Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

YANG TERPINGGIRKAN
Naira Tanggung Jawab Masyarakat Aceh Tim.....
12/04/2015 | Tengku Nasruddin

KOPI, ACEH TIMUR – Bocah perempuan berusia 3 tahun, Naira Azura, semakin menderita ketika divonis  [ ... ]


GELORA SEPEDA
Fun Bike Meriahkan HUT Ke-69 TNI di Aceh.....
29/09/2014 | Syamsul Kamal
article thumbnail

KOPI, Aceh Jaya - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke 69, Komando Distrik Militer (Kodim) 0114 Aceh Jaya, mengegelar acara sepeda santai (fun Bike)  [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Kriteria Presiden RI Pemimpin Indonesia yang Ditaati Rakyat (143/M)

Pemimpin Indonesia yang Ditaati Rakyat (143/M)

...Tidak ada Negara tanpa pemimpin. Dan tidak ada pemimpin tanpa ketaatan. (Umar bin Khatab)

KOPI - Seseorang akan ditaati karena dua hal. Yang pertama karena dia sangat disegani, dan yang kedua adalah karena dia sangat dicintai. Beberapa orang beranggapan bahwa ditaati karena dicintai adalah lebih utama daripada ditaati karena disegani. Ini tidak sepenuhnya salah, tapi juga tidak sepenuhnya benar.

Jika seorang pemimpin ditaati hanya karena dia dicintai, maka tidak semua rakyatnya akan menaatinya. Karena tidak semua rakyatnya bisa mencintainya betapapun sang pemimpin telah berusaha dengan keras.

Sang Pemimpin tidak akan pernah bisa memaksa orang-orang tertentu yang berseberangan pendapat dengannya untuk mencintainya. Para Coruptor Wanna Be misalnya. Mereka pastilah akan membenci Sang Pemimpin setiap kali Sang Pemimpin mengeluarkan kebijakan yang membuat para Coruptor Wanna Be itu tidak bisa melakukan keinginannya. Karena itulah, sang pemimpin juga harus bisa menjadi sosok yang sangat disegani. Terutama oleh para Coruptor Wanna Be itu.

Untuk dapat menjadi sosok yang dicintai sekaligus disegani oleh rakyat, berikut ini kriteria yang harus dimiliki oleh Sang Pemimpin.

Yang pertama, Pemimpin Indonesia haruslah paham dan mampu mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam hidupnya. Ini penting, karena pancasila adalah dasar Negara yang wajib diterapkan oleh seluruh bangsa Indonesia, tak terkecuali oleh pemimpinnya.

Yang kedua, Pemimpin Indonesia haruslah berperilaku baik. Istilah populernya, berakhlaq mulia. Akhlaq ini bukan hanya perilaku yang dipertontonkan di hadapan media dan rakyat. Melainkan juga dalam perilaku keseharian. Seperti suka bermusyawarah, tidak diktator, tidak suka berkata kotor, tidak suka melemparkan kesalahan pada orang lain, jujur, bisa dipercaya, tidak berbohong meskipun dalam candaan, serta bersih dari hal-hal kriminal seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Jika Sang Pemimpin memiliki akhlaq yang baik, termasuk dalam kehidupan pribadinya, niscaya ia akan bisa dicintai sekaligus disegani oleh seluruh rakyatnya. Bahkan, bisa jadi akhlaqnya yang mulia tersebut mampu menginspirasi banyak orang untuk kemudian diteladani.

Yang ketiga, Pemimpin Indonesia haruslah peduli pada rakyatnya. Yang harus dipikirkan oleh Sang Pemimpin adalah kemaslahatan warganya, bukan kemaslahatan diri dan kelompoknya.

Contoh kepedulian Sang Pemimpin pada rakyat misalnya peduli untuk memberikan lapangan pekerjaan yang lebih banyak pada rakyat, sehingga pengangguran berkurang. Menganggur itu bisa mengeraskan hati dan membuat kasar perilaku. Jika angka pengangguran dapat ditekan, niscaya angka kriminalitas juga dapat diturunkan.

Tak hanya memberikan lebih banyak lapangan pekerjaan, Sang Pemimpin juga harus bisa memberi edukasi kepada masyarakat terkait dengan kemandirian. Agar masyarakat tidak terlalu cengeng dan tidak terlalu bergantung pada orang lain. Edukasi tersebut diperlukan untuk membuat masyarakat lebih bisa berinisiatif, berinovasi, serta kreatif dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi diri mereka sendiri. Selain itu, rasa percaya diri masyarakat juga harus diperbaiki. Agar masyarakat tidak lagi bermental budak.

Yang keempat, Pemimpin Indonesia haruslah bersedia dekat dengan rakyat. Salah satu contoh yang menarik adalah kisah Umar bin Khatab (tokoh pemimpin Islam) yang menginspeksi kesejahteraan rakyatnya hampir tiap malam. Sendirian, tanpa Panwal (Pasukan Pengawal).

Sang Pemimpin tidak bisa hanya mengandalkan laporan dari para menteri. Bagaimanapun, merasakan keadaan masyarakat langsung di lapangan akan jauh berbeda rasanya dengan hanya mendengar laporan dari menteri ataupun menonton berita dari televisi. Karena saat berada langsung di lapangan, seseorang akan dapat lebih berempati dengan kondisi nyata yang dihadapi oleh masyarakat.

Yang kelima, Pemimpin Indonesia harus bersedia dikritik oleh masyarakat, bahkan minta dikritik bila perlu. Salah satu contoh yang juga sangat menarik adalah kisah Umar bin Khatab yang menangis karena tak ada seorangpun dari menteri maupun rakyatnya yang berani mengkritiknya.

Teladan di era ini yang bisa kita ambil adalah seperti yang dilakukan oleh Joko Widodo, mantan Wali Kota Solo. Beliau mengumpulkan masyarakat untuk mengeluarkan uneg-uneg langsung di hadapannya. Tanpa melalui wakil. Langsung, face to face.

Keenam, Pemimpin Indonesia haruslah bersedia untuk tidak bermegah-megahan. Seperti Umar bin Abdul Aziz yang berpakaian lusuh dan bertambal setelah mengemban jabatan sebagai pimpinan tertinggi umat muslim. Ali bin Abi Thalib pernah berkata bahwa pemimpin yang bermegah-megahan akan menyakiti hati rakyatnya.

Jadi, meskipun Sang Pemimpin sebenarnya adalah seorang bangsawan, jauh sebelum ia mengemban jabatan sebagai Pemimpin Bangsa, sebaiknya ia menghindari gaya hidup yang bermegah-megah. Abu Bakar, Umar bin Khatab, dan Utsman bin Affan, adalah contoh lain dari pemimpin yang berasal dari kalangan kaya raya yang mendadak rela menjalani gaya hidup luar biasa sederhana setelah diamanahi menjadi pemimpin.

Ketujuh, Pemimpin Indonesia haruslah terlihat kuat dan memiliki harga diri. Tidak banyak curhat dan mengeluh pada rakyat. Juga tidak mudah goyah pendirian ketika dipengaruhi atau bahkan diancam oleh orang/negara lain. Dengan sikap ini, Pemimpin Indonesia tidak hanya akan disegani oleh rakyatnya, tapi juga oleh negara-negara lain di seluruh dunia.

Kedelapan, Pemimpin Indonesia haruslah memiliki sifat amanah (kompeten/professional di bidangnya). Sang Pemimpin harus benar-benar memahami ilmu tata negara. Ilmu tentang bagaimana cara membangun masyarakat yang adil dan sejahtera.

Kesembilan, Pemimpin Indonesia haruslah jauh dari sifat NATO (No Action, Talk Only). Perbuatan Sang Pemimpin haruslah selaras dengan apa yang ia katakan atau ia janjikan. Kalau Sang Pemimpin menghimbau warganya untuk mengurangi kemacetan, maka ia tidak boleh menambah kemacetan jalan dengan iring-iringan Panwalnya.

Kesepuluh, Pemimpin Indonesia haruslah mencintai rakyatnya. Karena dengan mencintai rakyatnya, Sang Pemimpin akan rela mengorbankan banyak hal dari dirinya. Dengan mencintai rakyatnya, Sang Pemimpin akan bersedia mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadinya.

Kesebelas, Pemimpin Indonesia haruslah bisa berbuat adil serta memberikan kesejahteraaan pada rakyatnya. Sang Pemimpin tidak boleh melakukan “tebang pilih” dalam menyelesaikan kasus kriminal. Sang Pemimpin juga harus bisa memaksimalkan APBN untuk sebaik-baik kesejahteraan rakyat. Bukan untuk kesejahteraan pribadi ataupun segolongan orang.

Last but not least, yang kedua belas, Pemimpin Indonesia haruslah seseorang yang takut pada Tuhannya. Ini luar biasa penting. Karena, kalau Sang Pemimpin takut pada Tuhannya, serta selalu merasa diawasi oleh-Nya, niscaya ia tidak akan melakukan penyimpangan-penyimpangan yang dimurkai oleh Tuhannya.

Kriteria-kriteria di atas sebenarnya tidak hanya berlaku bagi Pemimpin Indonesia. Melainkan juga berlaku untuk seluruh pejabat bangsa. Bahkan lebih dari itu, kriteria-kriteria tersebut akan sangat indah ketika dapat diaplikasikan oleh kita semua. Karena sejatinya, kita semua adalah pemimpin. Minimal pemimpin bagi diri kita sendiri. Wallahu ‘alam. Semoga bermanfaat.

 

Identitas Penulis

Nama: Erlinda Rakhmawati

Tempat/tanggal lahir: Purworejo, 1 Mei 1988

Nama Universitas: STMIK Amikom Yogyakarta

Alamat Universitas: Jl Ringroad Utara

Alamat Rumah: Jl Kemuning I No. 411 Perumnas Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta

Nomor telepon seluler: 087 839 478 036

Alamat e-mail: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Akun facebook: erlind kerren

 

Oknum Perwira Menengah TNI AL Terlibat Kasus Pencucian Uang dari Bisnis Minyak
Jumat, 22 Mei 2015

KOPI, Pekanbaru- Pengamat Ajisutisyoso menyatakan  yang merusak nama institusi TNI (Tentara Nasional Indonesia) bukan berasal dari eksternal /luar, melainkan dari internal oknum anggota TNI tersebut. Kami meminta kepada Panglima TNI oknum anggota yang terlibat bisnis terlarang, pembeking , terlibat Bandar narkoba, pemakai narkoba, criminal, disersi, bisnis pengoplosan gas elpiji, pembeking bisnis minyak CPO/ minyak mentah,dll . Tangkap dan... Baca selengkapnya...

KPK Telusuri Surat Pengaduan Sengketa Pilkada Kuansing
Kamis, 21 Mei 2015

KOPI, Jakarta – Carut marut sengketa Pilkada semasa Akil Mochtar memimpin Makamah Konstitusi (MK) dulu. Berimbas kepada pasangan calon Kepala Daerah kabupaten Kuansing yakni Mursini-Gumpita. Mantan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kuansing Mursini-Gumpita, melaporkan pengusaha berinisial IP ke KPK. Kasus ini terkait dugaan suap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang pernah ditangani Akil Mochtar, sewaktu masih menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi... Baca selengkapnya...

Alumni Maroko Selenggarakan Seminar Bertema Toleransi Beragama
Kamis, 21 Mei 2015

KOPI, Jakarta - Himpunan Alumni Maroko-Indonesia (Himami) menyelenggarakan seminar dalam rangka pertemuan tahunan ke-4 Himami bertempat di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (19/05/2015). Tema utama yang diusung dalam seminar kali ini adalah seputar toleransi dan moderasi Rakyat Maroko dalam kehidupan beragama dan sosial. Seminar yang dihadiri Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, H.E. Mr. Mohamed Majdi, Konsuler Kedubes Maroko, H.E.... Baca selengkapnya...

Peringati Harkitnas, Mahasiswa Blitar Kritisi Kinerja Jokowi-JK
Rabu, 20 Mei 2015

KOPI, Blitar - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam PC.PMII dan HMI Blitar, turun kejalan mengadakan aksi unjuk rasa dan mengadakan orasi memperingati Hari Kebangkitan Nasional 2015. Dalam aksinya, mahasiswa menyoroti berbagai kebijakan pemerintah diantaranya pelaksanaan Pemilukada yang diwarnai money politik,profesionalitas penyelenggara Pemilu, aparat hukum yang masih melakukan jual beli hukum, dan program-program dalam pemerintahan... Baca selengkapnya...

FAM Lakukan Kegiatan Literasi di Batusangkar, Ciamis dan Bandung
Selasa, 19 Mei 2015

KOPI, Tanah Datar – Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia melakukan kegiatan literasi di tiga daerah, Ahad (17/5) kemaren. Ketiga daerah itu, adalah Kabupaten Tanah Datar -  Batusangkar (Sumatera Barat), Ciamis dan Bandung (Jawa Barat). Di Batusangkar, Pegiat FAM Indonesia Muhammad Subhan berbagi kiat menulis novel untuk kalangan pelajar dan mahasiswa di kota itu. Pelatihan tersebut digagas Lembaga Keterampilan & Pelatihan (LKP) D’Best... Baca selengkapnya...

Berakhirnya Pelarian Tiga orang Mantan Pejabat Sekwan DPRD Propinsi Riau
Selasa, 19 Mei 2015

KOPI, Pekanbaru – Mantan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau Drs. H. M. NAZIEF SOESILA DHARMA, mantan Kabag Keuangannya ZUHANDA AGUS, SH. MH dan mantan Bendahara pengeluarannya M. NASIR. Kasus ini sudah bergulir selama empat tahun lebih yang anehnya ketiga orang tersangka ini selama empat tahun bebas padahal status tersangka sudah melekat belum juga ditahan. Akhirnya pelarian ketiga orang ini terhenti pada hari... Baca selengkapnya...

Jemper Desak KPK Segera Tangkap dan Periksa Plt Gubernur Riau Andi Rahman
Senin, 18 Mei 2015

KOPI, Jakarta – Jemper (Jaringan Pemuda Penggerak) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung KPK, Senin (18/5/2015). Puluhan orang masa Jemper dalam orasinya meminta Plt. Gubernur Arsyadjuliandi Rahman segera tangkap dan periksa oleh KPK kasus dugaan suap di SKK Migas. Saat Plt Gubernur Riau menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014. Sedangkan teman sejawatnya Sutan Bhatoegana sudah ditahan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)... Baca selengkapnya...

INTERNASIONAL

Mulai Rabu, Raja Maroko Kunjungi Senegal.....
21/05/2015 | Anggi Pratama Lalengke
article thumbnail

KOPI, Rabat - Raja Maroko HM Raja Mohammed VI akan memulai kunjungan kerja dan persahabatan ke Republik Senegal, Republik Pantai Gading dan Republik G [ ... ]



NASIONAL

Rasio Elektrifikasi Sarolangun, Baru 78 .....
19/05/2015 | Mardinal

KOPI,Sarolangun,- Ukuran Tingkat Ketersediaan Listrik di suatu daerah atau lebih dikenal dengan Rasio Elektrifikasi (RE) di Kabupaten Sarolangun [ ... ]



DAERAH

KPUD Kabupaten Nias Utara Ceroboh, Peser.....
21/05/2015 | Nobuala Zega
article thumbnail

KOPI, Nias Utara - Komisi Pemilihan Umum (KPU) di laporkan ke Panitia Pengawas Pemilihan Kab. Nias Utara. Pasalnya, setelah keluar pengumuman KPU Ni [ ... ]



PENDIDIKAN

Astaga, Riyati 10 Tahun Guru Honor di Me.....
21/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Selatpanjang Inilah potret tenaga pendidik yang mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Dikota guru PNS sudah pada senang-senang mendapat uang s [ ... ]



EKONOMI

Persis Ajak Warga Jihad di Sektor Ekonom.....
21/05/2015 | Buddy Wirawan

KOPI, Bandung - Persatuan Islam (Persis) mengajak warga masyarakat supaya melakukan jihad di sektor ekonomi untuk mengatasi masalah sosial karena seja [ ... ]



HANKAM

Mabes Polri Mutasi Jajaran Perwira Ting.....
15/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru- Berdasarkan telegram rahasia (TR) dari Trunojoyo I (red. Kapolri) beberapa perwira diantaranya berpangkat Komisaris Besar Polisi ( [ ... ]



OLAHRAGA

TVOne Siarkan Pertarungan Akbar Tinju Ma.....
28/04/2015 | Zohiri Kadir

KOPI, Jakarta - Penantian dan rasa penasaran panjang penggemar tinju dunia, kini mendapatkan jawaban, sebentar lagi dua pendekar kelas welter akan ber [ ... ]



PARIWISATA

Inilah 5 Besar Negara Penyumbang Kunjung.....
05/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Objek wisata di Indonesia yang terkenal yakni pulau dewata terletak di Propinsi Bali, Raja ampat, candi Borobudur, Sumatera barat t [ ... ]



HUKUM & KRIMINAL

Izin Perkebunan Diduga Illegal, Aparat D.....
22/05/2015 | Sumardi

KOPI, Aceh Timur - Aparat penegak hukum di Kabupaten Aceh Timur didesak segera menghentikan operasi perusahaan perkebunan yang izinnya cacat prose [ ... ]



POLITIK

Anggota Komisi IV DPRD Inhil, Yuliantini.....
21/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Tembilahan Carut marut dunia pendidikan di kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) belum juga mendapat respon dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) I [ ... ]



OPINI

Vagina Street Heboh di Dunia Maya Indone.....
26/04/2015 | Ir. Syarifuddin Simanjuntak
article thumbnail

KOPI - Dua minggu menjelang KAA ke 60 Bandung Indonesia, dunia maya dikejutkan dengan merebaknya vagina street. Lokasi persisnya terletak di Tebet Ut [ ... ]



PROFIL

Oknum Perwira Polda Riau Bertindak Berin.....
07/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Oknum aparat keamanan harusnya memberikan contoh tauladan kepada masyarakat, tidak boleh bertindak beringas dan main hakim sendiri. [ ... ]



SOSIAL & BUDAYA

OSIS MAN Simpang Ulim Bersama Posko PPWI.....
22/05/2015 | Sumardi

KOPI, Aceh Timur - Muslim Rohingya asal Myanmar dan Bangladesh kembali terdampar di Provinsi Aceh, Rabu (20/5/2015) dinihari pukul 02:20 WIB. Kali in [ ... ]



ROHANI

Sambut Trisuci Waisak 2559, Sangha Thera.....
11/05/2015 | Yeni Herliani

KOPI - Menyambut Tri Suci Wesak 2559, Sangha Theravada Indonesia menggelar tradisi “Pindapata Gema Wesak Nasional 2559”, bertempat di Taman Museum [ ... ]



RESENSI

Jangan Dengerin Sendiri.....
27/04/2015 | UG DANI
article thumbnail

Resensi Buku Judul :Jangan Dengerin Sendiri
Penulis : Naomi Angelia Sea
Tebal. : 200
Penerbit : Bukune Juli 2014
Harga. : Rp 41 [ ... ]



CERPEN & CERBUNG

Dolar Singaporeku Berserak Tiada Arti.....
27/03/2015 | Ndoro Ayu

KOPI, BATAM - "Pokoknya aku harus pergi, biar banyak uang. Aku dah malas hidup di kampung hanya begini-begini saja!" Siti bertekad dan berpikir tiba-t [ ... ]



PUISI

Namun.....
18/05/2015 | Ratu Sintanggu
article thumbnail

Aku ingin bebas, namun banyak hal yang harus kujaga
Aku ingin lepas, namun ada titik yang harus kupelihara
Aku ingin bahagia, namun ada koma yang berm [ ... ]



CURAHAN HATI

Beras Miskin bagi Warga di Kendal Tak La.....
22/05/2015 | Bastomi
article thumbnail

KOPI, Kendal - Keberhasilan Program Raskin diukur berdasarkan tingkat pencapaian indikator 6T, yaitu: tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat  [ ... ]



HIBURAN

KFC Sponsori Peluncuran Album Rio Febria.....
14/05/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Bekerjasama dengan KFC Indonesia dan Swara Sangkar Emas, Rio Febrian meluncurkan album terbarunya “Love Is”, yang digelar di KFC, Kemang, [ ... ]



KULINER

McDonald’s Tingkatkan Layanan Melalui .....
01/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Kini menikmati McDonald’s terasa lebih nyaman dan menguntungkan dengan hadirnya layanan terbaru “Online McDelivery Cashless Promo”. Pel [ ... ]



HIDUP SEHAT

Waspadai Penyakit Demam Berdarah.....
06/05/2015 | Mardinal

KOPI,Sarolangun,- Penyakit Demam Berdarah (DBD) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus yang dikenal sebagai Virus Dangue. Virus dang [ ... ]



SERBA-SERBI

Mustika Macan Loreng Jadi Incaran Pengge.....
21/05/2015 | Agus Siroj Hudi

KOPI, Malang - Keunikan Batu Akik terus menjadi incaran para gamstone, seiring  bermunculanya temuan-temuan bongkahan batu baru yang dijadikan bahan  [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.