DPD RI Hadiri Pertemuan IPU

0
20

Pewarta-Indonesia, Di sela-sela pertemuan perubahan Pertemuan Para Pihak Ke-15 Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa atau 15th Conference of the Parties (COP-15) United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) di Kopenhagen, Denmark, Rabu (16/12) waktu setempat, The Inter-Parliamentary Union (IPU) atau Uni Parlemen Sedunia menyelenggarakan pertemuan dengan anggota-anggotanya peserta COP-15 UNFCCC di Gedung Folketinget, Denmark.

Pertemuan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Sekretaris Jenderal IPU Anders B Johnsson. Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Muhammad Najib dan KMRT Roy Suryo Notodiprojo serta dua anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), yakni Ketua Komite II DPD Bambang Susilo dan Ketua Ketua Panitia Hubungan Antar-Lembaga (PHAL) DPD Hamdhani, juga menghadiri pertemuan tersebut.

Pertemuan menyinggung isu-isu yang menghangat dalam Konferensi PBB untuk Perubahan Iklim. Menurut Hamdhani, DPD menganggap penting peningkatan kerjasama antara anggota-anggota parlemen dunia dengan organ-organ PBB seperti UNFCCC dengan beberapa pertimbangan menyangkut peningkatan peran, kontribusi, serta dukungan IPU terhadap PBB. “Kegunaan pertemuan ini adalah mengisi kerjasama IPU dan PBB,” ujarnya.

Pembahasan isu-isu tersebut menjadi masukan berharga bagi anggota-anggota parlemen dunia, khususnya dalam memahami isu-isu yang menjadi tanggung jawab PBB. Sekaligus wadah bertukar pikiran dan menjelaskan kebijakan yang diambil Indonesia sebagai kontribusinya mengatasi permasalahan dunia, khususnya perubahan iklim. “DPD berkontribusi penting bagi diplomasi parlemen (parliamentary diplomacy) untuk mewujudkan kepentingan nasional.”

IPU adalah organisasi internasional yang berdiri lebih dari satu abad (1889) dan mendahului PBB dan merupakan forum multilateral pertama di dunia. IPU yang bermarkas besar di Jenewa ini beranggotakan 143 parlemen nasional dan tujuh asosiasi parlemen regional.

 

Sumber : Siaran pers Sekretariat Jenderal DPD RI