KOPI, Banda Aceh - Sastrawan Aceh, Barlian AW, menilai dalam penulisan sebuah karya jurnalistik perlu adanya campur tangan sastra. Sebab, pada tahun 1970 silam, juga telah muncul metoda baru yaitu jurnalisme sastrawi yang menghasilkan tulisan lebih berbobot, baik dari segi isi maupun keakuratan berita. Sehingga, mampu memikat para pembaca.