Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Secangkir Kopi untuk Presiden (338/S)

Jalan-jalan kami susuri dengan perlahan. . .
Perlahan tapi pasti Menengok negeri tercinta, rapuh Menengok ke angkasa luar, jauh
Tetapi jika kami menatap kedepan . . .
Terlihat sosok nan gagah, impian Sang pemimpin negeri Indonesia kelak

KOPI - Diatas adalah puisi yang saya karang ketika hendak menuliskan kata demi kata ini tentang seperti apa dambaan presiden Indonesia di mata rakyat. Tentu mengenai puisi diatas sudah sangat tergambar bahwa rakyat Indonesia menginginkan sesosok pemimpin negeri yang mampu membawa negara tercinta ini menuju kesuksesan. Menurut hasil dari pengamatan saya selama ini, rakyat indonesia mulai jenuh dengan seluk beluk permasalahan yang ada di dunia pemerintahan. Rakyat selalu dicekoki dengan berita-berita yang tersiar di layar kaca mengenai misalnya korupsi, suap, masalah KKN, hingga berita terbaru mengenai klaim Malaysia aatas tari Tor-tor. Sungguh sangat memprihatinkan, untuk apa berita itu terus menerus tersiar tanpa adanya tindakan lanjut? Atau memang sudah ditindak lanjuti? Setidaknya pertanyaan-pertanyaan itulah yang sekarang melekat dalam pikiran rakyat Indonesia.

Menyentuh topik mengenai kriteria presiden Indonesia yang akan datang, secangkir kopi di samping saya menjadi pembuka semua gagasan dan mimpi saya akan topik ini. Kopi tentu sangat melekat di semua kalangan baik rakyat awam sampai kaum pemerintah dan bangsawan. Kopi menjadi pembuka hari yang tepat pula, karena kandungannya yang tidak membuat kantuk sehingga aktifitas kita dapat kita jalani dengan penuh semangat dan lancar. Mengenai kopi ini, saya sedikit menghubungkan dengan kriteria presiden impian rakyat. Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya bahwa kopi mampu menghilangkan rasa kantuk, dan rasanya sangat tepat apabila rakyat mendambakan presiden yang tidak ‘mengantuk’ dalam arti lain selalu terbuka mata hati untuk peduli terhadap rakyatnya. Maka inilah kriteria yang pertama:

1. Membuka mata hati dan peduli terhadap Rakyat

Bukan sekedar mengumbar janji akan selalu peduli, tetapi benar-benar dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Sebelum menjadi presiden, sebaiknya kandidat-kandidat yang mencalonkan tidak hanya mengumbar janji akan peduli tetapi rasa peduli ini seharusnya sudah melekat dalam diri para kandidat. Dan rakyat butuh presiden dengan latar belakang kepribadian peduli terhadap rakyatnya. Sehingga apabila terdengar jeritan-jeritan rakyat, presiden akan peka dan tidak menutup mata hatinya untuk menolong rakyatnya.

2. Tegas dan Berwibawa

Rakyat sekarang dipusingkan dengan berbagai permasalahan baik di dalam maupun di luar. Seperti permasalahan klaim Malaysia atas tari Tor-tor. Tentu ini menjadi berita yang tak asing karena sebelum-sebelumnya Indonesia juga pernah mengalami permasalahan demikian, ingatkah saudara akan tari Reog Ponorogo? Atau tari Pendet? Ya, memang rakyat Indonesia butuh akan pemimpin yang tegas dan berwibawa, sehingga negara tercinta ini mampu terus berdiri kokoh di tengah-tengah krisis dunia.

3. Jujur dalam bekerja

Apa yang terjadi jika seorang presiden menyembunyikan rahasia diatas rakyat? Suap? Korupsi? Ini akan membuat rakyat geram, sehingga saya menggolongkan pula ‘Jujur dalam bekerja’ adalah kriteria ideal seorang presiden.

4. Mendengar Seruan Rakyat dan bertindak

Ini adalah kriteria dari lanjutan kriteria yang pertama. Seperti secangkir kopi yang ada disamping saya, apabila kopi itu terus menerus saya diamkan dan hanya menikmati aromanya, mungkin beberapajam kemudian kopi akan menjadi dingin dan jika berhari-hari akan basi. Sama halnya dengan presiden, jika presiden hanya membuka hati dan mendengar suara rakyat tanpa adanya tindakan, rakyat akan sengsara, menderita dalam batuan karang yang tajam, dan akhirnya hanya meninggalkan sisa tulang belulang. Presiden harus bertindak dengan cepat bagi rakyatnya, presiden harus menjadi ‘bapak’ yang selalu melindungi ‘anak-anaknya’.

5. Ikhlas dan Tulus memimpin Indonesia

Bukannya menjadi presiden akan menyenangkan? Saya rasa tidak seluruhnya benar, seorang presiden harus mampu memikul tanggung jawab atas negaranya. Menjalankan setiap tugas dengan ikhlas dan tulus demi rakyat, jangan hanya mengharapkan yang terbaik. Presiden bertugas melayani negara bukan dilayani oleh negara.

6. Mempunyai Pribadi yang sopan dan santun

Apa yang akan terjadi apabila Indonesia dipimpin oleh pemimpin yang tidak santun? Seenaknya sendiri? Tentu semua sudah tahu akan jawabanya

7. Menjunjung Keadilan

Bagaimana dengan kasus-kasus koruptor yang hanya dipenjara dalam hitungan jari? Apakah presiden sebagai lembaga eksekutif sudah menjamin adanya keadilan bagi rakyatnya? Ini menjadi PR besar bagi para calon presiden kelak. Kriterian ini adalah lanjutan dari Jujur dalam Bekerja.

8. Pandai dalam Wawasan dan Bidang Pemerintahan

Seperti kita mengenal alm. Drs. Moh. Hatta yang menjadi wakil presiden Indonesia yang pertama. Saya mencontoh beliau dalam kriteria ini karena beliau adalah pahlawan bangsa yang cerdas dan memiliki intelegensi yang tinggi. Beliau menghabiskan waktunya untuk belajar dan bekerja demi rakyat. Sisa hidupnya diisi dengan membaca buku, tak heran jika Drs. Moh. Hatta menjadi wakil presiden saat itu. Rakyat butuh presiden seperti beliau.

9. Empat pilar negara menjadi acuan dalam memerintah

Empat pilar ini adalah Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI. Sudahkah presiden-presiden menerpkan ini dalam tugasnya sebagai kepala pemerintahan? Jangan sampai empat pilar ini justru menjadi embel-embel dalam memerintah. Kami mengharapkan presiden RI yang bertugas berdasarkan Pancasila, mengimplementasikan UUD 1945, memandang Bhineka Tunggal Ika dalam menciptakan keputusan, dan menjunjung NKRI harga mati.

10. Pemimpin yang Patut Diteladani

Sudah banyak pendahulu-pendahulu Indonesia yang diteladani hingga sekarang, seperti Drs. Moh. Hatta, Ir. Soekarno, Abdul Muis, Dewi Sartika, R.A. Kartini dan masih banyak lagi. Kriteria ini dimaksudkan untuk membuktikan kepada Indonesia atau dunia bahwa Indonesia masih memiliki pemimpin yang baik pula. Setidaknya presiden ini mampu menjadi salah satu tokoh yang diteladani bagi anak cucu kita kelak.

11. Menjadikan Indonesia sebagai Negara yang Sukses

Dari sabang sampai merauke, menjadi tugas seorang pemimpin negara untuk menjadikannya wilayah-wilayah yang sukses. Kiat visi dan misi menjadi PR presiden untuk mewujudkannya. Kita tahu bahwa Indonesia adalah negara yang kaya, kawasan bahari nan luas, sumber daya alam nan melimpah, dan jumlah penduduk Indonesia, sudah mampu menjadikan negara ini negara yang sukses. Bisakah presiden mewujudkannya? Inilah lirih hati rakyat Indonesia.

12. Pemimpin Yang Selalu Lekat di Hati Rakyat

Kriteria yang terkhir adalah pemimpin yang selalu lekat di hati rakyat. Meskipun presiden berada di ibukota dalam menjalankan tugasnya, tetapi rakyat selalu merasa bahwa presiden selalu disamping mereka. Menjadi pemimpin di setiap RT dan RW, bahkan di kawasan perbatasan. Seluruh pelosok negeri akan mengenali Presiden karena jasa-jasanya yang besar sehingga membawa rakyat Indonesia selalu bersemangat dan menciptakan Indonesia produktif. Setidaknya presiden akan selalu menjadi sosok penyemangat bagi rakyat Indonesia. Tak menyangka secangkir kopi saya sudah habis bersamaan dengan selesainya kriteria-kriteria presiden ideal bagi Indonesia tercinta ini. Apakah semua akan terjawab seperti yang rakyat inginkan? Saya hanya berharap yang terbaik dan selalu berdoa kepada Tuhan memohon perlindungan atas negeri ini. Presiden yang akan memimpin negeri ini sudah sepantasnya memberikan yang terbaik bagi rakyatnya. Jangan sampai terulang lagi hal-hal yang memalukan di negeri ini seperti KKN, suap, klaim budaya, dan sebagainya. Semua butuh usaha dan rakyat membutuhkan presiden yang mau berusaha. Secangkir kopi untuk rakyat dan untuk presiden Indonesia kelak.

Sumber Referensi

Kedua Orang Tua saya

Teman-teman dan kerabat saya atas pendapat mereka http://id.wikipedia.org/wiki/Kopi

http://id.wikipedia.org/wiki/Mohammad_Hatta

 

BIODATA PENULIS

Nama : Joshua Ivan Winaldy Simanungkalit

TTL : Sragen, 11 Maret 1996

Sekolah : SMA N 1 Surakarta

Alamat Sekolah : Jl. Monginsidi No. 40, Surakarta

Alamat Rumah : Nglangak RT 02/01, Kwangen, Gemolong, Sragen, 57274

Nomor telepon seluler : 085 728 687 673

Nomor telepon rumah : 081 6678814

Alamat E-mail : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Akun Facebook : Joshua Simanungkalit http://www.facebook.com/joshua.simanungkalit

Akun Twitter : @JoshuaIvan11

 

Perintah Kapolri : Tembak Mati Oknum Personel Polri sebagai Bandar Narkoba
Senin, 23 April 2018

KOPI, Pekanbaru - Kunjungan kerja Kapolri Jendral (Pol) Tito Karnavian kepulau Sumatera berawal dari propinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Palembang. Dalam rangka meningkatkan Solidaritas dan sinergiritas antar dua lembaga institusi Polri dengan TNI mengamankan terselenggaranya Pemilu serentak 2018 serta Pilpres 2019. Kunjungan dua Jendral bintang empat ini ke Propinsi Riau, hari Jum’at (20/4-17). Kedatanganya disambut oleh Kapolda Riau,... Baca selengkapnya...

Cucu Pahlawan Nasional Bra Koosmariam Tersiram Air Panas oleh Pramugari Garuda
Minggu, 15 April 2018

KOPI, Jakarta – Cucu pahlawan nasional Pakubuwono X yakni B.R.A Koosmariam Djatikusumo (69) mengalami cacat payudara akibat tersiram air panas di kabin pesawat oleh oknum pramugari. Insiden terjadi saat penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta menuju Banyuwangi pada 29 Desember 2017 lalu. Saat itu, pramugari Garuda sedang melayani para penumpang atau serving. Tak disangka, teh panas tumpah dan mengenai tubuh korban. Cucu pahlawan nasional... Baca selengkapnya...

Wartawan Dimeja-hijaukan, Dewan Pers Mutlak Dibubarkan
Sabtu, 14 April 2018

KOPI, Jakarta – Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA kembali bersuara keras atas tindakan kriminalisasi terhadap wartawan yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Kali ini, Wilson merasa sangat prihatin atas perlakuan sewenang-wenang aparat kepolisian di Polda Sumatera Barat yang menyeret Ismail Novendra, pimpinan redaksi Koran Jejak News yang terbit di Padang, Sumatera Barat, ke meja hijau. Laporan terkini yang... Baca selengkapnya...

Ada Apa Dengan KPK ? Tak Berani Mengusut Kasus Izin Kehutanan Melibatkan Zulkifli Hasan
Jumat, 13 April 2018

KOPI, Jakarta - Keterlibatan mantan Mentri Kehutanan Zulkifli Hasan memberikan izin pembebasan lahan hutan di Propinsi Riau dan Banten. Hampir semua kasus korupsi alih fungsi lahan berawal dari keputusan menteri yang berwenang dan saat itu Zulkifli Hasan sebagai Menteri Kehutanan melalui SK No. 673/ 2014 menyetujui alih lahan sebesar 30.000 ha yang berujung pada pemberian suap oleh mantan Gubernur Annas Makmun . Dalam persidangan terdakwa... Baca selengkapnya...

Erasmus Huis Hadirkan Konser Alexander Ullman di Jakarta
Kamis, 12 April 2018

KOPI, Jakarta – Lembaga Kebudayaan Belanda, Erasmus Huis, mengadakan acara konser tunggal menghadirkan Alexander Ullman, bertempat di The Erasmus Huis, Kedubes Belanda, Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 11 April 2018. Alexander Ullman adalah pemenang pertama Franz Liszt Piano Competition ke-11 yang berlangsung di Utrecht, Belanda, tahun 2017 lalu. Tidak kurang dari 300 penonton menyaksikan konser anak muda berkebangsaan Inggris... Baca selengkapnya...

Mendes PDTT Eko Putro Ingatkan Kades Tak Selewengkan Dana Desa , Telpon Satgas Bila Ada Kendala
Kamis, 12 April 2018

KOPI, Jakarta – Masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dengan Jusuf Kalla, Selama Tiga tahun ini dana desa mampu membangun lebih dari 121.000 kilometer jalan desa. Ini belum pernah ada dalam sejarah Indonesia. Desa mampu membangun 1.960 kilometer jembatan, tambatan perahu, embung air (sumur resapan air), sarana olahraga, irigasi, serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro... Baca selengkapnya...

Inilah Puisi “Ibu Indonesia” Dibacakan oleh Sukmawati Bikin Heboh Umat Islam
Sabtu, 07 April 2018

KOPI, Jakarta - Putri Presiden pertama Indonesia Soekarno yakni Sukmawati Soekarnoputri membacakan puisi berjudul “Ibu Indonesia” di acara Pagelaran peragaan busana “Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week ke 29” bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 29 Maret 2018. Ibu Indonesia Aku tak tahu Syariat Islam Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah Lebih cantik dari... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALNew European Report Points Fingers at Po.....
25/04/2018 | Redaksi KOPI

KOPI, Maroko - The involvement of the polisario in terrorist acts in the Sahelo-Saharan region has once again been singled out in a report funded by t [ ... ]



NASIONALIni 10 Jurus Andalan Pemerintah, Hadapi.....
27/04/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI,  Jakarta - Pemerintah telah menetapkan 10 langkah prioritas nasional dalam upaya mengimplementasikan peta jalan Making Indonesia 4.0. Dari st [ ... ]



DAERAHRatusan Kepala Kampung SeKabupaten Jayaw.....
24/04/2018 | Wawan Setiawan

KOPI-Wamena, Plt. Bupati Kab. Jayawijaya Doren Wakerkwa, SH menerima lebih kurang 100 Orang Kepala Kampung se Kab. Jayawijaya dalam sebuah aksi demo d [ ... ]



PENDIDIKANSMK Telkom Pekanbaru Siapkan 100 unit K.....
25/04/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Pelaksanaan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) di SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Telkom Pekanbaru, tahun ajaran 2017-2018 meny [ ... ]



HANKAMTNI Memasak untuk Pengungsi Gempa Kalibe.....
23/04/2018 | Marsono Rh

KOPI - Banyaknya jumlah warga Kalibening Banjarnegara mengungsi membuat dapur umum yang didirikan di sejumlah lokasi harus bekerja ekstra keras untuk  [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



PARIWISATAAston Luncurkan Minuman Anyar “Cocore.....
27/03/2018 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung – Trend “nongkrong” atau berkumpul sudah menjadi gaya hidup anak muda maupun dewasa saat ini, mulai dari makan dan minum hingga  [ ... ]



OPINIMemperkuat Peran Tiga Pilar Utama Pendid.....
21/04/2018 | Harjoni Desky, S.Sos.I., M.Si

KOPI - “Pendidikan merupakan alat yang memiliki tenaga untuk mengubah dunia” ini salah satu mutiara terkait dengan pentingnya pendidikan. Dari ka [ ... ]



PROFILBrigjen Pol. Drs. H. Faisal Abdul Naser,.....
02/03/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta,Bila Kita perhatikan bahwa Bumi Aceh sangat subur sekali. Bahkan tanaman ganja tumbuh seperti rumput hijau di tanah. Bumi Aceh sangat sub [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAIkuti FLS2N Lampung Barat, SMPN 2 Bandar.....
22/04/2018 | Jamsi Martien

KOPI, Lampung Barat - Siswa/i SMP N Bandar Negeri Suoh juara 1 (satu) FLS2N Musik Tradisional di kabupaten Lampung Barat. Festival Lomba Seni Siswa Na [ ... ]



ROHANIGerakan Belajar dan Mengajar Al-Qur'an.....
04/04/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Sebagai daerah yang menganut sistem syariat Islam maka daerah Aceh banyak sekali terdapat tempat-tempat pendidikan belajar Alquran. U [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIAnggota DPRD Riau Suhardiman Amby Di-OTT.....
09/04/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Operasi Tangkap Tangan (OTT) bukan milik Institusi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) saja. Para istripun melakukan aksi serupa,  [ ... ]



SERBA-SERBIKonsul Amerika Serikat Tertarik Lingkun.....
12/04/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta, Kawasan lingkungan alam perlu dilestarikan. Apalagi kawasan lingkungan hidup seperti di Gunung Leuser merupakan paru-paru dunia. Pad [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.