LPPNRI Laporkan Kepala Pasar Rogowongso ke Bupati atas Dugaan Penipuan CPNS

0
34

Pewarta-Indonesia, Pati – Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Kabupaten Pati melaporkan Kepala Pasar Rogowongso Sarjoko ke Bupati Pati H. Tasiman,SH terkait dugaan penipuan terhadap calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) sesuai pelaporan tanggal 15 November 2009 Nomor 005/lap/wil.Jateng/DPK-LPPNRI/X/09. Hal ini dibenarkan oleh Soegiharto, AMa.Pd sebagai Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) baik melalui telepon selulernya maupun di Markasnya Jalan. Syech Jangkung Pati.

Isi pelaporan tersebut berisi Kepala pasar Rogowongso Pati (Sarjoko) telah menipu (meminta uang) beberapa warga masyarakat Pati dengan dalih akan dimasukan menjadi tenaga honorer di jajaran Pemerintah Kabupaten Pati. Korban-korban tersebut diantaranya EV yang beralamat Desa Penambuhan, Dj Desa Penambuhan, SY Desa Panjunan dan BS Desa Panjunan yang rata-rata sudah dimintai uang sebesar Rp. 10 juta.

Tembusan surat pelaporan tersebut ditujukan kepada Wakil Bupati, DPRD, BKD, DISPERINDAG, dan SATPOL PP yang di paraf oleh H. Suyanto dengan Nomor KTA 3-085/LPPNRI-DPN/09, Karmani Nomor KTA 3-082/LPPNRI-DPN/09 dan Sugiri Nomor KTA 3-084/LPPNRI-DPN/09 yang ditandatangani oleh Dewan Pimpinan Kabupaten Soegiharto, AMa.Pd.

Kepala pasar Rogowongso Pati Sarjoko saat dikonfirmasi oleh Tipikor di ruang kantornya merasa kaget dengan adanya surat pelaporan LPPNRI. Beliau mengatakan bahwa dirinya tidak tahu masalah tersebut karena baru beberapa bulan menjadi Kepala Pasar Rogowongso.

Sarjoko mengatakan, “Salah satu dari pelapor adalah mantan Kepala Pasar (Karmani) sebelum saya, justru beliau yang meninggalkan beban kepada saya karena ada beberapa orang direkrutnya menjadi pegawai dan dimintai uang sampai sekarang belum jelas statusnya,” katanya.

“Setelah serah terima Jabatan tidak ada pesan apapun kepada saya, apakah ini tidak kebalik kok melaporkan saya,” jelasnya lagi. “Pelaporan ini tidak benar dan jelas merusak privasinya, selama tidak ada bukti otentik akan menuntut balik melalui jalur hokum yang berlaku,” tambahnya.

Sumber image: google.co.uk