Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Kriteria Presiden RI Kriteria Menjadi Orang Nomor Satu (443/S)

Kriteria Menjadi Orang Nomor Satu (443/S)

KOPI -  Indonesia adalah negara kepulauan terbesar dengan jutaan penduduk disetiap pelosok negerinya. Ini yang membuat Indonesia tidak hanya kaya akan sumber daya manusia, tetapi juga kaya akan sumber daya alamnya yang melimpah ruah dari Sabang hingga Merauke. Hanya saja SDM yang begitu banyak, belum mampu untuk memanfaatkan kekayaan itu. Saat ini, sebagian besar sektor perindustrian dan pertambangan di Indonesia dikuasai oleh swasta asing. Untuk itu, Indonesia memerlukan seseorang yang mampu memimpin dan mengubah bangsa ini ke arah yang lebih baik.

Pada hakikatnya setiap orang berhak menjadi pemimpin bangsa ini. Hanya saja perlu diadakan pemilihan yang selektif untuk mendapatkan pemimpin yang ideal. Inilah salah satu polemik yang kita hadapi. Begitu banyak sosok yang dapat memimpin, namun karakter dan tingkah lakunya tidak memadai menjadi seorang pemimpin. Ada beberapa tokoh pemimpin dunia yang sukses memimpin dengan caranya, seperti Hitler memimpin Jerman pada masa perang dunia II dengan tangan besinya. Sosok yang terkenal dengan lambang swastikanya serta pemimpin aliran NAZI ini, memang sangat terkenal dari awal kemunculannya hingga sekarang.

Ada juga Napoleon Bonaparte, seorang jendral perang jenius, yang menaklukkan sebagian besar daratan Eropa. Abraham Lincoln, presiden Amerika Serikat ke-16 yang menghapuskan perbudakan dan mempertahankan persatuan bangsa. Dan Mahatma Gandhi, seorang pemimpin spiritual dan politikus dari India, yang merumuskan nilai-nilai kemasyarakatan bangsa India. Beliau juga seorang aktivis yang mengusung gerakan kemerdekaan melalui aksi demonstrasi damai.

Indonesia tak kalah hebat. Ada banyak pemimpin besar yang lahir di Indonesia, seperti Bung Karno. Seni kepemimpinannya mampu membawa Indonesia jaya di mata Internasional. Beliau seorang bapak proklamator yang ahli dalam berpidato, serta seseorang yang berperan penting dalam kemerdekaan Indonesia. Kemudian, B.J. Habibie yang rela kembali ke Indonesia untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat dari pendidikannya selama beberapa tahun di Jerman. Apabila ia memutuskan untuk menghabiskan hidupnya di Jerman, bukan tidak mungkin beliau menjadi orang besar di negara itu, mengingat kecerdasan dan kemampuannya dibidang teknologi. Apalagi kita ketahui, bahwa Jerman merupakan salah satu negara maju dengan industri dan teknoogi terbesar.

Miris memang melihat para pemimpin kita saat ini. Padahal apabila kita lihat perkembangan zaman, bukan tidak mungkin lahir pemimpin besar yang berkualitas. Yang tidak hanya mengumbar janji, mengedepankan rakyat, sederhana dalam bertingkah laku dan konsisten dengan keputusan. Indonesia juga butuh pemimpin yang bertanggung jawab, bukan orang yang hanya bisa menggunakan uang rakyat tanpa tujuan yang jelas. Menjadi pemimpin Indonesia tidak harus muluk, asalkan bisa mengemban tanggung jawab dan mengusahakan penghidupan yang layak bagi rakyat, serta mampu mengembangkan inovasi untuk mengeksploitasi kekayaan alam Indonesia. Seperti yang telah disebutkan di atas, Indonesia kaya akan SDA, namun belum mampu memanfaatkannya. Orang asing yang pegang kendali untuk urusan eksploitasi. Sedangkan kita hanya bisa gigit jari melihat kekayaan alam kita yang diambil begitu saja.

Ini saatnya kita bangkit dengan memilih pemimpin yang tepat bagi bangsa ini. Selain kriteria yang disebutkan di atas, ada beberapa kiteria lagi yang bisa jadi pedoman dalam menentukan pemimpin masa depan. Visioner, mungkin bisa jadi salah satunya. Visioner dapat diartikan sebagai, orang yang mempunyai perencanaan yang matang untuk masa depan. Indonesia harus berbenah pada masa yang akan datang. Nah, disinilah peran seorang visioner. Visioner akan merancang strategi jitu untuk masa depan dengan mempertimbangkaan perkembangan dan kondisi zaman.

Kriteria selanjutnya adalah memiliki integritas yang baik. Salah satu contohnya adalah konsisten. Ya, seorang pemimpin harus konsisten dengan keputusan dan tindakkan yang diambilnya, tanpa ada intervensi dari pihak lain. Selain itu, menjadi presiden juga harus jujur, karena rakyat sudah menaruh kepercayaan besar kepadanya. Memiliki kemampuan leadership. Seorang pemimpin memang harus mempunyai jiwa kepimimpinan. Layaknya dalam permainan sepak bola, kapten harus mampu bekerja sama dan mampu mengkoordinasikan timnya. Begitu pula dalam pemerintahan, presiden sebagai pemimpin harus mampu membangun kerja sama dengan anggotanya, seperti terjalinnya komunikasi yang baik antara presiden dengan wakilnya ataupun mentri-mentri yang membantu presiden.

Selain itu, calon presiden Indonesia juga harus memiliki latar belakang agama yang baik. Mengapa demikian? Karena agama merupakan pedoman hidup bagi setiap manusia. Agama yang mengajarkan apa saja yang boleh dilakukan dan apa yang dilarang. Jika seorang pemimpin memiliki latar belakang agama yang baik, sudah pasti sikap dan perilakunya terjaga dari perbuatan buruk. Cepat bertindak. Pemimpin masa depan harus cepat mengambil keputusan dan bertindak, serta selalu sedia dengan berbagai ancaman yang datang. Tentu saja, tindakkan dan keputusan yang diambil harus melalui pemikiran yang matang dan tidak merugikan pihak lain. Dan pastinya setiap tindakan, ada resiko yang harus dihadapi. Maka dari itu, pemimpin harus berani mengambil resiko, serta tanggap mengadapi resiko tersebut.

Kriteria yang selanjutnya adalah berpikir kreatif. Sebagaimana disebutkan sebelumnya, bahwa Indonesia butuh pemimpin yang mampu mengembangkan inovasi untuk mengolah sumber daya alam kita. Apalagi saat ini, Indonesia tengah dirundung masalah terbatasnya bahan bakar minyak. Maka dari itu, pemimpin masa depan harus berpikir kreatif untuk mencari alternatif jalan keluarnya. Bisa saja dengan mengalihkan dan membatasi penggunaan bahan bakar minyak, ataupun menciptakan suatu bahan bakar alternatif baru. Tidak harus pemimpin yang menciptakannya, bisa saja dengan mendanai penelitian untuk menciptakan bahan bakar terbaru.

Kriteria yang berikutnya adalah berwawasan luas. Ini salah satu kriteria penting, karena presiden sebagai pemimpin harus mampu memahami persoalan secara keseluruhan dan utuh. Apalagi, presiden nantinya akan bertemu dengan pejabat-pejabat tinggi dari berbagai Negara. Presiden Indonesia yang akan datang juga harus merakyat. Pemimpin hendaknya dekat dengan rakyat, sehingga mengetahui apa saja permasalahan yang sedang dihadapi rakyatnya. Jangan hanya sibuk dengan urusan kenegaraan saja, rakyat yang sejatinya menjadi perhatian utama malah terabaikan. Seakan-akan lupa siapa yang telah memberikan kepercayaan menjadi pemimpin bangsa ini. Tapi jangan sibuk dengan rakyat, sehingga lupa dengan tugas negara. Ada baiknya jika semuanya berjalan seimbang. Rakyat oke, negara oke.

Sederhana dalam kehidupan dan bertingkah laku. Presiden merupakan contoh dan inspirator, jadi setiap tingkah lakunya harus bisa dijadikan pedoman. Kesederhanaan pemimpin mungkin akan mengubah pola pikir masyarakat golongan atas, sehingga memperkecil kesenjangan antara si kaya dan si miskin. Dan yang terakhir adalah menghindari dan katakan tidak pada ‘korupsi’. Jangan hanya mengatakan tidak pada korupsi, tetapi juga harus menghindarinya. Sudah kita ketahui bahwa korupsi merupakan awal dari hancurnya VOC, suatu persatuan dagang pada zaman pemerintahan Belanda. Bukan tidak mungkin hal yang sama terjadi di Indonesia, yang saat ini budaya korupsi sedang merebak dikalangan pejabat tinggi negara. Untuk itu, pemimpin Indonesia harus bersih dari korupsi.

Memang tidak mudah memilih pemimpin yang ideal, tetapi itulah yang harus dihadapi. Indonesia harus bangkit dan berubah. Jangan sampai, negara ini hanya tinggal nama. Kita tentu tidak ingin hal itu terjadi. Oleh karena itu, gunakan suara kita untuk memilih pemimpin yang tepat. Ayo calon presiden pengubah Indonesia bangkitkan semangat negara ini!

Sumber referensi:

3rest.wordpress.com/2012/01/07/pemimpin-visioner/

- Paramadina.wordpress.com/2007/03/04/kisah-para-pemimpin-besar/

- www.wikipedia.org

 

Identitas Penulis

Nama : Dinda Nadia Suhaila

Tempat/Tanggal lahir : Kisaran, 12 Juli 1995

Nama sekolah : SMAN 1 Kisaran

Alamat rumah : JL. Budi Utomo. Gg Gambas Lk VI, Mutiara. Kab. Asahan. Prov.Sumatera Utara.

No hp : 082163799912

E-mail : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Akun Jejaring sosial : Facebook : Dinda Nadia Suhaila

Twitter : @dindind_nadia

 

RSUD Sarolangun Kembali Menjadi Tempat Study Banding
Rabu, 16 Agustus 2017

KOPI,Sarolangun - Semenjak meraih akreditasi, rumah sakit umum daerah Prof DR HM Chatib Quzwen Kabupaten Sarolangun dianggap memiliki mutu dan kualitas memenuhi standart. Untuk itu RSUD Sarolangun kini telah menjadi tempat study banding rumah sakit umum baik dari luar maupun didalam daerah. Baru ini, RSUD Sungai bahar Muaro Jambi yang membawa pihak menajeman rumah sakit dan dokter sebanyak 15 orang untuk melakukan study banding di RSUD... Baca selengkapnya...

Danramil 08/Bakongan Pimpin Upacara Pengibaran 72 Bendera Merah Putih Di Pulau Dua
Minggu, 13 Agustus 2017

KOPI, ACEH SELATAN - Badan SAR Nasional (Basarnas) Kabupaten Aceh Selatan melaksanakan acara pengibaran Bendera Merah Putih dan penanaman terumbu karang di Pulau Dua, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Minggu (13/08/2017).   Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-72. Hadir dalam acara tersebut, diantaranya Danramil 08/Bakongan Kapten Inf Endang Ruhiyat dan juga Basarnas Kabupaten Aceh... Baca selengkapnya...

Bank Riau Kepri Salurkan Dana CSR kepada 20 Ribu Naker
Minggu, 13 Agustus 2017

KOPI, Pekanbaru - Bank Riau Kepri (BRK) salurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang diperuntukkan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kepada 20.000 pekerja rentan yang ada di Provinsi Riau pada program Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan (GN Lingkaran).     Para pekerja yang menerima bantuan perlindungan dari dana CSR Bank Riau Kepri ini... Baca selengkapnya...

Kapolda Se Sumatera Saksikan Simulasi Pencegahan Kebakaran Hutan di Kampar
Jumat, 11 Agustus 2017

KOPI, Pekanbaru - Di tempat kerjanya, Mas Sugeng Triwardono mengatakan, ”Mutasikan saja Komandan oknum Kapolda, Danrem yang wilayahnya terjadi kebakaran hutan ini berarti sang kepala satuan TNI/Polri tersebut tidak bisa menjaga daerah teritorialnya bebas dari kebakaran hutan. Berapa ratus milyar uang negara terbuang sia-sia setiap tahun hanya untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan. Lebih baik uang tersebut digunakan untuk membangun... Baca selengkapnya...

Penyair Maroko Anissa Taouil Menulis Puisi dan Bernyanyi dalam Bahasa Indonesia
Jumat, 11 Agustus 2017

KOPI, Jakarta - Anissa Taouil, seorang Profesor dari Universitas Hassan II Casablanca, Maroko, merupakan seorang penyair yang menulis puisi dalam lima bahasa, yakni Bahasa Arab, Inggris, Perancis, Spanyol, dan Indonesia. Anissa, demikian ia akrab disapa, adalah orang Maroko pertama yang menulis puisinya langsung dalam Bahasa Indonesia. Dirinya menjelaskan bahwa ia telah menjalin kerajsama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Rabat... Baca selengkapnya...

Mari Kita Lihat Kegiatan Liburan Presiden Rusia Putin
Minggu, 06 Agustus 2017

                KOPI, Rusia – Putin sebelum menjabat sebagai presiden Rusia pernah berfoto bersama dengan mantan Presiden Amerika Serikat yakni Ronald Reagen tahun 1988, George Bush, saat kunjungan wisata ke Amrik. Putin memang pintar menyamar sebagai turis berkunjung ke Amrik.     Presiden Rusia yang satu ini anggota KGB mahir intelijen melakukan penyamaran. (red. hanya orang yang memiliki ketrampilan intelijen khusus yang... Baca selengkapnya...

Pameran Filateli Dunia di Bandung Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Kamis, 03 Agustus 2017

KOPI, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengungkapkan rasa senangnya karena Kota Bandung dipercaya menjadi tuan rumah dalam acara pameran Filatelli Dunia Bandung 2017. Baginya, ini merupakan sebuah prestasi yang cukup membanggakan. "Saya ucapkan terimakasih kepada persatuan Filatelli Indonesia karena sudah mempercayai Kota Bandung menjadi tempat pameran Filatelli dunia Bandung 2017. Untuk menjadi tuan rumah itu ternyata diperebutkan oleh... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALPM Israel Netanyahu Tersangka Meneri.....
06/08/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Israel - Lawan politik serta partai Oposisi Israel mulai mengungkit kasus-kasus yang membelit Perdana Mentri Israel Benyamin Netanyahu. Poli [ ... ]



NASIONALSeminar “A Half-Day Public Presentatio.....
15/08/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Untuk lebih meningkatkan jangkauan pemahaman terhadap teknologi 5G sebagai teknologi terbaru nantinya, Masyarakat Telematika Indonesia [ ... ]



DAERAHDPRD Kepulauan Selayar Ketuk Ranperda Pe.....
15/08/2017 | Fadly Syarif

KOPI, Selayar - Setelah melalui tahapan pembahasan panjang melalui badan musyawarah (bamus), DPRD Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan menyatakan perse [ ... ]



PENDIDIKANAudiensi PPWI Dan Kadin Jabar, Setujui P.....
17/08/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Bandung – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat, Agung Suryamal, menerima Audiensi Pengurus DPD Persatuan Pewarta Warga Indonesia [ ... ]



EKONOMIidEA Apresiasi Dukungan Pemerintah Denga.....
16/08/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Sebagaimana kita ketahui bersama, Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (SNPBE atau Roadmap e-Commerce) akhirnya  [ ... ]



HANKAMIngin Kibarkan Bendera Merah Putih, Seor.....
13/08/2017 | Haes Asel

KOPI, Aceh Selatan - Menjelang peringatan HUT RI ke - 72 tahun 2017 yang hanya tersisa waktu lima hari lagi, segala usaha pekerjaan kegiatan tindaka [ ... ]



OLAHRAGAIni Dia Para Pemenang Wrangler True Wand.....
21/06/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Sebuah petualangan besar tahun ini “Wrangler True Wanderer 2017” baru saja menemukan pemenangnya. Mereka telah menunjukan bahwa m [ ... ]



PARIWISATALesehan di Atas Bukit Cara Lain Menikmat.....
13/08/2017 | Femilia Zahra

KOPI, Palu- Beberapa waktu lalu kami selaku reporter KOPI berkesempatan untuk menginjakkan kaki di kota Lembah. Entah angin apa yang membawa kami hing [ ... ]



HUKUM & KRIMINALPengelola SMAK Dago Minta Hakim Tolak Gu.....
16/08/2017 | Buddy Wirawan

KOPI, Bandung - Pengelola Sekolah Menengah Atas Kristen (SMAK) Dago  Yayasan Badan Perguruan Sekolah Menengah Kristen Jawa Barat (BPSMKJB) meminta  [ ... ]



POLITIKSetelah Mendaftar ke PPP dan NasDem ‘.....
06/08/2017 | Rifnaldi
article thumbnail

KOPI, PADANG PAJANG - Setelah Drs. Yulfahmi dan Ir. H. Edwin, Sabtu (5/8) kemeren giliran Wakil Walikota dr. H. Mawardi Samah yang menyambangi Kantor  [ ... ]



OPINIWaspadalah… Modus Penipuan Menjual Nam.....
03/08/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Waspadalah Gerombolan begal beraksi wilayah Siak Hulu, kabupaten Kampar, Propinsi Riau. Kami memantau gerak-gerik gerombolan Begal t [ ... ]



PROFILJamintel Adi Togarisman: TP4 Lahir Bukan.....
09/08/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta - Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Adi Togarisman menjelaskan, ”Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4) lahir  [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAPKPA Kembali Gelar FFA dan FTA 2017.....
25/07/2017 | Sulaiman Zuhdi Manik

KOPI - Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) kembali menggelar Festival Film Anak (FFA) dan Festival Teater Anak (FTA) tahun 2017 dengan t [ ... ]



ROHANIUskup Edmund Woga: Cinta Allah Itu Tidak.....
02/08/2017 | Mohamad Nur Arifin

KOPI, NTT – “Karya Tuhan itu sungguh luar biasa. Tuhan berkarya di mana saja, kapan saja dan untuk siapa saja tanpa kecuali dalam kelimpahan cint [ ... ]



RESENSIDrama Korsel Berjudul Man Who Dies to L.....
30/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI – Jakarta - Drama Korea Man Who Dies to Live berhasil masuk sepuluh besar rating drama terbaik di Korea Selatan.
drama yang tayang di MBC ini j [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIDokter Puskesmas Selat Panjang Salah Ber.....
08/08/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Selatpanjang - Pepi menceritakan, Sabtu (5/8/2017) kemaren sekitar pukul 09.00 WIB, niat hati ingin menyembuhkan penyakit yang diderita dengan b [ ... ]



SERBA-SERBI100 Mekanik Bersaing di Babak Final “C.....
10/08/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Castrol Indonesia kembali menyelenggarakan ajang tahunan bertajuk "Castrol Mechanic Contest". Kompetisi ini digelar sebagai bentuk apr [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.