Indobatt Siap Hadapi Tantangan Tugas Tahun 2010

0
21

Pewarta-Indonesia, Adshit Al-Qusayr (07/01) – Mari kita manfaatkan momen pergantian tahun untuk melihat kilas-balik perjalanan selama satu tahun ini dalam bingkai evaluasi sekaligus sebagai pemicu semangat dan tekad Indobatt untuk berbuat lebih baik dalam menghadapi tantangan tugas tahun 2010, terlebih dengan keberadaan kita sebagai Prajurit Garuda, pasukan pemelihara perdamaian di Lebanon Selatan ini.

Demikian sambutan Komandan Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/Indobatt), Letkol Inf Andi Perdana Kahar saat memberikan pengarahan kepada seluruh personel Satgas Konga XXIII-D, di Lapangan Soekarno Markas Satgas Indobatt, Lebanon Selatan, Kamis (07/01/2010) sebelum melaksanakan Rapat Evaluasi Satgas.

Ditambahkan Dansatgas, bahwa prajurit yang baik ialah prajurit yang mengerti pada saat kapan waktu untuk bergembira dan kapan harus kembali bersungguh-sungguh melaksanakan tugas secara profesional. Ucapan ini sekaligus mengingatkan para Prajurit Garuda akan tugas dan tanggungjawab yang sedang diemban dalam melaksanakan misi di Lebanon selatan.

Sementara, pada Rapat Evaluasi Satgas yang dihadiri oleh Wadan Sektor Timur Unifil Kolonel Inf Surawahadi, Wadansatgas Letkol Mar Guslin dan seluruh Komandan Kompi serta beberapa Perwira, bertempat di Ruang Rapat Markas Indobatt UN Posn 7-1, Komandan Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/Indobatt), Letkol Inf Andi Perdana Kahar menyatakan perlunya belajar dari pengalaman, untuk itu diadakan Rapat Evaluasi Satgas demi kepentingan bersama sesuai dengan fungsi dan tugas tanggungjawab masing-masing, dimana setiap Komandan Kompi diberi kesempatan untuk memaparkan semua hal yang ditemui di lapangan serta solusi yang ditempuh berdasarkan arahan dan petunjuk Dansatgas.

Dalam kesempatan tersebut, Wadan Sektor Timur Unifil Kolonel Inf Surawahadi memberikan saran tentang pembuatan denah desa binaan Indobatt. Mengingat setiap Kompi mempunyai desa binaan masing-masing, ada baiknya setiap Kompi memiliki denah atau peta yang mendetil di setiap desa. Ini untuk memudahkan pelaksanaan tugas, baik pula untuk kepentingan paparan atau presentasi. “Harapan-harapan dari masyarakat dunia dan penduduk lokal sangat tinggi, sehingga kita harus mampu mengoptimalisasikan kemampuan dan sumber daya yang ada agar dapat menyatukan visi guna mewujudkan tujuan kita,” tambah Kolonel Surawahadi.