Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Hutan dan Hadiah untuk Sang Presiden

Surat Terbuka untuk Presiden Republik Indonesia

Kepada Yang Tercinta Bapak Presiden

Perkenalkan, saya seorang Indonesia, yang mungkin tidak berarti banyak bagi Bapak dan Indonesia, tapi saya satu dari sekian ratus juta rakyat Indonesia; saya ada walau tiada dihitung adanya. Dalam kekecilan dan kekerdilan tiada bernama itu, ingin juga saya berbagi rasa dengan Bapak Presiden dalam banyak soal, tapi lebih sering saya malu dan akhirnya menguburkan niat untuk bicara dengan Bapak Presiden. Kali ini saya beranikan diri karena desakan rasa malu pada pandang sinis mata dunia kepada negeri saya Indonesia lebih besar ketimbang rasa malu saya bila suara ini tidak berarti bagi Bapak dan bangsa ini. Persoalan pokoknya adalah “Kerusakan Hutan” yang amat parah dan mengakibatkan “kerusakan alam dunia”.

Kita selalu berbangga hati dan sedikit congkak ketika kita bicara kekayaan alam negeri zamrud di katulistiwa. Hutannya menghampar menghijau di sepanjang ruas pulau-pulau besar dan kecil dari sabang sampai merauke. Hutan yang kaya segala harta bumi: ada damar, rotan, kayu, bunga-bunga, tanaman obat; ada kupu-kupu, kancil, rusa, banteng, harimau, orang utan; dan banyak lagi tiada terbilang. Tapi sayang sekali Bapak Presiden, kebanggaan itu harus kita bayar mahal karena marwah kita sebagai bangsa pemilik hutan itu telah susut hingga ke titik nadir: kita bangsa yang tidak mampu mensyukuri anugerah emas hijau titipan Dewata. Kita tidak mampu menjaganya, hingga setiap tahun kita kehilangan beribu-ribu hektar hutan dijarah dan terbakar; dan lebih parahnya, justru bencana asap membahana kemana-mana, merontokkan pesawat-pesawat, merusakan jantung-jantung dan paru-paru penghuni nusantara, dan melahirkan cibiran tetangga-tetangga negeri seberang ke muka kita. Saya malu sekali Bapak Presiden.

Sekedar malu tidak menjawab persoalan, saya tahu. Dan untuk itulah saya berkirim surat kepada Bapak, semoga ide kecil nan sederhana ini bisa jadi lilin kecil di tengah kegelapan perjalanan bangsa kita. Sebuah gagasan yang bukan ditujukan untuk menggurui Bapak Presiden, namun anggaplah itu hanya secuil gonggongan anjing lalu. Namun, bila ada setitik hikmah di sini, saya akan amat bahagia bila Bapak Presiden berkenan mendiskusikan lebih lanjut dengan Bapak/Ibu para menteri.

Filsuf Jeremi Bantham dengan prinsip utilitarianisme-nya mengajarkan bahwa setiap perbuatan, baik dari satu maupun sekelompok orang, dianggap benar jika menghasilkan sebesar-besarnya kebahagiaan dan kesejahteraan bagi sebanyak-banyaknya orang sebagai konsekwensi atas perbuatan itu. Sebaliknya, perbuatan kita dianggap salah jika hasilnya adalah keburukan dan kesengsaraan. Dalam perspektif ini, secara kebangsaan, kita telah dianggap berbuat salah oleh orang-orang seberang karena kebijakan negara terhadap hutan telah menghasilkan kesengsaraan bagi umat manusia. Walau ada hasil dari perambahan hutan, tapi tidak mendatangkan kebahagiaan apalagi kesejahteraan bagi rakyat Indonesia. Malahan, hasil hutan itu tidak sebanding dengan harga yang harus kita bayar terhadap kerusakan hutan, alam dan manusia yang ditimbulkannya.

Kalangan deontologist juga dengan tegas menyampaikan bahwa perlakuan kita terhadap hutan selama ini adalah sebuah kesalahan fatal. Bagi pendukung filosofi deontologi, benar-salah-nya sebuah perbuatan ditentukan oleh apakah perbuatan itu berdasarkan tugas dan kewajiban moral yang harus kita laksanakan atau bukan. Sebagai bangsa, kita mempunyai tugas dan kewajiban moral terhadap alam lingkungan kita untuk mengolah dan melestarikannya. Oleh karenanya, ketika manusia-manusia Indonesia mengambil manfaat dari hutan dan melalaikan tugas moralnya untuk menyelamatkan hutan itu, tindakan tersebut adalah kesalahan.

Perkara benar atau salahnya suatu perbuatan juga ditentukan oleh “alasan moral” mengapa sebuah tindakan dilakukan. Ketika pengambilan kayu hutan hanya didasarkan oleh alasan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan nasional (hal yang baik), tindakan ini dianggap tidak memiliki “alasan moral” yang benar. Akan berbeda halnya jika “saya mengambil kayu di hutan itu, karena saya yang menanamnya dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup saya”. Jadi, orang deontologi sebenarnya membolehkan kita mengambil hasil hutan, dengan catatan wilayah itu masih tetap hutan alias habis ditebang ditanami kembali, dan lain-lain cara yang memungkinkan hutannya tetap sebagai hutan.

Bapak Presiden yang baik,

Fenomena kabut asap yang terjadi selama belasan tahun, bencana banjir dan tanah longsor yang menjadi langganan tiap musim penghujan di hampir seluruh wilayah nusantara, ditambah dengan keterbatasan kemampuan kita untuk mengatasinya adalah fakta yang membenarkan teori-teori di atas. Kebijakan dan tindakan yang salah selalu mendatangkan konsekwensi keburukan dan kesengsaraan. Dan bila kesalahan ini tidak diperbaiki dengan segera, maka alhamdulillah – puji Tuhan, sebentar lagi istana negara tempat Bapak Presiden beserta keluarga berdiam secara tiba-tiba diterjang banjir.

Sadar bahwa kita sudah salah, maka sebagai manusia kita punya tanggung jawab moral untuk memperbaiki kesalahan tersebut. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengakui dengan jujur bahwa kita, termasuk saya dan Bapak Presiden telah berbuat salah terhadap hutan dan alam Indonesia. Kemudian kita lanjutkan dengan keinginan dan komitment yang kuat untuk berbuat benar dalam pengelolaan hutan kita. Apa langkah kongkrit yang bisa kita lakukan dalam rangka berbuat benar tersebut? Pemikiran sederhana berikut belumlah bisa menjadi solusi total bagi penyelamatan hutan dan alam Indonesia, tetapi mungkin dapat memberikan sedikit pencerahan bagi langkah-langkah besar yang akan muncul di kepala banyak pemikir yang Bapak pekerjakan di istana.

Sebagai Presiden dari lebih 240 juta orang Indoneisa, Bapak perintahkan “Atas Nama Bangsa Indonesia” agar setiap pengusaha perkebunan dan hutan tanpa kecuali untuk mendirikan sejumlah menara pemantau kebakaran di berbagai titik di areal usahanya masing-masing dan mempekerjakan masyarakat setempat dengan tanggung jawab dan imbalan yang jelas. Juga, setiap pengusaha agar menyiagakan tim-tim penanggulangan kebakaran yang siap siaga sepanjang waktu sepanjang tahun dengan dilengkapi fasilitas pemadam kebakaran yang memadai. Bila para pengusaha perkebunan dan hutan tersebut tidak mampu melakukan tugas dan tanggung jawab moral ini, maka mereka dikategorikan melakukan kesalahan dan harus dihukum.

Kebijakan kedua yang perlu Bapak Presiden lakukan adalah membebankan secara struktural kepada seluruh jajaran pemerintahan dari pusat hingga ke daerah-daerah, dari level Menteri, Gubernur, Bupati/Walikota, hingga ke Camat dan Lurah, agar sepanjang masa mengawasi wilayahnya untuk tidak terjadi penjarahan dan kebakaran hutan. Para pejabat itu harus melakukan kontrol setiap saat dan memastikan tidak ada maling kayu berkeliaran di wilayah kerjanya. Jangan ada pencuri berdasi berkedok membuka lahan perkebunan di manapun di negeri ini. Bagi kecamatan dan kelurahan yang berhasil melakukan tugas tersebut setiap tahun diberikan penghargaan, atau bentuk kompesasi lain, yang dapat menggairahkan mereka setiap saat menjaga dan mengawasi hutan di wilayah kerja masing-masing.

Tugas menjaga dan mengawasi hutan ini tidak terkecuali juga dibebankan ke pundak Bapak Presiden sebagai pelaksana amanat rakyat. Saya sebagai salah seorang dari rakyat Indonesia memberikan tugas ini kepada Anda, Bapak Presiden. Dan, bila Bapak Presiden berhasil dalam menjaga keselamatan hutan Indonesia dari penjarahan dan kebakaran sepanjang tahun depan dan seterusnya, saya hadiakan penghargaan istimewa: Saya pilih Bapak untuk jadi Presiden saya lagi pada tahun 2019, tahun 2024, dan seterusnya.

Terima kasih atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak Presiden.

Salam hormat saya,

Anak Orang Hutan Indonesia

 

Pertemuan Prabowo dengan Pengurus Teras DPD Gerindra Jabar, Menentukan Cagub dan Wagub
Sabtu, 09 Desember 2017

KOPI, Bandung – Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mujahid menuturkan hingga saat ini Prabowo masih terus menggodok 5 nama sambil terus berkomunikasi dengan sejumlah partai yang akan menjadi mitra koalisi. "Belum ditetapkan. Hari-hari ini masih digodok di internal untuk kemudian dibicarakan dengan mitra PKS, PAN," ujar Sodik kepada kumparan.com , Jumat (8/12). Adapun nama-nama yang digodok itu antara lain mantan Gubernur BI Burhanudin Abdullah,... Baca selengkapnya...

Pengamat : Percepat Pergantian Panglima TNI “Hak” Presiden Bro
Jumat, 08 Desember 2017

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Sugeng Triwardono menuturkan “ Percepat pergantian Panglima TNI merupakan “Hak Presiden “ sebagai Panglima Tinggi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Media Sosial (red. Facebook, Twitter, Istagram, WA/ What’s App, Youtube, dan lain-lain ) merespons cepat keputusan Presiden Joko Widodo terkait dengan pergantian Panglima TNI. Pergantian Panglima TNI (Tentara Nasional Indonesia) Jendral... Baca selengkapnya...

Wajah Mirip Banget Cuma Nasib Saja yang Beda
Minggu, 03 Desember 2017

KOPI, Jakarta - Kedua orang ini memiliki kemiripan wajah kadar 80% dengan Presiden Joko Widodo serta Prabowo Subianto. Gambar sebelah kanan serupa dengan Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto. Kedua orang ini memiliki wajah aspal asli tapi palsu atau KW. Wajah Kw Joko Widodo bernama Reza. Penemua gambar unik ini diunggah oleh Akun Facebook Raditya Padma. Saat itu kedua orang tersebut  penumpang kereta api . Dua pria terlihat duduk... Baca selengkapnya...

Demi Kesejahteraan Rakyatnya, Bupati Simelue Berharap Pemerintah Percepat Pemekaran
Rabu, 29 November 2017

KOPI, Jakarta - "Strategi Percepatan Pembangunan Pulau Terluar dan Pulau Terdepan dalam Kawasan Strategi Nasional Menuju Simelue Sejahtera” menjadi tema utama dalam sebuah talkshow terkait usulan pemekaran Kabupten Kepulauan Selaut Besar (KKSB) dari Kabupaten Simelue, Provinsi Aceh, yang diselenggarakan di Hotel Media Jakarta, Jl. Gunung Sahari Raya No.3, Jakarta Pusat, Selasa (28/11/2017). Acara Talkshow yang dipandu oleh Senator DPD RI asal... Baca selengkapnya...

Putri PPWI 2015 Faika Putri : Berikan Tips untuk Atasi Berita Hoax
Selasa, 28 November 2017

KOPI, Jakarta - Sekarang ini, berita hoax mudah sekali tersebar dimana-mana melalui media social (Medsos yaitu : Youtube, Facebook, Twitter, Istagram, WA, dan lain-lain) . Masalahnya, penyebaran berita hoax bisa menyebabkan kesalahpahaman. Hal-hal yang buruk bila tersebar tanpa konfirmasi, bisa merugikan banyak pihak. Masyarakatpun dengan mudah menayangkan langsung berita di media  Medsos   tanpa  di edit, seleksi oleh perusahaan medsos... Baca selengkapnya...

Robert Nio Ukir Rekor MURI Sebagai Peragawan Tertua di Indonesia?
Sabtu, 25 November 2017

KOPI, JAKARTA - Ada yang unik dalam peragaan busana (fashion show) bertajuk “Imagine Possibilities Fashion Trunk Show” oleh desainer Anthony Bachtiar yang digelar di Jakarta Creative Hub, di Bilangan Bundarah Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Pada peragaan busana yang dimulai pukul 19.00 WIB, Jumat 24 November 2017 tersebut, secara berani sang desainer telah mempercayakan karya desainnya untuk dibawakan oleh Robert Nio yang saat ini telah... Baca selengkapnya...

Pengukuhan Jenderal Polisi Tito Karnavian Raih Gelar Profesor, Guru Besar di Kampus PTIK
Kamis, 16 November 2017

KOPI, Jakarta - Pengukuhan dilakukan dalam sidang Senat Terbuka dipimpin Gubernur selaku Ketua STIK-PTIK Irjen Pol Dr Remigius Sigid Tri Harjanto, SH, MSi. Pernyataan pengukuhan dilakukanIrjen Pol Prof Dr Iza Fadri, SH, MH, perwakilan guru besar pada senat akademik, yang juga dihadiri oleh Menteri Ristek Dikti Prof Dr Mohammad Nasir.   Jenderal (Pol) Drs H Muhammad Tito Karnavian, MA, Ph D yang saat ini menjabat sebagai Kapolri,... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALRatusan Umat Islam Nyatakan Sikap atas P.....
11/12/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung – Ratusan Umat Islam yang tergabung ke dalam Solidaritas Umat Islam Jawa Barat Untuk Palestina menyatakan sikap atas klaim sepihak P [ ... ]



NASIONALPress Conference Big Bang Jakarta 2017.....
13/12/2017 | Naufal Shabrito

KOPI, Jakarta - Apa itu BigBang Jakarta 2017?  Big bang Jakarta merupakan pameran terbesar terlengkap dan yang pertama di akhir tahun. Dengan konten  [ ... ]



DAERAHBappeda Kota Gunungsitoli Komitmen Beri .....
13/12/2017 | Sulaiman Zuhdi Manik

Gunungsitoli/13/12/2017. Forum Anak Kota Gunungsitoli (FAKOLI) didampingi Dinas Pengendalian Penduduk, Ppemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak D [ ... ]



PENDIDIKANWalau Terima Dana BOS, MAN 1 Pringsewu M.....
05/12/2017 | Redaksi KOPI

KOPI. Pringsewu, Lampung - Kendati sudah menerima bantuan operasioanl sekolah (BOS) miliyaran rupiah, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pringsewu Provins [ ... ]



EKONOMIJikalahari: PT. RAPP dan APRIL Group M.....
14/12/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Pelalawan - Siaran Pers tanggal 26 Oktober 2017 Jikalahari menilai PT. RAPP dan APRIL Grup melanggar UUD 1945, hukum Lingkungan Hidup dan Kehut [ ... ]



HANKAMSemarak Peringatan Hari Pahlawan 2017 di.....
17/11/2017 | Rachmad Yuliadi
article thumbnail

KOPI, Banda Aceh - Sebagai bangsa yang besar tentu saja kita harus mengingat jasa para pahlawan. Pada tanggal 10 November 2017, rakyat Aceh memperinga [ ... ]



OLAHRAGASempena Hut Kuansing : Bupati H. Mursini.....
13/10/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Kuantan Singingi – Dari pantauan Pewarta Indonesia , Kamis pagi (12/10-17) dari luar Gedung DPRD kabupaten Kuansing, puluhan karangan bunga u [ ... ]



PARIWISATATentang Bandung Ada di Pojok Sejarah Ast.....
13/12/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI,  Bandung - Siapa yang tidak kenal dengan Kota Bandung? Ibu Kota Provinsi Jawa Barat yang dikenal dengan sebutan Parijs Van Java. Bandung meru [ ... ]



POLITIKDedi Mulyadi "Terkapar" Dalam Polling Ju.....
03/12/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Polling daring ‘Gubernur Pilihan Jabar‘ yang diinisiasi Jurnalis Online Bandung (JOB), di hari ketiga Bupati Purwakarta Dedi Mul [ ... ]



OPINIGN Lingkaran: Upaya Menyelamatkan Masa D.....
08/12/2017 | Harjoni Desky, S.Sos.I., M.Si

KOPI, Jakarta - Tepat pukul 17.20. Pak Yamin tiba di rumah, dengan wajah yang muram, ia berusaha duduk bersandar di kursi bambu miliknya. Dari gurata [ ... ]



PROFILForbes Rilis : Arini Subianto Masuk W.....
14/12/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta - Majalah Forbes merilis 50 orang memiliki kekayaan yang fantastis, seorang wanita menduduki peringkat ke 37 orang terkaya Indonesia ya [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAHeboh Kedekatan Mentri ESDM Jonan den.....
14/12/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Kang mas Sutisyoso menuturkan “ Wajar dong pria suka wanita. lanjutkan ketua “ cakap  Pengamat, Penggemar wa [ ... ]



ROHANIMengenal Abuya Syaikh H. Muhammad Muda W.....
26/09/2017 | Ismayadi Yadi
article thumbnail

KOPI - Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy Abu Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy DAYAH-DARUSSALAM [ ... ]



RESENSIDrama Korsel Berjudul Man Who Dies to L.....
30/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI – Jakarta - Drama Korea Man Who Dies to Live berhasil masuk sepuluh besar rating drama terbaik di Korea Selatan.
drama yang tayang di MBC ini j [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIGubernur Riau , Mengutamakan Menghadi.....
10/12/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Bengkalis – Ditempat kerjanya, Aji Sulung menuturkan “ Inilah contoh prilaku yang tidak terpuji oleh para pemimpin negeri Melayu Riau ini. [ ... ]



SERBA-SERBICentury Park Hotel, Senayan Jakarta Hadi.....
13/12/2017 | Yeni Muezza

KOPI, Jakarta - Sambut datangnya tahun 2018 dengan perayaan yang tak terlupakan di Century Park Hotel, Senayan Jakarta.  Dengan lokasi yang sangat st [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.