Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Wilson Lalengke Catatan Saya dari Forum Workshop ICC

Catatan Saya dari Forum Workshop ICC

Salah satu bidang materi latihan adalah tentang sikap dan pola pikir yang perlu ditumbuh-kembangkan oleh setiap peserta dalam menentukan pilihan dan pengambilan keputusan. Tema yang diusung dalam sesi ini adalah "Pengambilan Keputusan Etis dan Sistim Nilai".

Saya, oleh Ibu Sifra Susi Langi dan kawan-kawan pengurus ICC, didaulat menjadi pembicara untuk sesi ini. Saya juga tidak paham mengapa dipilih untuk diundang dalam forum yang amat spesial itu. Mungkin saja karena kedekatan personal dengan para pengurusnya atau karena sebab lain. Yang pasti, saya menikmati dengan senang hati untuk berbagi pikir dengan para peserta diskusi pada forum tersebut.

Secara singkat, materi saya terkait dengan pola pikir yang mesti dimiliki oleh setiap orang ketika diperhadapkan dengan pilihan-pilihan yang ada dalam mengambil sebuah sikap dan keputusan. Etika menjadi titik tolak dalam persoalan ini. Nilai-nilai hidup yang melandasi pengambilan keputusan akan menjadi penentu apakah sebuah keputusan dapat dikatakan keputusan etis atau bukan keputusan etis.

Secara sederhana, etika diartikan sebagai nilai yang dilogikakan. Artinya, sebuah nilai yang masuk akal sehat, yang didukung oleh argumen yang logis, itulah yang disebut etika. Ini berarti, sesuatu nilai disebut bukan etika jika argumen yang melandasinya tidak masuk akal.

Ada 2 aliran utama teori filsafat yang digunakan di hampir semua tempat di muka bumi ini dalam menelaah sebuah sikap dan perilaku beretika atau tidak beretika dari seseorang. Kedua aliran itu adalah Utilitarianisme yang diusung oleh Jeremy Bentham (filsuf Inggris, 1748-1832) dan Deontologi yang disponsori oleh Emmanuel Kant (filsuf Jerman, 1724-1804). Bagi bangsa Indonesia, sejak Republik Indonesia diproklamasikan, diperkenalkan satu aliran filsafat yang menjadi dasar negara RI, yakni Pancasila yang dianjurkan oleh Soekarno (filsuf Indonesia, 1901-1971).

Utilitarianisme mengajarkan bahwa sebuah perbuatan dianggap benar jika dan hanya jika hasil dari perbuatan tersebut membawa manfaat dan kebahagiaan semaksimal mungkin. Dampak yang ditimbulkan dari sebuah keputusan dan/atau tindakan menjadi tolok ukur etis/tidaknya sebuah keputusan atau tindakan. Contoh: Sebuah kapal di tengah lautan nyaris tenggelam karena kelebihan penumpang. Nahkoda memutuskan untuk mengeluarkan seorang di antara ratusan penumpangnya dan menceburkannya ke lautan lepas. Keputusan dan tindakan "membunuh" seseorang yang dilakukan oleh sang nahkoda dianggap sebagai keputusan etis, karena demi menyelamatkan (bermanfaat) dan menyenangkan (kebahagiaan) bagi lebih banyak orang lain (maksimal) di dalam kapal tersebut.

Berbeda dari unitilitarianisme, kaum deontologi menekankan bahwa sebuah perilaku dianggap benar jika dan hanya jika perbuatan tersebut sesuai dengan keharusan (kewajiban) yang mesti ditunaikan. Jadi, sebuah keputusan dan tindakan yang dilakukan seseorang dapat dikatakan sebagai keputusan etis jika keputusan tersebut adalah untuk menunaikan ketentuan-ketentuan hukum yang harus dilaksanakan oleh orang tersebut. Dampak atau hasil dari sebuah keputusan/tindakan tidak penting bagi penganut aliran deontologi ini. Menurut Emmanuel Kant, manusia tidak diberi hak untuk memprediksi dan menjustifikasi dampak atau hasil dari sebuah perbuatan, hanya Tuhan semesta alam yang boleh menentukan apa yang terjadi nanti setelah sebuah perbuatan dilakukan. Manusia hanya diberikan aturan, keharusan, kewajiban, dan tugas; mereka semua harus melakukan perbuatan sesuai kewajibannya tersebut tanpa perlu mempertimbangkan dampak/hasilnya. Contoh: Seorang anak membeli baju untuk ibunya. Setelah dipakai, ibunya merasa kurang pas dengan ukuran, corak, dan mode baju tersebut. Ketika anaknya bertanya: "Bagaimana Bu? Bagus? Apakah Ibu menyenangi baju tersebut?" Demi menyenangkan hati anaknya, sang Ibu menjawab: "Oh, bagus sekali bajunya Nak, Ibu senang, amat pas di badan Ibu baju ini, di mana belinya?" Bagi para deontologist, keputusan sang Ibu untuk berbohong "demi menyenangkan hati anaknya" adalah keputusan yang tidak etis. Jujur adalah keharusan/kewajiban manusia dimanapun, kapanpun.

Pancasila mengusung ide keseimbangan dan keharmonisan. Setiap keputusan dan perbuatan harus ditujukan untuk mewujudkan keseimbangan (dunia-akhirat, lahir-batin, besar-kecil, kaya-miskin, dan seterusnya) dan memelihara keharmonisan (antar manusia, manusia-alam lingkungan, pemimpin-rakyat, dan lain-lain). Jadi, menurut dasar filsafat Pancasila, dampak/hasil adalah sesuatu yang penting, dan untuk mencapai hasil yang diharapkan (keseimbangan dan keharmonisan), sebuah keputusan harus memperhatikan 5 hal (sila, sikap dasar), yakni: Ketuhanan/agama, Kemanusiaan, Persatuan, Kebersamaan, dan Keadilan. Contoh: Setelah melalui rapat bersama, seorang kepala sekolah Yayasan Pendidikan Kristen memutuskan untuk menerima siswa pindahan dari sebuah pesantren, walaupun sekolah tersebut harus terbebani tugas untuk mencarikan tenaga pengajar Agama Islam bagi satu-satunya siswa muslim yang baru masuk itu. Keputusan tersebut dianggap sebagai sebuah keputusan etis, menurut standar etika Pancasila, karena sesuai dengan dasar Ketuhanan (anak Muslim, bukan atheis), Kemanusiaan (menghargai siswa sebagai manusia yang perlu pendidikan), Persatuan (mempererat persatuan di kalangan warga negara dan bangsa Indonesia), Kebersamaan (telah musyawarah dengan guru/karyawan sekolah), Berkeadilan (memperlakukan semua anak Indonesia sama haknya memperoleh pendidikan).

Proses diskusi berlangsung dalam Forum ICC cair, lancar, santai, namun juga tetap meminta energi peserta yang cukup untuk olah pikir, terutama dalam menelaah berbagai dilema etika yang perlu dicerna dengan baik sebelum mengambil keputusan. Peserta dibawa ke alam berpikir yang penuh pertimbangan sebelum memilih alternatif keputusan terbaik dan etis. Ketersediaan informasi yang cukup dan memadai, serta faktual dan valid, menjadi penentu bagi terwujudnya pengambilan keputusan etis bagi setiap orang. Pengambilan keputusan yang tergesa-gesa, tanpa mengumpulkan informasi/data yang cukup akan mempertinggi kemungkinan pengambilan keputusan yang tidak etis.

Sistim Nilai Pancasila yang diklaim sebagai sebuah ajaran filsafat yang digali dari tata kehidupan bangsa Indonesia dari generasi ke generasi selama ribuan tahun perlu kiranya terus dikaji dan diformulakan dalam sebuah platform filsafat yang baku, pasti, terukur dan dapat diimplementasikan secara tegas terhadap semua kalangan warga di seluruh nusantara.

Hidup adalah pilihan, dan pilihan terbaik adalah "perlakukan setiap orang sebagaimana yang Anda inginkan untuk diperlakukan". Sesi ini diakhiri dengan foto bersama. (ACPL)


Artikel Lainnya:

 

Pawai Pembangunan Dinilai Kurang Memuaskan, Juga Minim Antraksi
Sabtu, 19 Agustus 2017

KOPI, Sarolangun - Pawai pembangunan pada perayaan kemerdekaan RI yang ke 72 dimeriahkan dengan berbagai penampilan budaya ditengah kehidupan masyarakat dan profesi. Tradisi pawai pembangunan ditampilkan oleh masing-masing pelajar dan juga pegawai dari setiap instansi pemerintah daerah kabupaten Sarolangun dinilai masih kurang memuaskan serta minim antraksi. Hal itu disampaikan oleh Bupati sarolangun, Sabtu  (19/8).   "Kita tidak melihat... Baca selengkapnya...

Gelar Paskibra 1.478 Personil di HUT Ke-72 Kemerdekaan RI, Pulau Sebatik Raih Rekor MURI
Jumat, 18 Agustus 2017

KOPI, Nunukan – Menjadi warga Pulau Sebatik boleh berbangga, tepat pada HUT Kemerdekaan RI yang ke 72 Tahun 2017 (Kamis, 17/08/2017), Pulau yang terletak diutara propinsi Kalimantan Utara tersebut menorehkan tinta emas, dengan berhasil meraih rekor MURI (Museum Rekor - Dunia Indonesia) lewat gelar Pasukan Pengibar Bendera terbanyak yang melibatkan 1.478 yang dilaksanakan di Dermaga TNI - Al Sungai Pancang dan Pelabuhan Batu.     Senior... Baca selengkapnya...

RSUD Sarolangun Kembali Menjadi Tempat Study Banding
Rabu, 16 Agustus 2017

KOPI,Sarolangun - Semenjak meraih akreditasi, rumah sakit umum daerah Prof DR HM Chatib Quzwen Kabupaten Sarolangun dianggap memiliki mutu dan kualitas memenuhi standart. Untuk itu RSUD Sarolangun kini telah menjadi tempat study banding rumah sakit umum baik dari luar maupun didalam daerah. Baru ini, RSUD Sungai bahar Muaro Jambi yang membawa pihak menajeman rumah sakit dan dokter sebanyak 15 orang untuk melakukan study banding di RSUD... Baca selengkapnya...

Danramil 08/Bakongan Pimpin Upacara Pengibaran 72 Bendera Merah Putih Di Pulau Dua
Minggu, 13 Agustus 2017

KOPI, ACEH SELATAN - Badan SAR Nasional (Basarnas) Kabupaten Aceh Selatan melaksanakan acara pengibaran Bendera Merah Putih dan penanaman terumbu karang di Pulau Dua, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Minggu (13/08/2017).   Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-72. Hadir dalam acara tersebut, diantaranya Danramil 08/Bakongan Kapten Inf Endang Ruhiyat dan juga Basarnas Kabupaten Aceh... Baca selengkapnya...

Bank Riau Kepri Salurkan Dana CSR kepada 20 Ribu Naker
Minggu, 13 Agustus 2017

KOPI, Pekanbaru - Bank Riau Kepri (BRK) salurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang diperuntukkan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kepada 20.000 pekerja rentan yang ada di Provinsi Riau pada program Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan (GN Lingkaran).     Para pekerja yang menerima bantuan perlindungan dari dana CSR Bank Riau Kepri ini... Baca selengkapnya...

Kapolda Se Sumatera Saksikan Simulasi Pencegahan Kebakaran Hutan di Kampar
Jumat, 11 Agustus 2017

KOPI, Pekanbaru - Di tempat kerjanya, Mas Sugeng Triwardono mengatakan, ”Mutasikan saja Komandan oknum Kapolda, Danrem yang wilayahnya terjadi kebakaran hutan ini berarti sang kepala satuan TNI/Polri tersebut tidak bisa menjaga daerah teritorialnya bebas dari kebakaran hutan. Berapa ratus milyar uang negara terbuang sia-sia setiap tahun hanya untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan. Lebih baik uang tersebut digunakan untuk membangun... Baca selengkapnya...

Penyair Maroko Anissa Taouil Menulis Puisi dan Bernyanyi dalam Bahasa Indonesia
Jumat, 11 Agustus 2017

KOPI, Jakarta - Anissa Taouil, seorang Profesor dari Universitas Hassan II Casablanca, Maroko, merupakan seorang penyair yang menulis puisi dalam lima bahasa, yakni Bahasa Arab, Inggris, Perancis, Spanyol, dan Indonesia. Anissa, demikian ia akrab disapa, adalah orang Maroko pertama yang menulis puisinya langsung dalam Bahasa Indonesia. Dirinya menjelaskan bahwa ia telah menjalin kerajsama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Rabat... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALRibuan Pendonor Meriahkan Hari Donor Dar.....
19/08/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan membuka kegiatan Gerak Jalan Sehat di halaman Kantor PMI Kota Bandung didampingi Sekretaris Daera [ ... ]



NASIONALInilah Harapan Pemuda Papua di Sulawesi .....
17/08/2017 | Saktiawan Wicahyono Putro
article thumbnail

KOPI, Manado – Peringatan HUT Ke – 72 Kemerdekaan Republik Indonesia disambut antusias oleh seluruh lapisan masyarakat. Momentum ini merupakan p [ ... ]



DAERAHPeringatan HUT Ke-72 Kemerdekaan Republi.....
20/08/2017 | Rahmat Bitay

KOPI, Banda Aceh - Negara Indonesia tepat merayakan kemerdekaannya yang ke-72 tahun. Hari ini Kamis 17 Agustus 2017, seluruh anak bangsa Indonesia mem [ ... ]



PENDIDIKANDPC PPWI Bekasi Gelar Rapat, Seminggu Je.....
19/08/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Bekasi Utara - Ketua DPC Bekasi, Sugiatmico menggelar rapat persiapan session 3 “Pelatihan Jurnalist Tingkat Pelajar dan Mahasiswa” bertempa [ ... ]



EKONOMIGrand Opening “Berrybenka Store - Peja.....
19/08/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Bagi para fesyen maniak, nama Berrybenka tentu sudah tidak asing lagi didengar. Situs belanja dengan fashion dan produk kecantikan te [ ... ]



HANKAMIngin Kibarkan Bendera Merah Putih, Seor.....
13/08/2017 | Haes Asel

KOPI, Aceh Selatan - Menjelang peringatan HUT RI ke - 72 tahun 2017 yang hanya tersisa waktu lima hari lagi, segala usaha pekerjaan kegiatan tindaka [ ... ]



OLAHRAGAIni Dia Para Pemenang Wrangler True Wand.....
21/06/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Sebuah petualangan besar tahun ini “Wrangler True Wanderer 2017” baru saja menemukan pemenangnya. Mereka telah menunjukan bahwa m [ ... ]



PARIWISATALesehan di Atas Bukit Cara Lain Menikmat.....
13/08/2017 | Femilia Zahra

KOPI, Palu- Beberapa waktu lalu kami selaku reporter KOPI berkesempatan untuk menginjakkan kaki di kota Lembah. Entah angin apa yang membawa kami hing [ ... ]



HUKUM & KRIMINALPengelola SMAK Dago Minta Hakim Tolak Gu.....
16/08/2017 | Buddy Wirawan

KOPI, Bandung - Pengelola Sekolah Menengah Atas Kristen (SMAK) Dago  Yayasan Badan Perguruan Sekolah Menengah Kristen Jawa Barat (BPSMKJB) meminta  [ ... ]



POLITIKSetelah Mendaftar ke PPP dan NasDem ‘.....
06/08/2017 | Rifnaldi
article thumbnail

KOPI, PADANG PAJANG - Setelah Drs. Yulfahmi dan Ir. H. Edwin, Sabtu (5/8) kemeren giliran Wakil Walikota dr. H. Mawardi Samah yang menyambangi Kantor  [ ... ]



OPINIWaspadalah… Modus Penipuan Menjual Nam.....
03/08/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Waspadalah Gerombolan begal beraksi wilayah Siak Hulu, kabupaten Kampar, Propinsi Riau. Kami memantau gerak-gerik gerombolan Begal t [ ... ]



PROFILJamintel Adi Togarisman: TP4 Lahir Bukan.....
09/08/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta - Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Adi Togarisman menjelaskan, ”Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4) lahir  [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAPKPA Kembali Gelar FFA dan FTA 2017.....
25/07/2017 | Sulaiman Zuhdi Manik

KOPI - Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) kembali menggelar Festival Film Anak (FFA) dan Festival Teater Anak (FTA) tahun 2017 dengan t [ ... ]



ROHANIUskup Edmund Woga: Cinta Allah Itu Tidak.....
02/08/2017 | Mohamad Nur Arifin

KOPI, NTT – “Karya Tuhan itu sungguh luar biasa. Tuhan berkarya di mana saja, kapan saja dan untuk siapa saja tanpa kecuali dalam kelimpahan cint [ ... ]



RESENSIDrama Korsel Berjudul Man Who Dies to L.....
30/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI – Jakarta - Drama Korea Man Who Dies to Live berhasil masuk sepuluh besar rating drama terbaik di Korea Selatan.
drama yang tayang di MBC ini j [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIAnak Bupati Paluta Beserta Istri Refin.....
19/08/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Paluta – Resky Basyah Hrp PNS/ASN menjabat sebagai Kabid Mutasi pada BKD Kabupaten Paluta (Padang Lawas Utara) juga anak kandung Drs Bachrum [ ... ]



SERBA-SERBIDian Sastro Jadi #IbuTangguh di Acara Ta.....
19/08/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Lotte Mart dan “Baygon - Ibu Tangguh Pilih Yang Tangguh” menggelar Media Gathering “Ibu Tangguh 3 Generasi”, di Restaurant Ser [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.