Opini

“Mensucikan” Kembali Bulan Ramadhan

Pewarta-Indonesia, Ibarat embun pagi yang terprangkap dalam daun yang lusuh, kedatangan bulan suci kali ini menjadikan kesucian yang  amat riskan. Secara individu kepulangan kita pada bulan Ramadhan bisa saja menjadikan individu-individu yang suci layaknya embun pagi, namun berbeda dengan relung sos…

Baca selengkapnya...

   

Penataan Ruang Berbasis Bencana

Pewarta-Indonesia, Berbagai bencana yang terjadi akhir-akhir ini merujuk suatu wacana tentang perencanaan tata ruang wilayah berbasis bencana. Bencana yang terjadi secara beruntun di Indonesia yang diakibatkan penggunaan tata ruang yang tidak mengindahkan kemampuan dan daya dukung lingkungan menyebabkan akumulasi kerusakan yang terjadi terus menerus dan menyebabkan terjadinya bencana. Berbagai bencana yang terjadi dapat diatasi dengan perencanaan keruangan wilayah berdasarkan daya dukung dan kemampuan lingkungan. Berbagai faktor daya dukung dan kemampuan lingkungan dipertimbangkan untuk mengidentifikasi dan mitigasi bencana dalam suatu wilayah.

Baca selengkapnya...

   

Sistem Birokrasi Rusak Picu Korupsi di Daerah

Pewarta-Indonesia, Sistem birokrasi yang rusak karena kepentingan politik menjadi penyebab maraknya korupsi di daerah. Oleh itu kepentingan politik telah merusak system birokrasi terutama di daerah, salah satu contoh adalah peran oknum di lembaga legislatif yang juga ikut dalam alokasi proyek.Hal…

Baca selengkapnya...

   

Sumber-Sumber Historiografi Portugis

A. Pendahuluan

Pewarta-Indonesia, Secara semantic kata “Historiografi” merupakan gabungan dari dua kata, yaitu history yang berarti sejarah dan grafi yang berarti deskripsi atau penulisan. History berasal dari kata benda Yunani “Istoria” yang berarti ilmu. Akan tetapi dalam perkembangan zaman, katalatin yang sama artinya, yakni “Scientia” lebih sering digunakan untuk menyebutkan pemaparan sistematis non kronologis mengenai gejala alam.[1] Sedangkan kata “istoria” diperuntukan bagi pemaparan mengenai gejala-gejala, terutama hal ihwal manusia, dalam urutan kronologis. Sekarang “Hihstory” menurut definisi yang paling umum berarti “masa lampau umat manusia”.

Pada tahun 1497, orang-orang portugis di pimpin oleh vasco de gama melewati tanjung harapan. Pada tahun berikutnya mereka sampai di makasar. Mereka bernafsu menjadi kaya mendadak dengan menjarah bangsa- bangsa lain.

Pada perkembangannya, bangsa-bangsa lain yang lebih maju peradabannya. Datang ke Indoesia mula-mula sebagai tempat persinggahan dalam perjalannan dagang mereka. Kemudian berkembang menjadi upaya yang lebih terorganisasi untuk penguasaan wilayah, hasil bumi maupun jalur perdagangan. Seperti misalnya kedatangan suku bangsa dravida dari daratan India yang sedang mengalami puncak kejayaan masa perbudakan di negeri asalnya dan berhasil mendirikan kekuasaan dibeberapa tempat seperti Sumatra dan Kalimantan.[2]

B. Bangsa Portugis

Bangsa portugis (Portugis: Portugueses) merupakan bangsa asli Portugal yang secara genetik dan budaya dengan suku mediterania. Bangsa ini terutama menghuni di Portugal dan Brasil. Penduduk kecil Bangsa Portugis umumnya di Finlandia, Norwegia, Amerika Serikat, Austria, Argentina, Spanyol, Jerman, Denmark dan negeri lainnya. Mereka menuturkan bangsa Portugis.

Jumlah penduduk bangsa ini ialah lebih dari 15 juta jiwa umumnya menghuni Portugal.

Bangsa Portugis merupakan bangsa Eropa pertama yang mencapai Kepulauan Nusantara. Pencarian mereka untuk mendominasi sumber perdagangan rempah- rempah yang menguntungkan pada awal abad ke-16 dan usaha penyebaran Katolik Roma mereka yang berbarengan menyaksikan pendidikan pos dan benteng perdaganagan, serta unsur budaya Portugis yang kuat yang masih tetap penting di Indonesia.

Historiografi portugis adalah ilmu yang mempelajari praktik ilmu sejarah. Hal ini dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, termasuk mempelajari motodologi sejarah dan perkembangan sejarah sebagai suatu disiplin akademik. Istilah ini dapat pula merujuk pada bagian tertentu dari tulisan sejarah. Sebagai contoh,”Historiografi Indonesia mengenai Gerakan 30 September selama rezim Soeharto” dapat merujuk pada pendekatan metodologi dan ide- ide mengenain sejarah gerakan tersebut yang telah ditulis selama periode tersebut. Sebagai suatu analisis meta dari deskripsi sejarah, arti ketiga ini dapat berhubungan dengan kedua arti sebelumnya dalam pengertian bahwa analisis tersebut biasanya terfokus pada narasi, interpretasi, pandangan umum, penggunaan bukti- bukti, dan metode presentasi dari sejarawan lainnya.

 

C. Sumber-Sumber Portugis

Sumber Portugis. Sumber asing pertama yang menyebut- nyebut tentang elite politik Cirebon, adalah Tome Pires. Ia adalah seorang sekretaris dan akuntan Portugis yang tinggal di Malaka dari tahun 1511- 151 dan pernah berkunjung ke Cirebon antara bulan Maret - Juni 1513.(De Graaf,1974: 138; Siddique, 1977: 24). Pengalamannya selama malang melintang di dunia timur ini dituliskan dalam sebuah buku yang berjudul Suma Oriental (telah diterjemahkan ke dalam sebuah bahasa inggris oleh Armando Cortesao dan dan terbitkan pada tahun 1944).

Dalam buku ini disebutkan bahwa “The land of Cherimon” (daerah Cirebon) di pakai oleh Lebe Uca, yang merupakan vassal seorang lord dari Demak, yaitu Pate Rodim.

Seorang sejarawan Portugis, Joan de Barros dalam tulisannya yang berjudul Da Asia, menyebutkan tentang Falatehan yang sekembalinya dari Mekah ke Pasai, menemukan Pasai yang sudah dikuasai orang- orang Portugis. Falatehan kemudian pergi ke Demak, dan dengan dukungan raja Demak, ia pergi ke Banten untuk menyebarkan agama Islam disana. Ketika situasi dinilainya menguntungkan, dengan bantuan tentara Demak, secara cepat ia menaklukan Banten dan Sundakelapa, yang pada waktu itu merupakan pelabuhan terbesar milik kerjaan Sunda. Barros tidak menyebutkan kapan peristiwa ini terjadi.

Sumber lainnya yang memberitakan Cirebon periode awal, adalah Mendez Pinto, yang pergi ke Banten utnuk mengapalkan lada. Dalam bukunya Periginacoes, ia menceritakan bahwa dikota pelabuhan itu ia terkatung-katung higga dua bulan karena rupanya Demak sedang bersiap-siapmenyerbua Pasuruan pada tahun 1546 Mendez pinto menceritakan bahwa papa waktu itu, ia dengan beberapa orang Portugisnya mengikuti Tagaril, raja Sunda di Banten, ke Demak atas panggilan raja Demak untuk ikut penyerangan ke Pasuruan.

Ternyata di Demak terjadi kerusuhan yang menyebabkan tewasnya Sultan Demak. Di samping Sultan Trenggono, menurut Mensez Pinto, yang tewas dalam penyerbuan itu adalah “Quiay Ansedaa Pate de Cerbom.”.

 

KESIMPULAN

1. Era sebelum penjajahan, sejak tahun 400 M – 1617, kerajaan-kerajaan yang ada di bumi persada Nusantara adalah kerjaan Kutai, Tarumanegara, Sriwijaya, Kediri, Singasari, Majapahir, Samudera Pasai, Aceh, Demak, Mataram, Goa dan lain-lainnya. Nilai yang terkandung pada era sebelum penjajahan adalah rakyat yang patuh dan setia kepada rajanya membendug penjajah dan menjunjung tinggi kehormatan dan kedaulatansb bangsa Monarchi yang merdeka dibumi Nusantara.

2. Pada tahun 1497, orang-orang Portugis dipimpin ileh Vasco da Gama melewati Tanjung Harapan. Pada tahun berikutnya mereka sampai di Makasar, mereka bernafsu menjadi kaya mendadak dengan menjarah bangsa-bangsa lain.

3. Era selama penjajahan, bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa asing mulai tahun 1511 – 1945 yaitu bangsa Portugis, Belanda dan Jepang. Selama penjajahan peristiwa yang menonjol adalah tahun 1908 yang dikenal sebagai Gerakan Kebangkitan Nasional Pertama, yaitu lahirnya organisasi penggerakan Budi Utomo yang dipelopori oleh Dr. Sutomo dan Dr. Wahidin Sudirohusodo. Dan 20 tahun kemudian pada tanggal 28 Oktober 1928 ditandai dengan lahirnya sumpah pemuda sebagai titik awal dari kesadaran masyarakat untuk berbangsa Indonesia, dimana putra-putri bangsa Indonesia berikrar “Berbangsa Satu, Bertanah Air Satu dan Berbahasa Satu yaitu Indonesia”.

 

DAFTAR PUSTAKA

Purwanto, Bambang, Gagalnya Historiografi Indonesia, Yogyakarta: Ombak, 2006.

Kartodirdjo, Sartono, Pendekatan Ilmu Sosial Dalam Metodologi Sejarah, Jakarta: Gramedia, 1990.

Kuntowijoyo, Metodolosi Sejarah, Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya, 1994.

Yatim, Badri, Historiografi Islam, Jakarta: Logos Wacana Ilmu. 1997.

Sya’abi, A. Sejarah dan Kebudayaan Islam, Jakarta: Al-Husna, 1983.

Ibrahim, Hasan, Sejarah dan Kebudayaan Islam, Yogyakarta: Palembang. 1989.

Fakhri, Majid, Sejarah Filsafat Islam, Jakarta: Pustaka Jaya. 1989.


[1] Drs. H. Badri Yatim, Historiografi Islam, (Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1997). H. 1.

[2] Bambang purwanto, Gagalnya Historiografi Indonesia Sentris, (Yogyakarta: ombak. 2006)h. 45.

   

Konsepsi Islam Mengenai Beberapa Faktor Pendidik

Pewarta-Indonesia, Dalam melaksanakan pendidikan Islam, diperlukan adanya beberapa faktor pendidikan yang ikut menunjang berhasilnya atau tidaknya pendidikan itu. Oleh karena itu dalam melaksanakan pendidikan Islam beberapa faktor pendidikan perlu mendapat perhatian yang sebaik-baiknya.

Menurut konsepsi Islam ada beberapa faktor pendidikan yang dapat disebut sebagai berikut:

Konsepsi Islam Tentang Pendidikan

Dalam melaksanakan pendidikan Islam, peranan pendidikan sangat penting artinya dalam proses pendidikan, karena dia yang bertanggung jawab dan menentukan arah pendidikan tersebut. Itulah sebabnya Islam sangat menghargai dan menghormati orang-orang yang berilmu pengetahuan yang bertugas sebagai pendidik, karena memiliki ilmu pengetahuan untuk melaksanakan tugasnya sebagai pendidik. Pendidik mempunyai tugas yang mulia, sehingga Islam memandang pendidik mempunyai derajat yang lebih tinggi daripada orang-orang yang tidak berilmu dan orang-orang yang bukan sebagai pendidik. Tetapi di samping itu orang-orang yang berilmu tidak boleh menyembunyikan atau menyimpan ilmu-ilmu yang dimilikinya itu untuk dirinya sendiri, melainkan memberikan dan menolong orang lain yang tidak berilmu sehingga menjadi berilmu (pandai).

Baca selengkapnya...

   
  • «
  •  Mulai 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »
 

29 August 2008|6:20:04AM

Bahasa Lainnya

English Arabic Chinese (Simplified) Japanese Indonesian
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia

Foto Pewarta

Meriam Kuno Istana Siak
31 August 2010
  Istana Asserayah Hasyimiah di Kabupaten Siak- Riau ini merupakan peninggalan Sultan Syarif Hasyim Abdul Jalil Syaifuddin atau uultan ke-12 Kesultanan Siak yg dibangun pada tahun 1889...

Beritahu Pewarta Lain

Masuk

Yang Terpinggirkan

Manusia Timpang
06/04/2010 | Ainuddin Chalik
article thumbnail

Manusia goncang. Kita sedang goyah, timpang, dan kadang kalap. Relijiusitas -potensi kebertuhanan it [ ... ]


Konsultasi Kesehatan

Info Program Rujukan Awal Keperawatan oleh Hakim
31/08/2010 | Yudha Wahid

Pewarta-Indonesia, Dalam beberapa waktu lalu, Indonesia mengadakan kujungan ke Sidney ibu kota N [ ... ]


Warta Redaksi


AFDsmall.jpg
Pewarta-Indonesia, Alhamdulillah, syukur pada Tuhan yang maha rahman… Itulah ungkapan yang pas untuk menggambarkan kebahagiaan Redaksi
man_loudspeaker.jpg
Yth. Rekan, Sahabat, Aktivis, serta SimpatisanAnggota PPWI dan masyarakat umumDi mana saja berada Menyikapi berbagai kejadian meresahkan
mursianif_padangpanjang.jpg
Pewarta-Indonesia, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Nasional Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA., dijadwalkan Sabtu (21/8)

Komentar Pewarta

Polling Warga

Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Statistik

Anggota : 851
Isi : 3272
Content View Hits : 582689

Pewarta Online

mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini409
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin776

Warga Online : 20
IP Kamu : 38.107.191.112

Advertise :
Pasang Iklan Murah
Mau Pasang Iklan Murah, dan banyak dilihat pengunjung?? klik disini!
ID Card PPWI
Gimana sih cara untuk mendaftar atau mendapatkan ID Card Citizen Journalis, Klik disini!
Attribute PPWI
Member Website PPWI sudah, ID Card Sudah, belum ada attribute. Order disini!
ID Card PPWI

Gimana sih cara untuk mendaftar atau mendapatkan ID Card Citizen Journalis, Klik disini!
Attribute PPWI

Attribute PPWI
Member Website PPWI sudah, ID Card Sudah, belum ada attribute. Order disini!

Video Pewarta

Tabloid Explore Indonesia

  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia

Sehat & Bugar

Viagra dalam Buah Semangka
15/03/2010 | Surya
article thumbnail

Pewarta-Indonesia, Sepotong semangka yang segar merupakan buah yang merupakan favorit semua orang dan berdasarkan penelitian yang dilakukan, seman [ ... ]