Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDATiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Kriteria Presiden RI Kriteria Pemimpin yang Ideal (559/U)

Kriteria Pemimpin yang Ideal (559/U)

KOPI - Mungkin kebanyakan kita pesimis dengan kepemimpinan saat ini. Yang tidak memiliki ketegasan. Namun, saya tetap optimis akan hadirnya sang pemimpin yang peduli dengan rakyat dan konsisten dengan janji-janji manis yang diucapkan. Yang bukan sekedar janji gunung emas. Dalam hasrat ingin memiliki pemimpin yang benar-benar pro rakyat. Jika demikian, akankah ada seorang yang berani menentang gejolak di negeri ini?

Kembali kita tinjau ulang yang dilakukan bangsa ini untuk menemukan sang pemimpin. Salah satunya yaitu Pilkada secara langsung, dari mulai pemimpin tertinggi sampai terendah dilakukan secara langsung atau dipilih oleh rakyat sendiri. Namun, apa yang terjadi?. Tidak memberikan dampak yang signifikan melainkan koruptor semakin menggurita.

Oleh karena itu, Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam masa transisi demokrasi dan pembangunan politik diperlukan budaya politik masyarakat. Pemicu yang signifikan adalah penokohan pemimpin nasional atau pengangkatan tokoh-tokoh politik. Sebab mereka adalah indikator pembangunan perubahan yang sangat besar artinya ia akan mendapatkan beberapa komponen perubahan dalam segala bentuk manifestinya.

Tertarik dengan kepemimpinan Presiden Venezuella (Hugo Chavez). Sikap dan perilaku politknya mampu menggalang nasionalisme dan kesadaran politik masyarakat. Yang pokok pemikiran Chavez dipenuhi konsep sebuah Negara dengan kedaulatan rakyat sepenuhnya. Rakyatlah yang memegang hak asasi manusia sehingga otoritas tidak lagi dimiliki penuh oleh anggota parlemen. Artinya kekuasaan bukan lagi berpusat di Ibukota tapi pada tingkat dasar yaitu kecamatan. Hal ini sejalan dengan dasar dari demokrasi yaitu sistem yang diperintah oleh rakyat bukan otokrasi dan monarki.

Dalam pertumbuhannya dia diajari tentang seseorang manusia yang murni, kasih yang murni, kebaikan yang murni dan dibesarkan dengan iman yang teguh. Pengajaran atau pendidikan keluarga membuat dia menjadi pribadi yang peduli akan kemiskinan dan keadilan sosial. Pendidikan yang dia peroleh bersentuhan dengan rakyat Venezuella, hingga dia mengatakan “saya seperti ikan dalam air seperti saya menemukan esensi atau bagian dari kehidupan, yaitu panggilan sejati”. Sebuah panggilan yang memotifasi dirinya untuk memberikan diri. Yang saya maksud disini adalah panggilan sejati. Tidak karena politik yang salah, ketenaran dan kepentingannya. Pemimpin yang seperti inilah yang diharapkan di Indonesia.

Sang pemimpin pun mendongkrak setiap permasalahan yang dihadapi Venezuella khususnya para koruptor. Dia selalu berbeda haluan dengan para tokoh politikus. Berbeda haluan membuat dia dijuluki sang pemimpin sosialis. Akankah ada pemimpin yang seperti itu di Indonesia? Saya yakin ada. Kita adalah yang Tuhan persiapkan menjadi Sang pemimpin untuk Indonesia. Hanya saja kita tidak mendengar sang Pencipta. Telinga ketika tuli seolah-olah tidak mendengar dan terpanah dengan keegoisan, memanfaatkan kekuasaan menjadi kenikmatan.

Kedua, Pribadi yang takut akan sang Pencipta. Hal ini sangat ditegaskan diperlukan untuk pribadi sang pemimpin. Mendengar hal ini mungkin bertanya dalam hati, semua tokoh-tokoh politik di Negara ini memiliki agama otomatis dia takut akan Tuhan. Dengan tegas saya mengatakan belum tentu. Hal ini tidak bisa direkayasa. Namun terjadi secara natural. Pribadi yang takut akan Tuhan akan menyadari keberadaannya bahwa Indonesia adalah titipan sang Pencipta untuk dikelola dan diberdayakan dengan baik. Bukan hanya untuk memperkaya diri sendiri dan memanfaatkan kekuasaan.

Ketiga, penglihatan Pribadi yang optimis, pengharapan dan Visioner. Chavez dalam kepemimpinannya memiliki optimis yang besar. Oleh karena itu, dia bisa mengatakan “saya seperti ikan dalam air seperti saya menemukan esensi atau bagian dari kehidupan, yaitu panggilan sejati”. Dibalik pernyataan itu dia memiliki penglihatan ke depan bahwa dia mampu membawa Venezuela dari keterpurukan. Kemampuan merencanakan bangsa ini bisa juga dikatakan sebagai pengharapan atau Visioner. Seorang pemimpin harus memiliki ini. Sehingga dia akan berjalan yang digerakkan oleh harapan atau visi.

Visi yang penulis maksud adalah visi yang tidak hanya dilamtumkan saat berkampanye. Bukan hanya melantumkan janji-janji manis. Sudah terlalu lama rakyat ini dilemakan dengan kebohongan. Saat berkampanye dengan lantangnya menyuarakan yang mengiurkan rakyat. Sehingga terbuai dengan lantuman sang politikus. Sebab rakyat kecenderungan melodramatika. Yang selalu mudah terprofokasi dan mudah percaya janji-janji manis. Lihat saja Chavez yang secara nyata menyatakan visi yang dia lantumkan. Yang melakukan kontak-kontak langsung kepada rakyatnya. Misalnya melakukan program radio khusus yang disebut Alo Presidente (Hello President) untuk menjawab pertanyaan dari rakyatnya secara langsung lewat telepon interaktif. Dan memberikan program TV Negara Venezuela. Bahkan rakyat bisa berkunjung ke istana presiden. Bisa dikatakan sebuah persahabatan antara pemimpin dan rakyat akan mempermudah untuk mengevaluasi setiap kinerja sang pemimpin. Sehingga perbedaan tidak ada lagi. Hak asasi manusia sama. Artinya tidak ada kasta. Yang miskin dan yang kaya. Semua sama-sama menuju kemerdekaan sejati dan memajukan bangsa.

Keempat, Pribadi yang berhikmat. Hikmat melebihi pengetahuan dan kecerdasan. Tidak ada hikmat maka pengetahuan akan sia-sia. Berpengetahuan tapi jikalau tidak ada hikmat kamu sama saja dengan botol kosong. Hikmat meliputi hikmat berbicara, hikmat bertindak/keputusan, hikmat diplomasi, hikmat untuk tegas dan hikmat kemarahan.

Kelima Cerdas. Mendengar kata cerdas jangan bayangkan latar belakang pendidikan. Kuliah di luar negeri belum tentu cerdas. Cerdas menurut penulis adalah mampu mengorganisir kemampuan kognitif, afektik dan psikomotorik.

Kognitif artinya kemampuan pengetahuan yang luas. Terkhusus bidang ketatanegaraan dan humaniora. Ketatanegaraan yaitu ilmu tentang suatu Negara. Sehingga dia juga harus memahami empat pilar yang dijunjung bangsa ini. Yaitu UUD1945, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan Bendera merah putih. Serta pemikiran-pemikiran yang bertujuan merangsang pertumbuhan ekonomi. Sebab, ia yang akan mensosialisasikan kepada rakyat. Kedua, humaniora artinya ilmu tentang masyarakat dan kesejarahan bangsa. Mengetahui sejarah bangsa ini akan menolong pemimpin dalam merencanakan Indonesia ke depan. Katakana saja Chavez yang belajar dari pemikiran politik abad ke-19 Amerika Selatan.

Oleh karena itu sangat disayangkan jika permasalahan negeri ini selalu korupsi. Sebab masalah ini dari pemerintahan Soeharto-SBY sudah ada. Dan permasalahan ini tidak kunjung selesai. Pemimpin tidak menemukan titik terang untuk menyelesaikannya. Oleh karena itu, sangat diperlukan seorang pemimpin mengetahui sejarah bangsa ini. Keenam, Pribadi keberanian Moral dan Fisik. Saat berhadapan dengan para politikus pemimpin harus berani membangun kritik keras jikalau hal itu tidak benar. Berani menentang korupsi, menentang ketidakadilan terhadap rakyat. Nyawa pun menjadi taruhan demi mencapai keadilan sosial.

Ketujuh, Pribadi yang sosialis atau dekat dengan rakyat. Sebelumnya penulis sudah mengatakan bahwa seorang pemimpin harus dekat dengan rakyat. Ia harus aktif dalam memberikan penerangan-penerangan atas kebijakan politiknya kepada rakyat. Misalnya, melakukan telepon interaktif langsung terhadap rakyat. Kedelapan, Pribadi yang bertanggungjawab. Kriteria ini adalah tanggungjawab sepenuhnya sang pemimpin. Ada masalah jangan diam namun segeralah melakukan tindakan yang tegas. Berapa jumlah masyarakat Indonesia sebanyak itulah yang harus dipertanggungjawabkan.

Kesembilan, Pribadi yang tegas. Hal ini meliputi keberanian. Tegas untuk memberikan sangsi dan memberikan penyelesaian masalah-masalah yang terjadi. Kesepuluh, Pribadi yang Sabar. Sabar bukan berarti mengiyakan setiap keinginan para politikus. Dan kesebelas, Pribadi yang mau belajar untuk setiap konflik yang terjadi. Keduabelas, Pribadi yang humor. Nah, ini adalah kriteria yang terakhir. Bukan berarti menjadi pemimpin yang pelawak. Hal ini diperlukan untuk seorang pemimpin. Supaya mencairkan suasana diantara para politikus.

Satu fungsi yang penting dalam kepemimpinan adalah mendamaikan, yaitu kemampuan untuk menemukan titik persesuaian antara dua pandangan yang bertentangan, lalu mengajak kedua pihak untuk menerimanya. Sehingga akan lahir figur-figur yang muncul sebagai pemimpin yang ideal demi bangsa dan Negara dan pemimpin yang berjiwa patriot.

 

Sumber:

http://biografitokohku.blogspot.com/2011/06/biografi-hugo-chavez-pemimpin-revolusi.htm

 

Identitas Penulis

 

Nama : Kusna Aslia Tamba

Tempat/tgl Lahir : Desa Batu 12, 03 Juli 1988

Alamat Rumah : Jl.Wijaya Kesuma No.13 RT 12 Kel; Penurunan. Bengkulu 38223

Alamat Email : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Akun Facebook : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it /kusna aslia tamba

Akun Twitter : @kusnaasliatamba

No Hp : 081397747732 & 081275646017

Pendidikan Terakhir : S1 Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan 2010

 


Artikel Lainnya:

 

Awali Tugas, Kolonel Czi Dheni Herman Lakukan Perkenalan
Sabtu, 06 Pebruari 2016

KOPI, SURABAYA - Mengawali masa dinas di Korem 084/BJ tahun 2016, Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Czi Dheni Herman memberikan Jam Komandan kepada seluruh prajurit dan PNS Korem 084/Bhaskara Jaya, yang berlangsung di Aula Bhaskara Jaya Korem 084/Bhaskara Jaya. Kesempatan pertama Danrem menceritakan riwayat masa dinas dan tugas sebelum menjabat sebagai Danrem 084/Bhaskara Jaya dengan luwes dan santai serta diselingi dengan candaan tetapi... Baca selengkapnya...

HUT Kampar Ke-66, Jefri Noer: Saya Berdoa Kampar Berkembang Lebih Baik Lagi
Jumat, 05 Pebruari 2016

KOPI, KAMPAR - Berbagai macam kegiatan diadakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar bersempena perayaan hari jadinya ke-66 tahun yang jatuh pada hari Sabtu (6/2-16). Pemkab Kampar mengadakan kegiatan untuk menyemarakan HUT (Hari Ulang Tahun) ke -66 tahun dengan berbagai macam perlombaan yakni Bakti sosial di berbagai kecamatan yang terdiri dari penyerahan bantuan sembako, donor darah, pengobatan massal, khitanan dan gotongroyong, jalan... Baca selengkapnya...

Kebersamaan Dandim Lamongan di Tengah Anggota
Kamis, 28 Januari 2016

KOPI, LAMONGAN - Memasuki minggu militer, kali ini anggota Kodim 0812 dipimpin langsung Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Jemz Andre R.E,S.Sos melaksanakan latihan pembinaan fisik berupa lari jalanan di sekitaran wilayah Kota Lamongan, Rabu (27/01/2016).   Kebersamaan Dandim Lamongan Seperti yang disampaikan Komandan Kodim 0812/Lamongan bahwa kegiatan ini janganlah dianggap sebagai siksaan bagi prajurit tapi lebih melihat pada... Baca selengkapnya...

Pencalonan Sofyan Dawood Akan Membuat Pilkada Aceh 2017 Semakin Seru
Rabu, 27 Januari 2016

KOPI, ACEH TAMIANG - Meskipun pilkada Aceh baru akan dilaksanakan pada tahun 2017 mendatang, namun saat ini mulai terlihat, satu persatu calon Pemimpin Aceh yang awalnya malu-malu menyatakan akan bertarung memperebutkan suara rakyat, kini mulai terbuka dan ini merupakan dinamika politik yang sangat baik bagi perkembangan demokrasi Aceh.     Di Warung Kopi Skala Coffe, Gampong Pango Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh, Mantan Juru Bicara... Baca selengkapnya...

Mendagri Titip Pesan Kepada Kepala Daerah di Riau Jangan ada Monopoli Proyek
Sabtu, 23 Januari 2016

KOPI, Pekanbaru - Kunjungan Kerja (Kunker) Menteri Dalam Negeri (Mendagri)Tjahjo Kumolo ke propinsi Riau , hari Jum’ at (22/1-16) . Kunjungan kerja mendagri dihadiri oleh seluruh Bupati dan Walikota sekabupaten/kota se Riau. Unsur Muspida, Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) bertempat diruangan Serindit gedung daerah. Dari pantauan wartawan www.pewarta-indonesia.com banyak yang diungkap oleh Mendagri dari nostalgia saat buk... Baca selengkapnya...

Kejati Riau Tandatangani MoU dengan Bank Riau-Kepri
Kamis, 21 Januari 2016

KOPI, Pekanbaru - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Susdiarto Agus Praptono, SH, MH menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau kesepakatan bersama mengenai penanganan masalah hukum bidang perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) dengan Bank Riau-Kepri hari Kamis (21/1-2016) bertempat di hotel Pangeran,Pekanbaru.   Dari Bank Riau Kepri langsung ditandatangani oleh Irvandi Gustari selaku Direktur utama. Berhubung daerah... Baca selengkapnya...

Menteri Ristek Dikti Apresiasi Pelatihan Peningkatan Kewibawaan Akademik oleh IMARC dan FEB UNDIP
Senin, 18 Januari 2016

KOPI, Semarang - Tak diduga dan tak disangka, Menteri Nasir langsung meninggalkan rombongan setelah peresmian Sekretariat ISEI Semarang. "Saya mau keatas dulu" Sebut Menteri Nasir kepada rombongan dan  beranjak pergi menuju lantai 2 mendatangi Indonesian Scopus Project.  Belakangan baru diketahui bahwa kedatangan tersebut diluar agenda selama Menteri Ristek Dikti berada di Semarang. Tempat  tersebut merupakan pelatihan penulisan jurnal... Baca selengkapnya...

NASIONALRibuan Honorer K2 Sumut Bergerak ke Jaka.....
09/02/2016 | Fahma Huria Imtazi
article thumbnail

Honorer K2 demo-ilustrasi KOPI, Sumut - Sebanyak 5.000 honorer kategori dua (K2) wilayah Sumatera, sebagian besar dari Sumut, sudah dalam perjala [ ... ]



PENDIDIKANPembangunan RKB Terbengkalai, Dinas Pend.....
09/02/2016 | Redaksi KOPI

KOPI - Pembangunan pengadaan ruang kelas baru (RKB) di SDN Trimekar Jaya, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat tidak kunjung selesai. [ ... ]



EKONOMIMatahariMall.com Resmikan Kantor Baru Be.....
10/02/2016 | Yeni Herliani

KOPI - MatahariMall.com, eCommerce terdepan besutan Lippo Group hari ini meresmikan kantor baru yang berlokasi di daerah strategis Kuningan, Jakarta S [ ... ]



HANKAMTim Penilai Lomba Rumah Sehat dari Korem.....
05/02/2016 | Mikhael Markus
article thumbnail

KOPI, BOJONEGORO - Tim penilai lomba dari Korem 082/CPYJ, tiba di Kodim 0813 Bojonegoro, Jalan HOS Cokroaminoto No. 51-52 Bojonegoro dalam rangka Pen [ ... ]



OLAHRAGAEmrizal Pakis Lantik H. Amran Tambi seba.....
03/02/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) propinsi Riau Emrizal Pakis melantik dan mengukuhkan H. Amran Tambi sebagai ketu [ ... ]



HUKUM & KRIMINALPolisi Gadungan Ditangkap Saat Melakukan.....
09/02/2016 | M.Hasanuddin

KOPI, Tangerang - Polisi gadungan RB (27Thn) warga kampung Leles Garut, Jawa Barat ini modal seragam dan atribut kepolisian melakukan pemalakkan kepad [ ... ]



OPINITiga Mitos Keliru Tentang Menulis.....
05/02/2016 | Denni Candra

KOPI - Setiap pribadi sebenarnya mempunyai potensi serta kemampuan untuk menulis. Dalam rangkaian kisah hidup yang dijalani, setiap orang tentunya mem [ ... ]



PROFILAsisten II Walikota Sabang Hilang Tengge.....
02/02/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta-Tidak terasa waktu terus berlalu dan kini sudah 20 tahun lamanya kapal KMP Gurita yang melanyari penyebrangan antara pelabuhan Malahayati [ ... ]



SOSIAL & BUDAYATim Penggerak PKK Kabupaten Kampar Hj. E.....
05/02/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Kampar - Ketua tim penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kabupaten Kampar Hj. Eva Yuliana SE, saat memimpin rapat persiapan menyambut [ ... ]



ROHANIReferensi Tentang Mazhab Imam Syafii Mas.....
09/02/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta-Di daerah Aceh dan umumnya di Indonesia kita menganut paham atau bermazhab imam Syafii. Suatu mazhab seperti mazhab Imam Syafi'i yang laz [ ... ]



RESENSIApakah Dunia Akan Lebih Baik Tanpa Islam.....
17/12/2015 | Saepullah

Judul film : Bulan Terbelah di Langit Amerika Produksi : Maxima Pictures Sutradara : Rizal Mantovani Pemain : Acha Septriasa sebagai Hanum Abimana  [ ... ]



CERPEN & CERBUNGIrony Buta Huruf (Lain Gatal Lain Digaru.....
08/02/2016 | Dedi Bae

Suatu malam,  sekitar jam 19.30 wita,  saya dan mantan pacar pergi ke sebuah swalayan untuk membeli beberapa keperluan baby dan keperluan bulanan yg [ ... ]



PUISIDaun Kawa.....
07/01/2016 | Nova Ibun

Tak pakai gula Da tiap ku pesan sepulang dari rumah keduaku di Bukittinggi, bukan rumah tetuaku, juga bukan rumah hasil wasiat buyutku, na [ ... ]



CURAHAN HATIDinas Pendidikan Diduga KKN, Warga Banda.....
09/02/2016 | Redaksi KOPI

KOPI - Warga Kecamatan Bandar Negeri Suoh amat kecewa dengan kebijakan membabi-buta Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Barat. Pasalnya, baru-baru ini  [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.