Dr. Al Anshari: Selamatkan Sumber Air Masyarakat dari Pencemaran
KOPI, Sawahlunto - Masalah tercemarnya sumber air masyarakat Sawahlunto dengan e.coli yang belakangan ramai diberitakan di beberapa media massa akhirnya dijawab oleh tim kesehatan Puskesmas Kampung Teleng. Kepala Puskesmas Kampung Teleng Dr. Al Anshari menyatakan pihaknya tengah melakukan terobosan yang disebutnya “sinkronisasi penyehatan lingkungan dan penyelamatan sumber daya air masyarakat”. Hal ini disampaikan Dr.Al Anshari kepada pewarta di ruang kerjanya (25/2).
Berdasarkan pengakuan dokter yang aktif diberbagai organisasi ini, sumber air yang tercemar e.coli memang bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan meningkatnya kasus diare di wilayah kerja Puskesmas Kampung Teleng.
“Setiap bulan rata-rata kita menangani 100 kasus diare, kasus ini meningkat dari tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya dengan raut wajah khawatir. “Karena itu Bapak Walikota memerintahkan kepada kita untuk mengambil langkah cepat mengatasi masalah ini, salah satu langkah yang telah kita ambil yaitu program penyelamatan sumber daya air masyarakat,” lanjut Dr.Al Anshari.
Program penyelamatan sumber daya air dilakukan oleh Puskesmas Kampung Teleng dengan memantau secara langsung kondisi sumber air yang dikelola oleh masyarakat yang terletak di daerah perbukitan.
Menurut Nevi Edyse Putri sanitarian yang bertugas di Puskesmas Kampung Teleng mengungkapkan dari tiga sumber air masyarakat yang telah dipantau langsung oleh tim puskesmas, dua diantaranya kami lihat kurang layak minum. Yaitu yang terletak di air dingin bukit Rimbo Sakti dan sumber air di bawah puncak polan, sedangkan sumber air yang terletak di desa Sikabu yaitu Batang Sumpahan bisa dikatakan layak minum.
“Dua sumber air ini kami katakan kurang layak minum karena sumber aliran air yang terletak di tengah hutan tidak tertutup, sehingga sangat mudah dijangkau oleh binatang hutan yang membawa kontaminasi bakteri e.coli. dan kondisi bak penampungan juga kurang layak,” ujar Nevy menjelaskan.
Selain memantau kondisi sumber air yang dikelola oleh masyarakat, Dr.Al Anshari juga berencana untuk meningkatkan pengelolaan sumber air ini dengan menunjuk pengelola dari kalangan masyarakat setempat dengan didampingi oleh tim kesehatan dari puskesmas.
“Jadi walaupun sumber air dikelola secara swadaya oleh masyarakat, tetapi dapat memenuhi standar kesehatan sumber air,” ujar Dokter yang sejak tahun 2008 menjabat Kepala Puskesmas Kampung Teleng ini. (Abi-Rn)
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev |
|---|























Dr. Al Anshari: Selamatkan Sumber Air Masyarakat dari Pencemaran


