Kades Pungut Fee Tambang untuk Kepentingan Pribadi
KOPI, Tanah Bumbu - Maraknya penambangan batubara baik legal, semi legal, ataupun ilegal di wilayah beberapa desa di Kecamatan Satui, membuat pemasukan tersendiri bagi pemilik lahan maupun kas desa, Minggu (27/11/11). Terkait aktivitas pertambangan batubara tersebut, di wilayah Desa Sungai Cuka Kecamatan Satui, Kades diduga menggelapkan pemasukan dana/fee untuk desa. Beberapa warga dan para penambang yang melakukan aktivitas di wilayah Desa Sungai Cuka sudah mulai meragukan kebijakan dari Kadesnya, Masrifay.
Kades tersebut diduga telah melakukan penggelapan terkait pungutan ke beberapa penambang. Informasi yang berhasil diperoleh menyebut, para pengusaha atau penambang di wilayah desa itu diminta membayar yang menurut Kades hanya untuk fee lahan tanpa menyebut fee desa sebesar Rp 30 ribu per ton hingga Rp 45 ribu per ton.
Menurut warga, justru sebenarnya fee desa lah yang lebih penting dibanding fee lahan yang merupakan kepentingan pribadi. Masih menurut informasi, pembayaran fee yang dilakukan oleh para penambang di wilayah tersebut ada yang langsung, dan melalui rekening atas nama Barhia, yang merupakan adik kandung dari Kades. Pembayaran fee tersebut tanpa tanda terima yang resmi, karena Kades berdalih fee untuk lahan.
Warga menilai ada semacam trik atau permainan yang dilakukan oleh Kades, merekayasa semuanya agar terhindar dari tuduhan yang negatif. Dalam hal ini warga tetap meniai Kades telah melakukan penggelapan, memungut fee untuk desa dengan dalih untuk lahan, padahal sebenarnya adalah kedok seolah-olah di wilayah desa itu tak ada pungutan untuk desa.
Wargaa pun berharap permasalahaan tersebut bisa menjadi perhatian pihak terkait agar pungutan yang dilakukan Kades menjadi jelas dan transparan sesuai dengan komitmen Kades ketika dipilih oleh warganya. Sementara itu Kades Sungai Cuka, Masrifay ketika dihubungi untuk keperluan konfirmasi terkait masalah tersebut, tidak bisa dihubungi melalui ponsel. Meski ponselnya dalam kondisi aktif namun tak diangkat, dikirimi pesan singkat (SMS), juga tak membalas.
| < Prev | Next > |
|---|
- Pengguna Jalan Keluhkan Jalan Diatas Underpaass PT. SCMM
- Pemkab Bantu Korban Puting Beliung
- TP PKK Laksanakan Pembinaan Kader Dasa Wisma
- Hadapi Adipura Bupati Pimpin Aksi Bersih Kota
- Kesaktian Pancasila Diperingati di Tanah Bumbu
- RSUD Amanah Husada belum Miliki Ambulans dan Mobil Jenazah
- Bupati Wacanakan Bangun Sarana Komplek Olahraga
- Pengrajin Kain Tenun Khas Pagatan Akan Dilatih Di Jepara
- Bupati Tanah Bumbu Kembali Lantik Pejabat
- Direktur RSUD Amanah Husada Di-sertijab-kan
- Akibat Jembatan Terbakar Warga Terisolir
- Isu Mobil untuk Anggota DPRD Tanah Bumbu
- Kerukunan Pelajar Mahasiswa Tanah Bumbu Gelar Temu Ukhuwah
- Arus Penumpang Mudik Kapal Laut Berkurang
- Pagelaran Malam Tadarus Puisi Religi 2011























Kades Pungut Fee Tambang untuk Kepentingan Pribadi


