Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDATiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Kriteria Anggota DPR Mengembalikan Tupoksi DPR (292/P)

Mengembalikan Tupoksi DPR (292/P)

KOPI - Kepercayaan publik terhadap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) semakin memudar, akibat perilaku buruk mereka selama ini. DPR tidak lagi korektif terhadap kebijakan eksekutif yang tidak berpihak kepada rakyat. Kehadiran mereka di Senayan juga tidak memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Ini diakibatkan orientasi “perjuangan” DPR tidak lagi pada koridor sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi)-nya.

Bagaimana program pemerintahan bisa berjalan sesuai dengan amanah rakyat. Jika pengawasan tidak dilakukan dengan baik. DPR selalu mempersoalkan anggaran dan fasilitas. Tapi tidak ada prestasi yang diberikan sebagai imbalan atas mahalnya fasilitas yang sudah mereka terima dari pemerintah. Sedangkan saat dibutuhkan menyuarakan aspirasi masyarakat, mereka lebih pasif. Tugas utama mereka dikesampingkan. DPR menjadi ambigu ketika berhadapan kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat.

Karena itu publik patut mencurigai hubungan yang dibangun DPR dengan pemerintah selama ini. Sebab sinergi DPR dengan pemerintah bukan sinergi yang positif. Tapi mengesankan ada konspirasi dalam meng-goalkan kebijakan pemerintah. Kendati kebijakan tersebut sama sekali tak bermanfaat bagi masyarakat, tapi lebih kepentingan elit pemerintah.

Sehingga apapun yang dibutuhkan DPR akan dipenuhi pemerintah sebagai imbalannya. Lihat saja tahun 2012 mereka mendapatkan kenaikan anggaran untuk alat kelengkapan DPR yang mencapai Rp 2 triliun. Pantaskah DPR mendapat dana dengan jumlah di atas kewajaran ? Padahal prestasi kinerja mereka sama sekali tidak sebanding dengan jumlahitu. Seharusnya DPR lebih fair, artinya jika ingin mendapat kenaikan anggaran, tingkatkan dulu kinerja. Jangan hanya soal anggaran yang selalu dipersoalkan.

Nama Dewan terhormat semakin tercemar di mata publik. Berbagai sorotan pedas yang dilakukan publik untuk mengubah sikap mereka. Namun, tidak membuat DPR “insaf’. Beragam kasus melilit mereka. Mulai dari kasus pornografi, asusila, bahkan korupsi. DPR tidak menjadi lagi wakil yang membela hak rakyat. Mereka malah cenderung menjadi pelaku tindak pidana terhormat.

Ketika publik menyorot supaya dewan menahan diri dari gaya hidup bermewah dan berfoya, juga tidak mendapat respon. Budaya hedonis telah melekat kental, dan menjadi ngetrend di kalangan mereka. Sehingga mereka lupa dengan tupoksinya. praktik “perselingkuhan” kerap terjadi dewan dengan pemerintah untuk mendapatkan proyek.

Padahal setiap bulan DPR bisa mengantongi gaji Rp 52 juta. Jumlah yang tidak sedikit. Mereka digaji dengan dana dari rakyat untuk memperjuangkan hak rakyat. Sehingga pengelolaan dana negara memenuhi prinsip-prinsip Good Governance. Mereka digaji untuk melahirkan regulasi demi kepentingan rakyat, mengawal supaya hak anak yatim, fakir, miskin dan anak-anak terlantar tidak terabaikan.

Publik punya alasan kuat mengkritik supaya dewan meninggalkan gaya kehidupan hedonis. Karena itu akan membuahkan korupsi. Tapi kritikan itu membuat ulah mereka semakin menjadi-jadi. Sikap tidak fair juga ditujukan DPR, ketika KPK mulai melakukan penegakan hukum untuk memberantas korupsi. Sehingga ada wacana dari mereka ingin membubarkan komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), supaya lemahnya penegakan hukum. Jadi pantas saja ketika masyarakat mengaku kecewa.

Faktor itu bisa mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Mereka semakin apatis dengan program pemerintah. Ini bisa membayakan demokrasi di Indonesia. Pemilu hanya menjadi runititas lima tahun sekali untuk pergantian kekuasaaan.

Seyogyanya seorang wakil rakyat menjadi teladan bagi perwakilannya. Menjadi pengontrol ketika arah kebijakan pemerintah tidak lagi sebagaimana diamanahkan rakyat. Kemudian mengarahakan kembali sehingga tujuan kemakmuran rakyat bisa tercapai sebagaimana disebutkan dalam UU 1945.

Dalam konsep Trias Politika, legislative atau DPR berfungsi untuk melahirkan undang-undang, mengawasi pelaksanaan undang-undang yang dilakukan eksekutif. Fungsi pengawasan baru dikatakan berjalan dengan baik, jika DPR mampu mengkritisi kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tidak sesuai dengan kepentingan rakyat.

Persoalan lemahnya fungsi pengawasan DPR, karena selama ini dewan juga ikut mengelola anggaran. Dana aspirasi dewan selama ini bukan membantu masyarakat. Tapi malah menimbulkan persoalan. Nah jika itu tak segera dicari solusi bisa mengancam demokrasi di negara ini.

Karena itu menurut penulis harus segera dicari solusi dan konsep, seperti apa kriteria yang harus di pilih rakyat kedepan. Menurut penulis ada 12 kriteria yang harus dimiliki DPR kedepan.

Kriteria pertama adalah memiliki sifat amanah. Untuk mendapatkan DPR amanah harus dimulai dari proses awal pengkaderan di partai. Kemudian mereka yang mendapat mandat untuk mencalonkan diri adalah sosok yang telah teruji. Bukan hanya amanah bagi kelompoknya, tapi juga bagi masyarakat luas. Sehingga ada upaya ketika mereka sudah terpilih ada upaya dari mereka untuk merealisasikan janji mereka.

Kriteria yang kedua adalah beragama. Agama menjadi salah penentu bagi terbentuknya sifat amanah dari seorang anggota dewan. Sehingga pengawasan dan penganggaran DPR tidak bertentangan dengan nilai-nilai agamana manapun. Calon anggota dewan kedepan harus benar-benar agamais.

Kriteria ketiga adalah berpendidikan minimal Strata satu. DPR kedepan bukan hanya pandai dalam memberikan kritikan tapi juga mampu melahirkan solusi. mampu memecahkan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Kriteria ke empat jujur dan adil. Sifat ini salah yang terpenting harus dimiliki anggota dewan kedepan. Karena bila tidak dewan tidak jujur, bagaiamana prinsip pemerintah yang baik bisa diterapkan. Sifat ini sangat erat kaintan dengan pendidikan agama dan basic seseorang. Belum pernah kita mendengar ada dewan yang digelar al amin selama ini.

Kriteria kelima adalah bertanggungjawab. DPR yang tidak bertanggungjawb tidak akan bisa menjadi wakil rakyat. Untuk memperoleh kriteria ini dapat diperhatikan prilaku dan kebiasaan sehari-hari. Ini juga ada kaintannya dengan partai politik tempa DPR itu dibesarkan. partai politik harus berani mereccal terhadap DPR yang mengabaikan kepentingan rakyat.

Kriteria keenam adalah mengutamakan kepentingan rakyat. Sangat sulit menemukan orang yang selalu mengutamakan kepentingan rakyat dibandingkan dengan kepentinan pribadinya. Namun, jika sikap ini tidak dimiliki oleh DPR, bagaiamana mereka menyuarakan suara rakyat.

Keriteria ketujuh adalah adanya dukungan partai politik. Salah satu faktor yang terpenting adalah proses pengkaderan di partai politik. Sebab selama minim sekali ada proses pengkaderan yang dilakukan partai politik. Sehingga mereka bukan hanya mampu mewakili partainya diparlemen tapi juga mampu memperjuangkan hak rakyat.

Kriteria kedelapan menurut penulis ikhlas. Sifat ini memang semakin langka ditemui di DPR. Tapi yang menjadi persoalan selama ini tugas yang dilaksanakan hanya untuk melepas kewajiiban jika sudah disorot publik. Tapi bukan karena dilandasi keihklasan dalam berbuat. Karena salah satu kunci keberhasilan dalam perbuatan adalah ikhlas.

Kriteria kesembilan memiliki kepekaan sosial. Dewan yang memiliki sifat sosial sangat dekat dengan rakyat lapisan bawah. Mereka cepat tanggap atas persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat. Peka dan peduli terhadap nasib rakyatnya, tidak mau menyusahkan mereka dan selalu mendoakannya.

Kriteria kesepuluh memiliki jiwa kepemimpinan. DPR harus bisa merangkul semua golongan. jiwa leadership ini untuk mempersatukan beragama Rasis yang ada di Indonesia, sehingga bisa memperngaruhi masyarakat supaya ikut berpatisipasi dalam pembangunan. dengan persatuan dan kesatuan Negara ini bisa baik.

Kriteria ke-11 tidak alergi ketika dikritik. Ketika ada dikritik yang positif, DPR harus menerima untuk peningkatkan kinerja mereka sesuai dengan amanah rakyat. karena itu adalah betuk kontrol yang dilakukan masyarakat terhadap perwakilannya.

Kriteria ke-12 harus mampu melayani. Supaya terlaksana pengawasan yang baik, DPR harus melayani rakyatnya dengan ikhlas. Mereka harus memiliki jiwa pelayanan yang baik sehingga fungsi pengawasan DPR bisa dilaksanakan sesuai dengan keinginan masyarakat. Pemimpin yang baik adalah yang mau melayani rakyat.

 

Biodata Penulis

Nama : Jafaruddin

Tempat Tanggal Lahir : Blang Jruen, Kabupaten Aceh Utara Aceh, 10 Mai 1982

Alamat rumah : Jln Banda Aceh Medan, Desa Blang Peuria Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Aceh.

Nomor HP : 085260331510

e-mail : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

pekerjaan : Wartawan Serambi Indonesia Perwakilan Lhokseumawe

 

Deputi IV Staf Presiden Hadiri Pelantikan Suroto sebagai Ketua DPW Permata Riau
Minggu, 30 April 2017

KOPI, Pekanbaru - Tatang B . Tama Deputi IV kantor Staff kepresidenan membidani lahirnya Permata (Perkumpulan Masyarakat Transmigrasi). Permata relawan pasangan Jokowi - Jusuf Kalla saat Pilpres tahun 2014 kemaren. Ketua Umum DPP Permata,  Yana Achbarie melantik pengurus DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) Propinsi Riau yakni Suroto, ST, MT sebagai ketua DPW Permata Riau, Sekretaris Dalimin. Dalam sambutannya Yana mengatakan, “Program Permata... Baca selengkapnya...

YAPMI Gandeng PPWI Selenggarakan Pemilihan Top Model Junior Indonesia 2017
Sabtu, 29 April 2017

KOPI, JAKARTA - Berdasarkan hasil konsultasi dan pertemuan PPWI Nasional dengan perwakilan dari Yayasan Pembina Model Indonesia (YAPMI), kedua pihak bersepakat untuk saling mendukung dan bekerjasama dalam penyelenggaraan event pemilihan Top Model Junior Indonesia tahun 2017, yang grand finalnya akan diadakan di Jakarta pada September 2017. "Kegiatan audisi pemilihan calon Top Model Junior di daerah-daerah akan berlangsung di bulan Mei s/d... Baca selengkapnya...

Komedi Senyum Lakukan Kunjungan Sosial ke Panti Asuhan Maria Immaculata
Kamis, 27 April 2017

KOPI, Jakarta - Seiring dengan arus modernisasi dan globalisasi yang masuk dalam kehidupan kita saat ini, termasuk serangan pengaruh budaya barat yang begitu sedemikian dahsyatnya menerpa generasi muda kita, yang dampaknya tidaknya di kota metropolitan saja, namun sudah sampai ke daerah-daerah nusantara pelosok, yang sudah tidak mampu lagi dibendung oleh pemerintah kita yang menyebabkan, perubahan yang sangat mendasar pada tatanan kehidupan... Baca selengkapnya...

Alamak... Cantik Kali, Supir Uber Taksi Filipina
Rabu, 26 April 2017

KOPI, Filipina - Pemerintah kota Pekanbaru kurang kreatif, bila supir Trans Metro atau Bus Way pengemudinya seorang wanita cantik dan seksi , pasti banyak orang menaiki bus Trans Metro khususnya pria dari berbagai latar belakang profesi dan suku.   Bus Trans Metro milik Pemkot (Pemerintah kota Pekanbaru) pengemudinya pria.Pengelola bus Trans Metro tidak kreatif, inovatif mencari gebrakan baru agar masyarakat pergi kekantor menaiki bus... Baca selengkapnya...

Pansus I DPRD Padang Panjang Kulap ke PDAM
Minggu, 23 April 2017

KOPI, PADANG PANJANG - Meskipun pelanggan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang Panjang 8000 pelanggan, namun PDAM masih tetap mengalami kerugian investasi. Hal ini dikatakan oleh Plt Direktur PDAM Padang Panjang, Jevie C Eka Putra. Menurutnya, kondisi ini terjadi dikarenakan terjadinya kebocoran pipa air yang sudah tidak layak pakai.   "Saat ini kita baru mampu mengganti pipa sepanjang 1,2 km dengan pipa paralon. Karena tahun 1989... Baca selengkapnya...

SDN 18 Sungai Pandahan Rehab Taman Kota
Jumat, 21 April 2017

KOPI, Pasaman - Yulinar, S.Pd kepala SDN 18 Sungai Pandahan Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman bersama majelis guru melaksanakan perehaban taman kota Lubuk Sikaping. Saat media ini turun ke lokasi kepala sekolah menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan atas anjuran dari pemerintah daerah, (20/04). "Pemerintah daerah menghimbau kepada seluruh instansi untuk membuat taman bunga masing-masing di wilayah Kecamatan Lubuk Sikaping," tutur... Baca selengkapnya...

Peringati HUT TMII, Bupati Pasaman Lepas Rombongan Seni Budaya ke Jakarta
Jumat, 21 April 2017

Bupati Yusuf Lubis saat menyalami rombongan menjelang keberangkatan ke Jakarta. KOPI,  Pasaman - Puluhan rombongan seni budaya dari Group Sanggar Pasaman Saiyo dilepas Bupati Pasaman Yusuf Lubis menuju Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Kamis 20 April 2017. Pelapasan rombongan tersebut dalam rangka ulang tahun TMII di Jakarta. “Di samping HUT TMII, pihak panitia juga menggelar pegelaran budaya di Jakarta. Jadi, kesempatan kita dari... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALMenjijikkan, Ditemukan Kotoran Manusia d.....
30/03/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Lisburn – Di kutip dari The Guardian, ditemukan kotoran manusia dalam kaleng minuman berkarbonasi yakni Coca Cola. Kotoran manusia ditemukan  [ ... ]



NASIONALSudut Pandang PPWI Terhadap Jurnalisme.....
18/04/2017 | M. Dwi Richa JP
article thumbnail

KOPI, Solok - Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., MA., yang merupakan lulusan PPRA Lemhannas tahun 20 [ ... ]



DAERAHBersama KPK, 19 Kabupaten/Kota Komitmen .....
29/04/2017 | M. Dwi Richa JP

Bersama KPK, 19 Kabupaten/Kota Komitmen Wujudkan Pemerintahan Bersih KOPI, Pasaman - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  Republik Indonesia meminta  [ ... ]



EKONOMIMother & Baby Fair 2017 Digelar 2 Kali d.....
27/04/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Menginjak tahun ke-10, untuk pertama kalinya Mother & Baby Fair Jakarta diselenggarakan 2 kali dalam setahun. Periode pertama digelar  [ ... ]



HANKAMBazar HUT Kostrad ke-56, Obral Sembako M.....
08/03/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Dalam rangka memeriahkan HUT ke-56, Kostrad menyelenggarakan “Bazar Murah Prajurit Kostrad & Insan Media”, Rabu (8/03/2017) berte [ ... ]



PARIWISATAPesona Wisata Sampuran Sorosah Kabupaten.....
24/04/2017 | M. Dwi Richa JP
article thumbnail

Pesona Wisata Sampuran Sorosah April 24, 2017 KOPI, Pasaman : Satu lagi Destinasi Wisata Air Terjun yang tersembunyi di Alam Pasaman. Air Te [ ... ]



POLITIKKades Pelalawan : "Kami Ucapkan Salam Te.....
14/04/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru – Kepala Desa (Kades) merupakan perpanjangan pemerintahan pusat ke daerah. Semasa pemerintah Gubernur Riau (Gubri) yang terdahulu y [ ... ]



OPINIPenelitian Tindakan, Mengapa Begitu Pent.....
11/04/2017 | Nova Indra

Cara yang digunakan untuk mengeksplorasi informasi untuk memperoleh variasi perbaikan alternatif atas dasar aspek praktis; dalam hal ini adalah memp [ ... ]



PROFILBrigadir David Gusmanto Bhabinkamtibmas .....
30/04/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Taratakbuluh- Brigadir David Gusmanto , Bhabinkamtibmas desa Teratak buluh, Polsek Siak Hulu, kabupaten Kampar, propinsi Riau berdayakan pemuda [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAEksistensi dan Peran RT - RW Harus Diper.....
25/02/2017 | Redaksi KOPI

KOPI, Makassar - Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia - Sulsel, (DPD PPWI Sulsel Ir. Imansyah Rukka mengatakan peran rukun te [ ... ]



ROHANIShalat Pengisi Ruang Hati Dihadapan Alla.....
17/05/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta, Dalam sehari semalam kita diwajibkan untuk shalat sebanyak lima kali. Setelah itu juga dianjurkan memperbanyak shalat-shalat sunat lainn [ ... ]



RESENSIMARS, Film Kisah Perjuangan Meraih Mimpi.....
03/05/2016 | Zohiri Kadir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Bertempat di XXI, Palaza Senayan, Jakara, Senin 92/5/2016) dan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan 2 Mei 2016 , Multi Buana K [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIRinduku Terkubur di Kampung Lansek.....
21/02/2016 | Nova Indra

siang ini
riak Tabek Kaluai masih sama
saat hatiku bicara tentangmu
tentang cinta, tentang rindu kita

hingga kini
terngiang gelak tawa
dua pecinta ber [ ... ]



CURAHAN HATIWaspadalah… Modus Penipuan Menjual Nam.....
06/04/2017 | Didi Ronaldo
article thumbnail

KOPI, Siak Hulu, Waspadalah Gerombolan begal beraksi wilayah Siak Hulu, kabupaten Kampar, Propinsi Riau. Kami memantau gerak-gerik gerombolan Begal te [ ... ]



SERBA-SERBIKetua Bhayangkari Riau Milawati Kagum.....
30/04/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pelalawan – Kagum dengan keindahan batik tulis bono Pelalawan, Ketua Bhayangkari Daerah Riau Ibu Milawati Zulkarnain beserta rombongan  melak [ ... ]


Other Articles

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.