Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai

Login & Kirim Warta



Kolom Pewarta
Kriteria Calon Presiden Masa Depan (142/.....
20/05/2012 | Muhammad Haries

KOPI - Seperti yang kita ketahui pemilu capres dan cawapres semakin waktu semakin dekat. Seluruh ele [ ... ]



Yang Terpinggirkan
Penertiban PETI di Tanah Bumbu; Iya Kand.....
22/04/2012 | Imi Suryaputera

Sangat keterlaluan saya kira bila pengawasan terhadap aktivitas pertambangan batubara ataupun jenis  [ ... ]


Foto Pewarta
Keong Kuning Kerambah Ikan KerapuBerharap Sinyal makin Luas di Lautan
Gelora Sepeda
TelkomVision Gandeng Kemensos Gelar INDO.....
21/05/2012 | Yeni Herliani
article thumbnail

KOPI - TelkomVision dalam usianya yang ke-15 kian menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan memberikan kualitas produk yang baik, kemudahan layanan, dan kepedulian terhadap k [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 5015
Isi : 8261
Content View Hits : 1864290
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini694
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin4310

Warga Online : 62
IP Kamu : 38.107.179.216













Sawahlunto Dr. Al Anshari: Selamatkan Sumber Air Masyarakat dari Pencemaran
Pemberitahuan: Bagi Peserta Lomba Lomba Menulis Artikel Tingkat Nasional tentang RI-Maroko yang belum mendapatkan kiriman Piagamnya hingga saat ini, mohon beritahukan ke Panitia melalui SMS/Call ke 081371051875 (Mbak Wina), PPWI akan mengirimkan soft-copy Piagam dimaksud melalui email yang bersangkutan. Untuk itu, kirim SMS ke nomor HP 081371051875 dengan format: NAMA LENGKAP spasi (NOMOR ARTIKEL) spasi ALAMAT EMAIL. Contoh: ALVIN TRI DANDY (598/S) noirescence@yahoo.com. Mohon segera dan beritahukan kepada rekan lainnya yang belum mendapatkan paigamnya juga. Terima kasih.

Dr. Al Anshari: Selamatkan Sumber Air Masyarakat dari Pencemaran

KOPI, Sawahlunto - Masalah tercemarnya sumber air masyarakat Sawahlunto dengan e.coli yang belakangan ramai diberitakan di beberapa media massa akhirnya dijawab oleh tim kesehatan Puskesmas Kampung Teleng. Kepala Puskesmas Kampung Teleng Dr. Al Anshari menyatakan pihaknya tengah melakukan terobosan yang disebutnya “sinkronisasi penyehatan lingkungan dan penyelamatan sumber daya air masyarakat”. Hal ini disampaikan Dr.Al Anshari kepada pewarta di ruang kerjanya (25/2).

Berdasarkan pengakuan dokter yang aktif diberbagai organisasi ini, sumber air yang tercemar e.coli memang bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan meningkatnya kasus diare di wilayah kerja Puskesmas Kampung Teleng.

“Setiap bulan rata-rata kita menangani 100 kasus diare, kasus ini meningkat dari tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya dengan raut wajah khawatir. “Karena itu Bapak Walikota memerintahkan kepada kita untuk mengambil langkah cepat mengatasi masalah ini, salah satu langkah yang telah kita ambil yaitu program penyelamatan sumber daya air masyarakat,” lanjut Dr.Al Anshari.

Program penyelamatan sumber daya air dilakukan oleh Puskesmas Kampung Teleng dengan memantau secara langsung kondisi sumber air yang dikelola oleh masyarakat yang terletak di daerah perbukitan.

Menurut Nevi Edyse Putri sanitarian yang bertugas di Puskesmas Kampung Teleng mengungkapkan dari tiga sumber air masyarakat yang telah dipantau langsung oleh tim puskesmas, dua diantaranya kami lihat kurang layak minum. Yaitu yang terletak di air dingin bukit Rimbo Sakti dan sumber air di bawah puncak polan, sedangkan sumber air yang terletak di desa Sikabu yaitu Batang Sumpahan bisa dikatakan layak minum.

“Dua sumber air ini kami katakan kurang layak minum karena sumber aliran air yang terletak di tengah hutan tidak tertutup, sehingga sangat mudah dijangkau oleh binatang hutan yang membawa kontaminasi bakteri e.coli. dan kondisi bak penampungan juga kurang layak,” ujar Nevy menjelaskan.

Selain memantau kondisi sumber air yang dikelola oleh masyarakat, Dr.Al Anshari juga berencana untuk meningkatkan pengelolaan sumber air ini dengan menunjuk pengelola dari kalangan masyarakat setempat dengan didampingi oleh tim kesehatan dari puskesmas.

“Jadi walaupun sumber air dikelola secara swadaya oleh masyarakat, tetapi dapat memenuhi standar kesehatan sumber air,” ujar Dokter yang sejak tahun 2008 menjabat Kepala Puskesmas Kampung Teleng ini. (Abi-Rn)

Comments
Add New
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."