Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Kriteria Anggota DPR Menjadi Dewan yang Mewakili Rakyat (241/M)

Menjadi Dewan yang Mewakili Rakyat (241/M)

KOPI -  Dewan Perwakilan Rakyat. Atau yang biasa disingkat dengan DPR. Memang merupakan sebuah nama, jabatan, atau tempat yang di inginkan oleh banyak orang. Menyampaikan aspirasi rakyat, begitu katanya. Maka tak pelak bahwa dari berbagai kalangan pun berbondong-bondong mendaftarkan diri. Mulai dari kalangan cendekiawan, artis bahkan tukang ojek pun ada . Secara kualitas mah nanti yang penting daftar dulu, begitu mungkin pikiran dari sebagian orang. Ada yang hanya memanfaatkan nama besar keartisannya untuk menarik masa, ada pula yang hanya menjadi kambing hitam politik sebagai alat perbanyak suara partai. Terlepas dari itu menjadi seorang anggota dewan mungkin memang sangat menggiurkan.

Seolah-olah memang diagungkan maka kapasitas diripun dilupakan. Entah karena terburu nafsu atau karena memang murni ingin mewakili rakyat. Namun belakangan ini kinerja anggota dewan kita dinilai buruk. Karena fenomena yang ada telah membuktikannya, banyak sekali diantara mereka yang telah melenceng niatnya. Sehingga uang yang seharusnya bisa dinikmati rakyat diambil sebagai alat pemenuhan harta pribadi.

Untuk itu menurut saya ada 12 kriteria calon anggota DPR Indonesia masa depan yaitu:

1. Taat beribadah sesuai keyakinan.

Bagi seorang muslim, bisa membaca Al Qur’an merupakan suatu kewajiban. Tentunya disertai dengan pemahaman dan langsung diamalkan sesuai ajarannya. Dengan pondasi yang kuat terhadap pemahaman Al Qur’an, maka seorang mukmin tersebut pasti akan bisa menjalankan amanahnya dengan baik sebagai wakil rakyat, yang akan memperjuangkan aspirasi rakyatnya. Begitupun dengan yang beragama lain harus taat dan patuh pada keyakinan nya sendiri. Karena keyakinan pertama pada tuhan adalah yang segala-galanya

Anggota dewan yang percaya sepenuh hati dengan Tuhan yang Maha Esa akan dapat memikul amanah dengan baik. Mereka memahami, bahwa setiap perilaku mereka selama menjadi anggota dewan akan dimintai pertanggungjawabannya pada Tuhan YME.

2. Minimal lulusan strata 1

Seorang pemimpin haruslah cerdas, begitupun dengan anggota dewan. kecedasan seseorang ditentukan dari berapa lama seseorang wakil rakyat itu pernah menuntut ilmu dan pernah mengabdikan dirinya kepada rakyat. Maka Potensi ini dapat dilihat dari tingkat pendidikan formal, apakah wakil rakyat memiliki tingkat pendidikan formal yang mampu mendorong untuk dapat melakukan tugas-tugasnya atau tidak. Meskipun pendidikan formal bukan satu-satunya tolok ukur kemampuan atau potensi yang dimiliki seseorang. Dengan pendidikan formal yang tinggi, serendah-rendahnya Strata 1 calon wakil rakyat diharapkan akan mampu melaksanakan tugas-tugas legislatif dengan baik apabila kelak terpilih menjadi anggota legislatif. Pendidikan formal yang tinggi ditambah pengalaman berorganisasi yang cukup lama, akan menjadikan calon wakil rakyat memiliki daya pikir yang rasional, kritis, realistis tapi juga arif dan bijaksana, tidak emosional dalam merespon (mensikapi) segala persoalan yang ada sebagai konsekuensi logis dalam rangka memperjuangkan kepentingan rakyat. Meskipun tidak ada jaminan bahwa seseorang yang memiliki tingkat pendidikan formal tinggi dan pengalaman berorganisasi yang cukup lama otomatis memiliki kemampuan yang baik. Tapi ini akan lebih baik dibanding bila tingkat pendidikan formal yang dimiliki rendah misal SD, SMP atau SMA dan tidak memiliki pengalaman berorganisasi.

3. Cerdas secara luas dan paham akan Undang-undang dan pancasila

Anggota dewan harus memiliki pengetahuan yang luas, kecerdasan tidak hanya masalah undang-undang dan pancasila namun juga berbagai ilmu pengetahuan lainnya. Seorang anggota dewan mestilah orang yang paham dengan pancasila dan UUD 1945. Karena nantinya mereka akan bertugas sebagai dewan legislatif yang berfungsi untuk membuat undang-undang. Jadi dia harus paham dasarnya dahulu, baru kemudian membuat aturan-aturan baru yang tidak bertentangan dengan dasarnya.

4. Mempunyai sikap empati pada masyarakat

Setiap anggota dewan harus memiliki jiwa keempatian yang tinggi yang tentunya menjadi contoh bagi masyarakat luas Indonesia yang juga senantiasa mengingatkan kita bahwa ancaman kemiskinan dan bencana alam masih menghantui banyak masyarakat di segenap penjuru negeri. Sikap empati dari para anggota legislatif tentu menjadi modal awal bagi terciptanya kalangan legislatif yang bersih dan progresif.

5. Usia produktif dalam bekerja

Usia mempengaruhi kinerja. Oleh karena itu, perlulah kiranya anggota dewan yang berusia produktif. Sehingga mereka dapat bekerja dengan semangat. Bila pada undang – undang No. 10 tahun 2008 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD hanya ditentukan batas usia minimal, tanpa ditentukan usia maksimal hal ini menyebabkan banyak ditemukan di lapangan, kaum tua yang duduk di kursi dewan berumur lebih dari 60 tahun, sehingga mereka tidak bisa bergerak aktif lagi. Jadi batas maksimal usia pun harus ditentukan agar para wakil rakyat bisa benar-benar bekerja dengan maksimal.

6. Jujur dan bersih

Dewasa ini, mencari manusia jujur itu sangat langka. Tidak ada yang dapat menjamin jika seorang yang ahli agamapun jika disodorkan uang maka ia akan terlepas darinya. Jujur adalah hal yang mutlak. Pun juga dengan seorang anggota dewan harus jujur dan bersih dalam menjalankan tanggung jawabnya.

7. Punya prinsip dan tujuan yang jelas

Bisa dibayangkan mau dibawa kemana negara yang sebegitu besar ini jika seorang anggota dewan tidak memiliki prinsip dan tujuan yang jelas dalam pembangunan negara. Maka diperlukan seorang pemimpin visioner yang berkaca kedepan bahwa tindakannya tidak hanya untuk hari ini tetapi juga untuk arah kedepan.

8. Mempunyai pengalaman dalam partai politik minimal 3 tahun

Tidak ada yang instan, semua butuh proses begitupun dengan anggota DPR. Untuk mempunyaipengetahuan politik, semua harus dipelajari, jadi yang akan menjadi anggota dewan haruslah berpengalaman di bidang politik, minimal 3 tahun. Dan haruslah tercatat sebagai pengurus/anggota aktif. Karena berdasarkan kejadian saat ini, banyak anggota dewan yang instan (misalnya: dari kalangan artis) tidak dapat berbuat banyak selama menjadi anggota dewan. Hal ini disebabkan karena mereka tidak paham dengan dunia politik.

9. Berdomisili di tempat yang diwakili

Setiap daeah memiliki permasalahan dan sifat yang unik. Tentunya hal itu dapatlah di kaji dalam forum yang notabene adalah anggota dewan yang berasal dari daerah tersebut secara asli. Paling tidak menetap di daerah selama 2 tahun agar ia bisa benar-benar mewakili rakyat daerah tersebut

10. Disiplin

Sering kali kita jumpai pemberitahuan di televisi tentang banyak anggota DPR yang tidur atau bermain internet ketika rapat. Hal itu tentu saja bermasalah untuk kedisiplinan anggota DPR. Begitupun dengan waktu, bila pada Undang – Undang No.10 tahun 2008 tentang anggota DPR, DPD, dan DPRD dinyatakan bersedia bekerja penuh waktu/full time. Tapi kejadian di lapangan tidak demikian, banyak anggota dewan yang keluyuran saat jam kantor, melakukan kegiatan yang tidak berhubungan dengan tugas ke-anggotadewanan-nya.

11. Kritis

Anggota dewan yang kritis adalah yang cepat tanggap dengan suatu hal yang dianggap membahayakan terhadap masalah yang terjadi di masyarakat. kritis adalah yang dapat cepat menangkap peluang yang ada untuk peningkatan kesejahteraan rakyat. Anggota dewan yang mampu berpikir secara kritis, masalah yang mereka hadapi tentu akan semakin sederhana dan mudah dicari solusinya.

12. Berwibawa

Seorang pemimpin yang memiliki kewibawaan tinggi pasti akan merenungkan semua perkataan yang diucapkan dan yang akan keluar dari mulutnya . serta ia akan meluruskan kebijakan yang dianggapnya bertentangan dengan pancasila dan kultur sosial masyarakat Indonesia.

 

Biodata Penulis

Nama : YONI ELVIANDRI

Tempat,tanggal lahir : Sungai Tutung ,29 Juni l993

Alamat rumah : Pondok yasmin Jl babakan raya (BARA 2) rt o4 rw 01 no 88 Lingkar kampus IPB Dramaga, Bogor

Nomor telepon seluler : 085266300603

Alamat e-mail : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Pekerjaan : Mahasiswa

Universitas : Institut Pertanian Bogor

Blog : www.sangpengembarabiru.blogspot.com

Akun Facebook : Yoni Elviandri Ar-rajid

 

Pawai Pembangunan Dinilai Kurang Memuaskan, Juga Minim Antraksi
Sabtu, 19 Agustus 2017

KOPI, Sarolangun - Pawai pembangunan pada perayaan kemerdekaan RI yang ke 72 dimeriahkan dengan berbagai penampilan budaya ditengah kehidupan masyarakat dan profesi. Tradisi pawai pembangunan ditampilkan oleh masing-masing pelajar dan juga pegawai dari setiap instansi pemerintah daerah kabupaten Sarolangun dinilai masih kurang memuaskan serta minim antraksi. Hal itu disampaikan oleh Bupati sarolangun, Sabtu  (19/8).   "Kita tidak melihat... Baca selengkapnya...

Gelar Paskibra 1.478 Personil di HUT Ke-72 Kemerdekaan RI, Pulau Sebatik Raih Rekor MURI
Jumat, 18 Agustus 2017

KOPI, Nunukan – Menjadi warga Pulau Sebatik boleh berbangga, tepat pada HUT Kemerdekaan RI yang ke 72 Tahun 2017 (Kamis, 17/08/2017), Pulau yang terletak diutara propinsi Kalimantan Utara tersebut menorehkan tinta emas, dengan berhasil meraih rekor MURI (Museum Rekor - Dunia Indonesia) lewat gelar Pasukan Pengibar Bendera terbanyak yang melibatkan 1.478 yang dilaksanakan di Dermaga TNI - Al Sungai Pancang dan Pelabuhan Batu.     Senior... Baca selengkapnya...

RSUD Sarolangun Kembali Menjadi Tempat Study Banding
Rabu, 16 Agustus 2017

KOPI,Sarolangun - Semenjak meraih akreditasi, rumah sakit umum daerah Prof DR HM Chatib Quzwen Kabupaten Sarolangun dianggap memiliki mutu dan kualitas memenuhi standart. Untuk itu RSUD Sarolangun kini telah menjadi tempat study banding rumah sakit umum baik dari luar maupun didalam daerah. Baru ini, RSUD Sungai bahar Muaro Jambi yang membawa pihak menajeman rumah sakit dan dokter sebanyak 15 orang untuk melakukan study banding di RSUD... Baca selengkapnya...

Danramil 08/Bakongan Pimpin Upacara Pengibaran 72 Bendera Merah Putih Di Pulau Dua
Minggu, 13 Agustus 2017

KOPI, ACEH SELATAN - Badan SAR Nasional (Basarnas) Kabupaten Aceh Selatan melaksanakan acara pengibaran Bendera Merah Putih dan penanaman terumbu karang di Pulau Dua, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Minggu (13/08/2017).   Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-72. Hadir dalam acara tersebut, diantaranya Danramil 08/Bakongan Kapten Inf Endang Ruhiyat dan juga Basarnas Kabupaten Aceh... Baca selengkapnya...

Bank Riau Kepri Salurkan Dana CSR kepada 20 Ribu Naker
Minggu, 13 Agustus 2017

KOPI, Pekanbaru - Bank Riau Kepri (BRK) salurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang diperuntukkan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kepada 20.000 pekerja rentan yang ada di Provinsi Riau pada program Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan (GN Lingkaran).     Para pekerja yang menerima bantuan perlindungan dari dana CSR Bank Riau Kepri ini... Baca selengkapnya...

Kapolda Se Sumatera Saksikan Simulasi Pencegahan Kebakaran Hutan di Kampar
Jumat, 11 Agustus 2017

KOPI, Pekanbaru - Di tempat kerjanya, Mas Sugeng Triwardono mengatakan, ”Mutasikan saja Komandan oknum Kapolda, Danrem yang wilayahnya terjadi kebakaran hutan ini berarti sang kepala satuan TNI/Polri tersebut tidak bisa menjaga daerah teritorialnya bebas dari kebakaran hutan. Berapa ratus milyar uang negara terbuang sia-sia setiap tahun hanya untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan. Lebih baik uang tersebut digunakan untuk membangun... Baca selengkapnya...

Penyair Maroko Anissa Taouil Menulis Puisi dan Bernyanyi dalam Bahasa Indonesia
Jumat, 11 Agustus 2017

KOPI, Jakarta - Anissa Taouil, seorang Profesor dari Universitas Hassan II Casablanca, Maroko, merupakan seorang penyair yang menulis puisi dalam lima bahasa, yakni Bahasa Arab, Inggris, Perancis, Spanyol, dan Indonesia. Anissa, demikian ia akrab disapa, adalah orang Maroko pertama yang menulis puisinya langsung dalam Bahasa Indonesia. Dirinya menjelaskan bahwa ia telah menjalin kerajsama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Rabat... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALRibuan Pendonor Meriahkan Hari Donor Dar.....
19/08/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan membuka kegiatan Gerak Jalan Sehat di halaman Kantor PMI Kota Bandung didampingi Sekretaris Daera [ ... ]



NASIONALInilah Harapan Pemuda Papua di Sulawesi .....
17/08/2017 | Saktiawan Wicahyono Putro
article thumbnail

KOPI, Manado – Peringatan HUT Ke – 72 Kemerdekaan Republik Indonesia disambut antusias oleh seluruh lapisan masyarakat. Momentum ini merupakan p [ ... ]



DAERAHPeringatan HUT Ke-72 Kemerdekaan Republi.....
20/08/2017 | Rahmat Bitay

KOPI, Banda Aceh - Negara Indonesia tepat merayakan kemerdekaannya yang ke-72 tahun. Hari ini Kamis 17 Agustus 2017, seluruh anak bangsa Indonesia mem [ ... ]



PENDIDIKANDPC PPWI Bekasi Gelar Rapat, Seminggu Je.....
19/08/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Bekasi Utara - Ketua DPC Bekasi, Sugiatmico menggelar rapat persiapan session 3 “Pelatihan Jurnalist Tingkat Pelajar dan Mahasiswa” bertempa [ ... ]



EKONOMIGrand Opening “Berrybenka Store - Peja.....
19/08/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Bagi para fesyen maniak, nama Berrybenka tentu sudah tidak asing lagi didengar. Situs belanja dengan fashion dan produk kecantikan te [ ... ]



HANKAMIngin Kibarkan Bendera Merah Putih, Seor.....
13/08/2017 | Haes Asel

KOPI, Aceh Selatan - Menjelang peringatan HUT RI ke - 72 tahun 2017 yang hanya tersisa waktu lima hari lagi, segala usaha pekerjaan kegiatan tindaka [ ... ]



OLAHRAGAIni Dia Para Pemenang Wrangler True Wand.....
21/06/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Sebuah petualangan besar tahun ini “Wrangler True Wanderer 2017” baru saja menemukan pemenangnya. Mereka telah menunjukan bahwa m [ ... ]



PARIWISATALesehan di Atas Bukit Cara Lain Menikmat.....
13/08/2017 | Femilia Zahra

KOPI, Palu- Beberapa waktu lalu kami selaku reporter KOPI berkesempatan untuk menginjakkan kaki di kota Lembah. Entah angin apa yang membawa kami hing [ ... ]



HUKUM & KRIMINALPengelola SMAK Dago Minta Hakim Tolak Gu.....
16/08/2017 | Buddy Wirawan

KOPI, Bandung - Pengelola Sekolah Menengah Atas Kristen (SMAK) Dago  Yayasan Badan Perguruan Sekolah Menengah Kristen Jawa Barat (BPSMKJB) meminta  [ ... ]



POLITIKSetelah Mendaftar ke PPP dan NasDem ‘.....
06/08/2017 | Rifnaldi
article thumbnail

KOPI, PADANG PAJANG - Setelah Drs. Yulfahmi dan Ir. H. Edwin, Sabtu (5/8) kemeren giliran Wakil Walikota dr. H. Mawardi Samah yang menyambangi Kantor  [ ... ]



OPINIWaspadalah… Modus Penipuan Menjual Nam.....
03/08/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Waspadalah Gerombolan begal beraksi wilayah Siak Hulu, kabupaten Kampar, Propinsi Riau. Kami memantau gerak-gerik gerombolan Begal t [ ... ]



PROFILJamintel Adi Togarisman: TP4 Lahir Bukan.....
09/08/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta - Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Adi Togarisman menjelaskan, ”Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4) lahir  [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAPKPA Kembali Gelar FFA dan FTA 2017.....
25/07/2017 | Sulaiman Zuhdi Manik

KOPI - Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) kembali menggelar Festival Film Anak (FFA) dan Festival Teater Anak (FTA) tahun 2017 dengan t [ ... ]



ROHANIUskup Edmund Woga: Cinta Allah Itu Tidak.....
02/08/2017 | Mohamad Nur Arifin

KOPI, NTT – “Karya Tuhan itu sungguh luar biasa. Tuhan berkarya di mana saja, kapan saja dan untuk siapa saja tanpa kecuali dalam kelimpahan cint [ ... ]



RESENSIDrama Korsel Berjudul Man Who Dies to L.....
30/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI – Jakarta - Drama Korea Man Who Dies to Live berhasil masuk sepuluh besar rating drama terbaik di Korea Selatan.
drama yang tayang di MBC ini j [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIAnak Bupati Paluta Beserta Istri Refin.....
19/08/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Paluta – Resky Basyah Hrp PNS/ASN menjabat sebagai Kabid Mutasi pada BKD Kabupaten Paluta (Padang Lawas Utara) juga anak kandung Drs Bachrum [ ... ]



SERBA-SERBIDian Sastro Jadi #IbuTangguh di Acara Ta.....
19/08/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Lotte Mart dan “Baygon - Ibu Tangguh Pilih Yang Tangguh” menggelar Media Gathering “Ibu Tangguh 3 Generasi”, di Restaurant Ser [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.