Senyum untuk Raya

Email Cetak PDF
Langit kampus yang memerah tak juga membuatku beranjak dari ruang PKM kampus yang mulai sepi karena anak-anak mulai ambil wudhu untuk shalat maghrib. Aku menatap kesibukan itu. Menikmatinya malah. Hanya saat-saat seperti ini kita benar-benar melihat ketakwaan teman-temanku. Sebejat-bejatnya mereka, saat maghrib tiba, mereka akan mengambil wudhu dan bersiap untuk bersujud di hadapan pencipta yang mereka percayai.

Beberapa orang menyapaku atau hanya sekedar bercanda menitipkan ruang PKM. Tak berapa lama, ruangan itu sepi, nyenyat. Karena yang non muslim di kampus negeri seperti kampusku memang tak banyak. Dan lebih sedikit lagi yang ikut organisasi kampus.

Sejurus kulihat sosok tegak dengan tubuh kurus tapi berdada lebar menghampiriku. Wajahnya tertutup senja yang beranjak malam. Tanpa ba-bi-bu, sosok itu mengambil tempat di sampingku di teras PKM.

”Gak sholat Ray?” tanyaku.

”Mens,” jawabnya seenak perut.

”Dasar!” runtukku, dan kami diam.

Tapi begitulah Raya. Anugrah Raya Samudra, namanya. Anak seorang pelaut dan seorang ibu rumah tangga biasa. Kakak dari seorang gadis kecil yang baru beranjak remaja. Pria yang tumbuh dengan caranya sendiri. Pria yang tak pernah peduli apa kata orang. Pria yang tak peduli dengan aturan apapun kecuali aturannya sendiri termasuk dalam hal beribadah. Dari yang aku tahu, Raya hanya memasuki pintu masjid saat dia bahagia. Lain tidak.

Pria di sampingku itu mengeluarkan sebatang Amild dari saku kemejanya. Suara gesekan zippo membuat aku sedikit beringsut menjauh. Dan, pria itu tersenyum. Senyum yang jarang terlihat.


”Vi.........” panggilnya pelan.


”Hmmm?” sahutku.


”Kamu jarang tersenyum akhir-akhir ini,” katanya, ”Kenapa?”


”L
agi sedih,” jawabku sekenaku.

“Kenapa?” tuntutnya lagi.

“Orang yang aku suka gak peduli ma aku. Jadi ngapain aku tersenyum saat aku lagi bete, dia malah deket ma cewe lain,” jawabku acuh.

“Laki-laki bodoh,” katanya, “Dia gak tau apa yang dia lewatkan.”

“Hmm…”

“Siapa sih laki-laki itu, Vi?” tanyanya penasaran.

”Ada..lah”


”Aku kenal?”


”K
alau kenal, mau apa?”

“Akan kubuat dia menyadari betapa beruntungnya memiliki kamu dan mendapatkan hati kamu.”

“Gitu ya?” Ada nada sinis yang kutahan dalam suaraku.

“Iya!” tegasnya, “Sementara itu, tetaplah tersenyum, ya Vi?” pintanya.

“Untuk apa? Untuk siapa?”

“Setidaknya untukku, senyummu bikin aku merasa ringan.” Lelaki itu menatapku. Lekat. Tak seperti biasanya. Ada pedih di sana, tapi juga ada harap yg berbeda. Aku jengah, dan memutuskan untuk beranjak apalagi anak-anak yang shalat sudah kembali dari masjid.

“Ray, sadarkan dulu diri kamu sendiri betapa beruntungnya mendapatkan aku, setelah itu aku akan terus tersenyum untuk kamu, bahkan tanpa kamu meminta,” kataku.

Ada ekspresi terkejut di wajah Ray yang biasanya dingin. Ada bayangku di matanya yang hitam. Ada rasa tak percaya di wajahnya. Dan satu genggaman erat mengejutkan pergelangan tangan kananku.

“Kamu pacarku sejak detik ini…!” katanya tegas. Ketegasan yang khas. Ketegasan yang membuat aku tersenyum kembali. tersenyum untuknya. Hanya untuknya. (Semarang, 2009)

 

Image: allposter.co.uk

Comments
Add New
sesy   |15-06-2009 12:24:20
kok bisa mpe sini ni cerpen???
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

29 August 2008|6:20:04AM

Bahasa Lainnya

English Arabic Chinese (Simplified) Japanese Indonesian
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia

Foto Pewarta

Pajak dari Rakyat untuk Rakyat
02 July 2010
 Merekam suasana para pekerja dinas pekerjaan umum (PU) dalam memperbaiki jalan yang rusak tgl. 24/05/2010 sekitar jam 23.24 di Jl. Moch Soleh Iskandar (Jalan Baru - Bogor), belakangan...

Beritahu Pewarta Lain

Masuk

Yang Terpinggirkan

Manusia Timpang
06/04/2010 | Ainuddin Chalik
article thumbnail

Manusia goncang. Kita sedang goyah, timpang, dan kadang kalap. Relijiusitas -potensi kebertuhanan it [ ... ]


Konsultasi Kesehatan

Tingkatkan Inovasi Untuk Percepatan Lawan TBC
30/03/2010 | Frans Rendi Norton

Pewarta-Indonesia, Tingkatkan Inovasi, percepat aksi melawan Tuberkulosis adalah tema peringatan Har [ ... ]


Warta Redaksi


ppwi_jateng.jpg
Pewarta-Indonesia, Pengurus Daerah PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia) Suamtera Utara saat ini sedang bersiap-siap untuk diresmikan oleh
2885923160_e6c9c0dae6.jpg
Pewarta-Indonesia, Genderang Piala Dunia 2010 (PD2010) sudah riuh-rendah bertabuhan. Ajang kompetisi sepakbola dunia 4 tahunan itu memang selalu
28602_117758944931669_100000926920815_91771_1394453_n.jpg
PEWARTA-INDONESIA, JOGJA -- Helatan nasional bertajuk: Pendidikan dan Pelatihan Nasional Jurnalistik Tingkat Dasar dan Mahir yang dihelat oleh

Komentar Pewarta

Polling Warga

Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Statistik

Anggota : 820
Isi : 3133
Content View Hits : 524278

Pewarta Online

mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini715
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin916

Warga Online : 25
IP Kamu : 38.107.191.114

Advertise :
Pasang Iklan Murah
Mau Pasang Iklan Murah, dan banyak dilihat pengunjung?? klik disini!
ID Card PPWI
Gimana sih cara untuk mendaftar atau mendapatkan ID Card Citizen Journalis, Klik disini!
Attribute PPWI
Member Website PPWI sudah, ID Card Sudah, belum ada attribute. Order disini!
ID Card PPWI

Gimana sih cara untuk mendaftar atau mendapatkan ID Card Citizen Journalis, Klik disini!
Attribute PPWI

Attribute PPWI
Member Website PPWI sudah, ID Card Sudah, belum ada attribute. Order disini!

Video Pewarta

Tabloid Explore Indonesia

  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia

Sehat & Bugar

Viagra dalam Buah Semangka
15/03/2010 | Surya
article thumbnail

Pewarta-Indonesia, Sepotong semangka yang segar merupakan buah yang merupakan favorit semua orang dan berdasarkan penelitian yang dilakukan, seman [ ... ]