(Bukan) Pemimpin Seperti Ken arok (690/S)
Pemimpin memiliki peran strategis dalam memaksimalkan fungsi organisasi yang memungkinkan untuk membuat keputusan dan rencana strategis yang ingin dicapai. Seorang pemimpin yang baik juga menyadari perubahan zaman sehingga akan melakukan penyesuain yang akan mengefektifkan pembagian kerja. Pemimpin bukanlah seorang bos dengan kekuasaan yang absolut, bukan pula ‘majikan’ yang menunjuk – nunjuk bawahan dan menginjakkan kaki di atas para bawahannya, atau seseorang yang kerjanya memarahi, mengomeli, dan membentak bawahan.Pemimpin atau leader adalah seseorang yang mampu mengerti para bawahannya, menyatukan kinerja bawahannya demi kemajuan bersama. Adapun beberapa ciri – ciri seorang pemimpin (leader) :
Memiliki kemauan untuk terus belajar.
Seorang yang mau dan mampu terus belajar, mendengarkan, membaca, menganalisis, berwawasan luas, peka terhadap perubahan dan mau berkembang ke arah yang lebih baik.
Komunikator yang baik.
Menjadi pribadi yang dapat berdialog, berdiplomasi, mengungkapkan pemikirannya dengan jelas, tegas, dan bijaksana.
Visioner.
Memiliki visi yang jelas, berpikiran jauh ke depan, dan terorganisir. Strateginya sederhana tetapi mengena karena tak ada seorang pun yang menyukai strategi yang rumit.
Fokus.
Seorang pemimpin diharapkan mampu fokus bahkan disaat ketidakpastian menjadi satu-satunya kepastian dan fokus pada apa yang dapat dikerjakan. Bukan berkonsentrasi pada apa yang tidak dapat dikerjakan.
Semangat.
Ia harus mampu menumbuhkan gelora semangat bangsa dan berusaha terus memotivasi mereka dengan cara yang kreatif sehingga berlomba – lomba untuk terus memperbaiki diri, nusa, dan bangsa.
Perhatian.
Seorang pemimpin yang baik akan memperhatikan bawahannya, misalnya memberikan kartu ucapan selamat ketika bawahan naik jabatan atau sekedar menanyakan kondisi keluarganya. Terkadang sedikit perhatian memberikan pengaruh yang besar.
Karisma.
Persoalan pemimpin memang tidak cukup hanya dengan memiliki karisma yang tercermin pada tutur bahasa, aktivitas, dan intelektualitasnya.
Mekanisme kepemimpinan.
Pemimpin harus tahu waktu terbaik untuk meminta saran atau saat memberi perintah. Beri pengikut kesempatan untuk berpartisipasi dengan wajar karena akan lebih efektif. Pemimpin pun tidak harus meminta bantuan pada pengikutnya, tetapi ia harus mampu mengatur keluwesan dirinya dengan rakyatnya.
Berani.
Keberanian untuk mengambil keputusan sendiri itu baik, karena jika menjadi seorang safety player kita tidak akan pernah ada kemajuan. Takut untuk menderita itu lebih menyiksa daripada penderitaan itu sendiri. Menurut Lieberman (2000: 192), jika segala sesuatunya berjalan sesuai rencana, tak ada salahnya untuk mengambil sedikit resiko dengan pengambilan keputusan dengan tenang maka hasilnya akan memuaskan. Jika semuanya tak sesuai rencana, berhenti dan evaluasilah serta susun kembali rencana yang lebih baik.
Bersahabat dan membumi.
Para pemimpin meraih kepercayaan dengan identifikasi mereka dengan rakyatnya. Pemimpin harus cukup dekat dengan yang dipimpinnya agar bisa memahami kondisi mereka, tetapi harus cukup jauh agar dapat memotivasi mereka dan mendorong tim untuk selalu mengembangkan efektivitas dan efisiensinya. Anggota tim di bina untuk mempunyai perasaan bahwa ‘saya’ itu penting dan ikut memiliki kelompok serta sukses atau tidaknya tim tergantung pada mereka sehingga tercipta tim yang solid, karena setiap orang di dunia ini, apa pun pekerjaannya memainkan peranan penting dalam sejarah dunia dan biasanya orang itu sendiri tidak menyadarinya.
Mau berubah.
Pemimpin yang baik mau menerima perubahan demi kemajuan bangsa dan negaranya.
Sabar.
Setiap pemimpin pasti pernah mengalami celaan dan kritikan, di saat itulah ia harus mampu bersabar dalam ketabahan dan membuktikan bahwa segala celaan dan kritikan yang dilontarkan pada dirinya itu tidak pada tempatnya.
Seorang pemimpin yang baik, dengan kearifannya mampu meredam berbagai perselisihan berbagai pihak dengan adil karena perselisihan antar pihak hanya akan menimbulkan perpecahan bangsa dan bukan tidak mungkin mengakibatkan hancurnya negara. Ia juga tidak egois karena ia peduli pada orang lain. Jika ia terlalu ambisius, maka hal tersebut akan mengulang sejarah dan dikhawatirkan akan membuat peristiwa saling menjatuhkan seperti Ken Arok yang lebih rela mengorbankan/mengkhianati orang – orang yang berhubungan dengannya. Tak ada harmonisasi atau ketenangan dalam memimpin karena ia akan selalu hidup dalam kecemasan takut digulingkan kembali hingga malah lebih mementingkan keamanan dirinya sebagai penguasa bukannya memikirkan nasib rakyatnya. Pemimpin seperti yang justru malah akan melahirkan Ken Arok – Ken Arok lainnya yang lebih kejam.
Saat ini, Indonesia membutuhkan pemimpin yang dapat menyatukan seluruh kalangan dan mau menerima perubahan demi kemajuan dan kemakmuran bangsa. Seorang pemimpin harus yakin akan hal itu, akan kejayaan bangsa yang menunggu untuk kita raih karena jika kita menginginkan sesuatu, seluruh jagat raya akan bersatu padu membantu mendapatkannya.Tantangan yang harus dijawab pemimpin Indonesia adalah bagaimana membangun bangsa kita dengan keadaan yang seperti ini. Kita harus mampu bangkit dari keterpurukan kita. Jangan lagi ada kalangan yang membeli demokrasi, tokoh instan yang membawa keagungan keluarga, tokoh agama yang menjual umat, apalagi tokoh yang gusar jika bangsa ini dibawa ke arah yang jelas.
Pemimpin yang mampu menjembatani berbagai karakter yang unik dan menjadikannya sebagai tim yang efektif dan efisien serta saling silih asih silih asuh sehingga mampu menjadikan Indonesia sebagai negeri yang maju serta mampu mengelola kekayaan alam menjadi sumber penghidupan, bukan sebagai sumber kutukan dengan mempertahankan nilai – nilai lama yang baik dan mengambil nilai-nilai baru yang lebih baik.
BIODATA
Nama : Viny Alfiyah
NIS : 111210576
Tempat, tanggal lahir : Sukabumi, 6 Mei 2012
HP : 085720648579, 087820864678
Pekerjaan : Pelajar di SMA Negeri 1 Kota Sukabumi, Kelas X BI 1 (Akademik)
Alamat : Jl. Cemerlang No. 142 Rt.01 Rw.04 Kel. Sukakarya Kec. hhlklhljkljjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjWarudoyong Kota Sukabumi Kode Pos 43135
Alamat e-mail : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it
Nama akun FB : Viny Alfiyah
Nama akun Twitter : @alfiphoenix
Nama akun PI : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it /Viny Alfiyah
Sekolah : SMA Negeri 1 Kota Sukabumi
Alamat sekolah : Jl. R.H Didi Sukardi No.124 Kota Sukabumi Provinsi Jawa Barat
| < Prev | Next > |
|---|
- Seperti Apa Presiden Impian mu? (689/M)
- Gejolak BBM Gejolak Presiden (688/M)
- 12 Kriteria Calon Presiden (687/M)
- Belajar Kepemimpinan Kekhalifahan (686/M)
- Kriteria Calon Presidenku (685/U)
- Karakter Calon Pemimpin Masa Depan (684/M)
- Saatnya Presiden Menjadi Presiden (683/M)
- Presiden Yang Kami Harapkan (682/M)
- 12 Kriteria Presiden Masa Depan (681/M)
- Presiden Untuk Indonesiaku (680/M)
- “Presiden Berkarakter, Demi Kesejahteraan Rakyat”(679/S)
- My Idol President (678/M)
- Kriteria Ideal Sosok Presiden (677/M)
- Mencari Sosok Mumpuni Calon Pemimpin Masa Depan di Republik Tercinta (676/S)
- Presiden Idaman Rakyat (675/S)


























