Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai

Login & Kirim Warta



Kolom Pewarta
Kriteria Calon Presiden Masa Depan (142/.....
20/05/2012 | Muhammad Haries

KOPI - Seperti yang kita ketahui pemilu capres dan cawapres semakin waktu semakin dekat. Seluruh ele [ ... ]



Yang Terpinggirkan
Penertiban PETI di Tanah Bumbu; Iya Kand.....
22/04/2012 | Imi Suryaputera

Sangat keterlaluan saya kira bila pengawasan terhadap aktivitas pertambangan batubara ataupun jenis  [ ... ]


Foto Pewarta
Antrian di Penghujung Tahun 2011SiagaMasjid Cheng Ho Sriwijaya
Gelora Sepeda
TelkomVision Gandeng Kemensos Gelar INDO.....
21/05/2012 | Yeni Herliani
article thumbnail

KOPI - TelkomVision dalam usianya yang ke-15 kian menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan memberikan kualitas produk yang baik, kemudahan layanan, dan kepedulian terhadap k [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 5015
Isi : 8261
Content View Hits : 1863949
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini332
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin4310

Warga Online : 60
IP Kamu : 38.107.179.220













Kolom Pewarta Kriteria Presiden RI Presidenku, Ayah bagi Bangsaku, Cerminan Negaraku (18/U)
Pemberitahuan: Bagi Peserta Lomba Lomba Menulis Artikel Tingkat Nasional tentang RI-Maroko yang belum mendapatkan kiriman Piagamnya hingga saat ini, mohon beritahukan ke Panitia melalui SMS/Call ke 081371051875 (Mbak Wina), PPWI akan mengirimkan soft-copy Piagam dimaksud melalui email yang bersangkutan. Untuk itu, kirim SMS ke nomor HP 081371051875 dengan format: NAMA LENGKAP spasi (NOMOR ARTIKEL) spasi ALAMAT EMAIL. Contoh: ALVIN TRI DANDY (598/S) noirescence@yahoo.com. Mohon segera dan beritahukan kepada rekan lainnya yang belum mendapatkan paigamnya juga. Terima kasih.

Presidenku, Ayah bagi Bangsaku, Cerminan Negaraku (18/U)

KOPI - Banyak cerita tentang keinginan masarakat tentang sosok pemimpin idaman di negara Indonesia yang notabene telah merdeka sejak 66 tahun yang lalu. Tidak heran kalau banyak obrolan masyarakat tentang pemimpin negara ini yang terkadang meleset dari yang mereka harapkan. Kita ketahui bahwa negara Indonesia adalah negara besar yang luas wilayahnya tidak kurang dari 8,7 juta m2 dengan luas perairan 5,8 juta m2. Sumber daya yang tersimpan di Indonesia juga sangat melimpah, akan tetapi sangat disayangkan karena pemanfaatan potensial ini belum maksimal. Banyak masyarakat yang telah bekerja keras untuk bagaimana memanfaatkan sumber daya yang ada tanpa merampas hak sumber daya itu tetap eksis sampai nanti tetapi ada juga oknum-oknum yang tidak dapat memanfaatkan kepercayaan masyarakat sehingga banyak dari mereka yang berbuat curang, tidak adil, bahkan korup dari jerih payah masyarakat kecil nan polos.

Perekonomian yang tak kunjung bersahabat diakibatkan salah satunya karena oknum-oknum tak berhati yang sangat sadis menggunakan uang negara untuk kepentingan pribadinya. Masalah kebudayaan juga tak kalah penting bagi negara ini melihat Indonesia sangat beragam dari Sabang sampai Merauke, dari tarian, pertunjukan, pakaian, bahasa, dan adat istiadat yang menyatukan Indonesia juga patut dijaga. Semua itu adalah cerminan pemimpin saat ini. Pemimpin masa depan tidak akan masuk ke lubang dan melakukan kesalahan yang sama jika saat masa-masa pencalonan hingga terpilihnya ia sebagai pemimpin dalam hal ini adalah presiden memenuhi kriteri-kriteria dan tidak ada yang dilanggarnya.

Berbicara tentang presiden tak lepas dari pandangan banhwa ia sosok lelaki hebat dan keren. Menurutku, sosok presiden seorang yang sempurna meskipun aku tahu bahwa tak ada yang sempurna selain Tuhan Sang Pencipta lagi Merajai. Masa saat ini sangat sulit mencari sosok yang sempurna -dalam pandangan manusia- yang mampu berperan sebagai kepala keluarga, kepala negara, dan panglima perang –bukan hanya perang dalam artian perang senjata tetapi juga perang pemikiran- yang dapat terjadi dalam waktu yang bersamaa.

Kriteria yang harus dipenuhi sebanyak 12 macam sebagai standar minimal sebagai presiden yaitu:

1. Presiden memiliki kekuatan iman dan takwa terhadap Tuhan YME yang tinggi

Presiden yang telah yakin akan Tuhan YME dan senantiasa mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan, maka ia akan melakukan pekerjaan apapun sesuai syar’I yang ada hanya karena mengharap Ridho-Nya saja tanpa melirik apa yang bakal orang-orang katakan -pujian rakyatnya-

2. Presiden adalah sosok yang mementingkan kejujuran

Ketika presiden mampu mendahulukan kejujuran, maka saat nafsu untuk berbuat pelanggaran akan kalah oleh kejujuran niatan awal pencalonan. Presiden yang jujur mampu menepis kejahatan yang sekecil apapun karena jajaran dibawah presiden akan mengikuti sifatnya secara tidak langsung.

3. Presiden adalah orang yang adil dan bijaksana Presiden seperti ayah yang senantiasa berbuat adil untuk anak-anaknya. Walaupun kasih saying yang diberikan adalah sama, tetapi pada saat-saat tertentu keadilan yang bijaksana harus tetap dijalankan, contohnya pemberian asupan gizi antara kakak dan adik yang disesuaikan dengan usia, pemberian uang saku antara kakak dan adik juga berbeda tewrgantung kebutuhan masing-masing dan tanpa ada rasa berat sebelah kare adil belum tentu sama tetapi adil sudah pasti bijaksana. Presiden perlu memiliki sifat ini dalam pemecahan masalah-masalah yang akan dihadapi nanti.

4. Presiden memiliki sikap memimpin tegas dan tidak plin-plan

Presiden mampu menenpatkan diri dimana ia berdiri. Tegas tidak berarti galak tetapi juga tidak meremehkan. Dalam kondisi tertentu maka akan sangat penting untuk memberi pernyataan tentang kondisi bangsa Indonesia saat itu yang dalam penyampaian tidak boleh kelihatan plin-plan karena dapat menurunkan tingkat keperyaan audiens. Jika tidak katakan tidak, salah katakan salah, benar katakan benar dengan cara yang paling tegas. Jangan plin-plan dan membuat bingung mengambil keputusan.

5. Tidak pernah terlibat kasus kriminal sekecil apapun, termasuk anggota keluarga, dan anak-anaknya

Seorang yang pernah terlibat kasus criminal sebaiknya dihindari menjadi Presiden karena presiden akan menjadi sorotan publik yang semua tingkah lakunya akan ditiru masyarakat secara tidak langsung sehingga ketika ada cerita bahwa presiden atau keluarganya pernah berbuat kriminal, maka hal itu akan menimbulkan mosi tidak percaya dan sikap apatis dapat muncul di kalangan masyarakat.

6. Paham mengenai ilmu-ilmu politik, sosial, ekonomi, budaya, hukum dan keamanan

Presiden hendaknya up-date dengan info-info terbaru tentang ilmu-ilmu politik, sosial, ekonomi, budaya, hukum dan keamanan karena ranah kerja presiden adalah sebagai master of pulic solving dalam hal apapun dan ini membuat tentram rakyat.

7. Pekerja keras dan pantang menyerah

Presiden yang memiliki sifat ini akan bias memotivasi masyarakat sehingga akan mngurangi angka pengangguran serta adanya lapangan pekerjaan baru yang mandiri dan kokoh.

8. Daya empati, simpati dan kepekaan yang tinggi pada kondisi masyarakat

Presiden sebagai pemimpin harus memiliki jiwa empati, simpati dan kepekaan yangtinggi terhadap kondisi yang sedang dihadapi masyarakat. Banyak pengalaman membuktikan bahwa masyarakat terlantar karena pemerintahan yang dianggap tidak peka terhadap kondisi masyarakat seperti yang terjadi baru-baru ini ada pemukiman pemulung yang digusur karena akan didirikan bangunan sebagai pusat pananggulangan bencana. Ironis sekali justru para “atasan” yang memberi peluang bencana bagi para warga yang digusur karena para “atasan” tidak memberi solusi seperti tempat yang layak untuk tinggal. Bukan malah membiarkan mereka tinggal di bawah jembatan.

9. Bersedia hidup sederhana (tidak berlebihan dalam berfasilitas dengan memiliki fasilitas yang perlu saja)

Berkaitan dengan sebelumnya, seorang presiden harus bisa hidup sederhana dimana fasilitas yang dimilikitidak berlebihan dan dapat dimanfaatkan dengan sebenar-benarnya tanpa adanya tipuan penggunaan fasilitas negara yang berdampak korupsi-sekecil apapun.

10. Presiden mampu berbahasa Indonesia dengan baik dan benar serta bahasa asing –terutama bahasa inggris-

Harapan dari kriteria ini ialah presiden dapat berkomunikasi dengan negara lain baik hubungan bilateral maupun multilateral. Meskipun sudah ada pendamping presiden sebagai penerjemahnya. Hal ini untuk menghindari bilamana ternyata sangpenerjemah melakukan tindak kriminal berupa pemalsuan maksud lawan bicara.

11. Memiliki planning dan strategi memimpin yang jelas (visi dan misi tidak bertentangan dengan visi dan misi Indonesia)

Visi misi sebagai grand design yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan strategi yang unik dan tidak menyimpang hukum dapat memudahkan dalam penggarapan menuju Indonesia yang sejahtera, demokratis, dan berkeadilan. 12. Seorang yang kreatif dengan ide-ide cemerlang dan memiliki daya visualisasi yang positif dan tinggi

Kreatif berarti selalu memberikan ide-ide tentang problem solving yang akan dijalankan ketika orang lain sedang berfikir dan mampu menjalankannya ketika orang-orang sibuk berdepat apa yang akan dilakukan. Sedang visualisasi maksudnya mempunyai daya untuk memvisualkan apa yang akan terjadi ketika suasana A atau B dst. sehingga memiliki beberapa persiapan yang akan dihadapi. Hal ini dapat dilakukan jika kriteria-kriteria sebelumnya dapat terpenuhi dengan mengamati keadaan dengan seksama, fokus dan mantap sehingga visualisasi yang tergambar positif untuk kemajuan Indonesia.

Nah, itu tadi adalah kriteria yang harus ada dalam diri presiden masa depan sebagai cerminan negaraku dan ayah bagi bangsaku. Kalau nanti sudah saatnya untuk pergantian kepemimpinan, saya harap tidak ada kata good by untuk kepemimpinan sebelumnya tapi adalah pertemuan ide yang sebelumnya dengan ide masa depan yang akan dahsyat bila dikerjkan bersama-sma. Semangat buat teman-teman yang akan memilih nanti. Yakin dan kritislah serta jangan salah pilih.

 

Identitas Penulis

Nama : Tias Susiana Astuti

Tempat/Tanggal Lahir : Klaten, 22 Februari 1992

Alamat Rumah : Krasak Rt 002/ RW 001, Pondok, Karanganom, Klaten

No. Telepon : 085799871563

Alamat Email : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Alamat Facebook : Tyaz Afifah Adzra