merealisasikan pancasila dan berakhlak mulia tidak akan ditemui wakil rakyat yang goyang kaki saja.

Kedua, Kompeten dibidangnya. Sudah menjadi rahasia publik banyak anggota legislatif yang tidak kompeten untuk berada di komisi tertentu. Seolah latar belakang pendidikan tidak menjadi pertimbangan untuk menjadi anggota legislatif, misalnya fenomena artis beralih profesi menjadi anggota dewan. Sepertinya di lembaga legislatif menggunakan sistem penjatahan kuota setiap fraksi sehingga latar belakang pendidikan tidak menjadi persoalan. Untuk perbaikan kedepannya fit and proper test perlu lebih intensif.

Ketiga, Dapat dipercaya ( amanah ). Anggota legislatif juga seorang pemimpin sehingga harus siap menjaga amanah rakyat. Jika tidak bisa menjaga kriteria ini maka dari sinilah berawal krisis kepercayaan. Hilangnya rasa kepercayaan merupakan musibah bagi anggota legislatif.

Keempat, Idealis. Tidak bisa dipungkiri sebelum berada dilembaga legislatif bakal calon anggota legislatif memiliki idealisme yang tinggi khususnya untuk perubahan. Namun, tidak jarang semua itu luntur seiring berjalannya waktu setelah berada dikursi legislatif. Sosok anggota legislatif yang sejati akan senantiasa menjaga sikap idealis dimanapun posisinya.

Kelima, Solutif mengelola masalah. Konflik yang terjadi dengan mengusung isu Suku, Agama, dan Ras ( SARA ) selain membutuhkan kreatifitas presiden, peran anggota legislatif juga sangat diperlukan. Tidak dipungkiri terjadinya konflik ( anarkis ) terkadang bermotif ketidakpuasan kepada pemimpin termasuk anggota legislatif. Setiap kebijakan sering memunculkan kontraversi dari berbagai kalangan. Bukan sikap yang bijak apabila media massa leluasa berspekulasi dan memprovokasi kebijakan karena tidak kunjung melihat aksi dan klarifikasi.

Keenam, Fokus. Kriteria ini juga perlu dimiliki oleh anggota legislatif. Tanpa adanya sikap fokus khususnya dalam menyelesaikan target pengesahan RUU atau isu yang berkembang dimasyarakat maka yang terjadi hanya bekerja tidak maksimal. Tepatnya bekerja setengah jalan tanpa kualitas sedikitpun.

Ketujuh, Kemampuan memimpin dan dipimpin. Posisi memimpin dan dipimpin juga sangat penting bagi anggota legislatif. Ketika ada pemimpin maka yang lain harus siap dipimpin. Sebaliknya jika tidak ada yang memimpin maka harus siap mengambil peran pimpinan. Miris, melihat setiap proses perumusan atau pengesahan RUU yang berkecamuk tanpa arah. Bahkan terkadang pimpinan tidak dianggap dalam sidang di lembaga legislatif. Perlu adanya perubahan yang lebih baik dalam hal ini.

Kedelapan, Berkrepibadian Intelek. Latar belakang pendidikan anggota dewan merupakan bagian vital untuk berada di lembaga legislatif. Sebab kecerdasan intelektual akan sangat membantu dalam memberikan pemikiran – pemikiran yang brilliant yang tentunya sangat dibutuhkan dengan permasalahan yang ada. Dari kemampuan intelektual akan melahirkan ide – ide baru yang solutif.

Kesembilan, Manajemen waktu. Banyaknya tugas menyelesaikan rancangan regulasi membutuhkan sikap prioritas yang sangat erat kaitannya waktu. Melihat padatnya daftar program legislasi nasional ( prolegnas ) anggota legislatif harus memiliki penjadwalan yang matang dan target penyelesaian setiap RUU menjadi UU.

Kesepuluh, Loyal bukan royal. Loyalitas sangat menentukan kualitas kinerja dalam pencapaian target. Bekerja yang didominasi sikap royal akan menurunkan loyalitas karena banyaknya waktu yang terpakai untuk tidak bekerja dan sebaliknya. Perlu disadari bahwa menjadi anggota legislatif adalah melayani bukan dilayani dengan cara menghabiskan uang rakyat.

Kesebelas, Kritis dan solutif. Kriteria ini sangat penting dimiliki oleh para anggota legislatif yang notabene mewakili kepentingan rakyat. Sangat tidak lucu jika wakil rakyat hanya mengangguk saja dengan perdebatan yang terjadi dan tidak mempunyai pendirian ( yang benar ). Sering dilihat dalam perumusan dan pembahasan RUU berujung debat kusir dan tidak jarang berakhir walk out.

Kedua belas, Muda dan Energik. Banyaknya RUU yang masuk daftar prolegnas membutuhkan anggota legislatif yang muda dan energik. Selain otak yang brilliant juga harus didukung semangat dalam mencapai target. Kata bijak mengatakan masa muda adalah saat yang tepat mengaplikasikan ide dan mengasah kreatifitas.

Implementasi dua belas kriteria diatas memberikan rasa optimisme untuk perubahan yang lebih baik dilembaga legislatif yang notabene kumpulan orang – orang yang siap memperjuangkan hak – hak rakyat.

 

Biodata Penulis

Nama : ATNA DEWI

Tempat/tanggal lahir : Pasaman Barat, 21 Oktober 1988

Universitas : Andalas

Alamat universitas : Kampus Unand Limau Manis, Padang 25163

Alamat rumah : Asrama Beastudi etos jln. Kapalo koto no. 14 RT 2/I, kec. Pauh, Padang , Sumatera Barat 25163

No. Handphone : 085365957295 / 083181404889

E – mail : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Facebook : iat Dewi

 

 

Pokdakan Sakato Raih Terbaik Satu Tingkat Sumatera Barat
Senin, 18 April 2016

KOPI, Pasaman - Kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Sakato jorong Koto Panjang, Nagari Lansek Kadok, Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman, berhasil raih juara I penilaian kinerja kelembagaan perikanan budidaya tingkat Propinsi Sumatera Barat tahun 2015. Pokdakan Sakato memperoleh hadiah berupa, 1 unit notebook, 1 unit printer, 1 buah tabung oksigen portable dari Dinas Perikanan dan Kelautan serta piagam penghargaan dari Gubernur Sumatera... Baca selengkapnya...

Peringati HUT Kopassus Ke-64, KASAD Puji Prestasi Kopassus Dalam Menangani Aksi Terorisme
Sabtu, 16 April 2016

KOPI - Ditengah - tengah hangatnya situasi keamanan didalam negeri, sebagaimana diketahui pada akhir bulan Maret kemarin, kita telah dikejutkan dengan penyanderaan 10 warga Indonesia oleh kelompok teroris Abu Sayyaf di Filipina.     “Saya mengapresiasi kecepatan reaksi prajurit – prajurit Kopassus, khususnya satuan 81 penanggulangan teror dan Grup 3/Sandhi Yudha yang dalam waktu singkat telah siap melaksanakan tugas untuk melepaskan... Baca selengkapnya...

Dewan Adat Nasional Selenggarakan Pertemuan Konsolidasi
Kamis, 14 April 2016

KOPI, Jakarta - Dewan Adat Nasional (DAN) yang terdiri atas para raja dan sultan nusantara menyelenggarakan pertemuan nasional selama dua hari, 13-14 April 2016, di Jakarta. Para tokoh masyarakat bergelar Raja dan Sultan dari seluruh Indonesia menghadiri Pertemuan Konsolidasi tersebut. Diantara yang hadir, antara lain YM Prof. DR. Al-Habib Husein Abdulhadi Sulaeman dari Kesultanan Pajajaran dan YM DT. Dr. Ir. Muhammad Subur Sembiring dari... Baca selengkapnya...

Ditegur Kapolda, Polres Belu Kembalikan ID Card dan Tape-recorder Pewarta PPWI
Sabtu, 09 April 2016

KOPI, Jakarta - Kapolres Belu, AKBP Putu Gede Artha, melalui Kanit Buser Polres Belu bernama Timi, akhirnya mengembalikan ID Card dan alat perekam suara (tape recorder) milik anggota PPWI, Felixianus Ali, di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Pengembalian barang-barang milik Felix, demikian ia sehari-hari disapa, dilakukan pada Jumat kemarin, 8 April 2016, di Kantor Polres Belu. Demikian laporan disampaikan Felix dari Atambua.  ... Baca selengkapnya...

Salut Pemerintah Jkw-Jk, Bagi-bagi Hutang Pinjaman Negara ke Perusahaan Swasta
Sabtu, 09 April 2016

KOPI, Jakarta - Ditempat terpisah Ajisutisyoso mengatakan Pemerintah telah menipu rakyatnya sendiri. Dulu pinjaman uang dari Tiongkok dengan total US$ 3 Miliar setara 43,28 Triliun untuk membiayai pengembangan infrastruktur dan perdagangan.   Nyatanya uang tersebut lebih banyak disalurkan dan dipinjamkan ke beberapa  perusahaan BUMN dan swasta yang tidak ada korelasinya ketus Ajisutisyoso Pengamat Ekonomi dan Politik Indonesia singkatan... Baca selengkapnya...

Walikota Dumai Bertemu Investor Jepang Bahas Proyek Pengolahan Air Teknologi Canggih
Rabu, 06 April 2016

KOPI, Dumai – Kendala selama ini masyarakat Dumai sulitnya mendapat air bersih saat musim kemarau, maka Pemkot (Pemerintah Kota) Dumai melakukan terobosan bagaimana masyarakatnya dapat mengkomsumsi air bersih higienis.Yakni mengolah air laut, air payau menjadi air tawar yang langsung di konsumsi oleh masyarakat, untuk mewujudkan mimpi tersebut  walikota Dumai mendatangkan investor berasal dari negaraJepang. Dumai merupakan kota pelabuhan,... Baca selengkapnya...

Temukan 189 Hektare Ladang Ganja, Kapolri Apresiasi Operasi “Bersinar Rencong”
Selasa, 05 April 2016

KOPI, Banda Aceh – Sesuai dengan namanya Operasi“Bersinar Rencong” Kepolisian Daerah (Polda) Aceh dibantu TNI, berhasil menemukan 21 hektare ladang ganja yang dipelihara jaringa kartel narkoba. Letaknya berada tepat di tanah landai di tepi perbukitan lereng Gunung Seulawah. Kawasan itu masih masuk dalam daerah Lamteuba.   Kapolri dan rombongan tiba sekitar pukul 08.WIB, dengan menggunakan helikopter polisi. Pantauan Rakyat Aceh di... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALWapres Jusuf Kalla: Buka Internasion.....
20/04/2016 | Didi Ronaldo
article thumbnail

KOPI, Jakarta- Anggota Standing Committe ICAPP (Internasional Conference of Asian Political Parties) ke-26 Andreas Pareira mengatakan kepada wartawan  [ ... ]



NASIONALPasaman Raih Penghargaan Parasamya Purna.....
25/04/2016 | Muhammad Doni
article thumbnail

KOPI, Pasaman - Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis menerima langsung piala anugerah Prasamya Purna Karya Nugraha dari Wakil Presiden Republik Indonesia J [ ... ]



DAERAHBesok, Garuda Agen Travel Fair Jambi Dib.....
28/04/2016 | Alamsyah Amir

KOPI, Jambi - Garuda Indonesia kembali menunjukkan eksistensinya dengan menyelenggarakan Garuda Indonesia Travel Fair. Event Nasional ini serentak dil [ ... ]



EKONOMINantikan Banjir Diskon Belanja Online Hi.....
28/04/2016 | Yeni / Pri

KOPI - Awal Mei 2016 ini, lebih dari 50 E-Commerce akan menyelenggarakan Diskon & Midnight Sale. Akan ada penawaran super spesial selama 3 (tiga) hari [ ... ]



HANKAMDandim Makassar Jefri Octavian Rotti Ter.....
25/04/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Makassar- Ditempat terpisah Ajisutisyoso mengatakan yang merusak nama institusi TNI bukan berasal dari eksternal melainkan oknum anggota TNI ter [ ... ]



OLAHRAGAPS.TNI Memproklamirkan Diri Demi Memotiv.....
19/04/2016 | Yeni Herliani

KOPI – Ditengah lesunya kondisi Persepakbolaan Indonesia yang mengalami berbagai sandungan disana sini, TNI memandang perlu untuk berperan aktif dal [ ... ]



PARIWISATAObjek Wisata Terbaru Japan Corner Museum.....
19/04/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta - Bila kita melangkah menuju kota banda Aceh dan berkunjung ke museum tsunami di bilangan lapangan Blang Padang maka anda semua akan men [ ... ]



POLITIKAsrizal H. Asnawi Siap Tarung Untuk Aceh.....
28/04/2016 | Ari Muzakki

KOPI, BANDA ACEH – Ketua Fraksi PAN DPR Aceh Asrizal H. Asnawi menyatakan kesiapannya untuk maju pada Pilkada Aceh Tamiang 2017 mendatang. Niat tulu [ ... ]



OPINISANG PEMIMPIM DR. H. SUHARDI DUKA, MM KE.....
28/04/2016 | Muhammad Nur Ino

Laporan dan Opini oleh OKT Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat DR. H. Suhardi Duka, MM  yang akrab disapa Pa SDK Oleh kolega dan masya [ ... ]



PROFILIbunda Mantan Gubernur Aceh Telah Tiada.....
13/04/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta-Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Duka cita sedang meliputi keluarga besar mantan Gubernur Aceh Syamsuddin Mahmud.Ibunda ya [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAAceh Bisa Maju dengan Pelaksanaan Syaria.....
09/04/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta - Berbicara tentang provinsi Aceh maka tidak bisa dilepaskan dengan pelaksanaan syariat Islam. Akan tetapi dalam pelaksanaannya banyak t [ ... ]



ROHANIKeluarga Toraja di Jakarta Rayakan Paska.....
13/04/2016 | Zohiri Kadir

KOPI, Jakarta - Tepatnya pada 9 April lalu bertempat di gedung BPPT Jl. M. H. Thamrin, perkumpulan Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) se-Jabodetabek meraya [ ... ]



RESENSIEra Soeharto : Sudjono "Mentri Urusan .....
19/03/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Jakarta- Menurut buku biografi Liem Sioe Liong dengan judul ” Liem Sioe Liong’s Salim Group: The Business Pillar of Suharto’s Indonesia” [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIRinduku Terkubur di Kampung Lansek.....
21/02/2016 | Nova Indra

siang ini
riak Tabek Kaluai masih sama
saat hatiku bicara tentangmu
tentang cinta, tentang rindu kita

hingga kini
terngiang gelak tawa
dua pecinta ber [ ... ]



CURAHAN HATIPemadaman Listrik di Lampung Barat.....
18/04/2016 | Ari Kusmiran

  KOPI, Lampung Barat - Pemadaman Listrik di bumi Lampung Barat hampir setiap hari terjadi, bahkan didalam satu hari bisa terjadi pemadaman 2 sampai [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.