Kriteria Calon Presiden Indonesia Masa Depan (41/S)
KOPI - 1. Memperdulikan aspek lingkungan hidup. Maksudnya, seorang presiden di masa depan harus memiliki pemikiran tentang lingkungan hidup pula, menganalisis aspek lingkungan hidup yang telah menjadi masalah nasional atau pun global seperti efek rumah kaca dan polusi. Dan sebagai contoh penerapannya yaitu dapat bekerja sama dengan menteri lingkungan hidup untuk menangani polusi-polusi dan kerusakan alam yang terjadi di Indonesia. Hal ini juga dapat di katakan bahwa seorang presiden di masa depan adalah seorang yang berjiwa hijau, mencintai alam, peduli terhadap lingkungan dan lebih peduli pada bumi.
2. Memiliki ketakwaan yang kuat dan selalu taat beribadah. Maksudnya, seorang presiden harus memiliki ketakwaan yang kuat supaya tidak mengingkari janji dan tidak menyalah gunakan kekuasaan. Karena seorang presiden di mata rakyatnya merupakan contoh teladan maka sepantasnya seorang presiden taat beribadah. Selain itu menurut agama islam, meskipun seorang pemimpin telah menjadi pemimpin yang tangguh namun belum memiliki ketaatan beribadah maka belum dapat dikatakan sebagai pemimpin yang ideal. Karena pemimpin yang tangguh yang memiliki sifat ketaatan pada tuhan itulah yang disebut pemimpin yang ideal.
3. Memiliki hati dan nurani yang kuat dan bersih. Maksudnya, seorang presiden harus mencegah dirinya dari tindakan tercela. Sedangkan, melalui nuraninya seorang presiden dapat membedakan antara yang benar dan salah. Dengan adanya nurani maka akan tercipta rasa keprimanusiaan sehingga mampu menjalankan pemerintahannya dengan baik dan benar.
4. Memiliki pemikiran yang kritis dan tanggap. Maksudnya, seorang presiden harus mampu menyelesaikan segala permasalahan dengan baik, bukan hanya dengan kepandaiannya. Namun dia juga harus mampu menerapkan langkah solusi yang tepat di setiap masalah dan kondisi yang ada.
5. Memiliki belas kasih pada rakyat rendah dan berjiwa amanah. Maksudnya, seorang presiden di harapkan untuk peduli pada nasib rakyat yang perekonomiannya di bawah taraf. Contoh tindakannya seperti mendirikan badan lembaga yang bertugas untuk mengatasi masalah perekonomian rakyat rendah. Hal ini sejalan dengan kisah kholifah Umar bin Khatab yang selalu memperhatikan nasib rakyatnya, bahkan di sebuah kisah di katakan sang kholifah rela setiao malam berkeliling di rumah-rumah rakyatnya untuk mengetahui nasib rakyatnya. Bila kisah tersebut dapat di terapkan maka nasib rakyat akan sedikit terselesaikan. Karena sebenarnya di Indonesia sendiri telah ada undang-undang seperti itu namun kurang di jalankan dengan baik. Maka pada presiden masa depan di harapkan dapat menjalankan undang-undang itu dengan baik, karena bagaimana pun itu adalah tanggung jawab seorang presiden.
6. Memiliki pemiikiran yang jernih dan sadar terhadap bangsa. Maksudnya, sebagai seorang pemimpin sudah seharusnya bila memiliki pemikiran yang jernih dan sadar terhadap bangsa. Karena ketika seseorang sadar terhadap sesuatu maka dia kan sadar pula pada semua tanggung jawabnya. Seorang yang sadar terhadap bangsanya maka dia akan mengetahui tanggung jawab dan hal-hal yang di butuhkan oleh bangsa tersebut,sehingga dia mampu memilih anggota kabinetnya yang merupakan orang-orang yang tepat dan amanah. Dengan begitu perkembangan suatu bangsa dapat terjalani dengan baik.
7. Memiliki rasa kepercayaan diri yang besar dan mampu memberikan semangat positif. Maksudnya, sebagai seorang pemimpin sudah sepantasnya memiliki rasa kepercayaan diri yang besar untuk memperlihatkan kepada negara-negara lain bahwa negara Indonesia mampu menghadapi masa depan dengan pandangan positif. Dan di setiap pemimpin di harapkan mampu memberikan semangat dan sikap positif kepada seluruh kabinet hingga mampu mengajak untuk menjalankan roda pemerintahan dengan arif dan bijaksana. Selain itu, dengan seorang pemimpin yang memiliki semangat dan sikap positif akan dapat membuat rakyatnya bersikap aktif dan pro dalam mendukung dan membantu pemerintah.
8. Memilki pemikiran yang kreatif dan inovatif. Makudnya, seorang presiden harus memiliki pemikiran yang segar dan baru sehingga dapat membawa negaranya menuju masa depan yang leih baik dan gemilang. Selain itu dengan begitu orang-orang luar negeri pun melihat bangsa ini sebagai bangsa yang bergerak dan tidak monoton maupun statis.
9. Memiliki sifat adil dan bijaksana. Maksudnya, seorang presiden harus mampu bersikap adil di setiap keadaan meski pada keadaan yang tidak menguntungkan. Contohnya, apabila pada masa pemerintahannya ada orang dalam kabinetnya yang melakukan korupsi maka dia tidak boleh di bela oleh sang presiden. Dan misalnya bila ada orang dalam kabinetnya terlihat akan melakukan penyimpangan maka sang presiden harus berani dan siap menegurnya walau pun orang tersebut pernah berjasa. Karena keadilan tidak memandang perbedaan derajat atau kekuasaan.
10. Memiliki koneksi pada rakyat. Maksudnya, seorang presiden di masa depan dapat memiliki koneksi pada rakyatnya untuk mempercepat cara penampungan aspirasi rakyat. Seperti dengan cara membuat badan lembaga selain DPR yang berada langsung di bawah kuasa presiden. Namun bukan dengan cara langsung bekoneksi dengan rakyat karena hal itu dapat menimbulkan fitnah dan penyalah gunaan. Karena seorang pemimpin di harapkan bersih dan netral, tidak hanya memihak pada kaum tertentu.
11. Memiliki kecintaan yang dalam kepada bangsa dan negara Indonesia. Maksudnya, untuk mencari seorang pemimpin yang handal dan sesuai dapat melalui tes kecintaannya terhadap bangsa ini. Karena apabila seseorang presiden sedari dulu telah mencintai bangsa dan negara ini, maka dia akan berusaha memberikan yang terbaik dan dia juga tahu apa-apa saja yang di butuhkan oleh negara ini. Tidak akan merasa lelah terhadap tuntutan bangsa ini, karena dengan cinta memunculkan keikhlasan, keikhlasan dalam berjuang untuk bangsa. Dan menurut saya, di masa depan akan muncul beragam tuntutan yang lebih dari masa kini karena keinginan rakyatnya untuk dapat berjuang dalam menghadapi arus globalisasi yang semakin meningkat.
12. Memiliki daftar riwayat keluarga yang bagus. Maksudnya, seorang presiden harus memiliki daftar keluarga yang baik. Karena tindakan respon rakyat juga di pengaruhi oleh latar keluarga presiden yang baik. Sebagai contoh, bila latar belakang seorang presiden itu pernah ada kasus kriminal maka rakyat akan memberikan respon negatif. Bila rakyat memberikan respon negative atau pun tidak aktif untuk mendukung pemerintahan, maka negara akan hancur karena rakyatnya yang hanya acuh tak acuh. Namun, tidak di benarkan bila seorang presiden menutup-nutupi latar belakangnya. Selain itu, di harapkan pada partai agar tidak mengajukan calon presiden dengan latar belakang kasus kriminal, meski masih ada praduga tak bersalah.
Biodata Penulis:
Nama : Siti Aminah
Tempat/tanggal lahir: Surabaya/05 September 1995
Nama sekolah : SMA negeri 1 manyar-Gresik
Alamat Sekolah : Jl. Kayu raya Pongangan Indah GKB-Gresik
Alamat Rumah : Jl. Kh.Abd. karim gg 1 no. 5 Gresik
No. Hp: 031 78234660
Alamat Email: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it
| < Prev | Next > |
|---|
- Kiat-kiat Memilih Calon Presiden Indonesia Masa Depan (40/M)
- Berkaca dari History (39/S)
- Presiden Impian Negara Indonesia (38/M)
- Sosok Soeharto sebagai Agent of Change Indonesia untuk Masa Depan (37/M)
- Kriteria Pemimpin Indonesia Ke Depan (36/M)
- Presiden Harapan Bangsa Garuda (35/M)
- Presiden yang Mencintai Rakyat (34/M)
- Menanti Sang Presiden Pembangun Puing-Puing Bangunan yang Rusak (33/U)
- Ksatria untuk Negeriku (32/M)
- Presiden Dambaanku (31/M)
- Pemimpin Idaman (30/U)
- Antara Mimpi, Umar, dan Bung Karno (29/S)
- 12 Kriteria Presiden Indonesia Masa Depan (28/S)
- Presiden Harapan Bangsa Indonesia yang Bersignal JOAR (Jujur, Organisatoris, Adil, dan Respect) (27/M)
- Figur Presiden Masa Depan (26/P)


























