Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDATiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Kriteria Anggota DPR Syarat-syarat Menjadi Pemimpin Masa Depan (309/M)

Syarat-syarat Menjadi Pemimpin Masa Depan (309/M)

KOPI - Seorang pemimpin adalah manusia, maka wajar jika pemimpin juga melakukan suatu kesalahan. Pemimpin bukanlah malaikat yang tidak mungkin melakukan kesalahan. Tetapi, alangkah baiknya jika pemimpin terpilih karena Ia memenuhi syarat-syarat yang membangung. Di sini saya menuliskan beberapa syarat untuk menjadi pemimpin sejati yang patut untuk dijadikan contoh bagi anggota atau rakyatnya. Berikut adalah syarat-syarat yang ingin saya ungkapkan :

1. Wajib memiliki syarat-syarat dasar, yaitu beragama, berakal, berilmu, sehat fisik maupun mental, dan baligh atau mencapai umur.

Seorang Pemimpin wajiblah memiliki syarat-syarat dasar tersebut. Beragama berarti memiliki pegangan untuk menyandarkan suatu perkara kenegaraan. Berakal berarti memiliki modal untuk pengembangan ilmu. Tentu mampu membedakan yang baik dan yang buruk. Berilmu berarti memiliki pengetahuan untuk memajukan Negara, dan akan memimpin suatu Negara dengan dasar ilmu yang benar, serta jauh dari kekolotan. Sehat jasmani dan rohani berarti mampu terjun mendekati rakyat dan mampu berjuang secara fisik juga mental. Mental disini berarti memiliki banyak tak tik yang mematikan musuh dan memajukan Negara. Baligh berarti mencapai umur, bukan anak kecil, sehingga suatu kepemimpinan menjadi sah.

2. Memiliki Cita-cita Mulia

Maksudnya, seorang Anggota DPR RI wajib memiliki cita-cita yang mulia untuk kemajuan suatu Negara. Apabila seorang pemimpin memiliki cita-cita yang mulia, tinggi, dan bermutu, maka secara otomatis akan mempengaruhi pikiran-pikiran rakyat untuk berpikir lebih maju. Cita-cita dan impian yang tinggi inilah yang akan menantang kita untuk maju.

3. Memiliki Sifat Ikhlas

Memiliki sifat ikhlas disini berarti bahwa seorang pemimpin wajib melakukan, memerintah, berkeinginan, dan memutuskan suatu perkara dari hati. Bukan semata-mata hanya untuk menggurgurkan kewajiban seorang pemimpin, akan tetapi karena kesadaran ia menjadi seorang pemimpin. Cita-cita yang mulia tidak akan berarti jika cita-cita tersebut hanya terwujud dalam ucapan, tanpa adanya gerakan dalam hati untuk benar-benar memajukan bangsa, yang didasari dengan ikhlas.

4. Perjuangan yang Gigih

Memiliki keinginan untuk berjuang dengan gigih sangat penting dalam kemajuan dan perkembangan Negara, sifat ini menunjukan adanya rasa tanggung jawab dan kecilnya rasa individual dalam jiwa pemimpin. Karena, pemimpin akan selalu mengutamakan kepentingan Negara jika keinginan untuk berjuang gigih ditanamkan pada jiwa pemimpin.

5. Tidak Melakukan Kompromi Negatif

Kompromi negatif merupakan induk dari munculnya korupsi. Pemimpin harus mampu menghindari dan menghilangkan kerjasama dan kompromi negatif, agar tidak terjadi korupsi yang mengakibatkan rakyat miskin. Apalagi berkompromi dengan musuh atau penjajah yang sebenarnya akan membunuh Negara kita.

6. Mengutamakan Ilmu

Seorang pemimpin harus berpikiran bahwa suatu bangsa atau negara tidak akan jaya jika warganya bodoh. Karenanya, pemimpin akan mewujudkan upaya-upaya untuk menjadikan warga berilmu. Jika warga berilmu, maka dalam pemilihan suatu pemimpin pastinya sangat berhati-hati. Warga yang berilmu akan memilih pemimpin yang berilmu pula, bukan memilih calon pemimpin yang memberi mereka uang yang banyak. Dan bagaimana untuk menciptakan warga yang berilmu jika tidak dimulai dari pemimpin yang berperan sebagai contoh dan panutan warga?.

7. Menerima Perbedaan

Dalam suatu komunitas tentulah terdapat banyak perbedaan. Dan tidak mungkin seorang pemimpin akan memenuhi rakyatnya satu persatu. Tetapi, pemimpin harus mampu untuk menerima perbedaan mereka dengan cara yang baik, dan tentunya berfikir untuk menyatukan rakyat agar tiada perbedaan dengan cara yang tidak menyinggung perasaan rakyat, sehingga dengan menyatunya suatu rakyat, maka akan mudah untuk memajukan Negara tercinta kita.

8. Memiliki Sifat Tegas

Selain memiliki sifat yang sangat lentur, yaitu mampu menerima perbedaan, pemimpin juga harus memiliki sifat tegas. Sehingga jika terdapat suatu penyelewengan, tidak akan membiarkanya, tetapi bagaimana penyelewengan tersebut diberantas. Dan tentunya rakyat pun akan mersikap segan terhadap pemimpin, karena memiliki seorang pemimpin yang tegas, tetapi juga lentur atau bisa dikatakan lembut.

9. Berfikir Objektif

Jika terdapat suatu penyelewengan atau pelanggaran, pemimpin akan menyikapinya secara objektif,yaitu tidak melihat siapa yang melakukan, tetapi melihat apa yang dilakukan. Jika penyelewengan tersebut dilakukan oleh kerabatnya atau orang yang memiliki hubungan dengannya, pemimpin tetap menyikapinya dengan adil dan menghukuminya sesuai undang-undang Negara yang berlaku, bukan dengan undang-undang diri atau perasaan pemimpin tersebut. Yaitu pemimpin harus menerapkan hokum di Negara ini kepada semua warga. Bukan hanya kepada rakyat miskin yang melanggar, tetapi kepada semua.

10. Profesional

Professional berarti mampu menempatkan posisi dirinya, professional hampir mirip dengan objektif, syarat menjadi pemimpin nomor 9. Jika terdapat pelanggaran, tetapi pelaku pelanggaran adalah kerabat, maka pemimpin mampu menempatkan apa yang harus dilakukan. Di sini pemimpin berperan sebagai prmimpin, bukan sebagai saudara atau kerabat pelanggar. Jadi, pemimpin harus bersikap selayaknya pemimpin, meskipun yang diadili atau diproses tindakannya adal kerabatnya.

11. Disiplin

Disiplin adalah menghargai waktu. Pemimpin yang disiplin akan menghargai waktu dan tidak akan membiarkan sedetik pun waktunya untuk melakukan hal yang tidak bermanfaat. Sedetik sangat bermanfaat untuk kemajuan Negara. Jika kita melihat kepada pemimpin-pemimpin kita pada zaman penjajahan, betapa berharganya waktu sedetik, bahkan dalam waktu sedetikpun bisa menyebabkan terbunuhnya saudara-saudara kita. Jika pemimpin bergerak cepat dan disiplin dalam segala hal, maka pergerakan yang dilakukan rakyat juga cepat. Karena antara atasan atau pemimpin dengan rakyat terdapat sirkulasi yang sangat berhubungan dan saling mempengaruhi.

12. Memiliki Rasa Cinta yang Tinggi

Yaitu mencintai dirinya, mencintai keluarganya, mencintai Negara, mencintai rakyat, dengan sepenuh hati. Cinta kepada dirinya yaitu mampu menjaga dirinya dari sesuatu yang tidak baik untuknya. Cinta keluarganya yaitu mampu menjaga keluarga, sehingga tidak terdapat suatu masalah yang mengakibatkan mencoreng nama baik keluarganya, yang pastinya akan menjatuhkan namanya sebagai seorang pemimpin. Cinta Negara dan rakyatnya yaitu memperjuangkan Negara dan rakyatnya dari penjajahan, kemiskinan, pengangguran, dan ketidakakuran.

Demikianlah beberapa syarat yang saya curahkan. Kembali lagi, tak lepas dari beberapa syarat tersebut, seorang pemimpin adalah manusia. Yang pasti memiliki kesalahan, tapi manusia memiliki akal dan hati. Yang dengannya kita mampu untuk berpikir dan merasakan sesuatu yang layaknya kita lakukan atau tidak. Semoga bermanfaat.

 

Identitas Penulis :

 

Nama : Uswatun Hasanah

Tempat/tanggal lahir : Sragen/15 Agustus 1993

Universitas : STAIN Salatiga

Alamat Universitas : jl. Tentara Pelajar 02 Salatiga 50721

Alamat rumah : Kacangan RT 23/II, Kacangan, Sumberlawang, Sragen

Nomor telepon : 085728178714

Alamat e-mail : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

 

 

Pokdakan Sakato Raih Terbaik Satu Tingkat Sumatera Barat
Senin, 18 April 2016

KOPI, Pasaman - Kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Sakato jorong Koto Panjang, Nagari Lansek Kadok, Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman, berhasil raih juara I penilaian kinerja kelembagaan perikanan budidaya tingkat Propinsi Sumatera Barat tahun 2015. Pokdakan Sakato memperoleh hadiah berupa, 1 unit notebook, 1 unit printer, 1 buah tabung oksigen portable dari Dinas Perikanan dan Kelautan serta piagam penghargaan dari Gubernur Sumatera... Baca selengkapnya...

Peringati HUT Kopassus Ke-64, KASAD Puji Prestasi Kopassus Dalam Menangani Aksi Terorisme
Sabtu, 16 April 2016

KOPI - Ditengah - tengah hangatnya situasi keamanan didalam negeri, sebagaimana diketahui pada akhir bulan Maret kemarin, kita telah dikejutkan dengan penyanderaan 10 warga Indonesia oleh kelompok teroris Abu Sayyaf di Filipina.     “Saya mengapresiasi kecepatan reaksi prajurit – prajurit Kopassus, khususnya satuan 81 penanggulangan teror dan Grup 3/Sandhi Yudha yang dalam waktu singkat telah siap melaksanakan tugas untuk melepaskan... Baca selengkapnya...

Dewan Adat Nasional Selenggarakan Pertemuan Konsolidasi
Kamis, 14 April 2016

KOPI, Jakarta - Dewan Adat Nasional (DAN) yang terdiri atas para raja dan sultan nusantara menyelenggarakan pertemuan nasional selama dua hari, 13-14 April 2016, di Jakarta. Para tokoh masyarakat bergelar Raja dan Sultan dari seluruh Indonesia menghadiri Pertemuan Konsolidasi tersebut. Diantara yang hadir, antara lain YM Prof. DR. Al-Habib Husein Abdulhadi Sulaeman dari Kesultanan Pajajaran dan YM DT. Dr. Ir. Muhammad Subur Sembiring dari... Baca selengkapnya...

Ditegur Kapolda, Polres Belu Kembalikan ID Card dan Tape-recorder Pewarta PPWI
Sabtu, 09 April 2016

KOPI, Jakarta - Kapolres Belu, AKBP Putu Gede Artha, melalui Kanit Buser Polres Belu bernama Timi, akhirnya mengembalikan ID Card dan alat perekam suara (tape recorder) milik anggota PPWI, Felixianus Ali, di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Pengembalian barang-barang milik Felix, demikian ia sehari-hari disapa, dilakukan pada Jumat kemarin, 8 April 2016, di Kantor Polres Belu. Demikian laporan disampaikan Felix dari Atambua.  ... Baca selengkapnya...

Salut Pemerintah Jkw-Jk, Bagi-bagi Hutang Pinjaman Negara ke Perusahaan Swasta
Sabtu, 09 April 2016

KOPI, Jakarta - Ditempat terpisah Ajisutisyoso mengatakan Pemerintah telah menipu rakyatnya sendiri. Dulu pinjaman uang dari Tiongkok dengan total US$ 3 Miliar setara 43,28 Triliun untuk membiayai pengembangan infrastruktur dan perdagangan.   Nyatanya uang tersebut lebih banyak disalurkan dan dipinjamkan ke beberapa  perusahaan BUMN dan swasta yang tidak ada korelasinya ketus Ajisutisyoso Pengamat Ekonomi dan Politik Indonesia singkatan... Baca selengkapnya...

Walikota Dumai Bertemu Investor Jepang Bahas Proyek Pengolahan Air Teknologi Canggih
Rabu, 06 April 2016

KOPI, Dumai – Kendala selama ini masyarakat Dumai sulitnya mendapat air bersih saat musim kemarau, maka Pemkot (Pemerintah Kota) Dumai melakukan terobosan bagaimana masyarakatnya dapat mengkomsumsi air bersih higienis.Yakni mengolah air laut, air payau menjadi air tawar yang langsung di konsumsi oleh masyarakat, untuk mewujudkan mimpi tersebut  walikota Dumai mendatangkan investor berasal dari negaraJepang. Dumai merupakan kota pelabuhan,... Baca selengkapnya...

Temukan 189 Hektare Ladang Ganja, Kapolri Apresiasi Operasi “Bersinar Rencong”
Selasa, 05 April 2016

KOPI, Banda Aceh – Sesuai dengan namanya Operasi“Bersinar Rencong” Kepolisian Daerah (Polda) Aceh dibantu TNI, berhasil menemukan 21 hektare ladang ganja yang dipelihara jaringa kartel narkoba. Letaknya berada tepat di tanah landai di tepi perbukitan lereng Gunung Seulawah. Kawasan itu masih masuk dalam daerah Lamteuba.   Kapolri dan rombongan tiba sekitar pukul 08.WIB, dengan menggunakan helikopter polisi. Pantauan Rakyat Aceh di... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALWapres Jusuf Kalla: Buka Internasion.....
20/04/2016 | Didi Ronaldo
article thumbnail

KOPI, Jakarta- Anggota Standing Committe ICAPP (Internasional Conference of Asian Political Parties) ke-26 Andreas Pareira mengatakan kepada wartawan  [ ... ]



NASIONALPasaman Raih Penghargaan Parasamya Purna.....
25/04/2016 | Muhammad Doni
article thumbnail

KOPI, Pasaman - Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis menerima langsung piala anugerah Prasamya Purna Karya Nugraha dari Wakil Presiden Republik Indonesia J [ ... ]



DAERAHBesok, Garuda Agen Travel Fair Jambi Dib.....
28/04/2016 | Alamsyah Amir

KOPI, Jambi - Garuda Indonesia kembali menunjukkan eksistensinya dengan menyelenggarakan Garuda Indonesia Travel Fair. Event Nasional ini serentak dil [ ... ]



EKONOMINantikan Banjir Diskon Belanja Online Hi.....
28/04/2016 | Yeni / Pri

KOPI - Awal Mei 2016 ini, lebih dari 50 E-Commerce akan menyelenggarakan Diskon & Midnight Sale. Akan ada penawaran super spesial selama 3 (tiga) hari [ ... ]



HANKAMDandim Makassar Jefri Octavian Rotti Ter.....
25/04/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Makassar- Ditempat terpisah Ajisutisyoso mengatakan yang merusak nama institusi TNI bukan berasal dari eksternal melainkan oknum anggota TNI ter [ ... ]



OLAHRAGAPS.TNI Memproklamirkan Diri Demi Memotiv.....
19/04/2016 | Yeni Herliani

KOPI – Ditengah lesunya kondisi Persepakbolaan Indonesia yang mengalami berbagai sandungan disana sini, TNI memandang perlu untuk berperan aktif dal [ ... ]



PARIWISATAObjek Wisata Terbaru Japan Corner Museum.....
19/04/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta - Bila kita melangkah menuju kota banda Aceh dan berkunjung ke museum tsunami di bilangan lapangan Blang Padang maka anda semua akan men [ ... ]



POLITIKAsrizal H. Asnawi Siap Tarung Untuk Aceh.....
28/04/2016 | Ari Muzakki

KOPI, BANDA ACEH – Ketua Fraksi PAN DPR Aceh Asrizal H. Asnawi menyatakan kesiapannya untuk maju pada Pilkada Aceh Tamiang 2017 mendatang. Niat tulu [ ... ]



OPINISANG PEMIMPIM DR. H. SUHARDI DUKA, MM KE.....
28/04/2016 | Muhammad Nur Ino

Laporan dan Opini oleh OKT Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat DR. H. Suhardi Duka, MM  yang akrab disapa Pa SDK Oleh kolega dan masya [ ... ]



PROFILIbunda Mantan Gubernur Aceh Telah Tiada.....
13/04/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta-Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Duka cita sedang meliputi keluarga besar mantan Gubernur Aceh Syamsuddin Mahmud.Ibunda ya [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAAceh Bisa Maju dengan Pelaksanaan Syaria.....
09/04/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta - Berbicara tentang provinsi Aceh maka tidak bisa dilepaskan dengan pelaksanaan syariat Islam. Akan tetapi dalam pelaksanaannya banyak t [ ... ]



ROHANIKeluarga Toraja di Jakarta Rayakan Paska.....
13/04/2016 | Zohiri Kadir

KOPI, Jakarta - Tepatnya pada 9 April lalu bertempat di gedung BPPT Jl. M. H. Thamrin, perkumpulan Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) se-Jabodetabek meraya [ ... ]



RESENSIEra Soeharto : Sudjono "Mentri Urusan .....
19/03/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Jakarta- Menurut buku biografi Liem Sioe Liong dengan judul ” Liem Sioe Liong’s Salim Group: The Business Pillar of Suharto’s Indonesia” [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIRinduku Terkubur di Kampung Lansek.....
21/02/2016 | Nova Indra

siang ini
riak Tabek Kaluai masih sama
saat hatiku bicara tentangmu
tentang cinta, tentang rindu kita

hingga kini
terngiang gelak tawa
dua pecinta ber [ ... ]



CURAHAN HATIPemadaman Listrik di Lampung Barat.....
18/04/2016 | Ari Kusmiran

  KOPI, Lampung Barat - Pemadaman Listrik di bumi Lampung Barat hampir setiap hari terjadi, bahkan didalam satu hari bisa terjadi pemadaman 2 sampai [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.