Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kudambakan Presidenku Laksana Nabiku (115/G)

KOPI - Selain beberapa kelebihan, setidaknya ada dua hal yang tidak saya sukai dari presiden kita, Pak Beye. Pertama, sifat penakut, yang ditandai dengan mempertontonkan foto dirinya yang konon dijadikan sasaran tembak dalam latihan perang oleh sekumpulan teroris. Kedua, pengaduannya di hadapan warga TNI, tentang gajinya yang tidak naik-naik. Kalau saja orang nomor satu masih merasa takut akan keamanan dirinya, dan masih takut akan kekurangan, karena gajinya kecil, bagaimana dengan warga masyarakatnya di bagian akar rumput?

Satu hal harus yang ditimbulkan dengan adanya pemerintah sebagai pelindung dan pengayom adalah rasa aman. Seperti kata budayawan nyentrik “Sujiwo Tejo”, “Biarlah Pemerintah tidak menyediakan pekerjaan untuk warganya yang mengaggur, biarlah Pemerintah tidak memberi makan warganya yang kelaparan, tetapi Pemerintah harus memberikan setidaknya “rasa aman”. Salah satu ditegakkannya Pemerintahan, yang rakyat mau memberikan pajak kepadanya, yang menyerahkan hak pengelolaan sumber daya alam kepadanya, ialah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Karena itu, dalam kondisi seberat apapun, seorang kepala negara, seorang presiden tidak boleh memperlihatkan rasa gundah gulana ketika dirinya menghadapi tekanan atau ancaman.

Sebagai seorang muslim, tentu saya sangat berharap bahwa Presidenku kelak, memiliki sifat, sikap, dan perbuatan seperti manusia teladan bagi umat muslim, yakni Nabi Muhammad Saw. Seperti yang ditulis oleh Michael H. Hart, beliau menjadikan Rasulullah Saw. sebagai ranking 1 (baca: Satu) diantara 100 tokoh paling berpengaruh di dunia. Beliau adalah figure manusia teladan yang berhasil menjadi pemimpin diri, rumah tangga sampai pemimpin Negara, serta kemampuannya membina umatnya, sehingga estafet kepemimpinannya terus bergulir, dengan semangat keisalaman yang terus menyala, sehingga negara Islam, yang awalnya hanya satu kota kecil, akhirnya mampu menguasai seluruh jazirah Arab, yang kemudian terus meluas sampai ke wilayah Afrika, Eropa, dan Asia.

Untuk menjadikan calon presiden negeri ini mendekati pemimpinan Nabi Muhammad Saw. maka dia haruslah menjadi seorang yang religius. Seorang yang memiliki karakter religius adalah seorang yang memahami Islam dari akar sampai pucuk daun, atau memiliki pemahaman yang paripurna. “Religius” menjadi persyaratan yang wajib. Namun, perlu digarisbawahi, bahwa pengertian “religius” bukan diartikan sempit sebagai penggiat ibadah ritual saja, melainkan sifat religius yang tercermin dalam ketekunannya menjalankan ibadah ritual, dan juga memahami amalan muamalah atau ibadah sosial.

Presiden yang religius, jika ia seorang muslim, maka yang akan menjadi rujukan ialah para ulama, jika ia seorang kristiani maka rujukannya ialah para pendeta dan seterusnya. Sebagai contoh, Raden Patah menjadikan para wali sebagai penasihat, termasul Sultan Trenggono sangat menghargai nasihat para wali. Contoh kasus, pasukan Demak yang menjadi lemah karena kalah perang melawan Protugis di Malaka, diminta oleh Sunan Kudus untuk kembali menyerang Batavia yang dikuasai Portugis. Sunan Trenggono memenuhi permintaan para wali dengan mengirimkan pasukan kembali ke Batavia atau Sunda Kelapa, dan memeroleh kemenangan, sehingga Sunda Kelapa diubah menjadi Jayakarta yang berarti kemenangan.

Selain religius, seorang presiden harus memiliki mental terintegritas atau “cerdas”. Presiden Indonesia menjadi pemimpin atas 270 juta jiwa dengan beragam etnik yang menghuni lebih dari 17.000 pulau. Memimpin satu desa yang warganya muslim semua atau Kristen semua, atau Hindu semua saja kadang memerlukan kepemimpinan atau orang yang berkepribadian kuat, apalagi memimpin satu negara besar, seperti Indonesia ini, maka diperlukan seorang yang luar biasa.

Satu hal yang pasti, untuk presiden kita ke depan adalah orang yang sudah kaya, tidak butuh lagi mengeruk harta negara, tetapi mau hidup sederhana. Salah satu contoh yang nyata di dunia ini ialah Presiden Iran, Mahmud Ahmadinejad. Kalau Presiden kita, memberikan contoh hidup sederhana, bahkan mau tidak digaji, karena semua kebutuhannya sudah dipenuhi negara, saya yakin sangat sedikit orang yang mau menghujatnya, apalagi sampai mau menurunkan sebelum waktunya tiba.

Untuk lebih rinci, tentang sifat-sifat yang harus ada, yang diharuskan menjadi catatan untuk persyaratan presiden mendatang, sebagai berikut.

Pertama, religius dibuktikan dengan menyukai ibadah ritual, shalat tepat waktu jika muslim, sering shaum Senin-Kamis, dan melaksanakan ibadah ritual lainnya, termasuk sering bangun malam, serta memahami amalan muamalah dengan praktik secara nyata.

Kedua, mau hidup sederhana, dibuktikan dengan menggunakan fasilitas negara yang sederhana, tidak berlebihan dalam bersikap dan bertutur, serta menjauhi sifat-sifat yang gila kekuasaan, seperti suka marah di mana saja, selalu ingin mendapatkan pelayanan istimewa. Memberikan teladan, misalnya kalau menginap di hotel memilih tinggal di hotel yang murah, kalau makan di restoran pun mau makan di warung milik rakyat.

Ketiga, pemberani alias tidak cengeng, tidak sedikit-sedikit ada masalah mengadu kepada publik. Presiden harus menjadi orang pertama yang tersungkur bersimpah darah, sebelum orang lain, menjadi orang pertama yang lapar sebelum orang terakhir makan, dan bahkan mau memberi contoh makan nasi aking, ketika di sekitarnya berlimpah nasi beras, seperti dicontohkan oleh Khalifah Umar, yang tidak mau makan daging, sebelum rakyatnya yang paling miskin makan daging.

Keempat, bersifat melayani rakyat, bukan dilayani, yang dibuktikan dengan merancang program yang pro-rakyat. Untuk rakyat tidak ada istilah rugi, sebab seorang presiden memang berkewajiban melayani rakyatnya. Tidak takut banyak memberikan subsidi untuk rakyat, karena yang digunakan memang kekayaan rakyat. Jadi, rakyat menjadi prioritas, sehingga hal-hal yang bersifat menghambur-hamburkan uang, seperti kunjungan keluar negeri harus dihilangkan, termasuk membagi-bagikan uang untuk mengangkat seseorang dalam jabatan publik yang gajinya besar.

Kelima, bersifat tegas ketika mengambil suatu keputusan, karena memiliki manajemen berpikir cepat. Hal itu ditandai dengan keberanian untuk mengambil sebuah resiko, biarpun APBN jeblog, asalkan rakyat terpuaskan, karena kebijakan yang pro-rakyat. Juga tegas dalam menindak kasus korupsi yang tidak pandang bulu.

Keenam, memiliki sifat melindungi rakyat kecil, dibuktikan keterlibatan langsung dalam membantu atau menolong rakyat kecil. Kasus contoh, ketika ada warganya yang terancam hukuman mati, atau menderita di luar negeri langsung memberikan empati, dengan menyampaikan sepatah dua patah kata di media televisi, bahkan langsung menyempatkan diri untuk mengunjungi korban, sehingga membuat pihak-pihak yang terkait, seperti kepala KBRI, atau kepala Konsulat Jenderal, langsung tergerak untuk berbuat, dan hal itu juga akan menarik perhatian penguasa setempat.

Ketujuh, merakyat, suka bergaul dengan rakyat, dengan membuka kesempatan untuk bertemu dengan rakyatnya, misalnya menyediakan waktu, misalnya satu bulan dua kali untuk menerima rakyat secara langsung yang ingin bertemu atau ingin melihat dari dekat presidennya. Para Sultan zaman dahulu, sering melakukan pertemuan dengan rakyat, seperti pada zaman Pak Harto, ada acara tanya jawab dengan rakyat.

Kedelapan, amanah, dalam pengertian memikul tanggung jawab sebagai kepala negara senantiasa melaksanakan tugas sesuai dengan garis-garis kebijakan yang sudah ditentukan.

Kesembilan, mawas diri, dalam pengertian, bila terjadi suatu peristiwa yang merugikan, tidak ‘main tuduh’, tetapi selalu berprasangka baik, dengan tidak meninggalkan kewaspadaan.

Kesepuluh, humoris, tidak kaku dan selalu berwajah tegang, sehingga tampak sekali bahwa ia menginginkan jabatan yang dijadikan sebagai beban. Humoris bukan berarti suka melawak, tetapi selalu murah senyum.

Kesebelas, berjiwa ksatria, jika melakukan suatu kesalahan harus mau mengakuinya, dan bersedia untuk mundur dari jabatan sebagai kepala negara.

Keduabelas, tidak bermimpi untuk melanjutkan tapuk kepemimpinan kepada anggota keluarganya, kecuali memang layak untuk dijadikan pemimpin, dan tidak berusaha mengajukan istrinya untuk melanjutkan kepemimpinannya, seperti yang banyak dilakukan oleh bupati/walikota, yang setelah lengser, berusaha untuk menjadi istrinya sebagai penerusnya.

Nah, kepada partai peserta pemilu, hendaknya menyiapkan calon presiden yang kelak membanggakan partainya, yang menjadi milik rakyat seluruhnya, tidak ada istilah bagi-bagi jabatan menteri, tetapi yang dipilih orang “bego”. Jadi, menteri, harus dipilih dari orang yang memang profesional dan dinilai mampu menjadi kepanjangan tangan presiden untuk mengepalai suatu departemen. Wallahu a’lam.

 

Biodata Penulis:

Nama : Nasin Elkabumaini, M.Pd.

Tempat/ Tanggal lahir : Kebumen/9 April 1969

Unit Kerja : Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Mesin dan Teknik Industri

Alamat : Jalan Pasantren KM 2 Cibabat – Cimahi Utara- Kota Cimahi Jawa Barat

Alamat Rumah : Jalan Trubus No. 21 RT09/15 Komplek Tanimulya Indah, Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat

E-mail/nomor Telepon : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it /085721183519

 

Mayjen TNI (Purn) Burhanuddin Siagian Dimakamkan di TMP Kalibata
Sabtu, 26 Mei 2018

  KOPI, JAKARTA Mayjen TNI (Purn) Burhanuddin Siagian, mantan Pangdam I Bukit Barisan, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.   Inspektur Upacara dalam upacara militer dipimpin Pangdam Jaya/ Jayakarta, Mayjen TNI Joni Supriyanto pada hari Kamis (17/05/2018) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Jenazah sebelumnya disemayamkan di kediamannya di Cijantung, Jakarta Timur.   Sejumlah tokoh yang hadir antara lain: Irjen Pol... Baca selengkapnya...

Kementrian Hukum dan Ham Santuni Anak Yatim serta Buka Puasa Bersama
Sabtu, 26 Mei 2018

KOPI, Jakarta - Kemenkumham mengadakan buka puasa bersama pejabat dan pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal, bertempat di Graha Pengayoman (22/5/2018). Acara yang ditaja oleh Biro Umum melalui Panitia Hari Besar Islam (PHBI) 2018, mengusung tema “Menanamkan nilai-nilai kejujuran” dengan penceramah Ustad Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau yang biasa dikenal Ustadz Syeikh Ali Jaber. Dalam tausiahnya beliau menyampaikan agar kita semua... Baca selengkapnya...

Ketua Umum PPWI Nasional Menghadiri Undangan Buka Puasa Bersama dengan Kedubes Maroko
Jumat, 25 Mei 2018

KOPI, Jakarta - Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd. M.Sc, MA, bersama keluarga menghadiri undangan buka puasa bersama dengan Kedutaan Besar Kerajaan Maroko yang diwakili Konselor, Mr. Mostafa Nakhloui, di SHISHA Café, Jl. Kemang, Jakarta, Jumat, 24/05/2018. Turut hadir bersama Ketum PPWI dan keluarga, Ketua DPD-PPWI Provinsi Papua, Sem Gombo, S.Kom. Wilson bersama keluarga tiba di lokasi buka... Baca selengkapnya...

Sejumlah Alumni UNKRIS Kecam Aksi Teror Bom di Surabaya
Rabu, 16 Mei 2018

Foto: KGJ dalam sebuah aktivitas, 28 Jan 2018 KOPI, JAKARTA Sejumlah Alumni Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS) Jakarta yang terhimpun dalam Perkumpulan Krisna Group Jatiwaringin (KGJ), Lintas Angkatan-Lintas Fakultas mengecam aksi teror bom bunuh diri yang terjadi di 3 (tiga) gereja di Surabaya dan Mapolresta Surabaya.   Peristiwa teror bom Minggu (13/05/2018) pagi itu, merupakan tindakan keji dan tidak berperikemanusiaan, karena sejumlah... Baca selengkapnya...

Kejagung HM.Prasetio Resmikan Pemakaian Kantor Kejari Pekanbaru Empat Lantai Berbiaya Rp. 31,9 M
Sabtu, 12 Mei 2018

KOPI, Pekanbaru - Kedatangan orang nomor satu di korp Adyaksa dalam rangka kunjungan kerja peletakan batu pertama pembangunan kantor Kejati  (Kejaksaan Tinggi ) Riau dan meresmikan pemakaian kantor Kejari (kejaksaan Negeri) Pekanbaru. Rombongan Kejakgung datang sekitar 9:30 wib , Juma'at (11 Mei 2018) ratusan orang menunggu kedatangan Kejaksaan Agung (Kejagung) HM Prasetio untuk meresmikan pemakaian gedung baru empat lantai yang akan ditempati... Baca selengkapnya...

Dubes Ratlan Pardede Beri Kuliah Umum di Universitas Mpu Tantular
Senin, 07 Mei 2018

KOPI, JAKARTA - Disela padatnya rangkaian kerja Duta Besar Republik Indonesia untuk Tanzania, Ruwanda, Burundi dan Uni Comoros, Prof. Dr. Ratlan Pardede di Indonesia, masih saja ia menyempatkan waktu berbagi dalam bentuk Kuliah Umum di Universitas Mpu Tantular (UMT), Jakarta Timur. Pasalnya, sebelum jadi Dubes, Ratlan memang lama berkiprah di dunia pendidikan tinggi, sebagai dosen dan bahkan pernah menjadi Rektor di Universitas Mpu Tantular... Baca selengkapnya...

Gugatan PMH Dewan Pers Segera Disidangkan
Rabu, 02 Mei 2018

KOPI, Jakarta - Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) dan Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) secara resmi telah melayangkan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap lembaga Dewan Pers pada tanggal 19 April 2018. Gugatan PMH terhadap Dewan Pers oleh kedua organisasi pers yang diwakili kedua ketua umumnya itu didaftarakan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat oleh Kuasa Hukum penggugat, Dolfie Rompas, SH, MH & Partner.   Pada... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALKetua Umum PPWI Nasional Menghadiri Unda.....
25/05/2018 | Sem Gombo, S.Kom
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd. M.Sc, MA, bersama keluarga menghadiri undangan [ ... ]



NASIONALMenperin Sebut Ekspor Produk Manufaktur .....
24/05/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI,  Jakarta – Industri pengolahan masih memberikan kontribusi terbesar dalam penerimaan pajak berdasarkan sektor usaha utama pada periode Janu [ ... ]



DAERAHPonpes Binaan Kemenperin Ini Mampu Hasil.....
24/05/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail


KOPI,  Lamongan (Jawa Timur) - Lamongan (JAWA TIMUR)~ Kementerian Perindustrian telah menjalankan program Santripreneur melalui pelatihan produks [ ... ]



PENDIDIKANOutbond Pacu Semangat Pelajar SMK 75-1 P.....
17/05/2018 | Marsono Rh
article thumbnail

KOPI - Outbond merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan di alam terbuka juga dapat memacu semangat, rasa kebersamaan dan membangun kerjasama bag [ ... ]



EKONOMIKemenperin Siapkan 10 Langkah Prioritas .....
25/05/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI,  Jakarta - Implementasi industri 4.0 dapat menjadi salah satu strategi untuk menciptakan Ekonomi Pancasila berbasis digital. Hal ini sesuai d [ ... ]



HANKAMDanrem 071 Wijayakusuma Mengunjungi Peng.....
17/05/2018 | Marsono Rh
article thumbnail

KOPI - Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Tr (Han) sambangi pengungsi korban gempa bumi Kalibening Banjarnegara di lo [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



PARIWISATAPentas Seniman Lukis Mural Tandai Peresm.....
05/05/2018 | Buddy Wirawan

KOPI, Bandung - Yello Hotel Paskal sebuah hotel ekonomis bintang 3 dengan konsep urban style dibawah naungan Tauzia Hotels Management resmi dibuka diK [ ... ]



OPINIMemperkuat Peran Tiga Pilar Utama Pendid.....
21/04/2018 | Harjoni Desky, S.Sos.I., M.Si

KOPI - “Pendidikan merupakan alat yang memiliki tenaga untuk mengubah dunia” ini salah satu mutiara terkait dengan pentingnya pendidikan. Dari ka [ ... ]



PROFILBrigjen Pol. Drs. H. Faisal Abdul Naser,.....
02/03/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta,Bila Kita perhatikan bahwa Bumi Aceh sangat subur sekali. Bahkan tanaman ganja tumbuh seperti rumput hijau di tanah. Bumi Aceh sangat sub [ ... ]



SOSIAL & BUDAYABripka. Parsuji, Bhabinkamtibmas Pelopor.....
22/05/2018 | Agus Sirot Hudi

KOPI, Pujon – Kesenian Tradisional, mungkin sudah kuno bagi sebagian generasi muda yang tidak memahami karakteristik budaya nusantara. Namun tidak b [ ... ]



ROHANIPengamat Aji Somek : Nama Ustad Abdu.....
20/05/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Ditempat kerjanya Pengamat tersohor dari Riau Aji Somek Menuturkan “ Nama Ustad Abdul Somad ( UAS) tak termasuk dalam daftar 200  [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIMy First Flight : Membuka Pintu Masa Dep.....
24/05/2018 | Lestari Widodo

Saat senja akan tiba, tampak seorang laki-laki yang sedang duduk di teras rumah sambil menyaksikan hijaunya alam. Sambil mendengarkan lantunan musik d [ ... ]



SERBA-SERBI30 Tenants Gelar Fashion Show Meriahkan .....
06/05/2018 | Mulyadi
article thumbnail

KOPI,  Jakarta - The Lady Boutique menggelar "Purity Raya & The Lady 1st Anniversary" dalam rangka merayakan HUT perdana. Acara diselenggarakan di  [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.