Merokok, Kepsek dan Guru akan Dimutasi

0
28

Pewarta-Indonesia, TANGERANG – Perang terhadap rokok kian gencar dilakukan Walikota Tangerang Wahidin Halim. Ia dengan tegas menyatakan akan memutasi setiap Kepala Sekolah (Kepsek) atau guru yang kedapatan merokok di lingkungan sekolah. Selain Kepsek dan guru, larangan tindakan ini juga berlaku bagi Kepala Dinas (Kadis) setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Tahun 2010 ini, Pemkot benar-benar sedang menekankan penegakan kedisiplinan terhadap aparaturanya,’’ kata Wahidin, saat memimpin apel kesadaran nasional yang diikuti oleh seluruh pegawai Pemkot Tangerang, para kepala sekolah dan camat serta lurah se-Kota Tangerang, bertempat di halaman gedung Puspem Kota Tangerang, Senin (18/1).

Menurut Wahidin, Ia tidak akan kompromi jika mendapatkan anak buahnya melanggar aturan yang ada. “Larangan merokok adalah salah satu aturan yang berlaku dan harus dipatuhi. Jangan coba-coba melanggar atau akan saya ganti,” kata Wahidin.

Terkait pelarangan merokok di sekolah, Wahidin mengaku, telah mengeluarkan Peraturan Walikota yaitu Perwal No. 54 tahun 2008 tentang larangan merokok bagi guru dan siswa di sekolah. Adapun di lingkungan kantor pemerintahan, meskipun baru berupa imbauan, tetapi sudah dipatuhi oleh seluruh pegawai sebagai larangan.

“Gedung pemerintahan, sekolah, serta sarana umum lainnya harus menjadi kawasan yang bebas asap rokok,’’ harap Wahidin.

Selain penekanan larangan merokok di sekolah dan kantor pemerintahan, Pemkot juga saat ini sedang giat-giatnya menegakkan aturan terutama yang berkaitan dengan Keamanan, Ketertiban dan Kebersihan (K3).

Seperti pembongkaran terhadap bangunan-bangunan liar (bangli), yang jelas menyalahi aturan yang ada. Terkait upaya untuk pencapaian Adipura yang dilakukan, Wahidin mengatakan, saat ini sudah cukup maksimal, namun masih perlu terus dibangun kepekaan batin seluruh pegawai dan memiliki rasa untuk melayani masyarakat sesuai dengan standarisasi sistem yang telah dibangun.

Sejauh ini Pemkot Tangerang bertindak proaktif dalam upaya mewujudkan Kota Tangerang yang bersih, indah, dan nyaman. Tindakan proaktif tersebut disertai kajian di lapangan serta action plan atau rencana kerja yang matang tiap dinas untuk mampu bekerja secara cepat, tepat, dan efisien. (SURYA)

Sumber image: google.co.uk