SURATKU BUAT RI 1-2: "SBY Identik Khalifah Umar bin Abdul Aziz" (354)

Email Cetak PDF
Kepada Yang Kami Cintai Bapak Presiden dan Wakil Presiden

Perkenankan saya menuturkan beberapa bait kalimat kapadamu wahai Bapak Presiden dan Wakil Presiden. Sungguh sekian lama ungkapan ini tersimpan dalam sudut ruang hati hingga hari ini Allah swt kabulkan do’a hambaNya, betapa bahagia hati bila surat ini telah berada dalam genggaman tanganmu yang hebat dan matamu yang bersinar dengan cermat membaca surat dari seorang ibu yang begitu jauh jaraknya denganmu.

Bapak Presiden dan Wakil Presiden

Saya adalah seorang ibu sekaligus pemimpi, bila senja telah datang maka hati begitu riang cepat saya tarik tirai jendela agar malam cepat tiba, pada pertengahan malam saya berwudhu lalu  bentangkan sajadah, dalam sujud akhir   untaian do’a saya rangkai nan indah pada Yang Maha Kuasa, supaya Allah jadikan kelak kedua putra saya pemimpin-pemimpin yang berpegang tegug pada tali agama Allah. Bagi saya mereka adalah inspirasi hidup dan mereka bagaikan matahari yang tak pernah berhenti bersinar. Mereka adalah tumpuan masa depan dunia dan investasi akhirat kelak. Sungguh pada tiap tetes embun pagi akan membawa kesejukan dalam setiap episode hidup mereka, Allahumma Amin.

Bapak Presiden dan Wakil Presiden…

Suatu hari putra sulung saya bertanya,  “Wahai Bunda”, mengapa negeri kita ini seperti ini? Orang yang kaya semakin kaya sedangkan yang miskin semakin miskin, apakah bapak presiden dan wakilnya dapat merasakan kepahitan dan kepedihan hidup rakyat kecil?  Dan tiba-tiba putra saya bertanya lagi, apakah bapak presiden dan wakilnya mengetahui detail berapa jumlah anak-anak yang putus sekolah ?Bunda katakan padaku, berapa banyak kepala keluarga yang tidak mampu menafkahi keluarganya karena kehilangan pekerjaan dan tak punya modal untuk membuka usaha…putraku  menyerang dengan berbagai pertanyaan, saya tetap membisu lalu menatap wajahnya yang polos dan tak berdosa, tiba-tiba saya tersentak, putra saya menangis…”bunda”, begitu banyak musibah dan bencana yang menimpa negeri ini, “Bunda” katakan…mengapa bunda hanya diam saja.

Ya Tuhan…lidah ini terasa kelu seakan tak ,mampu berkata apa-apa, putra saya terisak pilu lalu terdengar  dia berbisik ,kezaliman para pejabat membuat rakyat semakin menderita. Hukum hanya ditegakkan bagi orang-orang kecil saja…,di mana keadilan? tidak takutkah bapak presiden dan wakilnya kepada hukum Allah? diakhir penuturannya ia begitu marah dan matanya sembab…

Bapak Preisiden dan Wakil Presiden…

Menatap wajahnya dengan seulas senyum lalu saya berkata padanya, “anakku”, seluruh ungkapanmu adalah sebuah kebenaran, bahwa pada hakekatnya negara kita adalah negara yang dirahmati Allah SWT, namun sejak dahulu hingga detik ini hamba-hambaNya telah terperosok begitu jauh ke dalam jeratan kesenangan hidup duniawi yang semu dan memperdayakan. Para penguasa kita telah mengambil tindakan-tindakan dan kebijakan-kebijakan yang tidak dilandaskan kepada moral agama.,,dan apa yang kita saksikan saat ini adalah salah satu bentuk kemurkaan Allah yang maha dahsyat.

Bapak Presiden dan Wakil presiden…lalu kepadanya saya berkisah tentang seorang negarawan yang shaleh, Umar bin Abdul Aziz, putraku…,suatu hari orang-orang bertanya, siapa yang harus mewujudkan keadilan untuk mereka? Pemimpin atau rakyat?. ,Umar bin Abdul Aziz menjawab, para penguasalah yang harus lebih dahulu memulai, baru kemudian rakyat. .Jika itu terwujud , maka keadilan menjadi tanggung jawab bersama. Abadilah seorang penguasa berdosa karena melakukan suatu kezaliman, maka rakyat juga ikut berdosa jika mereka tidak mau  mengontrol dan mengawasinya. Bahkan menurut Umar bin Abdul Aziz, rakyat yang tidak mau melalukannya berhak dikenai sanksi hukuman, apalagi jika mereka tidak mengingkari kemaksiatan dan kezaliman yang dilakukan penguasa.

Ketahuilah anakku, Umar bin Abdul Aziz tidak sembarang memilih sahabat. Ia memiliki beberapa kriteria, “ Suatu hari Umar bin Abdul Aziz berkata kepada sahabat-sahabatnya: Siapapun di antara kalian bisa bersahabat denganku asal dapat memenuhi lima syarat: ia harus bisa membimbing aku menegakkan keadilan, membantuku melakukan kebaikan, menjadi perantara menyampaikan hajat orang-orang tertentu kepadaku, tidak menggunjing siapapun di hadapanku, dan mau membantuku menyampaikan amanat kepada rakyat. Jika memenuhi kelima syarat itu mari kita bersahabat dekat.   Dan jika tidak, sebaiknya menjauh dariku. Demikian anakku sekelumit kisah tentang seorang negarawan yang shaleh.  

Bapak Presiden dan Wakil Presiden…Sesaat putra saya terdiam dan terlihat jelas kesedihan di pelupuk matanya, “Bunda”…ia memanggil saya dengan sorot mata yang tajam namun berkaca-kaca…,Aku begitu merindukan Bapak SBY seperti sosok Umar bin Abdul Aziz senantiasa mencintai rakyatnya dan Aku menginginkan Bapak Boediono beserta seluruh para pejabat yang diplih oleh SBY memenuhi lima kriteria para sahabat Umar bin Abdul Aziz.., mungkinkah itu terwujud Bunda?

Wahai Bapak Negara… Saya katakan padanya, “anakku” sungguh kerinduanmu merupakan impian seluruh rakyat Indonesia akan datang seorang pemimpin negara yang merakyat. Karenanya kami mohon wahai bapak negara tegakkan keadilan dan wujudkan kerinduan yang begitu lama telah dinantikan oleh rakyatmu.

Wassalam, Aceh Besar, 24 September 2009

Hormat Saya

Risma S.Ag

Informasi :

Nomor HP           :  085664106821

Alamat                 :  Desa Lamtheun Kec. Darul Imarah Aceh Besar.

T.T.L                   :  Meulaboh 6 September 1974

Pekarjaan             :  Guru

 

 

 

 

 

 

 

                                                                                          

                                                                     

 

 

 

Comments
Add New
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

29 August 2008|6:20:04AM

Bahasa Lainnya

English Arabic Chinese (Simplified) Japanese Indonesian
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia

Foto Pewarta

Pajak dari Rakyat untuk Rakyat
02 July 2010
 Merekam suasana para pekerja dinas pekerjaan umum (PU) dalam memperbaiki jalan yang rusak tgl. 24/05/2010 sekitar jam 23.24 di Jl. Moch Soleh Iskandar (Jalan Baru - Bogor), belakangan...

Beritahu Pewarta Lain

Masuk

Yang Terpinggirkan

Manusia Timpang
06/04/2010 | Ainuddin Chalik
article thumbnail

Manusia goncang. Kita sedang goyah, timpang, dan kadang kalap. Relijiusitas -potensi kebertuhanan it [ ... ]


Konsultasi Kesehatan

Tingkatkan Inovasi Untuk Percepatan Lawan TBC
30/03/2010 | Frans Rendi Norton

Pewarta-Indonesia, Tingkatkan Inovasi, percepat aksi melawan Tuberkulosis adalah tema peringatan Har [ ... ]


Warta Redaksi


ppwi_jateng.jpg
Pewarta-Indonesia, Pengurus Daerah PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia) Suamtera Utara saat ini sedang bersiap-siap untuk diresmikan oleh
2885923160_e6c9c0dae6.jpg
Pewarta-Indonesia, Genderang Piala Dunia 2010 (PD2010) sudah riuh-rendah bertabuhan. Ajang kompetisi sepakbola dunia 4 tahunan itu memang selalu
28602_117758944931669_100000926920815_91771_1394453_n.jpg
PEWARTA-INDONESIA, JOGJA -- Helatan nasional bertajuk: Pendidikan dan Pelatihan Nasional Jurnalistik Tingkat Dasar dan Mahir yang dihelat oleh

Komentar Pewarta

Polling Warga

Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Statistik

Anggota : 820
Isi : 3133
Content View Hits : 524297

Pewarta Online

mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini717
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin916

Warga Online : 25
IP Kamu : 38.107.191.112

Advertise :
Pasang Iklan Murah
Mau Pasang Iklan Murah, dan banyak dilihat pengunjung?? klik disini!
ID Card PPWI
Gimana sih cara untuk mendaftar atau mendapatkan ID Card Citizen Journalis, Klik disini!
Attribute PPWI
Member Website PPWI sudah, ID Card Sudah, belum ada attribute. Order disini!
ID Card PPWI

Gimana sih cara untuk mendaftar atau mendapatkan ID Card Citizen Journalis, Klik disini!
Attribute PPWI

Attribute PPWI
Member Website PPWI sudah, ID Card Sudah, belum ada attribute. Order disini!

Video Pewarta

Tabloid Explore Indonesia

  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia

Sehat & Bugar

Viagra dalam Buah Semangka
15/03/2010 | Surya
article thumbnail

Pewarta-Indonesia, Sepotong semangka yang segar merupakan buah yang merupakan favorit semua orang dan berdasarkan penelitian yang dilakukan, seman [ ... ]