Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
Pewarta Online
None

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
“Nongkrong di Haus Berbonus” Raih MU.....
30/06/2013 | Arifin

KOPI - PT ABC President Indonesia menggelar serangkaian kegiatan “Nongkrong di Haus Berbonus”, Minggu pagi (30/6) di Plaza Utara Senayan, Jakarta. Event tersebut diselenggarakan serentak di tiga K [ ... ]



Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Special Event Warta PPWI DIKPIM dan BELA NEGARA: Bentuk Karakter Mental Anggota PPWI
Redaksi Koran Online Pewarta Indonesia (KOPI) bersama segenap pengurus dan anggota PPWI se-Indonesia menyampaikan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa di bulan Ramadhan 1435 H, kepada seluruh umat Muslim dan Muslimat sebangsa dan setanah air dan di seluruh dunia. Semoga senantiasa dilimpahkan rahmat dan pahala yang berlimpah di bulan suci penuh rahmat ini bagi setiap anak negeri di segenap penjuru nusantara... Amin...

DIKPIM dan BELA NEGARA: Bentuk Karakter Mental Anggota PPWI

KOPI, Jakarta - Rangkaian acara pertemuan nasional dan Diklat Kepemimpinan serta Bela Negara yang dihelat PPWI bekerjasama dengan Komando Pasukan Khusus (Kopasus) TNI AD, yang dihelat di Hotel Nusantara (Tanah Abang) dan Markas Komando Kopassus Cinjantung berjalan dengan sangat meriah. Acara tersebut dihelat selama 1 minggu sejak tanggal 20-26 November 2011. Di mata warga sipil, Diklat Kepemimpinan dan Bela Negara yang dipusatkan di Markas Komando Pasukan Khusus menjadi kesempatan langka dan menarik.

Kini sebanyak 25 anggota dan pengurus PPWI se-Indonesia masih terus mengikuti Diklat Kepempimpinan dan Bela Negara yang di Mako Kopassus. Dengan berbagai aturan dan tata cara yang sangat ketat, puluhan anggota PPWI mengikuti perintah dan panduan dari para instruktur profesional dari Kopassus. Menurut Mung Pujanarko, Wakil Ketua Dewan Pengurus Nasional PPWI yang juga menjadi salah satu peserta diklat, pelatihan ini diharapkan dapat membentuk karakter dan mental kedisiplinan setiap anggota PPWI. Salah satu peserta lainnya, Fenly Sigar, Ketua DPD PPWI Sulawesi Utara memiliki kesan menarik terhadap acara yang dihelat PPWI Nasional tersebut.

"Pertama kali, saya merasa seram mengikuti acara ini, karena kitakan wartawan. Ingat tidak, kita sewaktu zaman Soeharto, wartawan dihilangkan atau diraibkan. Kalau sampai memuat berita-berita yang menyudutkan rezim Soeharto apalagi pemerintahannya, para wartawan akan diraibkan," urai dia dengan penuh kesungguhan.

Tapi, lanjut Sigar, ternyata sekarang setelah menit-menit awal beradaptasi, terlebih setelah disuruh jalan 2-3 kilometer dengan menyanyikan lagi-lagu nasional, ternyata di sini kita merasa seperti keluarga besar Kopassus ini. Pria yang berbadan tegap dan besar layaknya seorang prajurit TNI ini menyimpulkan bahwasannya Kopassus dan PPWI memiliki kesamaan visi dan misi, yakni mempertahankan NKRI, negara yang sangat kita cintai bersama.

Rabu, 22 November hari ini seluruh peserta Diklat Kepemimpinan mengikuti berbagai program acara yang telah diskenariokan khusus oleh para komandan dan instruktur Kopassus. Antara lain Pengetahuan Bongkar Pasang LCR, Pengetahuan mengenai Senjata Laras Panjang (AK-47), PBB, Orientasi Wawasan Kebangsaan dan pengetahuan lainnya yang dibutuhkan ketika berperang di medan pertempuran. Anhar Rosal, Sekretaris DPD PPWI Riau mengaku, penerimaan dari Kopassus sangat baik.

"Ini sebuah kebanggaan bagi kita bahwasannya pelatihannya bisa memberikan ilmu bagi kita baik di lapangan terutama dalam mencari berita," ujar dia.

Harapannya, selepas dari sini bisa lebih baik dan bisa menambah ilmu untuk mencari berita di lapangan. Pada kesempatan Diklat tersebut, DPD Riau mengirimkan 2 orang dan DPC Siak 2 orang.

"Rencananya Riau akan mengirimkan 8 orang tapi karena kendala biaya, jadi yang berangkat hanya 4 orang. Sepertinya para instruktur melayani kita dengan baik, kita harus menerima setiap keputusan mereka. Cara mendidik mereka sangat bagus," jelasnya yang kali itu memakai seragam "dinas harian" yang sangat gagah dan menarik.

Espede Ainun Nadjib, yang notabene-nya seorang kolumnis di berbagai media massa cetak lokal dan nasional yang sekaligus menjadi Ketua DPD PPWI DIY dalam kesempatan tersebut juga mengaku bangga bisa mengikuti acara Diklat Kepemimpinan dan Bela Negara di Kopasus yang umumnya hanya bisa diikuti oleh anggota militer saja. "Kendati saya tidak bisa mengikuti acara hingga paripurna, karena harus menjadi pembicara seminar nasional di Yogyakarta pada Rabu, 23 November 2011, saya tetap bangga atas acara ini karena bisa membentuk mental kedisiplinan saya," tutupnya kepada redaksi Koran Online Pewarta Indonesia di Markas Komando Kopasus Cijantung. (*)

Foto: Sebagian anggota peserta Diklat Kepemimpinan dan Bela Negara PPWI-Kopasus yang bersiap-siap mengikuti pelatihan fisik berpose di dalam gedung penginapan Markas Komando Kopassus di Cinjantung


Artikel Lainnya:

 

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.