Dicemburui, PPWI Padang Panjang Kian 'Menggila'
KOPI, PADANG PANJANG – Sejak dilantik Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, awal 2010 lalu, Dewan Pengurus Cabang PPWI Padang Panjang Sumatra Barat terus melakukan gebrakan dan aktifitas. Akibatnya, kini lembaga itu malah ‘dicemburui’ berbagai pihak.
Bermula dari diterimanya mandat oleh Muhammad Subhan untuk mengembangkan organisasi ini di Sumbar. Ketika mandat itu disosialisasikan, ternyata mendapat respon positif dari berbagai kalangan, terutama wartawan dan akademisi. Hanya dalam bilangan hari, terbentuklah inisiator pembentukan pengurus cabang, di antaranya Musriadi Musanif, Nova Indra, Rifnaldi, Zulham Benni Kusuma dan Muhammad Subhan sendiri.
Hasil kerja inisiator ini berbuah terbentuknya kepengurusan periode 2010-2015 dengan komposisi dewan pembina/penasihat dr. H. Suir Syam, M.Kes, MMR, Ir. H. Edwin, Sp, Prof. Dr. Mahdi Bahar, S.Kar, M.Hum, Sulaiman Juned, S.Sn, M.Sn dan Taufik, S.Ag, M.Pd. Sedangkan untuk pengurus harian diamanahkan kepada Musriadi Musanif, S.Th.I (ketua), Muhammad Subhan (wakil ketua), Rifnaldi Ce (wakil ketua), Dasriel Adek (sekretaris), Fatra Edialis (wakil sekretaris), Alfiyan YN (wakil sekretaris) dan Zarnila (bendahara).
Sedangkan untuk kepengurusan divisi dipercayakan kepada Nova Indra dan Muhammad Hamzah (divisi Pendidikan dan Latihan), Zulham Beni Kusuma (divisi organisasi), Rifyal Azhar Aziz, SH, MH (divisi Hukum dan Advokasi) dan DD. Dt. Sati (divisi Usaha).
Gebrakan awal yang dilakukan PPWI Padang Panjang adalah dengan menyelenggarakan Workshop on Media Relationship dengan narasumber Wakil Walikota Padang Panjang Ir. H. Edwin, Sp, Ketua Umum DPN PPWI Wilson Lalengke, dan Redaktur Pelaksana PadangMedia.com Eko Yanche Edrie. Kegiatan ini diikuti lebih seratusan wartawan, pejabat bidang kehumasan dan kepala-kepala sekolah yang ada di kota berjuluk Serambi Mekkah itu.
Usai menggelar workshop tersukses yang pernah diadakan jurnalis di Padang Panjang itu, PPWI terus melangkah maju. Gerakan road show ke kampus-kampus membuat organisasi ini semakin dikenal dan disegani. Hampir tidak ada tokoh-tokoh mahasiswa dan pemuka kampus yang tidak tahu dengan PPWI.
Organisasi ini, belakangan, mendapat dukungan penuh dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Imam Bonjol Padang Panjang, Perguruan Diniyyah Puteri, Pesantren Terpadu Serambi Mekkah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMSB, Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) Dr. H. Shofwan Karim Elha, MA, Dekan Fakultas Hukum UMSB H. Muhardi Radjab, SH, M.Hum dan beberapa perguruan tinggi lainnya.
Habis menggelar road show, beberapa personil PPWI pun terus menoreh sejarah di Padang Panjang. Musriadi Musanif bersama Nova Indra tampil agresif dengan menjadi motivator dan pelatih agar guru-guru di Padang Panjang mau menjadi penulis. Mereka tampil jadi narasumber pada berbagai kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).
Muhammad Subhan begitu pula, selain turut menjadi narasumber pada beragam pelatihan jurnalistik bersama Musriadi dan Nova, dia ternyata asyik menulis novel. Terakhir novel Rinai Kabut Singgalang karyanya, akan diluncurkan bulan ini juga.
Dalam kapasitasnya sebagai dosen di Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Haji Agus Salim Bukittinggi, Musriadi juga diamanahi untuk mengelola jurnal ilmiah berstandar internasional yang diterbitkan oleh lembaga pendidikan berbahasa asing terkemuka di Sumatra bagian tengah itu. Diam-diam, sang ketua rupanya juga asik menulis buku. Beberapa buku yang diawakinya, turut diluncurkan pada puncak peringatan Ulang Tahun Harian Umum Singgalang, Padang, 18 Desember 2010 lalu.
Musriadi adalah wartawan senior yang pernah menjadi kepala desk pada harian nasional yang besar di daerah tersebut sejak lebih dari sepuluh tahun lalu. Ketua PPWI Padang Panjang ini memang termasuk orang dengan seabrek aktifitas. Selain melakoni hari-harinya sebagai wartawan dan dosen di dua sekolah tinggi, dia adalah juga salah seorang unsur pengurus di lingkungan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatra Barat.
Di Kota Padang Panjang, dia adalah perwakilan Pusat Kajian Sosio-Budaya dan Ekonomi Universitas Negeri Padang (PKSBE UNP). Melalui kerjasama lembaga ini dengan Pemerintah Kota Padang Panjang, The Asia Foundation dan Pemerintah Inggris, mereka telah berhasil mengadvokasi organisasi kemasyarakatan Islam dan anggota legislatif dalam menata anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang memihak kalangan miskin dan jender.
Lewat lembaga ini pulalah, dia merancang hadirnya Kantor Pelayanan Terpadu (KPT) oleh Pemko Padang Panjang. KPT dalam program The Asia Foundation dinamakan dengan One Stop Service (OSS), sebuah kantor terpadu untuk melayani publik pada berbagai urusan perizinan, selesai di satu tempat saja. Selain di Padang Panjang, PKSBE UNP juga telah merancang OSS untuk Kabupaten Solok, Kota Bukittinggi dan Kabupaten Limapuluh Kota.
Kembali ke kiprah PPWI Padang Panjang secara organisatoris. Pada Desember 2010 lalu, organisasi ini membuat gebrakan terbesar di Sumbar. Sejumlah warga kota yang telah menulis buku dan mengarang lagu diberi penghargaan. Sertifikatnya diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatra Barat Prof. Dr. Irwan Prayitno, disaksikan Sekjen DPN PPWI Ruslan Andy Chandra dan Sekdako Padang Panjang Dr. H. Ali Asmar, M.Pd. Para penulis buku yang mendapat penghargaan itu adalah (1) Drs. H. Adi Rozal, M.Si (dosen Institut Seni Indonesia dan mantan wakil walikota Padang Panjang), (2) Prof. Dr. H. Mahdi Bahar (dosen ISI/penasihat PPWI), (3) Qurrota Aini (siswi Diniyyah Puteri/pemecah rekor MURI untuk penulis cilik), (4) Fauziah Fauzan, SE, Akt, M.Si (pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri). (5) Ahmad Rifai, SP (menejer eksternal Diniyyah Training Center), (6) Rido Indrayani Al-Jundi (trainer pada Diniyyah Training Center), (7) Musriadi Musanif (dosen STBA-HAS/ketua PPWI), (8) Muhammad Subhan (pemimpin redaksi korandigital.com./wakil ketua PPWI), (9) Drs. H. Abizar Lubis, M.Ag (pemuka masyarakat), (10) Sulaiman Juned, S.Sn, M.Sn (dosen ISI/penasihat PPWI).
Sedangkan dua penulis lagu yang mendapat penghargaan adalah Ridwan Idma (sekretaris Dinas Pendidikan) dan Muhammad Jujur (masyarakat biasa). Ridwan telah menulis puluhan lagu-lagu daerah Minangkabau, sementara Jujur telah menulis ratusan lagu anak-anak.
Usai memberi penghargaan, pada 12 Desember 2010 lalu, DPC PPWI Padang Panjang menggelar seminar internasional Time for Teacher to Write yang diikuti 480-an guru se-Sumatra. Sedangkan narasumbernya adalah Director of The American Education Institute Prof. Dr. J. Philip, Ph.D, Sekjen DPN PPWI Ruslan Andy Chandra, Budayawan Nasional Dr. Taufiq Ismail dan Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumbar Prof. Dr. M. Zaim, M.Hum.
Memasuki tahun 2011, DPC PPWI Padang Panjang mulai menempati sekretariat yang representatif dengan mengontrak beberapa ruangan di Kampus STAI Imam Bonjol. Menurut Koordinator Divisi Litbang dan Diklat Nova Indra, dari sekretariat ini nanti akan dikoordinir beragam kegiatan Course for Applied Journalistic bagi wartawan, mahasiswa dan peminat jurnalistik. Bersamaan dengan itu juga akan ditawarkan beragam program pelatihan menulis untuk berbagai lapisan masyarakat.
“Dengan beragam program yang bersentuhan langsung untuk memajukan pendidikan dan meningkatkan sumber daya manusia di Padang Panjang, PPWI nampaknya kian dicemburui dan dicintai masyarakat di kota ini,” komentar Asril Erick, salah seorang wartawan Padang Panjang dan Bukittinggi.(mrd)
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- Posko PPWI Peduli Warga Salurkan Bantuan Masyarakat ke Merapi
- Catatan Akhir Tahun PPWI Sulsel 2010
- Refleksi Akhir Tahun: Keluar Cangkang menuju Tahun Pewarta Warga Indonesia 2011
- PPWI Raih Juara Pertama Stand Pameran Terbaik
- PPWI Padangpanjang Tempati Kantor Baru
- Seminar Internasional di Padangpanjang Dibuka Gubernur
- Pewarta KOPI Raih Penghargaan IWIC 2010
- Muhammad Subhan Siap Luncurkan Novel “Rinai Kabut Singgalang”
- DPC PPWI Siak Siap Dilantik
- Menjelang akhir Tahun, PPWI Siap Gelar Berbagai Event
- Galang Partisipasi Masyarakat, PPWI Buka Posko PPWI Peduli Warga
- Turut Berduka Cita bersama PPWI Sulut
- PPWI bersama Kesbangpol Siap Gelar Forum Dialog Lintas Generasi di Manado
- Pernyataan Sikap PPWI atas Publikasi Opini Anggota TNI di Media Massa
- Pewarta Foto KOPI Raih Juara Tingkat Nasional


























