Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Kriteria Presiden RI Karakter Pilihan untuk Sang Presiden Idaman (248/U)

Karakter Pilihan untuk Sang Presiden Idaman (248/U)

KOPI - Indonesia dianugerahi Tuhan dengan kekayaan alam yang amat berlimpah ruah, ratusan juta penduduk, keanekaragaman adat istiadat, suku, agama dan sebagainya. Sebagai bangsa yang besar, sangat penting bagi kita memilih sosok Presiden yang berkarakter dan memiliki kapasitas sebagai pemersatu bangsa dan negara.

Banyak kriteria calon Presiden berkarakter yang layak untuk dikemukakan. Pertama, orang yang dicalonkan, bukan orang yang mencalonkan diri. Terdapat garis pemisah yang jelas antara orang yang dicalonkan dengan orang yang mencalonkan diri sebagai pemimpin. Orang yang mencalonkan diri memiliki sikap ambisius terhadap kekuasaan dan kepopuleran, melebihi ambisinya untuk mengabdi. Ambisi besarnya melupakan dirinya terhadap resiko menjadi pemimpin, tidak sadar akan konsekuensi dan besarnya tanggung jawab seorang pemimpin, lupa dengan beratnya pertanggungjawaban di mahkamah Allah SWT dan di hadapan manusia. Orang yang berlomba-lomba dan berambisi menjadi seorang pemimpin berpeluang melakukan cara-cara curang dan illegal demi memenuhi ambisinya. Ada banyak kepentingan yang disandang. Cenderung ingin menancapkan pengaruh ke seluruh penjuru, mengendalikan orang lain, dan menangguk keuntungan bagi kepentingan pribadi dan kelompoknya. Sikap yang ambisius menunjukkan sebuah kelemahan. Sangat berbeda dengan karakter orang yang dicalonkan, dia dicalonkan atas dasar kemampuannya dan diyakini mampu menyelesaikan banyak persoalan bangsa, dia akan merasa bertanggung jawab mengemban amanah, merasa didukung sepenuhnya oleh rakyat, dia terfokus untuk menuntaskan segala masalah tanpa tersulut kepentingan tertentu. Memungkinkan dia lebih terbuka dan dekat bersama orang yang dipimpinnya. Indonesia dengan bejibun masalahnya, hanya butuh karya seorang anak bangsa yang tahu tanggung jawabnya, diamanahkan dan dicalonkan dengan sukarela oleh orang lain.

Kedua, tidak terikat masalah atau tersangkut kasus masa lalu. Bebas dari masalah hukum dan terpaan isu-isu negatif. Tak ada asap jika tak ada api, meskipun kita tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, namun tetap saja berbagai masalah terkait masa lalu akan menjadi beban dan mengurangi kepercayaan rakyat terhadap pemimpinnya. Kepemimpinan sang Presiden bisa digugat di tengah jalan, perintahnya bisa diabaikan oleh rakyatnya, semuanya berpotensi terjadi kekacauan dan ketidakpercayaan terhadap figur sang Presiden. Kehadiran Presiden berkarakter seperti ini bisa menjadi pemicu perubahan dalam upaya memberantas korupsi, suap, asusila pejabat dan penegakan hukum.

Ketiga, berusia di bawah lima puluh tahun. Usia muda identik dengan tingkat agresifitas dan semangat yang tinggi, disaat itulah usia emas dan kematangan berpikir seorang manusia terjadi, kematangan yang berkolaborasi dengan keberanian mengeksekusi sebuah keputusan tentu akan menghasilkan kebijakan yang aspiratif. Beban tugas sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan haruslah diemban oleh orang yang kuat secara fisik, cerdas dalam berfikir, enerjik dan bersemangat dalam menjalankan tugas. Karakter muda perlu dimiliki oleh Presiden Indonesia mendatang.

Keempat, sederhana dan tidak berlebih-lebihan. Prinsip hidup sederhana akan menjadi teladan sempurna dari seorang pemimpin kepada orang yang dipimpinnya. Sudah selayaknya seorang Presiden hidup secara sederhana dan berjiwa pelayan. Selama ini, yang terjadi adalah sikap bermewah-mewahan, banyak seremonial, dan dijubeli dengan berbagai fasilitas mewah. Presiden berkarakter sederhana bukanlah seorang yang suka dilayani, bukan pula yang suka dipayungi, tapi pemimpin yang sederhana adalah pemimpin yang seakan tak ada beda dengan rakyatnya. Sekarang bukan lagi zamannya feodal, zaman yang dipimpin kalangan bangsawan yang membuat rakyat keder bertemu pemimpinnya.

Nabi Muhammad SAW suatu ketika pernah bersabda: “Jika umatku kenyang, biarlah aku orang yang terakhir merasakannya. Dan jika umatku lapar, biarlah aku orang yang pertama merasakannya”, sungguh sebuah keteladanan dan puncak prestasi yang sulit disamai oleh banyak pemimpin saat ini, namun setidaknya mengikuti jejaknya dalam pola hidup sederhana dan melayani rakyat bukanlah hal yang mustahil untuk ditiru, semuanya kembali kepada kemauan dan prinsip hidup sang pemimpin. Kita merindukan karakter pemimpin yang demikian. Pemimpin yang jauh dari sifat keserakahan dan mengejar materi semata.

Kelima, responsif dan cepat tanggap. Cepat dalam menanggapi masalah yang muncul adalah karakter pemimpin idaman yang dibutuhkan Indonesia saat ini. Presiden yang responsif akan langsung terjun ke lapangan saat musibah dan bencana melanda, bersegera turun menjadi penengah terhadap ketidakpuasan rakyat, dan cepat mengendalikan situasi meredam amarah rakyatnya. Presiden seperti ini tidak akan tenang sebelum dia hadir menyapa rakyatnya, dia tak sekedar memberi instruksi formalitas semata, tetapi juga turut bersimpati dan hadir di tengah-tengah rakyatnya.

Keenam, berjiwa entrepreneur. Karakter entrepreneurship seperti kreatif, inovatif, berani, optimis dan tak takut gagal akan menjadi sumber kekuatan sang Presiden dalam mengembangkan segala sumber daya yang dimiliki. Kejelian sang pemimpin dibutuhkan untuk meningkatkan akselerasi pembangunan menjadi lebih baik. Jika semua terberdayakan, maka seluruh lini kepemimpinannya juga akan mengalami peningkatan. Pola pikir entrepreneurship akan mempengaruhi langkah-langkah pemimpin dalam memanajerial dan merumuskan kebijakannya.

Ketujuh, terbuka dengan kritik dan saran. Seringkali seorang Presiden cenderung memaksakan kehendak dan ego kekuasaannya kepada rakyat, sering abai terhadap saran yang diberikan, suka bungkam terhadap kritik yang dilayangkan, hal ini jelas bukanlah sesuatu yang diharapkan oleh rakyat. Rakyat sudah berupaya menunjukkan peran aktifnya dalam memberikan sumbangsih pemikiran dan pendapatnya, semata-mata hanya karena kecintaan mereka terhadap tanah airnya, dibutuhkan kehebatan sang Presiden dalam menyatukan pandangannya dengan saran dan kritik yang disampaikan oleh rakyatnya.

Kedelapan, komunikatif dan santun. Presiden yang pandai mengkomunikasikan gagasannya secara santun tentu akan lebih disukai oleh rakyatnya. Komunikasi yang efektif merupakan komunikasi yang mampu memberikan rasa aman kepada rakyat dan kaya akan solusi dari peliknya masalah yang melanda bangsa.

Kesembilan, berani dan berinisiatif melakukan perubahan. Setiap perubahan kecil pasti memberikan dampak secara nyata, apalagi perubahan besar dengan terobosan-terobosan yang terukur, tentu akan berdampak lebih signifikan. Banyak hal yang bisa diselesaikan jika ada keberanian membuat perubahan. Setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, selalu terbuka ruang untuk diperbarui sistemnya, perubahan menuntut pengorbanan dan keluar dari zona nyaman, hasil akhirnya akan mampu memberikan suatu efektifitas dan efisiensi kinerja. Presiden berkarakter seperti ini berpeluang menciptakan sejarah indahnya dengan tinta emas kejayaan bangsa, karena setiap perubahan selalu kearah yang lebih baik, dan suatu kesalahan akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan.

Kesepuluh, berwawasan global. Tidak hanya paham pada satu bidang, tapi juga mampu secara optimal memahami semua aspek dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kesuksesan seorang pemimpin terletak pada kemampuan manajerialnya, sementara kemampuan manajerial tergantung pada seberapa besar wawasan global dan kebangsaan yang dimiliki. Wawasan yang luas tentu akan berpeluang membuka ruang-ruang kesuksesan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Kesebelas, mampu membangun jaringan yang luas di dunia internasional. Penting bagi Indonesia untuk menjalin hubungan baik dengan negara lain demi menjaga stabilitas regional maupun internasional. Seorang Presiden harus mampu membangun komunikasi dengan pemerintahan negara lain dalam rangka penyejajaran diri dengan bangsa lain yang sudah maju, sebagai upaya memacu pertumbuhan bangsa dari ketertinggalan. Indonesia pasti bisa berperan lebih besar di kancah internasional, Indonesia pasti bisa menjadi bangsa yang besar dan disegani negara lain, bukan lagi dianggap sebagai negara gagal, sudah saatnya Indonesia memiliki pemimpin yang kuat dan sanggup membawa Indonesia ke lingkup yang lebih luas.

Keduabelas, memiliki konsep dan visi memimpin Indonesia. Konsep dan visi ini akan menjadi arahan utama kemana bangsa dan negara ini mau dibawa, akan dibentuk seperti apa Indonesia beberapa tahun mendatang, dia memiliki platform yang terencana dan terarah sebagai pedoman dalam menjalankan tanggung jawab sebagai seorang pemimpin. Target dan pencapaian bangsa selalu menjadi prioritas dan senantiasa dijadikan bahan evaluasi untuk mencapai hasil yang lebih baik.

Menarik untuk disimak berbagai karakter ideal calon Presiden Indonesia mendatang, semua karakter ini bukanlah hal yang mutlak bagi setiap calon, teramat sulit menemukan calon yang ideal karena ketidaksempurnaan kita sebagai manusia, namun calon yang mendekati kriteria, maka dia layak dan pantas untuk dipilih menjadi nakhoda Indonesia di masa yang akan datang.

 

Biodata Penulis

NAMA : VONI SUSANTO

TTL : TALANG, 24 JUNI1988

UNIVERSITAS : UNIVERSITAS NEGERI PADANG (UNP)

ALAMAT RUMAH : JL. PATENGGANGAN KOMPLEK HARKA D/7 AIR TAWAR BARAT PADANG

HANDPHONE : +6281363531198

EMAIL/FB : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it


Artikel Lainnya:

 

Save Ekonomi Indonesia, Selamatkan NKRI
Rabu, 28 Juni 2017

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Mas Sugeng Triwardono mengatakan “ Ekonomi Indonesia ambruk, daya beli masyarakat lesu, pegawai negeri sipil (PNS/ASN) 4-5 bulan belum menerima gaji pada kuartal Januari hingga Mei 2017 kemaren. Belum lagi gaji terhutang tahun 2016 kemaren (red. Kepala Daerah) serta  tunjangan gaji yang belum diterima oleh Pegawai Negeri . Tidak ada prestasi dari Tim Ekonomi Kabinet Kerja , prestasinya menambah pinjaman... Baca selengkapnya...

Secret Report Jubir Presiden Adi Masardi
Selasa, 27 Juni 2017

KOPI, Jakarta - Kini Presiden Amerika Serikat Donald Trump, seorang pebisnis bergerak di bidang usaha property atau Real estate, entertainment, perusahaan Air line. Saya mendapat inforamsi dari luar negeri, bisnis orang nomor satu di Amerika Serikat tersebut tidak bergerak di Bidang pertambangan. Anak-anaknya dan menantunya berbisnis dalam bidang property, jasa, dan lain-lain. Zaman telah berubah.   Diduga Freefort Bermain di Balik... Baca selengkapnya...

Tradisi Hari Raya Ka Gun di Gunung Sahilan- Kampar
Senin, 26 Juni 2017

KOPI, Gunung Sahilan - Rumah adat Sompu tempat berkumpul bagi anak kemenakan satu suku Masyarakat Gunung Sahilan. Di sanalah mereka saling bermaafan dengan ninik mamak, sekaligus juga membicarakan soal masa depan suku, tanah soko, perincian uang soko. Dan disini pula tempat silaturrahim antar anak cucu, ninik mamak dengan sanak famili yang tinggal diluar Gunung Sahilan.   Lebaran Ka Gun, yaitu perayaan lebaran adat ini, dilaksanakan... Baca selengkapnya...

Dubes Maroko Bertukar Cenderamata dengan Ketum PPWI
Minggu, 25 Juni 2017

KOPI, Jakarta – Duta Besar Berkuasa Penuh Kerajaan Maroko untuk Indonesia, H.E. Mr. Oubadia Benadbellah berkenan memberikan cenderamata kepada ketua Umum PPWI Wilson Lalengke, beberapa waktu lalu di kediaman resmi Dubes Maroko, Jl. Mataram No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Cenderamata tersebut adalah bentuk penghargaan sang Duta Besar kepada alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu atas jasa-jasanya membantu Kedubes Maroko dalam... Baca selengkapnya...

Keluarga Lintas Atjeh Buka Bareng "Bu Lam Oen"
Jumat, 23 Juni 2017

KOPI, ACEH SELATAN - Loyalitas, Solidaritas, Soliditas Dan Jiwa Korsa terus dipupuk oleh keluarga besar Lintas Atjeh, moment kebersamaan dalam meningkatkan tali silaturahmi dengan Bukber. Ada hal menakjubkan yang dilakukan keluarga Lintas Atjeh bersama anggota PPWI Aceh Selatan pada saat berbuka puasa di rumah Rahmatillah di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (22/06/2017), yang menyajikan menu buka puasa... Baca selengkapnya...

PPWI Media Grup Aceh Selatan Bagi Takjil Gratis Kepada Pengguna Jalan
Rabu, 21 Juni 2017

KOPI, ACEH SELATAN - Bulan Suci Ramadhan adalah penuh berkah, semua orang, organisasi atau komunitas berlomba - lomba memanfaatkan untuk berbuat kebajikan, tak terkecuali Komunitas Persatuan, Pewarta Warga Indonesia (PPWI) DPC Aceh Selatan. Setelah sebelumnya media Lintas Atjeh dan PPWI Aceh Selatan melaksanakan buka puasa bersama dan menyantuni anak yatim piatu di Desa Lhok Ruekam, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan. Kali ini kembali... Baca selengkapnya...

Sucikan Hati, Bersihkan Jiwa, Media Lintas Atjeh Santuni Dhuafa
Rabu, 21 Juni 2017

KOPI, ACEH SELATAN - Dalam bulan puasa ini mari kita sucikan hati bersihkan jiwa, saling peduli dan mengasihi, masih banyak saudara kita yang butuh perhatian dan kasih sayang, terlebih kepada kaum dhuafa dan yatim piatu. Hal tersebut disampaikan oleh Pimred Lintas Aceh Ari Muzakki pada saat mengunjungi kediaman kaum dhuafa dan anak yatim piatu bersama rombongan dalam rangka buka puasa bersama dan menyantuni yatim piatu di Gampong Lhok Reukam,... Baca selengkapnya...

PENDIDIKANObrolan Santai dengan Kepsek SMK I Sei K.....
19/06/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pelalawan - Pak Kepsek (Kepala Sekolah) saya dengar dulu Sekolah ini milik yayasan alias swasta, kini sudah negeri bagaimana ceritanya. Betul ,  [ ... ]



EKONOMIHari ke-14, Pengunjung Jakarta Fair Menc.....
23/06/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Malam muda-mudi yang diadakan dalam rangka menyambut hari ulang tahun Kota DKI Jakarta yang ke-490, berhasil digelar dengan meriah di  [ ... ]



HANKAMBeri Penyuhan Hukum, Yonif PR 502 Kostra.....
23/06/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Kalimantan Barat - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI – Malaysia Yonif Para Raider 502 Kostrad yang dipimpin oleh Letkol In [ ... ]



OLAHRAGAIni Dia Para Pemenang Wrangler True Wand.....
21/06/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Sebuah petualangan besar tahun ini “Wrangler True Wanderer 2017” baru saja menemukan pemenangnya. Mereka telah menunjukan bahwa m [ ... ]



PARIWISATAJakarta Fair Kemayoran Tetap Buka di Har.....
23/06/2017 | Yeni Herliani

  KOPI, Jakarta - Penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2017 kini telah memasuki hari ke-15. Sebanyak 2.700 perusahaan yang tergabung dalam 1 [ ... ]



POLITIKEddy Tanjung Saudagar Minang Berebut Ku.....
27/06/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Hiruk pikuk  suhu perpolitikan di Bumi Melayu Riau semakin gerah, menjelang pemilu serentak tahun 2018 nanti.  Saat ini beberapa o [ ... ]



OPINIPrediksi Dr. Rizal Ramli: Anjloknya L.....
28/06/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Jakarta - Ditempat kerjanya, Mas Sugeng Triwardono mengatakan " Tim ekonomi Kabinet Jokowi bikin ambruk negara. Perekonomian lesu, daya beli mas [ ... ]



PROFILObrolan Santai dengan Camat Sentajo Agus.....
11/06/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Kuantan Singingi - Obrolan santai dengan Camat Sentajo Raya Agus Iswanto, SSTP dengan wartawan Pewarta- Indonesia di ruangan kerjanya, hari Jum [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAYoesi Ariyani Lestarikan Tari Klasik Jaw.....
28/05/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Dalam era globalisasi sekarang ini, nilai-nilai tradisi sudah mulai banyak ditinggalkan oleh masyarakat modern karena dianggap tidak s [ ... ]



ROHANIHari Raya Idul Fitri 1438 H, Yonif 115/M.....
24/06/2017 | Haes Hajuna

KOPI, ACEH SELATAN - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 H, Yonif 115/ML beserta kompi-kompi jajaran Yonif 115/ML menyerahkan zakat fitra [ ... ]



RESENSIFilm Jailangkung: Dari Permainan, Beruba.....
15/06/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - PERMAINAN boneka jailangkung masih adakah yang memainkannya? Ada dan banyak. Ritual pemanggilan arwah sangat lumrah dilakukan. Apalagi [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATISeptember Nanti Tembilahan Tuan Rumah Wo.....
06/06/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Indragiri Hilir (Inhil) merupakan daerah penghasil Kopra terbesar di Asia, 432 ribu Hektare kebun Kelapa milik rakyat maupun milik  [ ... ]



SERBA-SERBISekjen IMASEPA Jabar Mengucapkan Selamat.....
25/06/2017 | Barnabas Subagio

KOPI - Bandung, Sekretaris Jenderal Ikatan Mahasiswa Se-Tanah Papua Jawa Barat (Sekjen IMASEPA JABAR) Leonardus O. Magai mengucapkan Selamat meray [ ... ]


Other Articles

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.