Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kredo Wilson Lalengke: Katakan Cinta dengan Bunga

KOPI - Bunga-bunga bertebaran di Balai Kota Jakarta hari-hari ini. Bahkan, karena begitu banyaknya rangkaian bunga yang hadir ke pusat pemerintahan ibukota negara itu, jejeran bunga aneka rupa melampaui pagar halaman Balaikota, memanjang mengular hingga menuju halaman Tugu Monas dan Istana Negara.

Jika dalam beberapa hari ini masih ada bunga-bunga lagi yang dikirim ke tempat itu, bukan tidak mungkin hamparan bunga mekar dapat memenuhi hamparan Monas dan sekitarnya. Jadilah pemandangan serba putih beberapa waktu lalu berganti menjadi warna-warni ragam kembang dan bunga menghiasi tempat yang sama. Kiasan unik muncul tiba-tiba, ibarat usai musim salju yang dingin menyengsarakan, kini saatnya setiap orang menikmati musim semi yang penuh warna dan keharuman bunga di sana-sini.

Tidak sedikit warga yang berpikir skeptis, bahkan sinis dengan kehadiran ribuan rangkaian bunga yang ditujukan kepada Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Wakilnya Djarot Saiful Hidajat atau yang populer disapa Djarot. Pertanyaan wajar yang muncul, mengapa sang pasangan yang kalah dalam Pilgub DKI putaran kedua 19 April 2017 lalu itu, malahan mendapatkan kiriman bunga; sementara pada sisi lain, yang justru mainstream di benak masyarakat, pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno tidak mendapatkan kiriman bunga selayaknya sebagai pihak yang menang di Pilgub lalu.

Terlepas dari pro-kontra atas bermekarannya rupa-rupa bunga warga di Balaikota itu, sangatlah penting untuk melihat, menelaah, dan mengambil hikmah dari fenomena langka tersebut. Ini penting sekali sebagai pelajaran alami bagi kita, bahkan bisa menjadi pondasi pembentukan sikap dan karakter bangsa kemasa depan. Jika tidak, maka benarlah anggapan orang luar sana bahwa bangsa Indonesia itu pada dasarnya adalah bangsa kuli, yang ruang otaknya tidak lebih besar dibandingkan otak orang utan atau simpanse.

Bunga diciptakan bersamaan dengan penciptaan dunia ini. Jika, manusia justru hadir terkemudian dari mahluk yang lain, maka dapat dikatakan bahwa bunga tercipta lebih dahulu dari manusia. Mengapa bunga mesti hadir lebih dahulu dari kita? Amat mungkin, Tuhan menyediakan segala keindahan memenuhi dunia tempat manusia yang akan diciptakannya kelak, sehingga dengan keindahan bunga-bunga di sana sini, manusia akan merasa teduh, damai, nyaman dan tenteram; betah tinggal di bumi.

Bunga adalah bagian yang sangat ensesial dari kehidupan segala mahluk. Bayangkan jika tumbuhan tidak berbunga, bagaimana mungkin akan bermunculan buah-buah segar dari berbagai tumbuhan, yang oleh buah-buahan itu manusia bertumbuh dan menjadi dewasa, cerdas, sehat dan kuat? Bunga juga menjadi sumber madu hasil olahan lebah-lebah, yang merupakan makanan alami terbaik tidak tertandingi di dunia ini.

Bunga adalah sumber keharuman di setiap tempat tumbuhnya. Keharuman alami yang menjadi penyegar hidup dan kehidupan setiap mahluk, terutama manusia. Dalam banyak penelitian, bau harum bunga tidak hanya berfungsi menyegarkan alam dan ruang-ruang tempat manusia berdiam, namun juga dapat menjadi obat terapi yang ampuh menyembuhkan berbagai penyakit, terutama sakit yang disebabkan oleh beban pikiran berat, traumatik, dan stress. Lihatlah, betapa banyak tempat-tempat pengobatan tradisional dan moderen yang menggunakan bunga sebagai salah satu bahan pengobatan utama.

Penggunaan bunga-bunga sebagai simbol dalam penyampaian pesan khusus telah digunakan manusia sejak abad-abad pertama peradaban manusia. Sejarah mencatat, abad ke-8 Sebelum Masehi (SM), masyarakat Yunani kuno telah menjadikan bunga sebagai bahasa simbol, sebagai media untuk menyampaikan pesan kepada orang atau pihak lain, juga kepada pencipta alam semesta. Secara umum, bunga diartikan sebagai kehidupan baru, kebangkitan, dan kematian; dimaknai sebagai kesucian dan kesungguhan hati. Bunga juga selalu dihubungkan dengan kemudaan, kecantikan, dan rasa senang. Di banyak komunitas, bunga juga dipandang sebagai simbol keagungan, ketegaran, cinta, kepasrahan, hingga kepada kerapuhan.

Warna dan jenis bunga yang berbeda juga sering dimaknai dengan pengertian yang berbeda. Bunga berwarna putih hampir selalu diartikan sebagai kesucian dan kemurnian hati, niatan yang baik, dan penerimaan yang sepenuhnya. Sementara warna hitam diasosiasikan sebagai kegelapan, niat kurang baik, dan pemberontakan. Bunga berwarna merah, selain diartikan sebagai keberanian dan ketangguhan, juga boleh dimaknai sebagai kerelaan berkorban bagi sesuatu yang diperjuangkan atau diidolakan. Jika seorang wanita mengharapkan kado ulang tahun setangkai bunga tulip warna violet atau ungu, misalnya, artinya ia ingin lebih dekat dan mendambakan rasa aman-nyaman dari Anda.

Sejak awal-awal mula peradaban manusia, terutama saat berkembangnya berbagai kepercayaan dan agama, bunga menjadi bagian penting dari rangkaian ritual yang dilakukan manusia. Masyarakat Hindu, Budha, Konghucu, Yahudi, dan Kristen banyak dijumpai menggunakan bunga, baik sebagai medium penyembahan, maupun sebagai ornamen dan pengharum lingkungan tempat peribadatan. Bunga, secara sadar atau tidak, mampu menghadirkan suasana spiritual yang dibutuhkan setiap penyembah dalam ritual-ritual keagamaan dan kepercayaan manusia di berbagai belahan dunia.

Seseorang tidaklah perlu beragama tertentu untuk mampu merasakan nuansa spiritual dan kekuatan tertentu di suatu tempat dan kondisi yang menghadirkan bunga bersama aromatiknya di tempat itu. Terutama, bila ada bunga-bunga tertentu, seperti bunga kemboja, kantil, melati, kenanga, dan bunga mawar. Ramuan bunga-bunga yang biasanya tersaji dalam bentuk sesajen dan air mandi kembang, dapat membawa setiap orang ke dalam suasana magis yang tidak jarang bisa mengirim seseorang ke alam bawah sadar, alam roh, alam gaib, atau alam "sana", apapun nama alam itu.

Pada sisi yang lain, jangan lupa bahwa bunga juga bisa dimaknai sebagai petaka. Seperti telah disebutkan di atas, bunga warna hitam dapat melambangkan kegelapan dan sifat jahat, bunga mawar berduri senantiasa dimaknai sebagai bahaya dan nasib sial. Namun, warna hitam dan bunga berduri yang dihadirkan sebagai simbol menakutkan dan mencelakakan adalah dalam rangka memberikan "tanda bahaya" kepada manusia agar berhati-hati selalu dalam segala sikap, tindakan, dan perbuatan. Mawar berduri semestinya dimaknai sebagai ungkapan "Eling lan Waspodo" bagi kita.

Apapun motivasi para pengirim bunga, entah dari manapun bunga itu dipesan, apapun juga warna dan bentuk serta ukuran rangkaian bunga yang bertaburan di Balaikota, tempat Gubernur DKI Jakarta berkantor menjalankan pemerintahan di kota ini, satu hal yang pasti, ada pesan simbolik yang ingin disampaikan kepada yang dituju, yakni Ahok dan Djarot. Bunga-bunga itu, secara langsung maupun tidak langsung, juga sesungguhnya memberikan pesan kepada publik tentang nuansa hati, perasaan, dan aspirasi sang pengirim bunga.

Oleh karena itu, mengakhiri tulisan ini, kita berharap agar masing-masing pihak, dari pengirim bunga, penerima bunga, hingga publik penikmat bunga-bunga di Balaikota itu, mampu menyelami pesan-pesan simbolik yang ingin disampaikan kepada semua kita. Berkaca dari rangkaian panjang peradaban manusia yang senantiasa dekat dengan bunga-bunga, biarlah setiap anak bangsa ini mendapatkan percikan pengharapan, kedamaian, dan persahabatan yang akan menjadi emas-permata bagi rajutan kebangsaan Indonesia yang berbhinneka ini.

Mari, katakan cinta dengan bunga, agar terwujud keindahan alam seperti yang diungkapkan Maud Hart Lovelace, "It was June, and the world smelled of roses. The sunshine was like powdered gold over the grassy hillside." (**)

 

 

Presiden Republik Indonesia Lantik Perwira Polri dan TNI
Sabtu, 21 Juli 2018

KOPI, Jakarta - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., dan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna S.E., S.Sos., M.M., menghadiri  Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri Tahun 2018 dengan Inspektur Upacara Presiden RI Ir. Joko Widodo, bertempat di lapangan Istana Merdeka Jakarta, Kamis (19/7/2018).... Baca selengkapnya...

Dewan Pers Mengeluarkan Surat Edaran ke Pemda Sudah Melanggar Konstitusi
Selasa, 17 Juli 2018

Pejabat Menolak Wartawan Meliput, Wawancara dan Konfirmasi Informasi Publik, Senator DPD RI: Itu Melanggar Konstitusi. KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Harmoko menuturkan” Heran saya oknum staf Dewan Pers datang ke Propinsi Riau mengunjungi “dapur redaksi” perusahaan Media online untuk memverifikasi media. Bagaimanapun juga “dugaan” terjadi praktek suap berkemungkinan ada . Pasti pemilik perusahaan media... Baca selengkapnya...

Presiden Jokowi : Survey Gallup Law and Order Indonesia 10 Negara Teraman untuk Iklim Investasi
Sabtu, 14 Juli 2018

KOPI, Jakarta – Memperingati hari Bhayangkara ke-72 kita dapat kabar baik, dari hasil survey lembaga Internasional  yakni Gallup Law and Order menempatkan Indonesia ke dalam 10 negara teraman  untuk iklim investasi di dunia. Pemerintah Indonesia  menjamin   keamanan  para investor menanamkan modalnya  ," kata Jokowi (Joko Widodo) di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/7). Jokowi pun meminta aparat keamanan untuk mempertahankan... Baca selengkapnya...

Polda Riau Memperingati HUT Bhayangkara ke-72 Beraneka Ragam Kegiatan
Jumat, 13 Juli 2018

KOPI, Pekanbaru - Memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-72, Kepolisian Daerah Riau menggelar syukuran di Aula Satbrimobda Polda Riau, bertempat Jl.K.H.Ahmad Dahlan – Pekanbaru, Rabu (11/7/2018). Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Riau , Wakapolda Riau Brigjen.Pol.Drs.HE.Permadi,SH,MH, Danrem 031 Wira Bima diwakili Kasrem 031 Wira Bima Kolonel Inf Asep Nugraha, SE, M.Si, Kabinda Provinsi Riau Marsma. TNI.Rakhman Haryadi, SA, MBA,... Baca selengkapnya...

Peringati HBA ke- 58, Kejati Riau Gelar Pasar Murah
Jumat, 13 Juli 2018

KOPI, Pekanbaru – Memperingati Hari Bakti Adyaksa (HBA) ke- 58 jatuh pada tanggal 22 Juli mendatang. Kejaksaan Tinggi Riau gelar pasar murah di gedung sementara bertempat Jalan. Arifin Ahmad, Kamis (12/07-2018). Pasar murah ini menjual Sembilan Bahan Pokok Kebutuhan (Sembako) serta beberapa counter kuliner masakan khas melayu Riau, kerajinan tangan (Home Industri) dan sebagainya. Pasar murah ini terlaksana kerjasama Koperasi Kejaksaan... Baca selengkapnya...

Bubarkan Dewan Pers, Ratusan Orang Wartawan Demo Kantornya
Senin, 09 Juli 2018

KOPI, Jakarta - Ratusan Wartawan dari berbagai media massa, baik cetak maupun online yang datang dari seluruh pelosok nusantara membanjiri halaman Hall Dewan Pers (HDP) Jakarta, Rabu (4/7/19). Kehadiran para pahlawan informasi ini yang didukung penuh oleh puluhan organisasi media maupun organisasi wartawan menuntut agar Dewan Pers melakukan perbaikan dalam mengambil kebijakan terutama terkait sengketa pemberitaan. Terkait rekomendasi Dewan Pers... Baca selengkapnya...

Pengamat: Prediksi, Peramal Pilgub Jatim 2018
Selasa, 26 Juni 2018

KOPI, Jawa Timur – Pilpres (Pemilihan Presiden) Amerika Serikat tahun kemaren. Masyarakat internasional memprediksi Hillary Clinton bakalan terpilih. Ternyata Donal Trump. Kami sudah dapat memprediksi jauh-jauh hari, yang terpilih sebagai Capres Amrik adalah Donal Trump. Ustad kondang terkenal dari Riau bernama UAS (Ustad Abdul Somad). Pengamat Genius dari Riau sebut saja namanya Aji Somek. Ditempat kerjanya, mengatakan “ Menentukan menang... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALKunjungan Kerja ke Scotlandia Trump Men.....
19/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Amerika Serikat – Dilansir dari koran Skotlandia The Scotsman, saat mengunjungi Skotlandia pada akhir pekan lalu. Selasa (17/7-18), Trump me [ ... ]



NASIONALKepala BPS Pusat Suhariyanto : Tingkat K.....
19/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta - Kepala Badan Pusat Statistik Indonesia Suhariyanto, Senen (16/7-18) menuturkan “ Tingkat kemiskinan penduduk Indonesia pada bulan  [ ... ]



DAERAHGereja di Sumut Perkuat Komitmen untuk M.....
23/07/2018 | Sulaiman Zuhdi Manik

Medan 20-07-2018. Sembilan Gereja yang berada di wilayah Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, bekerja sama dengan Yayasan Bantuan Kasih Indonesia (Y [ ... ]



PENDIDIKANGelar Reuni Alumni SMPN 2 Pekanbaru A.....
16/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Selama tiga puluh tiga  tahun tamat dari Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 (SPMN 2) Pekanbaru. Selain melepas rindu dalam kegi [ ... ]



EKONOMIKemenperin Klaim Susu Kental Manis Aman .....
07/07/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI,  Jakarta - Kementerian Perindustrian menyatakan bahwa susu kental manis (SKM) merupakan produk yang aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat kar [ ... ]



HANKAMKunjungan Kehormatan Wakil Perdana Mente.....
21/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan selamat atas keberhasilan Singapura dalam mengadakan pertemuan antara Presiden A [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



HUKUM & KRIMINALKakansatpol PP Kampar Hambali di Lapork.....
23/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Kampar - Kasus penganiayaan dalam aksi unjukrasa yang dilakukan oleh Kakan Satpol PP Kabupaten Kampar Hambali termasuk dalam kategori penganiay [ ... ]



POLITIKIndonesia Diprediksi Raih Masa Keemasan .....
08/07/2018 | Yeni Muezza

KOPI,  Jakarta – Pandangan Dr Luthfi Assyaukanie, dosen Universitas Paramadina yang lansir di harian Rakyat Merdeka (4 Juli 2018) Wakil Presiden  [ ... ]



OPINITiga Langkah Memperkuat Pelaksanaan Ener.....
21/07/2018 | Harjoni Desky

Pagi sekali, Pak Luqman sudah bersiap-siap untuk pergi ke kantor Camat. Dengan membawa surat undangan di tangan kanannya, Pak Luqman meninggalkan ruma [ ... ]



PROFILViral Dua Orang Turis Wanita Asal Tio.....
15/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Malaysia - Rekaman Video Viral di media social Malaysia, dua orang turis wanita asal China/Tiongkok melakukan handstand atau berdiri dengan k [ ... ]



ROHANIKemenag Riau Resmikan Rumah Qur’an di.....
13/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Siak - Berdirinya Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSP) di Kecamatan Bungaraya merupakan PTSP ke dua yang ada di Indonesia. Untuk di Kecamatan Siak [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIPengamat : Pecat Ndan Perwira Polri ya.....
14/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pangkal Pinang – Beredar rekaman Video viral berdurasi 30 detik , di Media Sosial Grup WhatsApp di daerah Pangkal Pinang. Oknum Polisi P [ ... ]



SERBA-SERBIAku Mahasiswa Beda: Inspirasi Seorang Cl.....
21/07/2018 | Fatia Fatimah
article thumbnail

KOPI-Padang, Suaranya yang tenang dan dalam, membawa keheningan ruang penjurian. Semua mata menuju ke arahnya yang sedang membacakan puisi disertai ir [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.