Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

SILAHKAN KLIK & LIKE FANPAGE KETUA UMUM PPWI NASIONAL, WILSON LALENGKE, DI BAWAH INI UNTUK BERBAGI IDE, INFORMASI, BERDISKUSI, DAN LAIN SEBAGAINNYA...

Teladan Presiden Muda 2014 (183/U)

“Pemimpin yg baik memahami bahwa teladan adalah sebuah alat yang ampuh dan efektif. Mereka menyadari bahwa keteladanan yang diberikannya berdaya pengaruh jauh lebih hebat dibandingkan bila ia hanya mengkotbahkannya, E.R Hardjapamekas”

KOPI - Indonesia adalah proyek yang belum selesai (Wirutomo, 2012). Pasca 66 tahun kemerdekaannya, indonesia masih tetap bertahan dengan predikat sebagai negara berkembang. Gaungan kesejahteraan rakyat sepertinya hanya menjadi sebuah impian yang utopis. Laju pertumbuhan penduduk tinggi, pengangguran, kesejangan sosial-ekonomi, kesehatan rendah, pendidikan belum merata, korupsi merajalela, penduduk miskin yang termajinalkan masih menjadi sejumlah polemik yang belum terselesaikan.

Oleh karena itu, dibutuhkan sosok baru yang memiliki idealisme yang tinggi untuk membawa indonesia menjadi negara Super Power dan bermetamorfosis menjadi negara maju yang disegani dunia. Penulis meyakini akar dari segala permasalahan yang ada di Indonesia saat ini adalah karena krisis keteladanan. Presiden 2014 haruslah dapat memberikan keteladanan bagi rakyatnya, karena bukan sesuatu hal yang mustahil, bila indonesia dengan segudang potensinya ditangan presiden baru yang mampu mengelola pemerintahan; mendobrak tradisi keburukan; seorang kemudi yang cermat; akan meruntuhkan masa kesuraman negeri ini. Keteladanan itu terangkum dalam 12 kriteria dibawah ini:

1. Agamis

Presiden yang agamis tidak harus berstatus kyai tapi bermental kyai, tidak harus pastur tapi bermoral pastur, tak perlu berstatus biksu tapi yang penting berperangai seperti biksu. Dia tidak akan mendiskriminasi penganut agama yang berbeda dengannya, mendeskriditkan tokoh agama lain bahkan mengintimidasi atas nama perbedaan agama. Karena ajaran agama bersifat inklusif, namun tetap dalam koridor agama masing-masing dan tidak menjiplak atau menyimpang dari agama yang memperoleh legalitas di Indonesia. Dan Bukankah falsafah negara kita pun menempatkan nilai ketuhanan yang maha esa sebagai sila pertama?

2. Visioner

Beranilah bermimpi besar niscaya matahari yang besar dan bulat itu dapat kau genggam. Itulah perumpaan optimisme akan masa depan ditangan presiden yang visioner. Melihat realita kondisi bangsa indonesia saat ini ia tidak menatap dengan wajah suram, justru ia melihat dengan wajah cerah akan potret indonesia di masa depan. Dia melihat dengan perspektif yang berbeda dan bahkan tak pernah orang duga. Presiden yang visioner juga berarti dia tahu persis step by step yang akan dilakukanya. Dengan program kerja yang terencana dan tersusun rapi (misi) mulai dari harian, mingguan, bulanan, tahunan, lima sampai sepuluh tahun kedepan telah terjadwal berdasarkan skala prioritas kesejahteraan rakyat.

3. Cerdas

Presiden yang cerdas diharapkan mampu memberikan tawaran solusi untuk memcahkan persoalan pelik bangsa dengan ide-ide yang brilian. Dia mampu mengurai benang masalah yang kusut menjadi lurus kembali. Gagasannya yang segar, belum pernah terfikirkan sebelumnya atau think out of the box mampu menjawab permasalahan yang ada. Mata dunia akan terbuka lebar, acap kali diawali dengan melihat sosok presidennya. Karena ia adalah representasi bangsa, orang terpilih dari ratusan juta orang rakyat indonesia. Cerdas disini juga mengacu pada pemahaman atas sejarah dan khazanah budaya bangsanya. Refleksi terhadap masa lalu dan mencintai kearifan lokal adalah modal awal untuk membentuk peradaban yang lebih mulia.

4. Amanah

Pada dasarnya seseorang bisa menjadi presiden karena ada rakyat yang memilihnya. Sehingga, akan sangat memalukan jika ia berkhianat dan justru malah menggunakan kekuasaanya untuk kepentingan pribadi. Ibarat pepatah mengatakan “kacang lupa pada kulitnya”, dia telah durhaka kepada rakyatnya. Maka penting sekali bagi seorang presiden untuk menganggap bahwa jabatan yang diembannya bukan sekadar posisi atau jabatan melainkan sebagai sebuah amanah mulia dari rakyatnya.

5. Merakyat

Penekanan dalam poin merakyat adalah mau mendengarkan dan melayani rakyat. Secara normatif, orang yang menginginkan suatu jabatan berarti mau mendengarkan dengan seksama dan melayani dengan sepenuh hati aspirasi rakyat yang dipimpinnya. Dosa besar sekali, ketika seorang pemimppin anya mau didengar tapi tidak mau menderngar jeritan nasib rakyatnya. Tentu ini menjadi catatan penting bagi kita untuk memilih presiden yang 100% peduli akan rakyat kecil. Dia mampu mengakumulasikan aspirasi rakyat sebagai dasar penentuan suatu kebijakan.

6. Loyalitas

Seorang presiden harus mempunyai dedikasi yang tinggi terhadap negara dan rakyatnya. Loyalitas seorang presiden sangat dibutuhkan sebagai bentuk pengabdian nyata dan cinta tanah air. Dari ujung kaki sampai keujung kepala semua harus berlabel made in indonesia. Selain itu, landasan idiil dan konstitusional telah melekat dalam jiwanya sebagai prinsip dalam bertindak. Dia juga memiliki komitmen yang kuat untuk membangun bangsa indonesia. Loyalitas seseorang dapat dilihat dari track record sebelum dia menjadi seorang presiden. Bagaimana perjalanan karir, pendidikan dan prestasinya. Selain itu, tentu kita mencari pemimpin yang tidak cacat moral dimasa lalu, apalagi kalau memiliki catatan buruk di kepolisian.

7. Totalitas

Sebagai wujud kecintaan terhadap kecintaan terhadap bangsa dan negara maka akan dibuktikan dengan mengeerahkan seluruh tenaga dan fikirannya untuk Indonesia. Semangat perubahan terus mengalir dalam darahnya, menyatu dalam setiap detak jatungnya dan selalu menjadi fokus utamanya. Baginya kesejahteraan rakyat adalah harga mati yang tidak bisa ditawar lagi. Totalitas juga akan melahirkan sikap prefesiaonal, disiplin dan berani menganggung resko. Dia berani untuk tidak di dikte bangsa asing, berani mengecam negara lain yang mencederai kedaulatan RI dan yang terpenting adalah adalah berani memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya.

8. Adil dan bijaksana

Adil dan bijaksana merupakan dua hal yang sulit dipisahkan. Adil berarti menempatkan sesuatu secara proporsional, sangat penting dalam menunjukan kredibilitas seorang presiden. Segala kebijakan yang diambil haruslah berdasarkan kepentingan umum bukan kepentingan pribadi, keluarga dan golongan tertentu. Dalam kriteria ini presiden harus benar-benar menanggalkan atribut kepartaianya (jika ia seorang anggot parpol). Adil dalam menempatkan segala perkara tanpa pandang bulu. Sedangkan bijaksana berarti tidak gegabah dalam mengambil setiap kebijakan dan selalu menggunakan kepala dingin tanpa disertai emosi sesaat.

9. Sinergi

Visi dan misi sehebat apapun tidak akan pernah tercapai apabila sinergisitas antara lembaga legislatif, eksekutif dan yudikatif serta lembaga lainnya tidak terpolarisasi. Konsep good governonce dan civic society selalu menjadi tujuan bersama dari semua lembaga. Bayangkan ketika seorang kusir memerintahkan untuk belok ke kanan tapi kudanya ke kiri maka sampai kapanpun kusir tersebut tidak akan pernah sampai tujuan. Kontradiksi antara pimpinan dan bawahan akan menimbulkan kekacauan, jadi presiden indonesia dimasa mendatang harus dapat mensinergikan semua lembaga negara. Sinergi juga berkaitan dengan managerial skill yang dimiliki presiden.

10. Enterpreneur

Menurut teori pertumbuhan ekonomi Schumpeter, pertumbuhan ekonomi suatu negara akan terwujud ketika terdapat banyak wirausaha/ enterpreneur. Tidak hanya berlaku bagi warga negaranya, tapi justru dimulai oleh orang nomor satunya. Ada korelasi yang jelas ketika sebelum menjadi seorang presiden dia berwirausaha dengan penghasilan jauh diatas gaji presiden, itu akan sedikit memperkecil peluang untuk korupsi karena dia telah memiliki pendapatan yang cukup walaupun secara alamiah sikap manusai adalah tidak pernah merasa puas. Enterpreneur juga dapat membawa dmpak positif bagi rakyatnya karena memiliki sosok panutan yang sukses, mandiri dan mau bekerja keras. Namun tetap, dia tidak mencampur adukan urusan kenegaraan dengan bisnis.

11. Karismatik

Kriteria selanjutnya presiden Indonesia dimasa mendatang adalah karismatik. Tidak semua orang memiliki sifat ini, karena sifat ini lahir dari pribadi yang mantap dan khas. Presiden yang karismatik ibarat magnet yang akan menarik banyak perhatian orang dan diikuti oleh semua kalangan.

12. Pemuda

Pemuda adalah orang yang berusaia sekitar 18 sampai 40 tahun. Dalam rentang usia tersebut, dia tengah ada dalam kondisi paling produktif. Ada banyak hal yang memebedakan seorang pemuda dengan rentang usia yang lainnya, diantaranya tekad dan nekat, mentalitas baja, idealisme yang mengakar, dan semangat tanpa batas. Presiden yang berasal dari kalangan muda bukan berarti dia orang awam yang tiba-tiba terjun kedunia politik, tapi dia adalah sosok yang tahu persis kondisi sosial, ekonomi, politik indonesia. Harapan dari seorang pemuda adalah gebrakannya yang berbeda dari presiden-presiden sebelumnya. Dia mampu mengayomi masyarakat dengan semangat juang yang tinggi.

 

Biodata Penulis:

Nama: Ahmad Mukrim

 

Bali Tuan Rumah Pertemuan Tahunan Bank Dunia dan IMF
Senin, 16 Oktober 2017

KOPI, Bali - Indonesia tuan rumah Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia (World Bank) di Bali , bulan Oktober 2018. Semua mata mata tertuju ke Indonesia akan menjadi pusat perhatian utama dunia.   Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde menuturkan kepada wartawan “Indonesia juga bisa mendapatkan nilai plus dari penyelenggaraan acara ini karena ajang tahunan tersebut, bisa meningkatkan kegiatan bisnis. Semua mata di dunia ekonomi akan melihat... Baca selengkapnya...

Kunjungan Delegasi Bisnis Maroko Hasilkan Tiga Nota Kesepahaman
Senin, 16 Oktober 2017

KOPI, Jakarta - Delegasi bisnis dari Kerajaan Maroko berkunjung ke Republik Indonesia dari tanggal 11 hingga 15 Oktober 2017 dalam rangka Trade Expo Indonesia ke-32. Delegasi yang terdiri atas 30 pengusaha ternama itu mewakili tiga wilayah/kota di Kerajaan Maroko, yaitu Wilayah Fez-Meknes, Souss-Massa dan Kota Casablanca.   Salah satu tujuan utama kunjungan para pengusaha dari Negeri Matahari Terbenam itu adalah untuk meningkatkan... Baca selengkapnya...

Pengamat : PDIP Riau Sudah Digadaikan, Pilgubri Usung Kader Partai Lain
Minggu, 08 Oktober 2017

KOPI, Pekanbaru – Hiruk pikuk Pilgubri (Pemilihan Gubernur Riau)  akan diadakan pada Pemilu serentak tahun 2018 mendatang. Suasana politik di daerah Riau mulai memanas, masing-masing ketua Parpol (partai Politik) wilayah Riau mencari koalisi dengan partai lain. Bagi Parpol yang memenuhi kuota electoral threshold 20 % atau 13 kursi di DPRD Riau masih bisa mengusung kandidat pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Riau sendiri Periode... Baca selengkapnya...

Sambut Hari Batik Nasional, Pasaraya Blok M Gelar "Tribute to Batik 2017"
Senin, 02 Oktober 2017

KOPI, Jakarta – Dalam rangka memperingati hari Batik nasional 2 oktober 2017, Pasaraya menyuguhkan sebuah acara dengan tema "Tribute to Batik". Acara ini berlangsung pada 2 -8 oktober 2017, yang dibuka sesuai jam operasional Mall, yaitu pada pukul 10.00 - 22.00 WIB. "Tribute to Batik 2017" merupakan pameran Bazar batik kontemporer dan diisi dengan beragam kegiatan guna memupuk cinta batik pada generasi muda.   Pasaraya selaku salah satu... Baca selengkapnya...

Rektor Universitas Mpu Tatular Akan Perkuat Implementasi Pancasila, Sesuai Komitmen Deklarasi Bali
Senin, 02 Oktober 2017

Foto: Rektor UMT di Deklarasi Pimpinan Perguruan Tinggi se Indonesia di Bali   KOPI, JAKARTA Sejumlah 3.000-an Pimpinan Perguruan Tinggi dari seluruh Indonesia, hadir di Bali, untuk melakukan ikrar bersama dan bersatu padu melawan radikalisme.   Para Rektor, Ketua, Direktur Perguruan Tinggi tersebut menggelar aksi kebangsaan dalam bentuk Deklarasi, di Nusa Dua Bali Convention Center, Bali, Senin (25/09/2017). Acara bertema Aksi Kebangsaan... Baca selengkapnya...

Begini Kronologis Dugaan Psikopat Oleh Ketum PPWI, Hingga Akan Dipolisikan Oleh Sang Walikota
Sabtu, 30 September 2017

KOPI, Langsa (Aceh) - Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke sangat menyayangkan perilaku oknum Walikota Langsa yang ceroboh telah menyebarkan informasi berbentuk video yang amat tidak layak kepada warga masyarakatnya.   Menurutnya, video berisi penyiksaan dan pemenggalan leher manusia oleh sekelompok orang berpakaian ala militer itu sangat tidak pantas disebarluaskan oleh seseorang kepada orang lain, apalagi seseorang itu adalah kepala daerah... Baca selengkapnya...

Usai Pelantikan DPC-PPWI Sijunjung, Ketum PPWI Beri Pelatihan Jurnalisme Warga.
Kamis, 28 September 2017

KOPI, Sumatera Barat - Satu kesempatan berharga yang didapatkan oleh anggota dan pengurus DPC-PPWI Kabupaten Sijunjung, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke berkenan memberikan pelatihan singkat “Workshop Jurnalisme Warga”, yang bertempat di sekretariat Jl. Lintas Sumatera, Rabu, 27 september 2017.   Hadir pada kesempatan itu ketua DPC-PPWI Kabupaten Sijunjung, Syafrimal Tanjung dengan didampingi sekretaris Hendri Payan, dan juga dihadiri... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALKadin Jajaki Peluang Bisnis Lewat “Qat.....
19/10/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Komite Timur Tengah mengadakan Indonesia - Qatar Business Forum untuk menjajaki peluang bi [ ... ]



DAERAHDipo Kontainer SPIL Meledak dan Terbakar.....
17/10/2017 | Eko Subroto

KOPI, Surabaya, Sabtu (13/10) - Telaah terjadi ledakan yang cukup keras di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, hingga terdengar mencapai ra [ ... ]



PENDIDIKANIPELMAJA Latih Mahasiswa Jadi Kritis.....
17/10/2017 | Rahmat Hidayat, Lbs

KOPIAceh Barat - Bertujuan untuk menjadikan mahasiswa Kritis dan bukan hanya tukang kritik, tidak pula apatis, serta tidak anarkis. Ikatan Pelajar  [ ... ]



EKONOMIArea Baru ACE Ke-9 Resmi Dibuka.....
19/10/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Menempati area seluas lebih dari dari 1.200 M2, ACE baru Bandung Electronic Center (BEC) secara resmi dibuka dengan menghadirkan rib [ ... ]



HANKAMMasyallah… Memalukan, Minta Parkir Gra.....
14/10/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Setiap upacara selalu membaca Sumpah Prajurit, Sapta Marga, Pancasila. Tetapi tidak ada yang menerapkan dalam kehidupan bermasya [ ... ]



OLAHRAGASempena Hut Kuansing : Bupati H. Mursini.....
13/10/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Kuantan Singingi – Dari pantauan Pewarta Indonesia , Kamis pagi (12/10-17) dari luar Gedung DPRD kabupaten Kuansing, puluhan karangan bunga u [ ... ]



PARIWISATAPelabuhan Ulee Lheu Sudah Dangkal, Kapal.....
05/10/2017 | Rachmad Yuliadi
article thumbnail

KOPI, Banda Aceh- Dalam beberapa minggu terakhir ini aktivitas pelayaran dari pelabuhan Ulee Lheu Banda Aceh menuju pelabuhan Balohan Sabang terjadi k [ ... ]



POLITIK100 Hari Jalannya Roda Gubernur Aceh Per.....
18/10/2017 | Rachmad Yuliadi

KOPI, Banda Aceh - Tidak terasa waktu sudah berjalan selama 100 Hari. Pada tanggal 5 Juli 2017, pasangan Gubernur/Wakil Gubernur Aceh Irwandi-Nova sec [ ... ]



OPINIAyah Sangat Berperan dalam Membentuk Seo.....
04/10/2017 | Rachmad Yuliadi Nasir
article thumbnail

KOPI, Banda Aceh - Dalam suatu keluarga pastilah terdiri atas ayah, ibu dan anak-anaknya. Bila sang ibu bertungas sebagai pengasuh anak maka sang ayah [ ... ]



PROFILDesa Langkan Wakili Lomba PHBS Tingkat P.....
28/09/2017 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Pelalawan - Terpilihnya Desa Langkan mewakili lomba PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) serta lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (P [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAJelang Usia 9 Tahun Majelis Sastra Bandu.....
02/10/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Majelis Sastra Bandung (MSB) merupakan komunitas sastra nirlaba, berdiri 25 Janurai 2009. didirikan oleh penggiat sastra seperti Ded [ ... ]



ROHANIMengenal Abuya Syaikh H. Muhammad Muda W.....
26/09/2017 | Ismayadi Yadi
article thumbnail

KOPI - Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy Abu Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy DAYAH-DARUSSALAM [ ... ]



RESENSIDrama Korsel Berjudul Man Who Dies to L.....
30/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI – Jakarta - Drama Korea Man Who Dies to Live berhasil masuk sepuluh besar rating drama terbaik di Korea Selatan.
drama yang tayang di MBC ini j [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATITernyata Kur BRI Aceh Barat Bukan untuk .....
11/10/2017 | Syamsul Kamal

KOPI - Hendra (31) petani asal Krueng Tinggai kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat, mengaku sulit sekali bagi petani kecil untuk meningkatkan taraf [ ... ]



SERBA-SERBIMatrix Indonesia Gelar Hairdresser Idol .....
19/10/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Matrix Indonesia selalu ingin meningkatkan kreativitas serta inovasi darl para hairdressers Indonesiai melanjuti kesuksesan acara Ha [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.