PPWI Siap Gelar Diklat Jurnalistik di STIKES Muhammadiyah Gombong

0
24

Pewarta-Indonesia, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) kembali akan menggelar kegiatan diklat jurnalistik dalam waktu amat dekat ini. Diklat tersebut akan berlangsung selama satu hari, yakni pada Sabtu, 5 September 2009 mendatang bertempat di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Gombong – Kebumen, Jawa Tengah.

Seperti pada kegiatan yang sudah-sudah, dalam diklat ini akan dihadirkan beberapa pembicara atau narasumber, antara lain ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke dari Jakarta, kolumnis berbagai harian nasional dan daerah, Supadiyanto/ EspedE Ainun Nadjib, dan penulis muda Sulis Styawan dari Jogyakarta. Menurut rencana, pada acara tersebut akan dihadirkan juga beberapa pakar dan praktisi jurnalistik yang selama ini konsern mendukung kegiatan PPWI, antara lain Octo Lampito (Pemred HU Kedaulatan Rakyat), YA Sunyoto (Pemred Harian Jogja&Solopos), Anggit Noegroho (Mantan Pimred Harian Joglo Semar), Sutirman Eka Ardhana (Pemred Mingguan Malioboro Ekspres),  YB Margantoro (Redaktur Senior Harian Bernas Jogja), Achmad Munif (Novelis), Mustofa W Hasyim (Penyair), Mung Pujanarko (Mantan Redaktur HU Duta Masyarakat), Dodi Mawardi (Dosen UI), Hamdan Daulay (Dosen UIN), dan Mulyadi (Redaktur Bisnis Indonesia).

Menurut M. Madkhan Anis, Pembantu Ketua III bidang Kemahasiswaan STIKES Muhammadiyah Gombong, peserta kegiatan ini dipastikan berjumlah ratusan orang yang umumnya merupakan akademikus STIKES Muhammadiyah Gombong. Tujuan utama dari diklat ini antara lain untuk membekali para peserta dengan berbagai pengetahuan dan kemampuan jurnalistik agar menjadi pribadi yang semakin cerdas, kritis dan memiliki daya analisis yang kuat, dan mampu menuangkan inspirasinya dalam bentuk tulisan di berbagai media yang tersedia, minimal di blog-blog pribadi masing-masing. Pada era sekarang ini, hal tersebut penting bagi mahasiswa STIKES, sebab dengan kemampuan menulis dan mewarta yang baik, mereka diharapkan mampu menyebar-luaskan pengetahuan kesehatan (hidup sehat) kepada masyarakat melalui media massa. Masyarakat banyak tentunya akan amat terbantu dan terbina dengan baik menuju masayarakat Indonesia Sehat di tahun 2020.

Kegiatan diklat ini merupakan realisasi dari program spesial PPWI bertajuk Diklat Jurnalistik Intensif Ramadhan seperti yang di-rilis/ditawarkan Pengurus PPWI beberapa waktu lalu melalui situs ini. Materi yang disiapkan untuk diklat ini antara lain meliputi bahasan holistik tentang dunia wartawan, kiat-kiat membikin berita, trik jadi penulis artikel/opini, rahasia menulis press release, tips jadi novelis-cerpenis, resep jadi pewarta warga, dan lain-lain.

Sebagai informasi, peminat dari program diklat ini cukup banyak. Hal tersebut mencerminkan antusiasme masyarakat Indonesia untuk belajar dan berlatih di bidang jurnalistik, khususnya jurnalisme warga, amat tinggi. STIKES Muhamadiyah Gombong yang beralamat di Jl. Yos Sudarso No. 461 Gombong, Kebumen, Jawa Tengah adalah salah satu dari sekian kelompok masyarakat yang menyampaikan permohonan pelaksanaan diklat di kampus-nya. Beberapa pihak lagi akan melaksanakan kegiatan serupa, walau masih belum dapat dipastikan jadwal pelaksanaannya. Bahkan, Sebuah perguruan tinggi di Samarinda, Kalimantan Timur berencana menggelar kegiatan diklat jurnalistik untuk beberapa hari pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1430 H.

Sumber image: http://stikesmuhgombong.ac.id/

BAGIKAN
Berita sebelumyaAnggota DPD RI Ajukan Judicial Review ke MK
Berita berikutnyaPabrik Narkoba Digrebek
Koran Online Pewarta Indonesia atau disingkat KOPI adalah sebuah media massa nasional berbasis jurnalisme warga (pewarta warga) yang dibangun dan dikelola oleh Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI). Pimpinan redaksi KOPI adalah Wilson Lalengke, dibantu oleh ribuan penulis/pewarta lintas profesi, lintas agama, lintas strata sosial, ekonomi, budaya, pendidikan dan lain-lain dari seluruh nusantara dan luar negeri.