KOPI - Seperti yang kita ketahui pemilu capres dan cawapres semakin waktu semakin dekat. Seluruh elemen masyarakat mengharapkan sosok pemimpin yang mampu mensejahterakan serta berpengalaman dalam memimpin negara ini kedepannya demi kebaikan bersama. Tapi seperti apakah sosok ideal yang masyarakat itu sendiri harapkan ? Selama ini banyak teori-teori serta pendapat mengenai sosok ideal pemimpin seperti, : jujur, adil, tegas, disiplin, dan sebagainya.
Baca selengkapnya...
|
KOPI - Sosok presiden adalah seorang pemimpin besar yang dapat membimbing rakyatnya dengan kekuasaan dan kebijaksanaan yang dimilikinya,ibarat sebuah keluarga,presiden adalah sosok seorang ayah atau ibu yang wajib mengasihi dan memberikan perhatian kepada anak-anaknya, namun di Indonesia sosok “ayah”(karena presiden kita laki laki) atau presiden ternyata kurang berhasil memberikan kontribusi yang tepat untuk seluruh “anak” nya atau rakyat-rakyatnya.buktinya masih banyak rakyat-rakyat yang hidup dalam jurang kemiskinan,selain itu moral para petinggi-petinggi Negara seperti MPR dan DPR yang masih belum “dewasa” dalam menyikapi berbagai persoalan negeri ini,seperti kasus korupsi yang kian menjadi, bak wabah negeri yang membuat Indonesia bertanya,inikah kinerja “ayah” kami??.
Baca selengkapnya...
KOPI - Ingatkah kita pada sosok perwira yang menguasai hampir seluruh daratan Eropa. Dia adalah Napoleon bonaperte. Napoleon memiliki prinsip yang telah terbukti kebenarannya, yaitu “ Tidak ada prajurit yang jelek, yang ada hanyalah perwira yang bodoh.” Dengan kata lain Napoleon berprinsip kegagalan atau keberhasilan peperangan terletak pada kualitas sang perwira, karena perwiralah yang mengendalikan seluruh prajurit.
Baca selengkapnya...
KOPI - Sebagai seorang yang lahir di Indonesia, dibesarkan di Indonesia, dan masih berdomisili di Indonesia, serta yang masih tunduk terhadap Undang-Undang dan norma-norma yang ditetapkan dan masih berlaku di Indonesia, saya sebagai seorang siswa sangat ingin menceritakan sekaligus menggambarkan seperti apa presiden yang saya inginkan sejak saat saya masih duduk di bangku kelas 5 SD. Bahkan sampai sekarang saya masih mengingatnya. Berhubung dengan kasus yang dialami oleh bangsa saya sendiri, saya semakin bertambah berani untuk mengungkapkan siapa orang yang layak menjadi presiden di masa yang akan datang.
Baca selengkapnya...
KOPI - Menjadi seorang presiden tentu bukanlah hal yang mudah, apalagi jika yang dipimpin adalah negeri multikultural yang memiliki beragam latar belakang yang berbeda seperti ndonesia. Indonesia merupakan sarang dari berbagai keanekaragaman, baik dari segi agama, kebudayaan, maupun aspek-aspek penting lainnya. Semua keanekaragaman tersebut hanya bisa menjadi padu apabila ada sesosok pemimpin yang mampu menyatukannya menjadi suatu kesatuan yang harmonis. Sosok pemimpin yang dapat menggali kelebihan-kelebihan yang dimiliki bangsa ini untuk menjadikannya bangsa yang mandiri dan disegani. Saat ini, kondisi bangsa ini masih terpuruk, untuk itu diperlukan orang-orang yang lebih kompeten untuk mengisi jabatan-jabatan tertinggi di negeri ini. Indonesia membutuhkan sosok presiden masa depan yang mampu menjawab persoalan-persoalan yang masih menjadi polemik bangsa saat ini. Ari kita berkaca sedikit pada zaman Rasulullah SAW., beliau merupakan contoh nyata seorang pemimpin yang komplet, yang mampu mengarahkan umatnya menuju kebenaran. Di masa beliau segala sesuatu diatur sedemikian rupa untuk kemaslakhatan (kesejahteraan) umat. Seperti disebutkan dalam Al-Quran bahwa sesungguhnya pada diri Rasulullah itu terdapat suri tauladan yang baik. Tak mengherankan apabila masa pemerintahan beliau yang hanya berlangsung sekitar 32 tahun tersbut mampu membawa perubahan yang besar bahkan sampai ke seluruh dunia. Kriteria presiden masa depan yang dibutuhkan bangsa ini adalah yang meneladani sikap Rasulullah. Jika diringkas menjadi 12 kriteria saja, maka ada beberapa aspek dominan yang harus ada dalam diri calon presiden masa depan negeri ini.
Baca selengkapnya...
KOPI - Indonesia, negeri seribu pulau. Julukan itu memang pantas disandang, selain memiliki seribu pulau Indonesia juga memiliki seribu kasus mengenai seluk beluk pemerintahan. Siapa yang tak mengerti, seberapa merosotnya daya tarik dunia akan negara kita belakangan ini. Pamor dan nama baik Indonesia yang dulu sempat melekat, kini hanyalah angin lalu saja. Semua itu juga pengaruh dari gaya kepemimpinan para petinggi negara. Tentu, secara tak langsung Presiden dan staf bawahannya pasti akan jadi panutan bagi rakyat. Kalau saja Presidennya kurang peka terhadap nasib rakyat, bagaimana dengan rakyatnya? Semua pasti berharap Indonesia kelak bisa meraih masa emasnya. Dengan cara merubah tradisi buruk itu menjadi lebih, dan lebih baik.
Baca selengkapnya...
|
|