Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
Pewarta Online

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
Fun Bike Meriahkan HUT Ke-69 TNI di Aceh.....
29/09/2014 | Syamsul Kamal
article thumbnail

KOPI, Aceh Jaya - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke 69, Komando Distrik Militer (Kodim) 0114 Aceh Jaya, mengegelar acara sepeda santai (fun Bike)  [ ... ]



Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Warta Utama Harkitnas Dirangkai HUT Proklamasi Tentara ALRI
Redaksi Koran Online Pewarta Indonesia (KOPI) bersama segenap pengurus dan anggota PPWI se-Indonesia menyampaikan Selamat & Sukses atas Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Presiden dan Wakil Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo dan Drs. H. Muh. Jusuf Kalla pada tanggal 20 Oktober 2014. Semoga di bawah kepemimpinan beliau berdua, bersama-sama seluruh komponen bangsa, percepatan pencapaian tujuan bernegara Indonesia akan segera dapat dilaksanakan dengan baik dan lebih nyata.

Harkitnas Dirangkai HUT Proklamasi Tentara ALRI

alt

KOPI, MARABAHAN - Jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) melaksanakan upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkinas) ke-104, Senin (21/05). Upacara yang berlangsung sederhana di halaman Kantor Bupati Batola ini dirangkai dengan peringatan HUT Proklamasi 17 Mei 1949 Pemerintah Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan Selatan ke-63.

Upacara yang diikuti para pelajar SD, SLTP, SLTA, Korpri, Perhubungan, Satpol PP, dan Pasukan Kodim 1005 Marabahan tersebut ditandai pembacaan pembukaan UUD 1945 oleh H Arief W.Wardana SSTP, pembacaan sejarah singkat Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan oleh M Ricky Herald SE, pembacaan teks proklamasi oleh M Muzakir dan pengibaran bendera dari anggota Satpol PP. Sementara bertindak selaku komandan upacara Kabag Pemerintahan Setda Batola H Fuad Syekh.

Bupati Batola H Hasanuddin Murad saat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring terkait Peringatan Harkitnas mengatakan, Peringatan Harkitnas ke-104 ini memiliki arti penting bila nilai-nilai kebangsaan, persatuan kesatuan, kejujuran, dan kebersamaan dapat dijadikan energi bagi langkah ke depan.

alt Peringatan, lanjut menteri, dapat dijadikan renungan dan evaluasi sejauhmana semangat nasionalisme terimplementasi dalam setiap potensi, profesi, tugas dan tanggung jawab prilaku individu warga negara Indonesia dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Mudah-mudahan, harap menteri, semangat kebangkitan nasional yang telah dirintis para pendahulu tetap menjadi obor penerang dan pencerah bagi rakyat Indonesia dalam menjaga dan mengembangkan konstruksi nasionalisme yang bercirikan ke-Indonesia-an sejati serta konstruksi nasionalisme yang berkarakter sebagai bangsa yang bermoral (religius), beradab, bersatu, berdaya dan berpartisipasi bagi kejayaan bangsa dan negara Indonesia.

Sementara menyinggung Peringatan HUT Proklamasi Gubernur Tentara ALRI, Hasanuddin Murad saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel H Rudy Arifin mengatakan, jika membaca sejarah Proklamasi 17 Mei 1949 pada intinya mempermaklumkan berdirinya pemerintahan Gubernur Tentara ALRI melingkupi seluruh daerah Kalimantan Selatan menjadi bagian dari Republik Indonesia.

Itulah ketegasan, lanjut gubernur, bahwa untuk urusan kesetiaan terhadap NKRI, Kalsel punya sejarah tersendiri yang selamanya tidak akan lari dari pengakuan NKRI. Semangat dan emosi yang dituangkan dalam Proklamasi 17 Mei 1949 kiranya juga menyemangati untuk meneruskan komitmen kesetiaan terhadap NKRI.

Oleh karena itu, kata gubernur, segala gejala, gejolak, dan riak yang akan mengganggu kesetiaan terhadap NKRI harus menjadi perhatian bersama untuk ditangani dengan sebaik-baiknya.

“Kerukunan harus kita utamakan daripada mementingkan kepentingan pribadi atau golongan.

Jangan kerukunan yang kita bina selama ini kita rusak hanya karena persoalan kecil dan tidak penting seperti membawa persoalan antar pribadi menjadi persoalan antar kelompok masyarakat,” imbau gubernur. ( Hairun Noor – Mrb )


Artikel Lainnya:

 

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.