Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Pemenang bagi Rakyat Indonesia (94/G)

KOPI - Kata-kata ajaib dari Les Brown, berbunyi Shoot for the moon. Even if you miss it you will land among the stars. Bersama kalimat tersebut kita diajak berpikir tentang suatu makna di balik kata-kata ajaibnya. Ibarat bergantung pada sebuah impian. Mengandaikan impian itu dapat terwujud dan dapat diraih hasilnya. Dan apabila impian itu tidak terwujud, mungkin hasilnya akan kelihatan walau hanya sedikit.

Kalimat ajaib yang dapat membuat seseorang tidak patah semangat. Tidak kalah meskipun telah berjuang habis-habisan dan akhirnya menang tidak mutlak. Kemenangan tidak penuh yang dicapai tanpa derai airmata. Tetapi, tetap menjalankan kemenangan itu dengan terus berusaha.

Indonesia bangsa yang besar. Bangsa yang juga mempunyai mimpi tinggi. Dengan segala kelimpahan alamnya berdiri untuk mewujudkan mimpi-mimpi itu. Berharap mimpinya akan memimpin ke arah yang baik. Segala yang baik itu bukan hanya angan tanpa penopang yang kokoh.

Untuk meraih mimpi, bangsa Indonesia membutuhkan seseorang yang dapat membimbing dalam menggapai mimpinya. Seseorang yang dapat mengarahkan. Seseorang yang dapat mewujudkan yang bukan sekedar angan, tetapi berani dan mampu menempuh segala aral dan rintangan demi merealisasikan harapan bangsa Indonesia.

Memilah dan memilih di antara ratusan bahkan ribuan calon. Menentukan kriteria yang pantas untuk ditunjuk menjalankan tugas agung dari rakyat Indonesia. Bangsa Indonesia dengan segenap kekuatannya, melemparkan batu harapan ke langit. Bangsa Indonesia bermantra agar batu harapan mendarat mulus di bulan sana.

Batu harapan akan menentukan kepantasan seseorang untuk berdiri paling tinggi di Indonesia. Dengan segala kepantasannya, seseorang itu harus memenuhi syarat-syarat yaitu,

Pertama, seorang calon pemimpin harus bangsa Indonesia tulen atau asli. Tidak seperti ajang pemilihan miss Indonesia yang memperbolehkan bukan keturunan asli Indonesia menjadi kandidatnya. Yang bangga karena bukan keturunan asli Indonesia, dan belum tentu bangga menjadi warga negara Indonesia.

Tetapi, calon pemimpin tersebut harus memiliki rasa percaya diri dan bangga karena keturunan asli Indonesia. Bangga karena memiliki bangsa yang beragam suku dan budayanya. Percaya diri karena yakin Indonesia bisa lebih baik dari negara lain. Dan mengakui bangsa Indonesia adalah darah dan dagingnya.

Kedua, seorang calon pemimpin harus datang dari keluarga cendekiawan. Kaum cendekiawan biasanya adalah orang-orang terpelajar yang lebih mementingkan ilmu daripada harta. Ibaratnya orang pintar sangat bangga karena pengetahuannya bukan orang bodoh yang bangga dengan kekayaannya. Kaum cendekiawan menggunakan pengetahuannya untuk menaikkan martabat dan derajatnya. Mereka memakai akal pikirnya untuk meraih tingkat lebih tinggi dalam masyarakat. Disegani oleh karena kecerdasannya dan keelokan pribadinya. Harga dirinya dibangun dari kesadarannya sebagai orang yang mempunyai prinsip hidup. Tidak dibangun dari lembaran-lembaran kertas bernamakan uang. Orang-orang tersebut sangat sulit untuk dibeli. Dan tidak ingin dibeli. Tidak mudah untuk dipengaruhi. Setiap hal yang datang selalu dipikirkannya matang. Paham idealismenya yang tinggi membuat mereka lebih kuat mempertahankan jati dirinya. Tidak ikut arus dan terbawa pula.

Ketiga, calon pemimpin harus sederhana. Dalam kesederhanaan dapat terlihat keagungan. Kesederhanaan dalam menjalani hidup dengan sikap empati dan menjunjung tinggi nilai kehidupan lebih tinggi dari nilai material. Seperti presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. Sosoknya terlihat agung meskipun terbalut pakaian sederhana. Makanannya pun tidak mewah, hanya buatan istri dari rumah. Hak istimewanya sebagai presiden tidak digunakannya untuk menguntungkan dirinya sendiri. Kekuasaannya sebagai presiden tidak membuat dia bertindak semena-mena. Kesederhanaannya patut ditiru. Pantas untuk dikaca juga.

Keempat, calon pemimpin mempunyai jiwa besar. Sifat yang bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Seperti cerita kerang rebus dan kerang mutiara. Kerang mutiara yang mempunyai jiwa besar karena rela pasir masuk dalam cangkangnya dan mengubahnya menjadi mutiara. Dan orang lain dapat mengambil manfaatnya. Begitupun calon pemimpin, rela berkorban dan harus mampu memberikan kegunaan bagi orang lain. Terlebih kepada rakyatnya.

Kelima, calon pemimpin mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi. Tanggung jawab adalah simbol dari keberanian. Setiap perkataan dan tindakan yang akan dilakukan atau yang sudah dilakukan dipertanggungjawabkan dengan penuh keberanian. Bertanggung jawab membawa bangsa ke depan pintu gerbang kemakmuran. Bertanggung jawab menjaga ketertiban dan kenyamanan setiap warganya. Dan bertanggung jawab untuk memberikan yang terbaik bagi bangsanya.

Keenam, kriteria yang diperlukan adalah kejujuran. Seperti setangkai kembang yang selalu jujur pada masanya akan mekar. Jujur adalah sikap yang sangat penting. Kejujuran diperlukan untuk memurnikan segala kefasikan. Manusia jujur adalah manusia yang dapat mengekang hawa nafsunya. Kejujuran adalah pilihan untuk memurnikan diri. Setiap manusia jujur memiliki hati yang bersih. Orang lain akan melihatnya dengan penuh rasa percaya.

Ketujuh, calon pemimpin harus bijaksana. Dalam kamus arti bijaksana adalah selalu menggunakan akal budinya ( pengalaman dan pengetahuannya ) atau tajam pikiran, pandai dan hati-hati tindakannya. Begitu pun harapan bangsa Indonesia ini kepada pemimpinnya kelak. Berharap pemimpin akan selalu menggunakan akal budinya untuk kebaikan rakyat bukan untuk membodohinya. Tajam analisanya untuk setiap persoalan yang ada di negaranya bukan untuk memanipulasi rakyatnya. Hati-hati tindakannya setiap menjalankan rencana. Bukan seperti pepatah “belajar dari kegagalan” dan bila terjadi kegagalan maka dianggap maklum. Tetapi, setiap rencana harus dipikirkan matang agar tidak sampai gagal. Karena urusan negara seharusnya tidak ada kata gagal, hal itu menyangkut untuk kepentingan orang banyak.

Kedelapan. Calon pemimpin yang adil. Setiap orang sangat mengingini keadilan. Karena keadilan adalah hitam dan putih. Tidak ada abu-abu. Keadilan adalah kebenaran. Setiap kebenaran adalah tidak pernah berubah, seperti matahari yang selalu menyinari bumi setiap hari, tidak pernah berubah. Tidak seperti kebenaran kasus-kasus di meja hijau. Kebenaran yang bisa berubah-ubah, tergantung kepentingan oknum tertentu. Terakhir adalah keadilan yang objektif. Keadilan yang tidak memihak kepada yang siapa pun. Keadilan yang seimbang seperti neraca. Kaya atau miskin, berkuasa atau lemah, semua sama dihadapan keadilan.

Kesembilan adalah cinta. Pemimpin harus mempunyai cinta. Di sini dibicarakan cinta universal. Cinta yang datang dari hati nurani lembut. Cinta yang hancur bila melihat kesengsaraan. Cinta seperti mother Teressa kepada orang-orang yang renta dan dibalut kedukaan hidup. Cinta yang dapat bertindak segera untuk menolong orang. Rakyat membutuhkan seorang pemimpin seperti itu. Pemimpin yang peduli kepada rakyatnya. Pemimpin yang mencukupi kebutuhan rakyatnya dengan cinta yang didalamnya ada pengabdian, simpati, empati, ketulusan, tidak menuntut balas, dan memeluk dengan hatinya.

Kesepuluh, rakyat membutuhkan pemimpin yang berintegritas. Seseorang dapat dipercaya karena perkataan mulut dan perbuatan beriringan sejalan. Ketika kampanye pemilihan, banyak sekali janji yang diberikan dan sering tidak ada yang ditepati. Maka dari itu, rakyat sangat merindukan pemimpin yang kukuh akan setiap perkataan dan perbuatannya. Tidak berubah-ubah seperti ombak di lautan, kadang besar kadang kecil.

Kesebelas, pemimpin yang demokratis. Demokrasi adalah jalan menuju arah kemajuan suatu bangsa. Pemimpin yang maju adalah seorang yang dapat mendengar rakyatnya. Dia mempunyai telinga yang peka akan aspirasi dari orang lain. Seorang pemimpin yang memiliki jiwa terbuka terhadap inspirasi positif yang datang. Dia tidak menutup kemungkinan suatu perubahan ke arah yang lebih baik. Dia sadar akan solusi yang terkadang datang bukan dari dirinya sendiri. Sadar untuk mendengarkan orang lain akan memperkaya nilai hidupnya.

Keduabelas, pemimpin yang taat beragama. Setiap agama tentu mengajarkan tentang kebaikan, hidup yang lurus, tidak ada intrik dan tipu muslihat di dalamnya. Agama juga mengajarkan tentang segala aspek positif yang berbenturan dengan sifat manusia yang cenderung melakukan dosa. Agama sebagai rel hidup bagi manusia. Diperlukan karena dibutuhkan untuk mengatur kehidupan yang tidak baik ke arah yang baik. Manusia yang taat beragama tentu juga takut akan Tuhan. Itu juga adalah modal agar manusia selalu ingin berbuat kebaikan bila tidak ingin terkena murka-Nya.

Semua kriteria di atas adalah ideal, bukan hanya untuk calon presiden, tetapi juga untuk setiap makhluk hidup berbudi. Bila tidak tercapai semua kriteria di atas, maka patut diperbaiki terus. Hingga mimpi itu bukan hanya tersangkut pada bintang, tetapi tertanam kokoh di bulan sana. Amin.

Sumber data :

http://id-id.facebook.com/notes/berbagi-itu-indah-sobat-bii-hidup-lebih-indah-dengan-saling-berbagi/kesederhanaan-presiden-iran-mahmoud-ahmadinejad/304421302902670

 

Biodata Penulis

Nama : Ruby Supriadi

Tempat dan tanggal lahir : Jakarta, 15 Juli 1981

Pekerjaan : Guru swasta di Penabur International School / SMPK 8 Tanjung Duren

Alamat : Jl. H. Dimun III, No. 47, 01/06, Depok 16415

Telepon : 081804207452

Alamat email : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

 

Cucu Pahlawan Nasional Bra Koosmariam Tersiram Air Panas oleh Pramugari Garuda
Minggu, 15 April 2018

KOPI, Jakarta – Cucu pahlawan nasional Pakubuwono X yakni B.R.A Koosmariam Djatikusumo (69) mengalami cacat payudara akibat tersiram air panas di kabin pesawat oleh oknum pramugari. Insiden terjadi saat penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta menuju Banyuwangi pada 29 Desember 2017 lalu. Saat itu, pramugari Garuda sedang melayani para penumpang atau serving. Tak disangka, teh panas tumpah dan mengenai tubuh korban. Cucu pahlawan nasional... Baca selengkapnya...

Wartawan Dimeja-hijaukan, Dewan Pers Mutlak Dibubarkan
Sabtu, 14 April 2018

KOPI, Jakarta – Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA kembali bersuara keras atas tindakan kriminalisasi terhadap wartawan yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Kali ini, Wilson merasa sangat prihatin atas perlakuan sewenang-wenang aparat kepolisian di Polda Sumatera Barat yang menyeret Ismail Novendra, pimpinan redaksi Koran Jejak News yang terbit di Padang, Sumatera Barat, ke meja hijau. Laporan terkini yang... Baca selengkapnya...

Ada Apa Dengan KPK ? Tak Berani Mengusut Kasus Izin Kehutanan Melibatkan Zulkifli Hasan
Jumat, 13 April 2018

KOPI, Jakarta - Keterlibatan mantan Mentri Kehutanan Zulkifli Hasan memberikan izin pembebasan lahan hutan di Propinsi Riau dan Banten. Hampir semua kasus korupsi alih fungsi lahan berawal dari keputusan menteri yang berwenang dan saat itu Zulkifli Hasan sebagai Menteri Kehutanan melalui SK No. 673/ 2014 menyetujui alih lahan sebesar 30.000 ha yang berujung pada pemberian suap oleh mantan Gubernur Annas Makmun . Dalam persidangan terdakwa... Baca selengkapnya...

Erasmus Huis Hadirkan Konser Alexander Ullman di Jakarta
Kamis, 12 April 2018

KOPI, Jakarta – Lembaga Kebudayaan Belanda, Erasmus Huis, mengadakan acara konser tunggal menghadirkan Alexander Ullman, bertempat di The Erasmus Huis, Kedubes Belanda, Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 11 April 2018. Alexander Ullman adalah pemenang pertama Franz Liszt Piano Competition ke-11 yang berlangsung di Utrecht, Belanda, tahun 2017 lalu. Tidak kurang dari 300 penonton menyaksikan konser anak muda berkebangsaan Inggris... Baca selengkapnya...

Mendes PDTT Eko Putro Ingatkan Kades Tak Selewengkan Dana Desa , Telpon Satgas Bila Ada Kendala
Kamis, 12 April 2018

KOPI, Jakarta – Masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dengan Jusuf Kalla, Selama Tiga tahun ini dana desa mampu membangun lebih dari 121.000 kilometer jalan desa. Ini belum pernah ada dalam sejarah Indonesia. Desa mampu membangun 1.960 kilometer jembatan, tambatan perahu, embung air (sumur resapan air), sarana olahraga, irigasi, serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro... Baca selengkapnya...

Inilah Puisi “Ibu Indonesia” Dibacakan oleh Sukmawati Bikin Heboh Umat Islam
Sabtu, 07 April 2018

KOPI, Jakarta - Putri Presiden pertama Indonesia Soekarno yakni Sukmawati Soekarnoputri membacakan puisi berjudul “Ibu Indonesia” di acara Pagelaran peragaan busana “Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week ke 29” bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 29 Maret 2018. Ibu Indonesia Aku tak tahu Syariat Islam Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah Lebih cantik dari... Baca selengkapnya...

Ini Alasan Kenapa Jual Pulsa Itu Menguntungkan
Sabtu, 31 Maret 2018

Sumber foto: suarapawan.com KOPI, Jakarta - Di antara semua kebutuhan hidup manusia zaman sekarang, pulsa adalah bagian dari sandang, pangan dan papan. Pulsa bukan lagi kebutuhan tersier, namun bagi beberapa orang sudah masuk ke dalam kebutuhan primer. Pasti sering nemuin kan, banyak orang yang rela tidak makan asal bisa beli pulsa. Kejadian seperti ini tidak hanya sekali atau dua kali saja terjadi pada pemilik ponsel. Terlebih para pengguna... Baca selengkapnya...

PENDIDIKANSMPN 1 Gisting Diduga Sarat Pungli dan P.....
19/04/2018 | Redaksi KOPI

KOPI, Tanggamus - Upaya pemerintah Republik Indonesia meningkatkan mutu pendidikan beberapa tahun ini selalu menjadi sektor skala prioritas. Terbukti, [ ... ]



EKONOMIRealisasi Program OBOR, Kemenperin Fokus.....
20/04/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI, JAKARTA -Indonesia dan China terus berupaya menguatkan kerja sama ekonomi yang komprehensif. Apalagi, kedua negara telah sepakat mengembangkan [ ... ]



HANKAMPanggung Persiapan Deklarasi Kemerdekaan.....
04/04/2018 | Wawan Setiawan
article thumbnail

KOPI, Abepura - Kapolres Jayapura Kota AKBP. Gustav R.Urbinas memimpin pelaksanakan pembongkaran panggung Panitia Persiapan Deklarasi Kemerdekaan N [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



PARIWISATAAston Luncurkan Minuman Anyar “Cocore.....
27/03/2018 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung – Trend “nongkrong” atau berkumpul sudah menjadi gaya hidup anak muda maupun dewasa saat ini, mulai dari makan dan minum hingga  [ ... ]



POLITIKPembangunan Berbasis Budaya - Cegah Koru.....
21/04/2018 | Wahyono Yono

KOPI, Jakarta - Bertempat di Galeri Cipta II Taman Ismail Marzuki Cikini Jakarta. Di gelar kegiatan diskusi SATU FORUM Jakarta -Sumatera Utara, Disku [ ... ]



OPINIMemperkuat Peran Tiga Pilar Utama Pendid.....
21/04/2018 | Harjoni Desky

“Pendidikan merupakan alat yang memiliki tenaga untuk mengubah dunia” ini salah satu mutiara terkait dengan pentingnya pendidikan. Dari kata muti [ ... ]



PROFILBrigjen Pol. Drs. H. Faisal Abdul Naser,.....
02/03/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta,Bila Kita perhatikan bahwa Bumi Aceh sangat subur sekali. Bahkan tanaman ganja tumbuh seperti rumput hijau di tanah. Bumi Aceh sangat sub [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAMenaker M. Hanif Dhakiri : Angkatan Ke.....
12/04/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Dalam acara Diskusi public ditaja oleh Forum Kebijakan Ketenagakerjaan (FKK) di Auditorium CSIS, Jakarta, Rabu (11/4/2018).
sebagai  [ ... ]



ROHANIGerakan Belajar dan Mengajar Al-Qur'an.....
04/04/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Sebagai daerah yang menganut sistem syariat Islam maka daerah Aceh banyak sekali terdapat tempat-tempat pendidikan belajar Alquran. U [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIAnggota DPRD Riau Suhardiman Amby Di-OTT.....
09/04/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Operasi Tangkap Tangan (OTT) bukan milik Institusi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) saja. Para istripun melakukan aksi serupa,  [ ... ]



SERBA-SERBIKonsul Amerika Serikat Tertarik Lingkun.....
12/04/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta, Kawasan lingkungan alam perlu dilestarikan. Apalagi kawasan lingkungan hidup seperti di Gunung Leuser merupakan paru-paru dunia. Pad [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.