Catatan Akhir Tahun PPWI Sulsel 2010
Pengantar
KOPI, Organisasi Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Daerah Sulawesi Selatan (Sulsel) terbentuk melalui surat keputusan PPWI Nasional No. 008/SK-PPWI/04-2010 ter tanggal 7 April 2010. Sejak itu keberadaan organisasi PPWI Sulsel giat disosialisasikan ke berbagai forum. Salah satu forum yang dimaksud adalah Diskusi tentang Etika Jurnalisme Warga (citizen journalism) di Makassar Golden Hotel pada hari Kamis 20 Mei 2010 yang digelar Dewan Pers. Kegiatan tersebut diikuti oleh segenap pegiat jurnalisme warga atau pewarta warga di Makassar sehingga momentum tersebut sangat pas untuk mensosialisasikan keberadaan organisasi PPWI Sulsel.
Selain sosialisasi kepada pegiat jurnalisme warga, forum LSM Sulsel menjadi sasaran promosi eksistensi organisasi PPWI Sulsel. Asosiasi LSM Sulsel yang menggelar seminar tentang “Pentingnya Akuntabilitas bagi Organisasi Nirlaba” pada hari Senin, 10 Mei 2010 di Hotel Singgasana, Makassar. Beberapa pegiat LSM berjanji akan membantu memfasilitasi pembentukan organisasi PPWI di daerah masing-masing, seperti di daerah Jeneponto oleh Abdul Rahmat dari Lembaga Mitra Turatea.
Saat ini kegiatan sosialisasi eksistensi PPWI Sulsel akan difokuskan pada organisasi penyelenggara negara pada tingkat provinsi seperti Gubernur Sulsel, DPRD Sulsel, Kejaksaan Tinggi Sulsel, Pimpinan Bank Indonesia Makassar, KPUD Sulsel, KPID Sulsel serta satu organisasi wartawan (PWI) Sulsel.
Kondisi Internal
Sejak bulan April hingga Desember 2010, PPWI Sulsel telah menggelar beberapa kegiatan seperti Program Penulisan Buku Semarak Ramadhan di Sulawesi Selatan. Program tersebut berlangsung selama bulan Ramadhan (Agustus-September 2010). Namun berhubung jumlah tulisan yang masuk tidak sesuai yang diharapkan, maka rencana penerbitan buku yang dimaksud ditunda hingga Ramadhan berikutnya.
Program pembentukan organisasi cabang PPWI pada sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan telah berjalan. Di Kabupaten Selayar, telah terbentuk organisasi cabang PPWI yang diinisiasi oleh seorang pegiat jurnalisme warga, Arsil Ihsan. Media jurnalisme warga tempat aktualisasi Arsil Ihsan adalah media contrendindonesia.com. Berbekal mandat dari PPWI, maka Arsil Ihsan menggelar pertemuan dengan segenap pegiat jurnalisme warga di Selayar pada hari Jumat,18 November 2010 di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kegiatan jurnalisme warga yang digerakkan oleh personal yang berafiliasi pada organisasi PPWI Sulsel adalah Soppengposonline.co.cc yang dimotori oleh Andi Zulkifli Nurdin (Wakil Ketua PPWI Sulsel). Media tersebut aktif memberitakan kegiatan-kegiatan warga Kabupaten Soppeng dan aktifitas pemerintah kabupaten Soppeng ke ranah dunia maya. Demikian halnya dengan Andy Soekry Amal (Penasehat PPWI Sulsel) mendirikan media jurnalisme warga bernama Palopotoday.com yang aktif memberitakan seputar aktifitas warga Palopo dan aktifitas pemerintahan di Kota Palopo melalui dunia maya.
Kondisi Eksternal Perkembangan dunia jurnalisme warga di Sulsel sangat pesat dan bisa dikatakan bahwa Sulsel adalah wilayah pertama kali munculnya media jurnalisme warga. Kemunculan media Panyingkul.com pada tahun 2006 dengan tulisan khas berbentuk feature tentang aktifitas warga menjadi awal munculnya media jurnalisme warga di Indonesia. Kemunculan Panyingkul.com lebih awal dari Kompasiana.com yang baru terbentuk pada tahun 2007 dan kabarindonesia.com.
Organisasi jurnalisme warga lainnya di Makassar dan Sulsel pada umumnya diramaikan dengan munculnya komunitas blogger. Di Makassar, pada tahun 2007 terbentuk Komunitas Blogger Makassar Anging Mammiri. Demikian halnya pada beberapa daerah terbentuk komunitas blogger dengan beragam nama seperti di Jeneponto, Takalar, Barru, Pare-Pare, Pangkep dan Maros. Di wilayah Maros sendiri beberapa blogger membentuk media citizen journalism bernama Maros.co.cc berisi berita kegiatan-kegiatan warga Maros didalam ranah dunia maya.
Penutup
Maraknya perkembangan media jurnalisme warga di Sulsel tak lepas dari perkembangan media internet dan teknologi informatika modern. Fenomena tersebut menyebabkan perubahan pelaku informasi yang memposisikan warga masyarakat sebagai pembuat informasi (citizen journalism). Hadirnya website, blog, youtube, setiap individu/warga dapat melakukan kegiatan : mencari, mengumpulkan, memiliki, mengolah, dan menyebarkan informasi seperti yang dijalankan jurnalis. Namun tidak semua individu/warga memahami etika tentang jurnalisme yang berpotensi melahirkan informasi dengan kualitas rendah.
Dengan fenomena tersebut, PPWI Sulsel akan memfasilitasi segenap warga yang aktif melakukan jurnalisme warga untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan jurnalisme warga melalui wahana pelatihan pewarta warga dan terbuka untuk bekerjasama dengan berbagai komunitas yang ada di Sulsel agar produk informasi yang disebarkannya memiliki nilai dan kualitas standar informasi yang dibutuhkan masyarakat.
Foto: Ketua PPWI Sulsel, Muslimin Beta
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- Refleksi Akhir Tahun: Keluar Cangkang menuju Tahun Pewarta Warga Indonesia 2011
- DPC PPWI Siak Siap Dilantik
- Menjelang akhir Tahun, PPWI Siap Gelar Berbagai Event
- Sabtu Besok, Pengurus DPC PPWI Padangpanjang Dilantik
- PPWI Daerah Sumatera Utara Siap Diresmikan
- KOPI & PPWI Selenggarakan Kompetisi Humor dan Blog PD2010
- PPWI Sulsel Sosialisasi di Gedung CCC Makassar
- DIKLAT JURNALISTIK TINGKAT DASAR & MAHIR 2010: Tersedia 3 Tiket Gratis!
- PPWI Subang Adakan Diklat KTI
- PPWI Daerah Jawa Tengah Siap Diresmikan
- Pengumuman Hasil Lomba Menulis Surat buat Presiden - Wakil Presiden RI (2009-2014)
- PPWI Award & Lomba Menulis Surat Buat Presiden - Wakil Presiden RI (2009-2014)
- PPWI Bagi-bagi Kartu Anggota Citizen Journalist


























