Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta
            Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

Pewarta Online
None

Komentar Warga

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
Remaja Kuningan Gagas Gerakan Gemar Bers.....
22/02/2013 | Andri Ana

KOPI, Kuningan – Untuk mengurangi kenakalan remaja di jalanan, memang dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan olahraga bersepeda. Hal tersebutlah yang dirintis oleh beberap [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 6160
Isi : 8596
Content View Hits : 2860713
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini2874
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin6413

Warga Online : 76
IP Kamu : 54.234.231.49
Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Kriteria Presiden RI Kriteria Presidenku di Masa Depan (169/M)

Kriteria Presidenku di Masa Depan (169/M)

KOPI - Indonesia secara normatif konstitusional adalah negara hukum. Dalam negara hukum Indonesia diperlukan seorang pemimpin (presiden) sebagaimana diamanatkan oleh Undang-undang dasar sebagai dasar Negara maupun kehendak dari para warga masyarakat Indonesia. Untuk itu diperlukan seorang pemimpin ideal yang dapat mensejahterakan warganya.

Presiden (Latin: prae-sebelum dan sedere-menduduki) adalah suatu nama jabatan yang digunakan untuk pimpinan suatu organisasi, perusahaan, perguruan tinggi, atau negara. Pada awalnya, istilah ini dipergunakan untuk seseorang yang memimpin suatu acara atau rapat (ketua); tapi kemudian secara umum berkembang menjadi istilah untuk seseorang yang memiliki kekuasaan eksekutif. Lebih spesifiknya, istilah "Presiden" terutama dipergunakan untuk kepala negara suatu republik, baik dipilih secara langsung, ataupun tak langsung.

Menduduki jabatan presiden bukanlah suatu perkara yang mudah. Presiden mempunyai tanggung jawab besar dan menjadi tauladan bagi rakyat. Untuk itu seorang presiden harus mempunyai kriteria tersendiri di masa mendatang. Kriteria tersebut diantaranya:

1. Beriman dan bertakwa

Seorang presiden harus mempunyai iman dan takwa yang tinggi di hadapan Allah swt. Dengan iman dan takwa seorang presiden akan mampu memelihara hubungan baiknya dengan Allah (seperti dengan shalat), memelihara hubungan baiknya dengan manusia (seperti dengan zakat) dan tunduk secara bersama kepada Allah serta Rasulnya.

2. Merasa senasib, seperjuangan, dan sepenanggungan

Seorang presiden harus mempunyai rasa kepekaan terhadap kondisi yang sedang diderita bangsanya. Seorang presiden yang senantiasa berpihak atau memikirkan rakyatnya sebenarnya cukup mengikuti jejak dan perilaku Rasul saw. Dengan perhatian yang penuh kepada rakyat yang dipimpin dan mencoba berlaku seperasaan dengan mereka, sudah barang tentu mereka akan merasakan kedekatan dengan pemimpinnya dan bersimpati kepadanya.

3. Memiliki kualitas sebagai seorang pemimpin (presiden)

Presiden dipilih secara demokratis serta mendapatkan mandat (kepercayaan) dari rakyat untuk menjalankan pemerintahan agar dapat mensejahterakan rakyatnya. Untuk itu diperlukan kualitas berupa ilmu yang dapat menyelesaikan tugas-tugas sebagai pemimpin suatu Negara.

4. Sayang dan cinta kepada rakyatnya

Seorang presiden harus menyimpan rasa kasih sayang dan cinta kepada rakyatnya betapapun kecilnya. Penulis bercermin kepada kepemimpinan Rasulullah saw yang diutus oleh Allah itu amat kasih sayang terhadap umatnya. Sesungguhnya Rasulullah amat kasih sayang terhadap umatnya. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasul saw pernah berkorban atas nama umatnya yang tidak mampu berkorban. Beliau tegaskan dalam hadisnya, "Ya Allah ini (korban) atas namaku dan atas nama umatku yang tidak berkorban."

5. Amanah

Amanah berarti dapat dipercaya. Rakyat telah memberikan amanah kepada presiden yang dipilihnya. Tanggung jawab sebagai seorang presiden merupakan amanah yang sangat besar karena upaya mewujudkan cita-cita menuju kesejahteraan dan keadilan itu ada pada kebijakannya. Rasulullah pernah bersabda yang berbunyi : “Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap kamu akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Seorang Amir adalah pemimpin bagi rakyatnya dan dia akan diminta pertanggunjawaban mengenai rakyatnya. Seorang suami adalah pemimpin bagi keluarganya dan ia akan diminta pertangungjawaban mengenai keluarganya itu. Seorang budak adalah pemimpin bagi harta tuannya dan ia akan diminta pertanggungjawaban mengenai harta itu, dan seorang isteri adalah pemimpin bagi harta suaminya dan ia akan pertanggungjawaban mengenai hartanya itu.” (HR Imam Ahmad). Oleh karena itu setiap pemimpin (presiden) harus memegang teguh serta melaksanakan amanah yang telah diberikan oleh rakyat karena nanti setiap pemimpin akan bertanggung jawab atas perbuatannya sebagaimana dijelaskan oleh hadis diatas.

6. Tidak terikat intervensi partai

Kondisi politik yang ada saat ini menunjukkan kecenderungan adanya fenomena bahwa pejabat negara yang terikat dengan parpol tidak pernah luput dari isu campur tangan politis. Karena itu, sudah saatnya para pejabat publik melepaskan rangkap jabatan di parpol agar tidak terjadi konflik kepentingan yang merugikan rakyat. Mereka yang merangkap jabatan di partai politik dan pemerintahan dalam kenyataannya mengumpulkan berbagai sumber daya untuk kepentingan partainya saja. Hal ini sangat bertentangan dengan komitmen dan tugas sebagai kepala Negara yang harus mengedepankan kepentingan dan kesejahteraan rakyat.

7. Visioner

mempunyai ide yang jelas tentang apa yang diinginkan secara profesional atau pribadi dan punya kekuatan untuk bertahan ketika mengalami kemunduran atau kegagalan. Kepemimpinan visioner ini setidaknya memiliki 4 kompetensi kunci yaitu: mampu berkomunikasi secara efektif dengan rakyatnya, harus memahami lingkungan luar dan memiliki kemampuan bereaksi secara cepat atas segala ancaman dan peluang yang ada, harus memegang peranan penting dalam membentuk dan mempengaruhi praktek organisasi kenegaraan, mampu melihat dan memprediksi peluang atau hambatan di masa depan.

8. Berkemauan kuat

Seorang presiden harus mencintai apa yang dikerjakan, mempunyai kesungguhan yang luar biasa dalam menjalani hidup dikombinasikan dengan kesungguhan yang luar biasa dengan kesungguhan dalam bekerja menjalani profesi kemudian dapat bertindak secara tepat. Penulis memberikan gambaran kepemimpinan Rasulullah, Berbagai cara yang dilakukan oleh musuh-musuh beliau untuk menghentikan perjuangannya namun tidak pernah berhasil. Rasul tetap tabah, sabar, dan sungguh-sungguh.

9. Jujur

Jujur berarti keselarasan antara berita dengan kenyataan yang ada. Presiden dalam menjalankan tugas pemerintahan harus terbuka dan jujur kepada rakyat. Sifat jujur ini telah lama dicontohkan oleh Rasulullah, salah satunya ketika beliau melakukan perdagangan. Saat berdagang Nabi Muhammad Saw mengatakan tentang barang dagangannya itu apa adanya, kalau barang itu baik kwalitasnya ya dikatakan baik.Sebaliknya kalau barang itu tidak baik/cacat atau rusak maka nabi mengatakannya juga . Pembeli merasa nyaman dan aman membeli barang dagangan Nabi dan tidak takut tertipu baik oleh harga maupun kwalitasnya. Begitupun presiden harus menanamkan sifat kejujuran di dalam hidupnya sehingga rakyat merasa aman dan senantiasa selalu percaya terhadap kebijakan yang dipilihnya.

10. Peduli

Kemelaratan bangsa Indonesia salah satunya terjadi sebab tidak tertanamnya nilai kepedulian terhadap sesama. Oleh karena itu hanya dengan menumbuhkan etos kepedulian dari dalam diri seorang pemimpin akan dapat menjadi penggagas untuk lahirnya Negara Indonesia yang sejahtera. Angka kemiskinan dan tindak kriminalitas dapat ditekan dengan kepedulian presiden kepada rakyatnya dengan senantiasa memenuhi hak-hak asasi rakyatnya seperti hak untuk sejahtera dan memperoleh keadilan.

11. Sederhana

Dalam kesederhanaan ada kebersahajaan yang menuntun kepada kebahagian nurani. Sesungguhnya yang kita butuhkan hanya sedikit dan tidak selalu berupa materi yang selebihnya untuk memberi dan memenuhi hak orang lain. Kesederhanaan memiliki arti dan manfaat yang luar biasa sebagai energi kehidupan. Energi untuk bertahan, energi untuk memberi dan berbagi, serta energi untuk mensyukuri hidup itu sendiri. Dengan kesederhanaan itu presiden nantiya akan dapat lebih memaknai hidup dan kehidupan orang lain.

12. Mampu bekerjasama

Salah satu aspek dalam kerjasama adalah taget atau tujuan yang akan dicapai. Dengan kerjasama diharapkan akan memperoleh manfaat dari kerjasama tersebut. Presiden harus mampu melakukan kerjasama dengan orang lain karena masing-masing pihak memiliki kekurangan dan kelebihan. Oleh karena itu dengan kemampuan kerjasama yang dimiliki akan mampu menutupi setiap kekurangan masing-masing dengan kelebihan yang dimiliki oleh orang lain. Dengan demikian hasil yang dicapai dari kerjasama itu akan berbuah maksimal yang nantinya akan berguna bagi kemajuan Negara dan kesejahteraan rakyat.

H. Kusnadi (2003) mengatakan bahwa berdasarkan penelitian kerja sama mempunyai beberapa manfaat yaitu sebagai berikut:

a) Kerja sama mendorong persaingan di dalam pencapaian tujuan dan peningkatan produktivitas.

b) Kerja sama mendorong berbagai upaya individu agar dapat bekerja lebih produktif, efektif, dan efisien.

c) Kerja sama mendorong terciptanya sinergi sehingga biaya operasionalisasi akan menjadi semakin rendah yang menyebabkan kemampuan bersaing meningkat.

d) Kerja sama mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antarpihak terkait serta meningkatkan rasa kesetiakawanan.

e) Kerja sama menciptakan praktek yang sehat serta meningkatkan semangat kelompok.

f) Kerja sama mendorong ikut serta memiliki situasi dan keadaan yang terjadi dilingkungannya, sehingga secara otomatis akan ikut menjaga dan melestarikan situasi dan kondisi yang telah baik

 

Biodata Penulis

Nama : Haidir Ali

Tempat/ Tanggal Lahir : Makassar/ 26 februari 1993

Universitas : Universitas Hasanuddin Makassar (Jl. Perintis Kemerdekaan Km.10 Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia)

Alamat : Jalan Tamangapa V No. 42 Makassar

No. Hp : 085796092820

Email : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it