Mohamad Surya Kembali Dilantik Sebagai Anggota DPD

0
32

Pewarta-Indonesia, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman memandu pengucapan sumpah/janji jabatan anggota DPD pengganti antar-waktu dari daerah pemilihan Jawa Barat (Jabar) Mohamad Surya. Ia adalah mantan anggota DPD periode 2004-2009 yang perolehan suaranya di urutan kelima dengan 1.036.824 suara atau 6,02% dari total suara sah Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2004.

Surya ditetapkan dengan Keputusan Presiden Nomor 29/B Tahun 2010 tertanggal 5 Maret 2010 menggantikan Ginandjar Kartasasmita yang mengirimkan surat pengunduran diri kepada DPD dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tanggal 26 Januari 2010 atau sehari setelah Presiden Susilo Bambang Yudhyono melantiknya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2010-2014. Masa jabatannya lima tahun dan berakhir saat anggota DPD yang baru mengucapkan sumpah/janji.

Setelah pembacaan petikan keputusan presiden, sebelum memangku jabatannya, Surya mengucapkan sumpah/janji. “Demi Allah saya bersumpah/berjanji: bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya; bahwa saya akan memegang teguh Pancasila dan menegakkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta peraturan perundang-undangan; bahwa saya akan menegakkan kehidupan demokrasi serta berbakti kepada bangsa dan negara; bahwa saya akan memperjuangkan aspirasi daerah yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia.”

Pengucapan sumpah/janji jabatan anggota DPD pengganti antarwaktu memenuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2009 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD) yang menyatakan bahwa anggota Dewan pengganti antarwaktu mengucapkan sumpah/janji yang dipandu pimpinan DPD.

Pembacaan petikan keputusan presiden dan pengucapan sumpah/janji diikuti penandatanganan berita acara di lobby lantai 8 Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen, Jumat (12/3). Upacara dihadiri kedua wakil ketua DPD, Gusti Kanjeng Ratu Hemas dan Laode Ida, pimpinan/anggota alat kelengkapan DPD, serta Sekretaris Jenderal (Sesjen) DPD Siti Nurbaya Bakar dan Wakil Sesjen DPD Djamhur Hidayat.

Dalam sambutannya setelah memandu pengucapan sumpah/janji, Irman mengatakan “Kami mengucapkan selamat datang kembali” kepada Surya, profesor doktor Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Bandung (1975-1979) yang berubah nama menjadi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Ia diharapkan segera menyesuaikan diri dan berkiprah mengingat keterlibatan DPD yang kian intensif dalam setiap pembahasan di DPR. “Setelah apa yang diperjuangkan periode lalu, kita akan lebih bersemangat periode ini.”

Selama perode 2004-2009, mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ini adalah Ketua Panitia Ad Hoc (PAH) III DPD yang membidangi pendidikan; agama; kebudayaan; kesehatan; pariwisata; pemuda dan olahraga; kesejahteraan sosial; pemberdayaan perempuan dan ketenagakerjaan. Alat kelengkapan ini periode sekarang disebut Komite III DPD.