Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

YANG TERPINGGIRKAN
Ketika Rasisme Dekat dengan Para Punggaw.....
26/06/2015 | Maulana Muhammad

“Il Club Più Titolato Al Mondo” merupakan sebuah ungkapan dalam bahasa Italia yang mengandung  [ ... ]


GELORA SEPEDA
Tiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Kriteria Presiden RI Pemimpin Indonesia yang Ditaati Rakyat (143/M)

Pemimpin Indonesia yang Ditaati Rakyat (143/M)

...Tidak ada Negara tanpa pemimpin. Dan tidak ada pemimpin tanpa ketaatan. (Umar bin Khatab)

KOPI - Seseorang akan ditaati karena dua hal. Yang pertama karena dia sangat disegani, dan yang kedua adalah karena dia sangat dicintai. Beberapa orang beranggapan bahwa ditaati karena dicintai adalah lebih utama daripada ditaati karena disegani. Ini tidak sepenuhnya salah, tapi juga tidak sepenuhnya benar.

Jika seorang pemimpin ditaati hanya karena dia dicintai, maka tidak semua rakyatnya akan menaatinya. Karena tidak semua rakyatnya bisa mencintainya betapapun sang pemimpin telah berusaha dengan keras.

Sang Pemimpin tidak akan pernah bisa memaksa orang-orang tertentu yang berseberangan pendapat dengannya untuk mencintainya. Para Coruptor Wanna Be misalnya. Mereka pastilah akan membenci Sang Pemimpin setiap kali Sang Pemimpin mengeluarkan kebijakan yang membuat para Coruptor Wanna Be itu tidak bisa melakukan keinginannya. Karena itulah, sang pemimpin juga harus bisa menjadi sosok yang sangat disegani. Terutama oleh para Coruptor Wanna Be itu.

Untuk dapat menjadi sosok yang dicintai sekaligus disegani oleh rakyat, berikut ini kriteria yang harus dimiliki oleh Sang Pemimpin.

Yang pertama, Pemimpin Indonesia haruslah paham dan mampu mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam hidupnya. Ini penting, karena pancasila adalah dasar Negara yang wajib diterapkan oleh seluruh bangsa Indonesia, tak terkecuali oleh pemimpinnya.

Yang kedua, Pemimpin Indonesia haruslah berperilaku baik. Istilah populernya, berakhlaq mulia. Akhlaq ini bukan hanya perilaku yang dipertontonkan di hadapan media dan rakyat. Melainkan juga dalam perilaku keseharian. Seperti suka bermusyawarah, tidak diktator, tidak suka berkata kotor, tidak suka melemparkan kesalahan pada orang lain, jujur, bisa dipercaya, tidak berbohong meskipun dalam candaan, serta bersih dari hal-hal kriminal seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Jika Sang Pemimpin memiliki akhlaq yang baik, termasuk dalam kehidupan pribadinya, niscaya ia akan bisa dicintai sekaligus disegani oleh seluruh rakyatnya. Bahkan, bisa jadi akhlaqnya yang mulia tersebut mampu menginspirasi banyak orang untuk kemudian diteladani.

Yang ketiga, Pemimpin Indonesia haruslah peduli pada rakyatnya. Yang harus dipikirkan oleh Sang Pemimpin adalah kemaslahatan warganya, bukan kemaslahatan diri dan kelompoknya.

Contoh kepedulian Sang Pemimpin pada rakyat misalnya peduli untuk memberikan lapangan pekerjaan yang lebih banyak pada rakyat, sehingga pengangguran berkurang. Menganggur itu bisa mengeraskan hati dan membuat kasar perilaku. Jika angka pengangguran dapat ditekan, niscaya angka kriminalitas juga dapat diturunkan.

Tak hanya memberikan lebih banyak lapangan pekerjaan, Sang Pemimpin juga harus bisa memberi edukasi kepada masyarakat terkait dengan kemandirian. Agar masyarakat tidak terlalu cengeng dan tidak terlalu bergantung pada orang lain. Edukasi tersebut diperlukan untuk membuat masyarakat lebih bisa berinisiatif, berinovasi, serta kreatif dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi diri mereka sendiri. Selain itu, rasa percaya diri masyarakat juga harus diperbaiki. Agar masyarakat tidak lagi bermental budak.

Yang keempat, Pemimpin Indonesia haruslah bersedia dekat dengan rakyat. Salah satu contoh yang menarik adalah kisah Umar bin Khatab (tokoh pemimpin Islam) yang menginspeksi kesejahteraan rakyatnya hampir tiap malam. Sendirian, tanpa Panwal (Pasukan Pengawal).

Sang Pemimpin tidak bisa hanya mengandalkan laporan dari para menteri. Bagaimanapun, merasakan keadaan masyarakat langsung di lapangan akan jauh berbeda rasanya dengan hanya mendengar laporan dari menteri ataupun menonton berita dari televisi. Karena saat berada langsung di lapangan, seseorang akan dapat lebih berempati dengan kondisi nyata yang dihadapi oleh masyarakat.

Yang kelima, Pemimpin Indonesia harus bersedia dikritik oleh masyarakat, bahkan minta dikritik bila perlu. Salah satu contoh yang juga sangat menarik adalah kisah Umar bin Khatab yang menangis karena tak ada seorangpun dari menteri maupun rakyatnya yang berani mengkritiknya.

Teladan di era ini yang bisa kita ambil adalah seperti yang dilakukan oleh Joko Widodo, mantan Wali Kota Solo. Beliau mengumpulkan masyarakat untuk mengeluarkan uneg-uneg langsung di hadapannya. Tanpa melalui wakil. Langsung, face to face.

Keenam, Pemimpin Indonesia haruslah bersedia untuk tidak bermegah-megahan. Seperti Umar bin Abdul Aziz yang berpakaian lusuh dan bertambal setelah mengemban jabatan sebagai pimpinan tertinggi umat muslim. Ali bin Abi Thalib pernah berkata bahwa pemimpin yang bermegah-megahan akan menyakiti hati rakyatnya.

Jadi, meskipun Sang Pemimpin sebenarnya adalah seorang bangsawan, jauh sebelum ia mengemban jabatan sebagai Pemimpin Bangsa, sebaiknya ia menghindari gaya hidup yang bermegah-megah. Abu Bakar, Umar bin Khatab, dan Utsman bin Affan, adalah contoh lain dari pemimpin yang berasal dari kalangan kaya raya yang mendadak rela menjalani gaya hidup luar biasa sederhana setelah diamanahi menjadi pemimpin.

Ketujuh, Pemimpin Indonesia haruslah terlihat kuat dan memiliki harga diri. Tidak banyak curhat dan mengeluh pada rakyat. Juga tidak mudah goyah pendirian ketika dipengaruhi atau bahkan diancam oleh orang/negara lain. Dengan sikap ini, Pemimpin Indonesia tidak hanya akan disegani oleh rakyatnya, tapi juga oleh negara-negara lain di seluruh dunia.

Kedelapan, Pemimpin Indonesia haruslah memiliki sifat amanah (kompeten/professional di bidangnya). Sang Pemimpin harus benar-benar memahami ilmu tata negara. Ilmu tentang bagaimana cara membangun masyarakat yang adil dan sejahtera.

Kesembilan, Pemimpin Indonesia haruslah jauh dari sifat NATO (No Action, Talk Only). Perbuatan Sang Pemimpin haruslah selaras dengan apa yang ia katakan atau ia janjikan. Kalau Sang Pemimpin menghimbau warganya untuk mengurangi kemacetan, maka ia tidak boleh menambah kemacetan jalan dengan iring-iringan Panwalnya.

Kesepuluh, Pemimpin Indonesia haruslah mencintai rakyatnya. Karena dengan mencintai rakyatnya, Sang Pemimpin akan rela mengorbankan banyak hal dari dirinya. Dengan mencintai rakyatnya, Sang Pemimpin akan bersedia mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadinya.

Kesebelas, Pemimpin Indonesia haruslah bisa berbuat adil serta memberikan kesejahteraaan pada rakyatnya. Sang Pemimpin tidak boleh melakukan “tebang pilih” dalam menyelesaikan kasus kriminal. Sang Pemimpin juga harus bisa memaksimalkan APBN untuk sebaik-baik kesejahteraan rakyat. Bukan untuk kesejahteraan pribadi ataupun segolongan orang.

Last but not least, yang kedua belas, Pemimpin Indonesia haruslah seseorang yang takut pada Tuhannya. Ini luar biasa penting. Karena, kalau Sang Pemimpin takut pada Tuhannya, serta selalu merasa diawasi oleh-Nya, niscaya ia tidak akan melakukan penyimpangan-penyimpangan yang dimurkai oleh Tuhannya.

Kriteria-kriteria di atas sebenarnya tidak hanya berlaku bagi Pemimpin Indonesia. Melainkan juga berlaku untuk seluruh pejabat bangsa. Bahkan lebih dari itu, kriteria-kriteria tersebut akan sangat indah ketika dapat diaplikasikan oleh kita semua. Karena sejatinya, kita semua adalah pemimpin. Minimal pemimpin bagi diri kita sendiri. Wallahu ‘alam. Semoga bermanfaat.

 

Identitas Penulis

Nama: Erlinda Rakhmawati

Tempat/tanggal lahir: Purworejo, 1 Mei 1988

Nama Universitas: STMIK Amikom Yogyakarta

Alamat Universitas: Jl Ringroad Utara

Alamat Rumah: Jl Kemuning I No. 411 Perumnas Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta

Nomor telepon seluler: 087 839 478 036

Alamat e-mail: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Akun facebook: erlind kerren

 

Puluhan Wartawan Blitar Sesalkan Sikap Humas Pemkab
Kamis, 27 Agustus 2015

§ Humas Pemkab Blitar Tidak Tanggap terkait dalam hal publikasi gunung Kelud Blitar, KOPI - Sedikitnya 50 wartawan  Cetak, Radio mapun Televisi yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Blitar ( KWB ) menyatakan sikap Peduli terhadap keberadaan Gunung Kelud yang akhir-akhir ini memanas kembali. Hal tersebut kembali mencuat, karena Putusan Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya yang memenangkan Pemerintah Kabupaten Kediri... Baca selengkapnya...

KRPK Pertanyakan Komitmen Kejaksaan Tangani Kasus Korupsi di Blitar
Kamis, 27 Agustus 2015

§ Kejaksaan Diduga Kecipratan Dana PT.DBS Blitar, KOPI - Sejumlah aktifis anti korupsi Blitar yang tergabung dalam Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK), mendatangai Kantor Kejaksaan Negeri Blitar Kamis (27/8). Kedatangan mereka mempertanyakan keseriusan penanganan beberapa kasus korupsi yang telah dilaporkan oleh KRPK ke Kejaksaaan Negeri Blitar.   Menurut Triyanto, Ketua Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK), ada beberapa... Baca selengkapnya...

Berkolaborasi dengan Jajaran Polsek, Polresta Pekanbaru Menangkap 7 Penjahat
Kamis, 27 Agustus 2015

KOPI, Pekanbaru- Tujuh orang oknum penjahat berhasil di ringkus oleh jajaran Kapolresta Pekanbaru, mereka ada yang berprofesi spesialis (C3) Curat (Pencurian dengan Pemberatan) , Curas (Pencurian dengan kekerasan) , Curanmor (pencurian kendaraan bermotor) . Keempat orang itu melakukan perlawanan saat digerebek, petugas menembak kakinya. Hal ini diungkapkan oleh kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) Aries Syarief Hidayat saat ekpose dengan... Baca selengkapnya...

Kejagung : Tangkap Segera Walikota Pekanbaru Dugaan Terlibat Kasus Korupsi
Rabu, 26 Agustus 2015

KOPI, Pekanbaru – Kita mengetahui Propinsi Riau sebagai pusat kebudayaan melayu, juga pusat percontohan korupsi di Indonesia. Propinsi Riau “lumbungnya koruptor” tiga orang Gubernurnya terlibat kasus suap dan izin kehutanan, bertempat Lapas Sialang Bungkuk tersebut sudah bisa didirikan satu propinsi sudah ada mantan Gubernur, mantan Bupati, mantan kepala dinas, serta mantan anggota dewan sudah menjadi narapidana he…he… Prilaku oknum... Baca selengkapnya...

Kabag Humas Pemkab Blitar Ajarkan Wartawan Jadi Plagiat
Rabu, 26 Agustus 2015

Puguh Humas : Sudah Kami Sampaikan Melalui Website, Wartawan Tinggal Ambil Joko GPI : Jika Demikian Bubarkan Saja Humas, Karena Kami Anggap Tidak Berfungsi Blitar, KOPI - Putusan Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya yang memenangkan Pemerintah Kabupaten Kediri dalam sengketa lahan Gunung Kelud, dalam sidang PTUN Surabaya yang diketuai Hakim Anna L. Tewernusa pada tangga 12 Agustus lalu, kini berbuntut diprotesnya Pemkab... Baca selengkapnya...

KPK Mencari Dua Alat Bukti Kuat, agar Keputusannya tidak di Praperadilankan
Selasa, 25 Agustus 2015

KOPI, Pekanbaru- Masih ingatkah Anda mantan Dirjen pajak Hadi Purnomo, serta dulu pernah menjabat sebagai ketua BPK (Badan Pemeriksaan Keuangan) Republik Indonesia. Hadi Poernomo bebas setelah mempraperadilankan keputusan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dalam persidangan di PTUN (Pengadilan Tata usaha Negara). Itu salah satu contoh sang oknum koruptor berhasil bebas setelah mempraperadilankan keputusannya di PTUN. Inilah salah satu kelemahan... Baca selengkapnya...

Ratusan Penumpang Terlanntar di Stasiun Blitar
Selasa, 25 Agustus 2015

KOPI - Dampak dari anjloknya Kereta Api Ekonomi Matarmaja jurusan Jakarta – Malang, di kawasan Kecamatan Garum Kabupaten Blitar, pada Senin (24/8) pagi, ratusan penumpang kereta yang tertahan di stasiun Blitar sempat terlantar beberapa jam. Terlantarnya para penumpang disebabkan keterlambatan armada bus yang dijanjikan pihak PT. KAI belum juga tiba untuk mengantar penumpang ke tempat tujuan.   Nampak ratusan penumpang yang tertumpuk di... Baca selengkapnya...

INTERNASIONAL

Mesir Siap jadi yang Terdepan di Kawasan.....
20/08/2015 | Maruli Ferdinand

KOPI, Moskow - Tak lama lagi, Mesir bakal mewujudkan impiannya untuk menjadi pemimpin di kawasan Afrika Utara dalam industri nuklir. Impian ini akan t [ ... ]



NASIONAL

Cinta Produk Dalam Negeri Bisa Menyelama.....
28/08/2015 | Muhyi

KOPI, Jakarta – Nilai tukar rupiah yang semakin merosot hingga mencapai Rp. 14 ribu perdolar menjadi keprihatinan bangsa Indonesia. Kondisi ini m [ ... ]



DAERAH

Anggota DPRD, Helmy Tolla, Bantu Tiga Pe.....
27/08/2015 | Robby Dance Henukh

KOPI - Salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat daerah HELMY TOLLA memberikan perhatiannya kepada tiga penjual kaki lima di emperan toko di sepanjan [ ... ]



PENDIDIKAN

Delapan Ribu Mahasiswa Baru Unindra Ikut.....
27/08/2015 | Muhyi

KOPI, Jakarta – Lebih dari delapan ribu mahasiswa baru program S-1 dan S-2 Univeritas Indraprasta PGRI (Unindra) mengikuti masa Orientasi Pengena [ ... ]



EKONOMI

Toko Mas H. Awaluddin Kian Melekat di Ha.....
24/08/2015 | Mardinal

KOPI, Sarolangun - Toko Mas H. Awaluddin kembali menebar sayap bisnis dengan melakukan penambahan toko baru demi meningkatkan pelayanan terhadap pela [ ... ]



HANKAM

Penertiban Aset Negara Milik TNI AD, Waj.....
23/08/2015 | Simon E Sirait

KOPI, Jakarta, Agustus 2015 - TNI Angkatan Darat tengah gencar melaksanakan penertiban terhadap seluruh aset Negara yang telah dikuasakan kepadanya. H [ ... ]



OLAHRAGA

Turnamen Danrem Cup, Empat Tim Wilayah B.....
22/08/2015 | Tarmizi Abdul Ghani

KOPI, BIREUEN, ACEH - Empat tim dari empat kabupaten/kota di Aceh yang berada di grup C, akan berlaga dalam turnamen sepakbola Danrem 011/ LW Cup I, y [ ... ]



PARIWISATA

Aceh Utara Salah Satu Tempat Wisata Favo.....
26/08/2015 | Syaiful Anshori

KOPI, Aceh Utara - Mungkin tak semua tahu bahwa Aceh Utara banyak memiliki tempat parawisata yang begitu eksotis dan menawan. Sehingga, wajarlah Aceh  [ ... ]



HUKUM & KRIMINAL

Oknum Security Nyambi sebagai Pembuat E.....
27/08/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Seorang oknum berprofesi sebagai Security ditempat hiburan malam yakni Ilham Ahmadi (36) di ringkus oleh jajaran Operasional Kepoli [ ... ]



POLITIK

KPUD Labura Laksanakan Pencabutan Nomor .....
26/08/2015 | Bima Hariandi
article thumbnail

KOPI, Aek Kanopan - KPUD LABURA akhirnya melakukan cabut nomor urut untuk pasangan cabup-cawabup pada pilkada tahun ini. Cabut nomor urut ini dilaks [ ... ]



OPINI

Integritas Perjalanan Pertumbuhan Kebang.....
26/08/2015 | Syaiful Anshori

KOPI - Perjalanan tegaknya suatu negara tidak terlepas dari peran seorang pemuda. Sehingga pantaslah, sebuah kalimat magis yang telah melegenda menyeb [ ... ]



PROFIL

Pejuang Kemerdekaan Tanpa Pamrih, Hanya .....
20/08/2015 | Bambang Suwarno

KOPI, Nganjuk - Siapa sangka ada lelaki tua berusia kurang lebih 93 tahun Namanya Moastro/Sarimah,hidup di Dusun Turi, Desa Nglundo,Kecamatan Sukomoro [ ... ]



SOSIAL & BUDAYA

Tari Binies, Budaya Suku Gayo.....
25/08/2015 | Syaiful Anshori

KOPI, Aceh Utara - Indonesia memiliki beraneka ragam budaya dan kesenian. Terutama di wilayah Aceh sendiri yang memiliki beraneka ragam suku dan bahas [ ... ]



ROHANI

Kapolda Lampung Lepas Keberangkatan Jema.....
21/08/2015 | Feri Agustian

KOPI, Lampung - Kapolda Lampung Brigjen Pol Drs. EDWARD SYAH PERNONG, SH.melepas calon jamaah haji keluarga besar jajaran Polda Lampung, pelepasan  [ ... ]



RESENSI

Jangan Dengerin Sendiri.....
27/04/2015 | Ug Dani
article thumbnail

Resensi Buku Judul :Jangan Dengerin Sendiri
Penulis : Naomi Angelia Sea
Tebal. : 200
Penerbit : Bukune Juli 2014
Harga. : Rp 41 [ ... ]



CERPEN & CERBUNG

Mbah Sarlan dan Gerojokan Sewu.....
24/07/2015 | Agus Siroj Hudi

KOPI, Malang - Bendosari adalah satu di antara Desa yang berada di Kecamatan Pujon Malang Barat dan telah di tetapkan sebagai salah satu Desa Wisata u [ ... ]



PUISI

Puisi 'Mataku Menyertaimu' Karya : Sonny.....
13/08/2015 | Sonny H.Sayangbati
article thumbnail

  ______Mataku Menyertaimu________ By:Sonny H.Sayangbati   hi kawan aku melihatmu dari jauh sungguh aku selalu khawatir tentangmu sebab aku ja [ ... ]



CURAHAN HATI

Kepala Anjungan NTB Kecewa terhadap Peng.....
24/08/2015 | Dody Muhamad

KOPI, Jakarta - Kepala Anjungan Nusa Tenggara Barat (NTB) Drs, Syahril merasa kecewa atas Sikap pengelola tiket masuk Taman Mini Indonesia Indah (TMII [ ... ]



HIBURAN

Film “Jenderal Soedirman” Tayang Se.....
25/08/2015 | Yeni Herliani

KOPI - Berangkat dari rasa penasaran dan kepedulian tentang mengapa jalan protokol di berbagai ibukota provinsi tersemat nama Jenderal Soedirman tetap [ ... ]



KULINER

McDonald’s Tingkatkan Layanan Melalui .....
01/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Kini menikmati McDonald’s terasa lebih nyaman dan menguntungkan dengan hadirnya layanan terbaru “Online McDelivery Cashless Promo”. Pel [ ... ]



HIDUP SEHAT

Pola Hidup Sehat, Berpuasa Saat Ramadhan.....
16/06/2015 | Mardinal

KOPI, Sarolangun - Puasa merupakan suatu kewajiban bagi Umat Islam yang beriman dan bertaqwa kepada Allah Swt firmanNYA: “Hai orang-orang beriman d [ ... ]



SERBA-SERBI

Asus Melaunching Tablet Android Terbaru:.....
27/08/2015 | Yeni Herliani

KOPI - Tablet Android berlayar 7 inci  baru saja di launching Asus, yakni ZenPad C Z170CG dan ZenPad Z370, tablet yang mrngkombinasikan gaya hidup ma [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.