Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None
GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Melongok Potensi Sangihe di Utara Indonesia

KOPI, Tahuna - Sangihe adalah sebuah wilayah di bagian utara Indonesia, berbatasan dengan negara tetangga Philipina. Wilayah ini terdiri dari sekumpulan pulau sedang dan kecil, terhampar di seputaran lautan Sulawesi yang biru dan jernih. Karena itu, wilayah ini disebut Kepulauan Sangihe.

Saat ini, Sangihe secara administratif merupakan sebuah kabupaten, bernama Kabupaten Kepulauan Sangihe. Ia adalah satu dari pemekaran wilayah kabupaten Sangihe-Talaud. Dua lainnya adalah Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Kepulauan Sitaro (Siau, Tagulandang, Biaro). Ketiga kabupaten ini berada di bawah Provinsi Sulawesi Utara.

Sesuai perkembangan sosial dan dinamika masyarakatnya, ketiga daerah kabupaten ini sejak beberapa tahun lalu memperjuangkan untuk berada dalam satu wilayah provinsi tersendiri dengan nama Provinsi Nusa Utara. Dari berbagai sisi, terutama terkait kepentingan nasional dalam menjaga keutuhan Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI), pembentukan Provinsi Nusa Utara menjadi sebuah kebutuhan mendesak.

Kabupaten Kepulauan Sangihe, dengan ibukotanya Tahuna, ini memiliki luas wilayah 461,11 Km persegi dan berpenduduk sebanyak 135.224 Jiwa. Sangihe berasal dari kata Sang dan Ihe, wilayah kepulauan dengan jumlah pulau sebanyak 105 pulau dengan rincian 26 pulau berpenghuni dan 79 pulau yang tidak berpenghuni (kemendagri.go.id).

Sangihe terletak di antara Pulau Sulawesi dengan Pulau Mindanao (Filipina), serta berada di tepian Samudera Pasifik. Wilayah kabupaten ini meliputi tiga klaster, yaitu Klaster Tatoareng, Klaster Sangihe, dan Klaster Perbatasan. Wilayah administrasi kabupaten ini terbagi atas 15 kecamatan, 22 kelurahan, dan 145 desa, berbatasan langsung dengan Republik Filipina disebelah utara, Kabupaten Kepulauan Talaud di sebelah timur, Kabupaten Minahasa di sebelah selatan, dan Laut Sulawesi di sebelah barat.

Daerah ini mempunyai potensi yang besar untuk dikembangkan. Sektor pertanian menjadi andalan daerah ini yang merupakan basis berkembangnya sektor-sektor lain dan menempati posisi strategis dalam struktur perekonomian daerah karena kontrubusinya sangat dominan terhadap pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Komposisi tanah di daerah kepulauan yang terletak di bagian utara Kawasan Timur Indonesia (KTI) ini potensial untuk tanaman perkebuanan seperti kelapa, cengkeh, pala, kakao, vanili, kopi, kacang tanah, dan jambu mete, dan lain-lain. Seluruh areal perkebuan di daerah ini dikelola sebagai perkebuanan rakyat.

Tanaman perkebunan yang menjadi komoditas unggulan adalah kelapa, pala, cengkeh. Namun, meskipun kelapa merupakan komoditas utama terbesar di Sangihe, daerah ini masih megimpor minyak goreng dari Manado dan Bitung. Hal ini dikarenakan industri pengolah kelapa menjadi minyak goreng belum dikembangkan. Demikian pula untuk industri pengolahan cengkeh dan pala belum tersedia. Hal ini menjadi tantangan pembangunan bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang baru saat ini, Jabes F. Gaghana dan Helmut Hontong.

Selain memiliki komoditas unggulan dari perkebunan, wilayah maritim ini memiliki potensi perikanan laut dalam. Kondisi perairan laut yang belum tercemar memberi karunia besar dengan adanya berbagai jenis ikan yang bernilai ekonomis tinggi, seperti ikan tuna, kerapu, layang, daan cakalang. Demikian juga hasil budi daya laut cukup melimpah, seperti rumput laut, teripang, dan mutiara.

Saat ini, kelancaran akses transportasi dan komunikasi masuk dan keluar daerah Sangihe secara langsung berperan memberikan terhadap usaha pengembangan potensi daerah ini. Infrastruktur yang memadai mempermudah arus barang dan jasa dari dan ke Sangihe dan wilayah lainnya di kawasan sekitar. Daerah ini juga telah memiliki berbagai sarana dan prasarana pendukung diantaranya telah terdapat Bandara Naha Natuna yang terletak di Kepulauan Sangihe dan tiga buah Pelabuhan utama yaitu Pelabuhan Marore, Pelabuhan Kawaluso, dan Pelabuhan Tagulandang. Dukungan sarana pembangkit tenaga listrik, air bersih, gas dan jaringan telekomunikasi juga sudah cukup memadai.

Dari sisi pariwisata, beragam obyek penting yang memiliki daya tarik wisata bagi wisatawan mancanegara (wisman) maupun domestik ada di Sangihe. Di sini terdapat aneka potensi wisata alam, bahari, sejarah, budaya, agro industri yang dapat menjadi magnit bagi menarik wisatawan datang ke daerah itu. Kekayaan potensi wisata Sangihe tidak kalah dibandingkan daerah lainnya di Sulut seperti Manado dengan keindahan Taman Laut Bunaken dan Danau Tondano di Kabupaten Minahasa.

Sejumlah pesona wisata menarik ada di sini, dintaranya gunung api bawah laut di Pulau Mangahetang, salah satu obyek wisata yang langka dan merupakan keajaiban dunia. Obyek wisata alam gunung api ini terletak sekitar 18 mil laut dari Kota Tahuna, dapat ditempuh dengan perahu sekitar dua jam dari ibukota Sangihe itu.

Obyek lainnya adalah keindahan taman laut Pulau Kahakitang yang memiliki berbagai jenis terumbu karang dan ikan warna-warni dengan pantainya yang berpasir putih. Gunung Sahendarumang terletak di Kecamatan Tamako, yang merupakan kawasan ekowisata dengan keunikan enam jenis burung endemik Sangihe dari sekitar 114 jenis burung di wilayah itu.

Lokasi wisata Bahari Nusa Tabukan, selain pantainya berpasir putih, juga memiliki terumbu karang serta taman laut indah yang tidak kalah dengan Bunaken. Di sekitar lokasi tersebut terdapat Pulau Bukide, tempat habitat Burung Maleo serta Pulau Liang, dimana wisatawan dapat menyaksikan habitat burung Kumkum putih. Wisatawan juga dapat melihat potensi wisata, Air Terjun Kadadima, Danau Kawah Gunung Awu, Gua Burung Walet, Makam Raja Bataha Santiago, Rumah Raja Mokodompis, serta beragam seni budaya seperti upacara adat Tulude yang dilaksanakan pada setiap 31 Januari.

Acara adat tersebut untuk mensyukuri berkat Tuhan sepanjang tahun yang telah dilewati, serta memohon berkat dan pengampunan dosa sebagai bekal hidup untuk tahun baru. Sejumlah pesona wisata yang memiliki daya tarik tersebut, belum dapat menarik sebanyak-banyaknya turis asing maupun domestik berkunjung ke daerah itu. (AST-Red: diolah dari berbagai sumber).

 

Cucu Pahlawan Nasional Bra Koosmariam Tersiram Air Panas oleh Pramugari Garuda
Minggu, 15 April 2018

KOPI, Jakarta – Cucu pahlawan nasional Pakubuwono X yakni B.R.A Koosmariam Djatikusumo (69) mengalami cacat payudara akibat tersiram air panas di kabin pesawat oleh oknum pramugari. Insiden terjadi saat penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta menuju Banyuwangi pada 29 Desember 2017 lalu. Saat itu, pramugari Garuda sedang melayani para penumpang atau serving. Tak disangka, teh panas tumpah dan mengenai tubuh korban. Cucu pahlawan nasional... Baca selengkapnya...

Wartawan Dimeja-hijaukan, Dewan Pers Mutlak Dibubarkan
Sabtu, 14 April 2018

KOPI, Jakarta – Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA kembali bersuara keras atas tindakan kriminalisasi terhadap wartawan yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Kali ini, Wilson merasa sangat prihatin atas perlakuan sewenang-wenang aparat kepolisian di Polda Sumatera Barat yang menyeret Ismail Novendra, pimpinan redaksi Koran Jejak News yang terbit di Padang, Sumatera Barat, ke meja hijau. Laporan terkini yang... Baca selengkapnya...

Ada Apa Dengan KPK ? Tak Berani Mengusut Kasus Izin Kehutanan Melibatkan Zulkifli Hasan
Jumat, 13 April 2018

KOPI, Jakarta - Keterlibatan mantan Mentri Kehutanan Zulkifli Hasan memberikan izin pembebasan lahan hutan di Propinsi Riau dan Banten. Hampir semua kasus korupsi alih fungsi lahan berawal dari keputusan menteri yang berwenang dan saat itu Zulkifli Hasan sebagai Menteri Kehutanan melalui SK No. 673/ 2014 menyetujui alih lahan sebesar 30.000 ha yang berujung pada pemberian suap oleh mantan Gubernur Annas Makmun . Dalam persidangan terdakwa... Baca selengkapnya...

Erasmus Huis Hadirkan Konser Alexander Ullman di Jakarta
Kamis, 12 April 2018

KOPI, Jakarta – Lembaga Kebudayaan Belanda, Erasmus Huis, mengadakan acara konser tunggal menghadirkan Alexander Ullman, bertempat di The Erasmus Huis, Kedubes Belanda, Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 11 April 2018. Alexander Ullman adalah pemenang pertama Franz Liszt Piano Competition ke-11 yang berlangsung di Utrecht, Belanda, tahun 2017 lalu. Tidak kurang dari 300 penonton menyaksikan konser anak muda berkebangsaan Inggris... Baca selengkapnya...

Mendes PDTT Eko Putro Ingatkan Kades Tak Selewengkan Dana Desa , Telpon Satgas Bila Ada Kendala
Kamis, 12 April 2018

KOPI, Jakarta – Masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dengan Jusuf Kalla, Selama Tiga tahun ini dana desa mampu membangun lebih dari 121.000 kilometer jalan desa. Ini belum pernah ada dalam sejarah Indonesia. Desa mampu membangun 1.960 kilometer jembatan, tambatan perahu, embung air (sumur resapan air), sarana olahraga, irigasi, serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro... Baca selengkapnya...

Inilah Puisi “Ibu Indonesia” Dibacakan oleh Sukmawati Bikin Heboh Umat Islam
Sabtu, 07 April 2018

KOPI, Jakarta - Putri Presiden pertama Indonesia Soekarno yakni Sukmawati Soekarnoputri membacakan puisi berjudul “Ibu Indonesia” di acara Pagelaran peragaan busana “Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week ke 29” bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 29 Maret 2018. Ibu Indonesia Aku tak tahu Syariat Islam Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah Lebih cantik dari... Baca selengkapnya...

Ini Alasan Kenapa Jual Pulsa Itu Menguntungkan
Sabtu, 31 Maret 2018

Sumber foto: suarapawan.com KOPI, Jakarta - Di antara semua kebutuhan hidup manusia zaman sekarang, pulsa adalah bagian dari sandang, pangan dan papan. Pulsa bukan lagi kebutuhan tersier, namun bagi beberapa orang sudah masuk ke dalam kebutuhan primer. Pasti sering nemuin kan, banyak orang yang rela tidak makan asal bisa beli pulsa. Kejadian seperti ini tidak hanya sekali atau dua kali saja terjadi pada pemilik ponsel. Terlebih para pengguna... Baca selengkapnya...

PENDIDIKANSMPN 1 Gisting Diduga Sarat Pungli dan P.....
19/04/2018 | Redaksi KOPI

KOPI, Tanggamus - Upaya pemerintah Republik Indonesia meningkatkan mutu pendidikan beberapa tahun ini selalu menjadi sektor skala prioritas. Terbukti, [ ... ]



EKONOMIRealisasi Program OBOR, Kemenperin Fokus.....
20/04/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI, JAKARTA -Indonesia dan China terus berupaya menguatkan kerja sama ekonomi yang komprehensif. Apalagi, kedua negara telah sepakat mengembangkan [ ... ]



HANKAMPanggung Persiapan Deklarasi Kemerdekaan.....
04/04/2018 | Wawan Setiawan
article thumbnail

KOPI, Abepura - Kapolres Jayapura Kota AKBP. Gustav R.Urbinas memimpin pelaksanakan pembongkaran panggung Panitia Persiapan Deklarasi Kemerdekaan N [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



PARIWISATAAston Luncurkan Minuman Anyar “Cocore.....
27/03/2018 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung – Trend “nongkrong” atau berkumpul sudah menjadi gaya hidup anak muda maupun dewasa saat ini, mulai dari makan dan minum hingga  [ ... ]



POLITIKPembangunan Berbasis Budaya - Cegah Koru.....
21/04/2018 | Wahyono Yono

KOPI, Jakarta - Bertempat di Galeri Cipta II Taman Ismail Marzuki Cikini Jakarta. Di gelar kegiatan diskusi SATU FORUM Jakarta -Sumatera Utara, Disku [ ... ]



OPINIMemperkuat Peran Tiga Pilar Utama Pendid.....
21/04/2018 | Harjoni Desky

“Pendidikan merupakan alat yang memiliki tenaga untuk mengubah dunia” ini salah satu mutiara terkait dengan pentingnya pendidikan. Dari kata muti [ ... ]



PROFILBrigjen Pol. Drs. H. Faisal Abdul Naser,.....
02/03/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta,Bila Kita perhatikan bahwa Bumi Aceh sangat subur sekali. Bahkan tanaman ganja tumbuh seperti rumput hijau di tanah. Bumi Aceh sangat sub [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAMenaker M. Hanif Dhakiri : Angkatan Ke.....
12/04/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Dalam acara Diskusi public ditaja oleh Forum Kebijakan Ketenagakerjaan (FKK) di Auditorium CSIS, Jakarta, Rabu (11/4/2018).
sebagai  [ ... ]



ROHANIGerakan Belajar dan Mengajar Al-Qur'an.....
04/04/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Sebagai daerah yang menganut sistem syariat Islam maka daerah Aceh banyak sekali terdapat tempat-tempat pendidikan belajar Alquran. U [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIAnggota DPRD Riau Suhardiman Amby Di-OTT.....
09/04/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Operasi Tangkap Tangan (OTT) bukan milik Institusi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) saja. Para istripun melakukan aksi serupa,  [ ... ]



SERBA-SERBIKonsul Amerika Serikat Tertarik Lingkun.....
12/04/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta, Kawasan lingkungan alam perlu dilestarikan. Apalagi kawasan lingkungan hidup seperti di Gunung Leuser merupakan paru-paru dunia. Pad [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.